28 Januari 2023

Cara Menambah Subscriber YouTube untuk Pemula, Catat!

Jumlah subscriber yang banyak merupakan peluang untuk mendapatkan penghasilan besar!

Cari tahu cara menambah subscriber cepat dan gratis yuk, Moms!

Berkembangnya zaman dan teknologi yang semakin canggih memungkin setiap orang bisa mendapatkan penghasilan secara digital. Salah satunya dengan menjadi YouTuber, yaitu membuat konten video yang dibagikan melalui kanal YouTube.

Namun, untuk mendapatkan penghasilan melalui YouTube tak semudah yang dikira, lho.

Setelah mengunggah konten video pada kanal YouTube, seorang YouTuber harus memiliki minimal 1.000 subscriber dan telah ditonton selama 4.000 jam dalam waktu 12 bulan.

Jika telah memenuhi syarat tersebut, maka YouTube akan memverifikasi dan meninjau apakah konten yang telah dibuat original atau tidak.

Dengan cara itulah, kita bisa mendapatkan penghasilan melalui YouTube.

Lalu, bagaimana cara menambah subscriber dengan cepat bagi YouTuber pemula? Simak selengkapnya!

Baca Juga: Anak Kecanduan Game Online, Harus Bagaimana?

Cara Menambah Subscriber YouTube

Perlu diketahui bahwa 1 miliar jam YouTube ditonton oleh pengguna per harinya.

Itu berarti setara dengan 8,4 menit per hari per manusia. Fakta ini tentu menjadi peluang yang cukup bagus untuk menjadi sumber penghasilan di zaman modern seperti saat ini.

Namun, hal itu juga membuat banyak orang berlomba-lomba untuk membuat kanal YouTube sehingga persaingan di dunia digital, seperti YouTube cukup tinggi dan sulit.

YouTube memiliki banyak video yang tak ada habisnya, untuk itu para YouTuber pemula perlu mencari tahu bagaimana caranya menjadi menonjol di YouTube agar bisa memiliki peluang dalam mendapatkan uang.

Salah satunya dengan memiliki jumlah subscriber yang besar. Berikut cara menambah subscriber dengan cepat dan gratis.

Baca Juga: 6 Rekomendasi Channel YouTube Memasak yang Patut Moms Subscribe!

1. Minta Penonton untuk Berlangganan

Membuat Konten YouTube
Foto: Membuat Konten YouTube (Pexels/Liza Summer)

Cara menambah subscriber yang paling mudah adalah dengan meminta penonton atau pemirsa konten video Moms untuk berlangganan.

Moms pasti sudah tidak asing dengan kalimat "Jangan lupa like, comment, dan subscribe" yang biasa dilontarkan oleh para YouTuber di dalam konten video unggahan mereka, bukan? Cobalah cara itu juga.

Jika Moms sudah melakukannya, ingatlah untuk menunjukkan mengapa kanal YouTube Moms layak untuk dijadikan langganan.

Selain itu, pastikan Moms melakukannya di saat yang tepat. Misalnya, setelah Moms memberikan informasi baru yang berguna, atau telah membuat mereka tertawa.

Jangan melakukannya terlalu banyak atau kanal YouTube Moms akan berisiko membuat orang lain tidak tertarik.

Moms juga dapat menambahkan watermark subscribe ke video YouTube yang diunggah.

Watermark subscribe yang dimaksud adalah ikon kecil yang ditampilkan di sudut bawah video untuk mengingatkan penonton agar menekan tombol subscribe.

Tak hanya itu, Moms mungkin dapat mencoba menjangkau keluarga dan teman untuk membantu mereka berlangganan.

Berapapun jumlah teman dan anggota keluarga yang berlangganan kanal YouTube, itu akan membuat Moms semakin dekat untuk mendapatkan 100 pelanggan YouTube pertama Moms.

Baca Juga: Perlu Moms Tahu! Ini Batasan Screen Time Sesuai Umur Anak

2. Akhiri Video dengan Menyebutkan Video yang Sedang Dikerjakan

Membuat Konten Memasak
Foto: Membuat Konten Memasak (Pexels/Gustavo Fring)

Cara menambah subscriber berikutnya, yaitu dengan menyebutkan video yang sedang dikerjakan berikutnya dalam akhir konten video Moms.

Dengan memperjelas mengapa para pemirsa tidak boleh melewatkan video berikutnya adalah cara paling organik untuk mendorong orang agar mengetuk tombol subscribe.

Namun, pastikan bahwa Moms memahami jadwal pembuatan dan penayangan konten video dalam kanal YouTube Moms, ya.

Baca Juga: Intip 5 Rekomendasi Channel YouTube Anak yang Menghibur dan Penuh Edukasi

3. Berinteraksi dengan Audiens

Interaksi dengan User YouTube
Foto: Interaksi dengan User YouTube (Pexels/Cristian Dina)

Ketika Moms berinteraksi dengan para pemirsa dalam konten video di YouTube, mereka lebih mungkin untuk menekan tombol subscribe.

Jadi, cobalah untuk menanggapi komentar, menekan tombol like atas komentar yang diberikan oleh audiens, atau bahkan berlangganan kanal YouTube mereka juga.

Selain itu, setelah Moms terhubung atau berteman dengan mereka secara digital, pemirsa akan memberi banyak ide konten gratis untuk video berikutnya.

Baca Juga: Channel YouTube Lagu Anak yang Bisa Disubscribe

4. Beri Thumbnail yang Menarik pada Setiap Video

thumbnail yang menarik untuk menambah subscriber
Foto: thumbnail yang menarik untuk menambah subscriber (Pexels/Artem Podrez)

Thumbnail adalah gambar diam berukuran 1280 x 720px yang berfungsi sebagai sampul untuk video.

Thumbnail ini juga merupakan kesempatan pertama dan terbaik untuk membujuk orang agar mengklik video pada kanal YouTube Moms.

Hanya dengan melihat thumbnail sekali, pengguna dapat mengetahui dengan tepat tentang isi video tersebut.

Penggunaan thumbnail ini bisa disesuaikan dengan keinginan, tetapi pastikan bisa menjadi daya tarik untuk orang lain, ya.

Moms tak perlu khawatir karena membuat thumbnail dapat dilakukan dengan mudah menggunakan alat pembuatan konten visual gratis.

Selain itu, Moms juga dapat membuat thumbnail dengan menarik screenshot dari video YouTube yang diunggah.

Ini juga adalah solusi yang bagus, tetapi Moms harus benar-benar meluangkan beberapa menit ekstra untuk membuat thumbnail yang sesuai.

Baca Juga: 5 Trik Menyeimbangkan Kehidupan Online dan Offline Anak

5. Promosi Kanal YouTube Melalui Website

Membuat Konten YouTube
Foto: Membuat Konten YouTube (Pexels/Liza Summer)

Jika Moms memiliki website dengan jumlah pengunjung yang cukup banyak dan konsisten di setiap bulannya, promosi kanal YouTube melalui website mungkin dapat menjadi cara menambah subscriber yang efektif.

Menyematkan video di website juga dapat membantu peringkat penelusuran situs dengan algoritma Google.

Jadi, konten video yang sudah Moms unggah di kanal YouTube bisa disesuaikan dengan kata kunci, bahkan diletakkan pada tempat-tempat yang berpotensi menghadirkan pemirsa yang ingin berlangganan.

Baca Juga: Membuat Channel YouTube Balita, Ini 3 Pertimbangannya

6. Buat dan Unggah Konten Video Secara Konsisten

Merekam Video untuk Konten YouTube
Foto: Merekam Video untuk Konten YouTube (Pexels/Mikael Blomkvist)

Pastikan bahwa Moms dapat membuat dan mengunggah konten video untuk kanal YouTube secara konsisten.

Hindari untuk mengunggah vlog acak pada suatu hari, video game pada hari berikutnya, dan video memasak tepat setelahnya.

Hal ini karena dapat membuat pemirsa kanal YouTube Moms tidak akan tahu apa yang diharapkan sehingga kecil kemungkinan mereka untuk berlangganan.

Pada akhirnya, Moms mungkin mendapatkan banyak tampilan halaman acak dan tidak akan memiliki pelanggan jangka panjang.

Sebaliknya, Moms perlu memberi pemirsa alasan untuk berlangganan kanal YouTube Moms dengan memilih tema yang sesuai.

Caranya, bisa disesuaikan dengan hobi atau Moms juga dapat melakukan riset pasar untuk memilih mana kah konten video yang paling berpeluang memiliki subscriber banyak.

Ada banyak jenis kanal YouTube yang dapat Moms buat. Beberapa genre YouTube paling populer, yaitu vlogging, memasak, bermain game, teknologi, komedi, perjalanan, kecantikan, fashion, reaksi dan komentar.

Tentu saja, jangan biarkan daftar ini membatasi kreativitas Moms. Moms juga dapat membuat kanal YouTube yang sukses tentang apa saja selama Moms menyukai dan konsisten melakukannya.

Konsistensi dapat dimulai dengan cara mengunggah satu video setiap minggu. Empat video per bulan adalah konten yang cukup untuk menarik pelanggan baru.

Saat Moms memilih jadwal upload, pastikan untuk mematuhinya.

Janganlah mengecewakan pengguna dengan tidak mengupload sesuai ketentuan karena unggahan yang tidak konsisten tidak akan pernah memungkinkan Moms untuk membangun pemirsa setia.

Baca Juga: 5 Cara Menerapkan Screentime untuk Balita yang Paling Efektif

7. Buat Judul Video yang Dapat Dicari

Mengunggah Video YouTube
Foto: Mengunggah Video YouTube (Pexels/Pixabay)

Sering kali, konten video yang Moms buat sudah bagus, tetapi kurang banyak menarik perhatian penonton. Salah satu masalahnya ada pada judul videonya.

Jika Moms menggunakan judul umum yang membosankan, hal ini bisa saja memungkinkan tidak ada yang mengklik dan menontonnya.

Dalam mengatasinya, Moms mungkin dapat mencoba untuk mengetik subjek video Moms ke YouTube untuk melihat apa yang muncul.

Saat melihat hasilnya, Moms akan mulai mendapatkan gambaran tentang jenis konten yang dicari audiens.

Jadi, pastikan untuk menambahkan kata kunci utama di bagian depan judul pada setiap konten video yang diunggah.

Nah, itu lah beberapa cara menambah subscriber yang dapat dilakukan oleh YouTuber pemula. Selamat mencoba dan semoga berhasil, ya Moms!

  • https://blog.hootsuite.com/how-to-get-free-youtube-subscribers/
  • https://optinmonster.com/get-more-youtube-subscribers/
  • https://www.wordstream.com/blog/ws/2018/02/12/how-to-get-subscribers-on-youtube

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.