08 Februari 2024

Buah Bintaro, Buah Beracun yang Ampuh Mengusir Tikus!

Seluruh bagian tanamannya beracun sehingga efektif untuk mengusir tikus

Moms pasti menginginkan rumah yang nyaman, bukan? Penanaman buah bintaro bisa menjadi salah satu solusinya.

Salah satu kenyamanan sebuah rumah ditandai dengan tidak adanya hama, seperti tikus.

Jika rumah Moms terganggu karena tikus, mungkin bisa diatasi dengan menggunakan buah bintaro.

Apabila Moms masih asing dengan nama buah yang satu ini, mungkin perlu mengetahui lebih lanjut kegunaannya.

Konon katanya buah bintaro sangat ampuh untuk mengusir tikus, lho.

Lalu, bagaimana ya cara menggunakan buah bintaro sebagai pengusir tikus di rumah? Simak selengkapnya.

Baca Juga: 25 Cara Mengusir Tikus yang Ampuh, Bisa Pakai Bahan Alami!

Kandungan Buah Bintaro

Pohon Bintaro
Foto: Pohon Bintaro (pikist)

Buah bintaro termasuk tumbuhan mangrove yang berasal dari daerah tropis di Asia, Australia, Madagaskar, dan kepulauan sebelah barat Samudera Pasifik.

Pohon bintaro sering disebut juga sebagai mangga laut, buta badak, babuto, dan kayu gurita.

Dalam bahasa Inggris tanaman ini dikenal sebagai sea mango.

Sedangkan dalam bahasa latin (ilmiah) bintaro dinamai sebagai Cerbera manghas.

Biasanya, pohon bintaro memiliki tinggi 4-6 meter, tetapi juga dapat mencapai 12 meter. Daun dari pohon bintaro berwarna hijau tua mengkilat berbentuk bulat memanjang.

Sementara bunganya berwarna putih dan berbau harum yang terdiri atas lima petal dengan mahkota berbentuk terompet yang pangkalnya berwarna merah muda.

Buah bintaro berbentuk bulat telur dengan panjang sekitar 5-10 cm.

Saat masih muda, buah bintaro berwarna hijau pucat yang kemudian berubah warna menjadi merah marun ketika masak.

Dalam jurnal Repository Poltekkes Tanjungkarang, seluruh bagian dari tanaman bintaro beracun karena mengandung senyawa golongan alkaloid yang bersifat repellent dan antifeedant.

Baca Juga: Ini 8+ Tanaman yang Bisa di Stek, Cepat Tumbuh dan Berbuah!

Manfaat Buah Bintaro

Gizi Buah Bintaro
Foto: Gizi Buah Bintaro (flickr)

Meski mengandung senyawa kimia untuk mengusir hama, buah ini juga memiliki beberapa manfaat lain bagi manusia, di antaranya:

1. Penghijauan

Pohon bintaro memang memiliki habitat asli di pantai dan hutan bakau (mangrove), tetapi bintaro juga banyak ditanam di tempat lain sebagai penghijauan untuk menyerap karbondioksida (CO2).

Selain itu, bintaro juga berfungsi sebagai tanaman peneduh.

Hal ini karena termasuk jenis flora yang mudah beradaptasi dengan lingkungan tumbuhnya dan memiliki ketahanan yang cukup tinggi.

Baca Juga: 10 Cara Memasak Pare agar Tidak Pahit dan Tetap Enak

2. Pestisida

Kandungan racun dalam buahnya juga membuat tanaman bintaro dapat digunakan sebagai pestisida alami.

Hal ini didukung oleh penelitian tentang Cerbera manghas yang telah membuktikan bahwa bintaro sangat berpengaruh terhadap tingkat kematian serangga hama gudang.

Buah bintaro juga memberikan efek kematian yang sangat tinggi terhadap kutu beras S. oryzae (Coleoptera: Curculionidae) karena hampir seluruh bagian tanaman bintaro beracun.

Pasalnya, bintaro mengandung senyawa golongan alkaloid yang bersifat toksik, repellent, dan mempunyai aktivitas penghambat makan terhadap serangga hama gudang (antifeedant).

Sebuah studi yang dilakukan oleh sejumlah mahasiswa dari Program Studi Agribisnis Politeknik Negeri Banyuwangi menunjukkan bahwa penggunaan pestisida nabati larutan ekstrak buah bintaro mampu mengendalikan populasi hama ulat pada buah melon.

3. Bahan Bakar Alternatif

Buah bintaro bisa dimanfaatkan untuk energi atau bahan bakar alternatif.

Hingga kini, telah banyak penelitian yang mengkaji manfaat buah beracun ini sebagai sumber bioetanol.

Berdasarkan penelitian dari Jurusan Teknik Kimia FTI UNPAR, adanya kandungan selulosa menjadikan buah bintaro berpotensi dalam pembuatan bioetanol.

Ini melalui proses hidrolisis yang memecah selulosa menjadi glukosa yang merupakan bahan baku fermentasi bioetanol.

Selain itu, buah bintaro berpotensi juga dalam pembuatan karbon aktif karena kandungan lignin.

Kandungan ini memiliki komposisi yang hampir sama dengan tempurung kelapa yang banyak digunakan sebagai bahan baku pembuatan karbon aktif secara komersial.

Namun, masih diperlukan penelitian lanjutan untuk bisa menggunakan bintaro sebagai bahan bakar.

Baca Juga: 23+ Film Horor Indonesia Paling Menakutkan Terbaru 2024


Buah Bintaro sebagai Pengusir Tikus

Daun Buah Bintaro
Foto: Daun Buah Bintaro (flickriver)

Selain dapat digunakan sebagai pestisida alami dan berpotensi menjadi energi alternatif, bintaro juga dikenal ampuh untuk mengusir tikus karena kandungan racunnya.

Bagian buah bintaro yang paling ampuh sebagai pengusir tikus adalah bijinya.

Kandungan kimia yang terkandung dalam biji bintaro, yaitu steroid, 14 triterpenoid, saponin, dan alkaloid yang terdiri dari cerberine, serberosida, neriifolin, dan thevetin.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, senyawa alkaloid ini memiliki karakter toksik, repellent, dan antifeedant pada serangga.

Oleh karena itu, buah bintaro merupakan bahan yang dapat dijadikan rodentisida nabati untuk mengendalikan hama tikus.

Rodentisida merupakan bahan kimia yang masuk ke dalam tubuh tikus dan mengganggu metabolisme tikus sehingga menyebabkan tikus keracunan dan mati.

Gejala keracunan ini dikenal sebagai efek knock down, yang dapat diketahui melalui tingkat aktivitas perilaku tikus, kondisi bulu di sekitar hidung dan lubang anus, serta muntah.

Pada saat tikus diberikan ekstrak biji bintaro, terjadi penurunan berat badan karena senyawa yang bersifat toksik terakumulasi di dalam tubuh tikus.

Maka, semakin lama tikus menyerap senyawa-senyawa tersebut akan mempengaruhi proses metabolisme tikus dan akhirnya menyebabkan kematian pada tikus

Hal ini karena ektrak biji buah bintaro yang sangat beracun dan mengandung cerberin akan menyebabkan tikus mengalami mortalitas kematian yang tinggi.

Baca Juga: Tanaman Sri Rejeki Beracun? Ketahui Gejala dan Pertolongannya

Cara Menggunakan Buah Bintaro untuk Pengusir Tikus

Hama Tikus
Foto: Hama Tikus (jocoxloneliness.org)

Jika Moms ingin memakai buah bintaro sebagai pengusir tikus di rumah, langkah pertama yaitu diletakan di sejumlah sudut.

Sepanjang buah ini masih tetap segar dan belum layu, maka bisa dipastikan bahwa tidak akan ada satu tikus pun yang berani mendekat atau datang ke rumah.

Sebaiknya, simpanlah buah bintaro di tempat yang tidak terjangkau oleh anak kecil karena buahnya memiliki kandungan toksin atau beracun.

Apabila tidak sengaja termakan, bisa menyebabkan keracunan yang pada akhirnya mengakibatkan sumbatan saluran ion kalsium dalam otot jantung manusia.

Keracunan buah ini dapat mengakibatkan detak jantung tidak stabil dan melemah sehingga berisiko fatal karena dapat menyebabkan kematian.

Umumnya, tikus akan takut dengan bau toksin yang dikeluarkan oleh buah bintaro.

Hal ini karena bau zat toksin dari buah sangatlah mengganggu penciuman tikus.

Mengingat indera penciuman tikus yang tajam, tikus pun akan segera menjauh saat mencium aroma buah bintaro.

Baca Juga: Cara Menghilangkan Jamur di Lemari Kayu, Coba Pakai Cuka!

Namun karena kandungan racunnya yang tinggi, Moms pun harus sangat berhati-hati dalam menggunakan buah ini.

Usahakan untuk menggunakan pelindung, seperti sarung tangan saat menyentuh bagian buah dan segeralah cuci tangan.

Itulah penjelasan mengenai pohon bintaro, disertai kandungan dan manfaatnya untuk mengusir hama tikus.

Apakah Moms tertarik menggunakannya untuk menghalau hama tikus di rumah?

  • http://www.kkptanjungpriok.net/informasi/info-publik/berita/berita-kesehatan/item/666-pemanfaatan-buah-bintaro-sebagai-pengusir-repellent-tikus
  • http://repository.poltekkes-tjk.ac.id/518/4/BAB%20II.pdf
  • https://core.ac.uk/download/pdf/229043962.pdf
  • http://repository.unpar.ac.id/bitstream/handle/123456789/6018/Cover%20-%20Bab1%20-%206211079sc-p.pdf
  • https://jurnal.uns.ac.id/arj/article/viewFile/18894/15008

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.