19 September 2022

5 Ciri-Ciri Bayi Mau Tengkurap, Sudahkah Si Kecil Mengalaminya?

Terus stimulasi Si Kecil tengkurap dengan pengawasan ketat, ya Moms!

Moms sudah melihat Si Kecil mulai aktif mengangkat kepala dan berusaha membalikkan badannya? Jika iya, itu adalah ciri-ciri bayi mau tengkurap.

Tengkurap adalah salah satu pencapaian milestone bayi yang cukup penting.

Pasalnya, tengkurap dapat membantu menguatkan otot leher dan bahu mereka, serta meningkatkan keterampilan motorik.

Oleh karena itu, penting bagi Moms tahu ciri-ciri bayi mau tengkurap. 

Dokter mungkin sudah mengajurkan Moms untuk meletakkan Si Kecil dalam posisi tengkurap di atas tubuh Moms saat mereka tidur.

Namun, penting juga untuk menengkurapkannya saat mereka terjaga, lho Moms.

"Waktu tengkurap yang baik adalah saat bayi Anda berbaring tengkurap dan diawasi," kata Wendy Wallace, DO, seorang dokter anak di The Children's Hospital of Philadelphia Care Network, seperti dikutip dari WebMD.

Yuk, kenali ciri-ciri bayi mau tengkurap berikut ini, Moms!

Baca Juga: Normalnya, Kapan Bayi Bisa Tengkurap?

Ciri-Ciri Bayi Mau Tengkurap

Ciri-ciri Bayi Mau Tengkurap dan Cara Melatihnya
Foto: Ciri-ciri Bayi Mau Tengkurap dan Cara Melatihnya (Parentingscience.com)

Ketika Si Kecil menunjukan ciri-ciri bayi mau tengkurap, itu artinya mereka sedang belajar menguatkan otot-otot di lengan dan kakinya.

Mereka juga sedang melatih keterampilan motorik yang lebih baik, lho Moms.

Rintangan ini harus dicapai saat usia 6 atau 7 bulan, tetapi beberapa anak melakukannya lebih cepat.

Berikut ciri-ciri bayi mau tengkurap yang perlu Moms kenali:

1. Menghadapkan Kepalanya ke Samping

Ciri-ciri bayi mau tengkurap yang pertama ini muncul pada usia sekitar 0-2 bulan.

Di usia tersebut, Si Kecil dapat berbaring tengkurap dengan nyaman dan kepala menghadap ke samping.

Pipinya yang tembam akan menjadi bantalan yang sempurna saat dia berbaring di tempat tidur bayi atau di atas selimut.

Nah, di sini Moms bisa mencoba menstimulasi bayi untuk menggerakkan kepalanya ke samping, baik dengan berbicara kepadanya atau membuat suara dengan mainannya.

Baca Juga: Ketahui Perkembangan Bayi 2 Bulan dan Cara Menstimulasinya Berikut Ini

2. Mengangkat Kepala

Masih di kisaran usia yang sama, ciri-ciri bayi mau tengkurap yang satu ini dapat Moms perhatikan ketika Si Kecil sudah berani mengangkat kepalanya secara singkat.

Pada masa ini, Si Kecil mulai bisa melihat hal-hal di sekitarnya.

Moms bisa merangsang rasa keingintahuannya untuk mengangkat kepala dengan membunyikan mainan atau memperlihatkan warna yang cerah.

Ketika usianya menuju 3 bulan, ototnya menjadi lebih kuat dan mereka bisa mengangkat kepala lebih dari satu detik.

Pada tahap ini, bayi dapat mengangkat kepalanya ke sudut 45 derajat dan menghabiskan beberapa detik menikmati pemandangan.

3. Melakukan Peregangan Kaki

Ketika kepalanya sudah siap, kakinya juga akan menunjukkan ciri-ciri bayi mau tengkurap.

Hal ini ditandai dengan usahanya dalam meregangkan kaki dan mulai bergerak.

Memanjangkan kaki atau meregangkan kaki adalah ciri-ciri bayi mau tengkurap selanjutnya.

Setelah itu, Si Kecil akan mencoba menggoyangkan jari-jari kakinya saat bermain atau berinteraksi dengan orang lain.

Tahapan ini akan datang secara alami, terutama saat ia menjadi lebih berani untuk meraih mainan, makanan ringan, atau benda menarik lainnya.

Baca Juga: Dikenal Sebagai Bayi Mahal, Berapa Biaya Bayi Tabung?

4. Memutar Kepala dari Sisi ke Sisi

Proses ketika bayi melihat ke sekeliling adalah proses dimana Si Kecil menunjukan ciri-ciri bayi mau tengkurap.

Dia akan memutar kepalanya ke kiri, kanan, dan kiri lagi.

Gunakan mainan yang berbeda seperti jingle atau mainan kerincingan dan buat suara khusus untuk membantunya berlatih memutar kepala dari sisi ke sisi.

5. Mengangkat Dada

Ciri-ciri bayi mau tengkurap ini muncul sejak usia 2-4 bulan.

Mereka akan menggunakan lengannya untuk menopang tubuh dan membusungkan dadanya.

Momen ini adalah waktu ketika Si Kecil mampu menopang berat badannya sendiri, lho Moms!

Ketika usianya menginjak 6 bulan, bayi akan menopang dadanya menggunakan lengan bawah atau telapak tangannya.

Sekarang, Si Kecil punya lebih banyak kekuatan untuk mengangkat dirinya dari dasar dan meluruskan lengannya.

Baca Juga: Jangan Biasakan Bayi Tidur Tengkurap, Ini Alasannya!

Penyebab Bayi Lambat Tengkurap

Penyebab Bayi Lambat Tengkurap
Foto: Penyebab Bayi Lambat Tengkurap (Lovevery.eu)

Setelah mengetahui ciri-ciri bayi mau tengkurap, Moms mungkin justru melihat hal sebaliknya.

Si Kecil tidak tengkurap atau bahkan tidak menunjukan minat untuk melakukan hal tersebut. 

Sebetulnya tidak ada penyebab khusus bayi terlambat untuk tengkurap.

Namun, ketika bayi tidak tertarik untuk tengkurap, bisa jadi hal ini disebabkan karena kurangnya stimulasi.

Cara Menstimulasi Bayi Agar Mau Tengkurap

Jika bayi Moms tidak mau tengkurap atau tidak menunjukan ciri-ciri bayi tengkurap, sebaiknya pilih waktu yang tepat untuk menstimulasinya.

Salah satunya saat Si Kecil terjaga dan tidak terlalu rewel.

Moms bisa melatih Si Kecil tengkurap setelah mengganti popok atau ketika mereka bangun dari tidur siang.

Jika bayi tidak menunjukkan minat untuk tengkurap atau berguling (roll over) hingga usia 6 bulan, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter anak.

Baca Juga: Kapan Bayi Bisa Berguling Sendiri? Ini Kata Ahli Kesehatan

Apabila Si Kecil dicurigai mengalami keterlambatan perkembangan, dokter mungkin akan merekomendasikan sejumlah terapi fisik.

American Academy of Pediatrics merekomendasikan para orang tua untuk mulai mengajarkan tummy time pada bayinya sejak minggu pertama atau segera setelah tali pusat bayi lepas.

Namun, lakukan hal ini dalam pengawasan ketat, ya Moms.

Untuk bayi baru lahir, mulailah dari satu menit per sesi dan ulangi 2-3 sesi per hari.

Jika bayi mulai menangis, segera kembalikan bayi ke posisi semula atau terlentang.

Saat Si Kecil menunjukan ciri-ciri bayi mau tengkurap, mereka akan berusaha melihat ke atas, ke kiri, dan ke kanan untuk melihat hal-hal di sekitarnya.

Usaha menggerakkan kepala ini akan membantu memperbaiki bentuk tengkorak kepala menjadi bulat, lho Moms.

Selain itu, hal tersebut juga akan menguatkan otot leher, bahu, dan batang tubuh mereka.

Nah, otot-otot itulah yang akan menjadi penopangnya saat duduk nanti.

Baca Juga: Bayi 3 Bulan Belum Bisa Tengkurap, Perlukah Orang Tua Khawatir?

Itu dia ciri-ciri bayi mau tengkurap yang perlu Moms kenali. Yuk, terus stimulasi perkembangan Si Kecil, Moms!

  • https://www.adam-mila.com/milestones/gross-motor-skills/tummy-time/
  • https://health.clevelandclinic.org/3-benefits-of-tummy-time-for-newborns-how-to-do-it-safely/
  • https://www.webmd.com/parenting/baby/features/tummy-time
  • https://www.verywellfamily.com/when-do-babies-roll-over-5096867

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.