13 Oktober 2021

Bayi Botak? Tak Perlu Khawatir, Itu Normal Moms!

Bisa jadi karena genetik atau posisi tidur

Seperti semua orang tua baru, Moms akan mencari tahu semua hal tentang bayi. Lalu, mungkin Moms khawatir dengan kondisi bayi botak.

Wajahnya lebih mirip siapa? Bagaimana bentuk jarinya? Kakinya, hingga kepala dan rambutnya yang akan sering Moms ciumi.

Tapi jangan kaget jika Si Kecil memiliki rambut yang tipis atau bahkan bayi botak di beberapa sisi kepalanya.

Tidak ada yang tahu seperti apa rambut bayi akan terlihat atau berapa banyak rambut yang akan mereka miliki. Beberapa bayi dilahirkan memiliki rambut yang tebal, sedangkan yang lainnya bayi botak, keduanya normal kok.

Bisakah Bayi Botak dan Kehilangan Rambutnya?

Bayi Botak Tak Perlu Khawatir Itu Normal -1.jpg
Foto: Bayi Botak Tak Perlu Khawatir Itu Normal -1.jpg

Foto: checkpregnancy.com

Jawaban singkatnya adalah iya.

Jangan panik ketika Moms menemukan rambut bayi yang bertebaran atau mengalami kondisi bayi botak. Mereka akan mulai rontok pada bulan kedua dan berlanjut hingga mencapai usia 6 bulan atau lebih.

Tapi, setelah kerontokan tersebut, rambut baru akan tampak.

Mengutip Healthline, biasanya rambut baru tersebut akan berbeda dari warna aslinya, dan lebih ringan. Teksturnya juga kemungkinan akan berbeda, karena rambut bayi yang baru lahir biasanya sangat halus dan rapuh.

Bayi botak juga bisa terjadi karena berbaring di posisi yang sama setiap saat, tetapi bisa juga hormonal. Alison Mitzner, seorang dokter anak mengatakan, ada perubahan hormon untuk ibu dan bayi setelah lahir.

Dan karena ada penurunan hormon, bayi bisa kehilangan rambut.

“Ini terjadi dalam enam bulan pertama dan benar-benar normal,” kata dia.

Baca Juga: Rambut Bayi Rontok, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Bisa Jadi Karena Faktor Genetik

Bayi Botak Tak Perlu Khawatir Itu Normal -2.jpg
Foto: Bayi Botak Tak Perlu Khawatir Itu Normal -2.jpg

Foto: ceezburger.com

Jika rambut Si Kecil lebih sedikit daripada rambut temannya, jangan terlalu khawatir. Setiap rambut bayi berbeda-beda. Sisi baik dari bayi botak adalah Moms akan memerlukan sedikit waktu saat merawatnya.

Gunakan waslap untuk membersihkan kulit kepala dengan lembut, dan pastikan Moms mengawasi kapan rambut baru yang halus itu tumbuh.

Genetika juga memiliki peran yang sangat penting yang menentukan bayi botak atau tidak. Moms bisa melihat foto-foto masa kecil Moms atau Dads untuk melihat rambut siapa yang lebat atau bahkan siapa yang waktu bayi botak.

Itu mungkin akan menenangkan Moms agar tidak terlalu membandingkannya dengan bayi lain. Kondisi bayi botak juga bisa disebabkan oleh jamur lho, Moms.

Jika kondisi bayi botak karena hormon, rambut akan kembali setelah beberapa bulan. Jangan biarkan bayi tertidur dalam satu posisi dalam waktu lama.

"Ingat, rambut bayi Anda akan mulai tumbuh segera setelah itu, dan ketika itu posisi atau hormon, bayi botak hanya bersifat sementara," tambahnya.

Baca Juga: Kepala Botak Baik untuk Kesehatan, Ini 4 Alasannya

Cek Produk Perawatan Bayi

Bayi Botak Tak Perlu Khawatir Itu Normal -3.jpg
Foto: Bayi Botak Tak Perlu Khawatir Itu Normal -3.jpg

Foto: 1kadin.net

Ingat ya Moms, kulit bayi sangat sensitif. Meskipun ada produk yang khusus dibuat untuk bayi, beberapa produk seperti sampo, sabun, dan deterjen cucian bisa terlalu keras untuk kulit mereka.

Pilih produk-produk ringan yang bebas pewangi, bebas pewarna, yang tidak akan mengiritasi kulit.

Kadang-kadang, hanya membersihkan bayi dengan air hangat menggunakan waslap lembut dan sedikit adalah pilihan terbaik utnuk membersihkan kepala bayi.

American Academy of Pediatrics bahkan merekomendasikan untuk memandikan Si Kecil hanya beberapa kali dalam seminggu.

Baca Juga: Perlukah Mencukur Rambut Bayi Baru Lahir Sampai Botak?

Waspada Cradle Cap

Bayi Botak Tak Perlu Khawatir Itu Normal -4.png
Foto: Bayi Botak Tak Perlu Khawatir Itu Normal -4.png

Foto: babyandkids.co.za

Banyak bayi yang merasakan adanya butiran-butiran kulit berminyak yang akhirnya membentuk serpihan di kepala mereka.

Jika Moms melihat sedikit kulit kering yang terlihat seperti ketombe atau bercak yang lebih besar dan kemerahan di kepala Si Kecil, bisa jadi itu adalah cradle cap.

Mengutip jurnal Paediatrics & Child Health, cradle cap muncul sebagai tambalan kulit yang keras pada kulit kepala bayi. Mungkin ada sedikit kemerahan di area sekitar terbentuknya cradle cap.

Penyebab pasti dari kondisi ini masih belum sepenuhnya diketahui. Dugaan terbaik adalah bahwa hormon kehamilan mempengaruhi kelenjar minyak bayi.

Serpihan kulit pada kulit kepala itu terlihat kering, tetapi tidak mengganggu aktivitas Si Kecil dan juga tidak menular.

Cradle cap biasanya muncul selama minggu pertama setelah kelahiran dan bertahan cukup lama.

Sering-seringlah mencuci kepala bayi menggunakan handuk basah dan kemudian gunakan sikat lembut untuk menghilangkan serpihan tersebut.

Menurut dokter anak Eboni Hollier, kondisi kulit paling umum yang mengakibatkan bayi botak adalah cradle cap.

“Ini sangat umum dan tidak berbahaya. Ini disebut ketombe pada anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa," katanya.

Jika rambut Si Kecil terus rontok dan seperti bayi botak setelah satu tahun, segera hubungi dokter.

Bisa jadi ada kemungkinan Si Kecil memiliki masalah lain, seperti defisiensi uterus, penyakit autoimun, atau jamur. Bercak merah pun dapat menunjukkan kemungkinan alergi dan masalah kulit lainnya Moms.

  • https://www.healthline.com/health/parenting/bald-baby
  • https://www.healthychildren.org/English/ages-stages/baby/bathing-skin-care/Pages/To-Bathe-or-Not-to-Bathe.aspx
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2528704/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.