Newborn

20 Juli 2021

Normalnya, Kapan Bayi Bisa Tengkurap?

Perbanyak tummy time untuk melatih bayi bisa tengkurap
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Widya Citra Andini

Sebagian orang tua sering membiarkan bayi tidur tengkurap dengan maksud mengurangi kepala bayi peyang atau karena bayi tidur lebih nyenyak dengan posisi ini. Sebenarnya, kapan bayi bisa tengkurap dengan aman?

Para ahli lebih menyarankan bayi untuk tidur terlentang, karena lebih aman dan terbukti mendatangkan banyak manfaat.

Berdasarkan penelitian yang dipublikasikan dalam Archives of Pediatrics & Adolescent Medicine, bayi yang tidur telentang menderita lebih sedikit infeksi telinga, demam dan hidung tersumbat dibanding bayi yang tidur dengan posisi lain.

Baca Juga : Normal atau Bahaya, Apa Penyebab Bayi Mendengkur Saat Tidur?

Jadi, kapan bayi bisa tengkurap dan bagaimana jika ia berputar posisi menjadi tengkurap saat tidur? Temukan jawabannya agar tidur bayi tetap aman dan nyaman.

Kapan Bayi Bisa Tengkurap?

Sekecil apapun perkembangan Si Kecil tentu akan membuat orang tua senang dan lega. Begitu juga dengan waktunya ia mulai tengkurap, berguling, ataupun merangkak.

Lantas kapan bayi bisa tengkurap, Moms? Dalam Help Me Grow menjelaskan, umumnya bayi bisa tengkurap atau berguling sejak usia 4 bulan.

Mereka akan bergoyang dari sisi ke sisi, gerakan yang merupakan dasar untuk tengkurap.

Mereka mungkin juga berguling dari perut ke belakang. Pada usia 6 bulan, bayi biasanya akan berguling ke dua arah.

Untuk mendorong bayi tengkurap atau berguling, letakkan bayi di atas selimut di lantai dengan mainan atau buku di satu sisi di dekatnya untuk dijangkau dengan lengannya.

Ini untuk memancing Si Kecil untuk tengkurap Moms.

Tak hanya mengetahui kapan bayi bisa tengkurap, perhatikan beberapa poin penting tentang Si Kecil terkait tengkurap, yuk!

Tanda Bayi Bisa Tengkurap

Kapan Bayi Bisa Tengkurap, Normalkah?

Foto: Orami Photo Stocks

Rolling over atau tengkurap membutuhkan latihan dan koordinasi. Bayi baru lahir tidak memiliki kontrol kepala dan keterampilan motorik lain yang diperlukan untuk mengelolanya.

Saat kekuatan bayi tumbuh, mereka mungkin akan menunjukkan tanda-tanda bahwa mereka akan siap untuk tengkurap, seperti:

  • Mengangkat kepala dan bahu mereka lebih banyak dan menahan perut.
  • Berguling ke depan atau samping.
  • Menendang kaki dan kaki melayang-layang di udara saat terlentang.
  • Adanya peningkatan kekuatan kaki dan pinggul, seperti menggulung pinggul dari sisi ke sisi dan menggunakan kaki untuk mengangkat pinggul ke atas.

Beberapa bayi mungkin “tidak sengaja” tengkurap dan tampak takut atau terkejut beberapa minggu sebelum mereka mulai tengkurap secara teratur.

Jadi perhatikan tanda-tandanya ya Moms!

Baca Juga: Bayi Mudah Kaget? Wajarkah?

Pada Usia Berapa Bayi Boleh Tidur Tengkurap?

Pada Usia Berapa Bayi Boleh Tidur Tengkurap.jpg

Foto: parenting.firstcry.com

Bayi bisa tengkurap di usia 4 bulan. Namun, usia paling aman untuk bayi tidur tengkurap adalah 1 tahun, Moms.

Biasanya pada usia ini, bayi sudah dapat duduk sendiri dan berguling membalik lalu kembali telentang.

“Pastikan saat bayi tidur tengkurap, ia sudah memiliki kontrol kepala dan leher yang baik serta dapat berbalik telentang sendiri saat berguling,” ungkap Deborah Campbell, MD, FAAP, kepala divisi neonatologi Rumah Sakit Anak Montefiore di Bronx, New York, seperti dikutip dari Thebump.com.

Bahaya yang Mengintai Saat Bayi Tidur Tengkurap

Bahaya Mengintai Saat Bayi Tidur Tengkurap.jpg

Foto: ddzck.net

Setelah mengetahui kapan bayi bisa tengkurap, Moms juga perlu tahu bagaimana jika ia tertidur dalam keadaan tengkurap.

Saat bayi tidur tengkurap, maka ia bernapas lebih sedikit. Hal ini tentu meningkatkan risiko bayi mengalami Sudden Infant Death Syndrome (SIDS).

“Untuk mengurangi risiko SIDS, para ahli menyarankan untuk bayi tidur dalam posisi terlentang hingga bayi berusia satu tahun," ungkap Fern R. Hauck, M.D., M.S., ahli mengenai masalah SIDS sekaligus profesor di University of Virginia, seperti dikutip dari laman Babycenter.com

Menurut Hauck, risiko SIDS memuncak di usia satu hingga empat bulan, tapi tetap menjadi ancaman hingga bayi berusia 12 bulan.

Selain posisi tidur tengkurap, bahaya SIDS juga mengintai bayi tidur dengan posisi menyamping, karena bayi akan dengan mudah berguling dan kembali tidur dalam posisi tengkurap.

Alasan Bayi Lebih Suka Tidur Tengkurap

Bayi Lebih Suka Tidur Tengkurap.jpg

Foto: babysleepsupport.com.au

Meski Moms sudah memosisikan untuk tidur telentang, bayi yang sudah bisa berguling sendiri tentu secara tidak sadar bisa berubah posisi menjadi tengkurap saat tidur

Jika ini terjadi, Moms tetap disarankan untuk rutin mengecek posisi tidur bayi dan mengubah posisinya kembali untuk tidur telentang.

Untuk bayi usia 6 bulan yang sudah memiliki kontrol kepala dan leher yang kuat, serta sudah bisa berbalik sendiri saat terguling, Moms bisa sedikit membiarkan bayi tidur tengkurap dalam pengawasan.

Baca Juga : Bolehkah Bayi Tidur dengan Posisi Tengkurap?

Pada bayi yang sudah mulai bisa berguling di usia 3 atau 4 bulan, tetap disarankan untuk mengembalikan posisi tidur bayi untuk mengurangi risiko SIDS yang memuncak di usia ini.

Pastikan juga tempat tidur bayi bebas dari mainan dan selimut, karena dapat meningkatkan risiko SIDS.

“Saat bayi sudah mulai bisa berguling dan berbalik sendiri, sangat penting untuk berhenti membedong bayi,” ungkap Deborah Campbell.

Tengkurap dan Merangkak

kapan bayi bisa tengkurap Moms?

Foto: Orami Photo Stocks

Bayi akan mulai bisa tengkurap saat usia 4 bulan ke atas. Nah, pada usia 6 bulan, bayi akan 'bergoyang-goyang' dengan tangan dan lutut. Ini adalah fase perkembangan mereka untuk merangkak.

Saat anak bergoyang, ia mungkin mulai merangkak mundur sebelum bergerak maju.

Pada usia 9 bulan, bayi biasanya akan mulai lancar merangkak dan tengkurap. Sejumlah bayi melakukan merangkak dengan menarik diri di sepanjang lantai dengan lengan mereka.

Untuk mendorong perkembangan merangkak anak, biarkan bayi bermain di lantai dan di area yang aman jauh dari tangga, ya.

Letakkan mainan favorit di luar jangkauan saat bayi sedang merangkak. Dorong dia untuk meraih mainannya, Moms.

Baca Juga: Kenali 12 Refleks pada Bayi Baru Lahir

Membantu Tengkurap dengan Tummy Time

Merawat bayi perut kembung - tengkurap.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Moms, tummy time adalah cara untuk membuat bayi memiliki kekuatan inti yang ia butuhkan untuk memulai tengkurap, serta memiliki banyak kesempatan untuk mencoba berbagai jenis gerakan.

Penting untuk terlebih dahulu mempelajari apa yang memotivasi bayi untuk tengkurap. Apakah itu melihat wajah ibunya, mainan yang mengeluarkan musik, atau mainan yang sangat menarik perhatian.

"Ketika bayi tertarik pada sesuatu, pikiran mereka berorientasi untuk ingin belajar, tetapi mereka tidak peduli dengan mainan yang kita pegang kecuali itu yang mereka inginkan," kata Sarah Johnson, terapis fisik bersertifikat di Riley Children's Health of Indiana University.

Setelah bayi mulai pandai 'mendorong' diri, Moms dapat bereksperimen dengan meletakkan mainan di atas kepalanya.

Hal ini untuk mengarahkan ia melihat di luar jangakauannya dan mencobanya untuk membalikkan badan.

Kapan Harus Khawatir Jika Bayi Tidak Bisa Tengkurap?

Ini Alasan Bayi Melewati Fase Merangkak dan Langsung Berjalan -2.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Jika usia bayi yang menginjak 9 bulan dan tak bisa tengkurap, haruskah khawatir?

Setiap bayi memiliki keterampilan secara berbeda, beberapa dari mereka ada yang lebih cepat daripada yang lain, dan beberapa bayi sebaliknya.

Jika bayi belum berhasil tengkurap ketika ia berusia sekitar 6 atau 7 bulan, dan belum bisa untuk duduk, menyeret pantat, atau merangkak, Moms perlu khawatirkan hal ini, ya.

Jika bayi lahir lebih awal (sebelum 37 minggu) atau prematur, ingatlah bahwa ia mungkin mencapai fase perkembangan ini dan tonggak lainnya lebih lambat dari kebanyakan bayi.

Meski begitu ,jangan ragu konsultasikan dengan dokter anak terkait hal ini, Moms.

Baca Juga: Mengenal Inkubator Bayi, Tempat Tidur untuk Bayi dengan Kondisi Tertentu

Moms juga bisa memperbanyak kegiatan tummy time saat Si Kecil bangun dan bermain, sehingga ia memiliki banyak latihan untuk berguling dan berbalik sendiri, yang akan sangat bermanfaat saat bayi tidur tengkurap.

  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/18391138/
  • https://helpmegrowmn.org/HMG/HelpfulRes/Articles/BabyMilestones/index.html
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait