2-3 tahun

2-3 TAHUN
18 Februari 2021

15 Cara Mengatasi Pilek Pada Bayi Tanpa Minum Obat

Ketahui apa yang menjadi penyebabnya yuk, Moms
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Dresyamaya Fiona
Disunting oleh Adeline Wahyu

Pilek menjadi salah satu masalah yang paling menyebalkan, terlebih saat mau tidur. Gejala ini terjadi ketika saluran pernapasan sedang terganggu, entah karena alergi, flu, sinus, atau sakit tenggorokan.

Hidung tersumbat atau pilek ini terjadi ketika hidung serta jaringan yang terletak dekat pembuluh darah membengkak karena cairan berlebih, sehingga penderita tidak bisa menghirup udara dengan bebas.

Tentunya sangat mengganggu ya, apalagi jika hal ini terjadi pada Si Kecil di malam hari. Moms mungkin ingin mencari tahu cara mengatasi pilek pada bayi.

Yuk, simak penjelasannya lebih lanjut berikut ini.

Baca Juga: 5 Cara Mudah Mengenali Perbedaan Pilek dan Alergi pada Anak

Cara Mengatasi Pilek Pada Bayi

Saat Si Kecil terserang flu, gejalanya bisa bermacam-macam. Tapi hidung tersumbat hampir selalu menjadi masalah.

Bagi banyak orang tua, hidung tersumbat lebih mengkhawatirkan daripada hidung yang terus mengeluarkan lendir. Hidung yang mampet ini tampaknya memengaruhi seberapa baik pernapasan anak.

Menurut American Academy of Pediatrics, anak-anak di bawah usia 4 tahun tidak boleh diberi obat batuk dan pilek yang dijual bebas.

Selain karena tidak efektif untuk anak kecil, obat ini juga dapat menimbulkan efek samping yang serius, bahkan mengancam jiwa.

Jika Si Kecil mengalami hidung mampet, berikut ini cara mengatasi pilek pada bayi yang bisa dilakukan.

1. Mandikan dengan Air Hangat

Cobalah mandikan Si Kecil dengan air yang paling hangat yang masih bisa ditahan tubuhnya sebagai cara mengatasi pilek pada bayi.

Basahi dari kepala hingga tubuh 10-15 menit. Uap panas dari air hangat ini akan melewati rongga hidung dan paru-paru si kecil dan secara tidak langsung uap hangat ini akan menghilangkan lendir-lendir yang ada pada tiap rongga.

Idealnya, suhu air mandi bayi sekitar 37-38 derajat Celcius. Bayi yang baru lahir hingga berusia 3 bulan belum bisa mengatur suhu tubuh mereka sendiri, sehingga rentan terhadap udara dingin.

Sebab itu, memandikan bayi dengan air hangat juga dapat membuat tubuhnya lebih rileks dan cara mengatasi pilek pada bayi.

2. Hirup Zat Aromatik

essential oil dalam cara mengatasi pilek pada bayi.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Zat aromatik ini bisa Moms dapatkan dari penggunaan essential oil dan humidifier. Kombinasi ini akan meringankan hidung tersumbat yang dialami serta menciptakan aroma alami menjelang tidur sehingga pileknya akan berkurang.

Selain itu, cara mengatasi pilek pada bayi dengan cara ini membuat anak menghirup udara lembap sehingga membantu mengeluarkan semua lendir yang menyebabkan hidung tersumbat.

Jika Moms menggunakan pelembap udara, pastikan dibersihkan secara teratur untuk menghindari penyebaran spora jamur. Siapkan sesuai dengan petunjuk, dan pasang di kamar anak pada malam hari.

Baca Juga: Konon Berkhasiat Atasi Virus Corona, Ini 5 Manfaat Jahe Merah

3. Atur Posisi Tidur

Pilek atau flu membuat tidur tidak terasa seenak biasanya. Mungkin anak juga akan mudah rewel.

Letakkan bantal di bawah kepala anak, atau cari cara lain untuk mengangkat kepala tempat tidur anak agar kepala Si Kecil terangkat saat mereka tidur sebagai cara mengatasi pilek pada bayi.

"Susui bayi lebih sering juga sebagai langkah pemulihan," ujar dr. A.A.A. Putu Indah Pratiwi, Sp.A, Dokter Spesialis Anak, RS Pondok Indah – Bintaro Jaya.

Pada bayi yang sudah mulai MPASI dapat diberikan makanan yang lebih encer, berkuah, jus, atau air putih.

4. Pastikan Konsumsi Cairan yang Cukup

mengatasi pilek bayi

Foto: Orami Photo Stocks

Dorong anak untuk minum cairan ekstra bebas gula di siang hari sebagai cara mengatasi pilek pada bayi. Menjaga anak-anak tetap terhidrasi dengan baik sangat penting saat mereka sakit.

Dalam jurnal Media Gizi Indonesia, dehidrasi merupakan kondisi tubuh yang mengalami kekurangan cairan karena jumlah yang keluar lebih besar daripada yang masuk ke dalam tubuh.

Ada beberapa cairan yang bisa digunakan untuk menghidrasi tubuh Si Kecil dalam cara mengatasi pilek pada bayi, yaitu:

  • Konsumsi Air Kelapa

Air kelapa mengandung elektrolit alami termasuk potasium dan natrium yang merupakan nutrisi utama dalam mengisi dan merehidrasi tubuh. Elektrolit penting untuk fungsi saraf dan otot yang tepat.

"Ada banyak manfaat kesehatan dari minum air kelapa. Ini bahkan adalah cara mengatasi pilek pada bayi untuk menghidrasi dan menambahkan kalium ke dalam tubuh," jelas dokter Pamela Peeke, MD, asisten profesor di University of Maryland, Amerika.

  • Makan es krim atau sorbet buah

Es krim atau sorbet buah merupakan suguhan klasik yang bisa menghidrasi Si Kecil dan cara mengatasi pilek pada bayi.

Blender atau jus beberapa buah yang kaya akan air seperti semangka, strawberi, nanas, mangga, atau lemon. Kemudian isi cetakan es loli dan bekukan selama sekitar satu jam.

Baca Juga: Selain Minum Air Mineral, Ini Tips Agar Anak Tidak Dehidrasi

  • Makan Makanan Berkuah

Si Kecil tentu lebih mudah menikmati makanannya jika disajikan dengan semangkuk sup hangat. Apalagi jika dinikmati di musim hujan saat anak-anak malas untuk mengonsumsi air mineral.

Sup bisa dikatakan sebagai cairan hidrasi yang baik sekaligus cara mengatasi pilek pada bayi.

  • Minum Susu Favorit Si Kecil

Dalam jurnal Applied Physiology, Nutrition, and Metabolism menunjukkan bahwa atlet yang mengonsumsi susu atau produk berbahan dasar susu, memiliki retensi cairan yang lebih baik daripada mereka yang minum minuman penambah tenaga lainnya.

Tak hanya itu, susu mengandung protein yang dibutuhkan tubuh untuk kembali mengisi kembali energi setelah melakukan aktivitas fisik.

Dengan Si Kecil minum banyak larutan, ini akan mendukung cara mengatasi pilek pada bayi.

  • Makan Buah Potong

Beberapa buah terkenal kaya akan kandungan air. Moms bisa menyuguhkan buah potong yang kaya kandungan air ini untuk dapat membantu mencegah dehidrasi pada anak dan cara mengatasi pilek pada bayi.

Beberapa buahnya seperti tomat, semangka, buah belimbing dan stroberi, serta nanas dan juga jeruk.

5. Pakai Obat Tetes Hidung

Gunakan obat tetes hidung atau semprotan garam lembut. Moms bisa menemukan produk ini di toko obat atau membuatnya sendiri dengan bahan rumah tangga yang umum seperti air, garam, dan soda kue.

Cara mengatasi pilek pada bayi bisa dilakukan untuk balita yang belum mengerti cara membuang ingus, sehingga dapat membantu membersihkan rongga hidung.

Kombinasikan dengan saline, atau air asin, tetes untuk efektivitas maksimum. Alat ini tersedia tanpa resep, dan dapat dibuat di rumah dengan mencampurkan 1/2 sendok teh garam dengan 250 ml air hangat.

Mengutip Healthline, berikut cara melakukannya:

  • Dengan lembut baringkan anak telentang di atas gulungan handuk untuk membantu menjaga kepalanya tetap di belakang.
  • Oleskan dua hingga tiga tetes larutan garam ke dalam setiap lubang hidung. Ini akan membantu mengencerkan lendir yang menyebabkan hidung tersumbat. Jika memungkinkan, cobalah menjaga anak tetap diam selama sekitar satu menit setelah mengoleskan obat tetes.
  • Selanjutnya, dudukkan mereka. Masukkan ujung karet dengan hati-hati ke dalam salah satu lubang hidung, berhati-hatilah agar tidak menekannya terlalu dalam. Untuk pengisapan yang lebih baik, gunakan jari untuk menekan perlahan lubang hidung lainnya.
  • Mulailah melepaskan umbi secara perlahan untuk menarik cairan garam dan lendir. Keluarkan ujung hisapan dan peras ke dalam tisu untuk mengeluarkan isinya. Kemudian bersihkan dan ulangi dengan lubang hidung lainnya.
  • Pastikan untuk membersihkan spuit bohlam dengan benar setelah digunakan.

Obat tetes garam tidak boleh digunakan lebih dari beberapa hari berturut-turut. Ini karena dapat mengeringkan hidung anak, dan membuatnya semakin tidak nyaman.

Baca Juga: Muncul Bintik Merah pada Kulit Bayi Setelah Demam, Ini Penyebab dan Cara Mengobatinya

Meskipun ini merupakan cara mengatasi pilek pada bayi, tetapi ketahui bahwa beberapa anak sangat tidak menyukai penggunaan alat ini.

Jika demikian, coba gunakan tetes garam saja dan cukup gunakan tisu untuk menyeka hidung dan membantu membersihkan lendir.

6. Sembuhkan Demamnya

bayi demam

Foto: Orami Photo Stocks

Demam adalah tanda bahwa anak sedang melawan infeksi dari dalam tubuhnya. Jika demam meningkat di atas 39 derajat Celcius dan mengalami nyeri, berikan asetaminofen atau ibuprofen sebagai cara mengatasi pilek pada bayi.

"Gunakan produk dan dosis yang direkomendasikan untuk usia anak Anda. Jangan pernah memberi anak aspirin karena terkait dengan sindrom Reye," kata Peter Cardiello, MD, dokter anak di Northern Region of Youth Consultations Service di East Orange, New Jersey, mengutip Health.

7. Jaga Kebersihan Tangannya

Untuk anak yang sudah cukup besar, Moms bisa mengajaknya untuk menjaga kebersihan tangannya dan mencuci tangan secara teratur, terutama setelah batuk atau bersin dan sebelum makan.

Kebiasaan ini bisa sangat membantu untuk cara mengatasi pilek pada bayi.

Centers for Disease and Control Prevention menyarankan agar sering mencuci tangan dengan sabun dan air setidaknya selama 20 detik, terutama setelah berada di tempat umum, setelah menyeka hidung, batuk, atau bersin.

Jika sulit mendapatkan akses air dan sabun, Moms bisa menggunakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 70 persen untuk menghilangkan kuman lebih efektif.

8. Berikan Madu

Madu untuk cara mengatasi pilek pada bayi

Foto: Orami Photo Stocks

Madu tidak aman untuk anak di bawah usia 1 tahun karena risiko botulisme, tetapi dapat membantu menenangkan tenggorokan dan batuk anak yang lebih besar dan cara mengatasi pilek pada bayi.

Dalam sebuah penelitian tahun 2007, memberikan setengah sendok teh madu kepada anak-anak usia 2 sampai 5 tahun tampaknya dapat menekan batuk, meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan.

"Menurut pengalaman saya, meskipun tidak ada banyak bukti medis bahwa madu bekerja untuk menghentikan batuk, hal itu dapat membantu anak merasa sedikit lebih baik," kata Dr. Cardiello.

Baca Juga: 5 Manfaat Madu untuk Anak, Berkhasiat Banget!

9. Hati-hati dengan Penggunaan Antibiotik

Cara mengatasi pilek pada bayi tak selalu harus menggunakan antibiotik.

Antibiotik dapat mengobati beberapa infeksi bakteri, tetapi jenis infeksi ini biasanya bukan yang membuat anak sakit.

"Pilek tidak dapat diobati dengan antibiotik karena pilek disebabkan oleh virus. Antibiotik tidak berpengaruh pada pilek dan bukan pengobatan yang berguna," kata Dr. Cardiello.

Selain itu, penggunaan antibiotik yang tidak perlu dapat menyebabkan kekebalan terhadap pengobatan dan penyebaran bakteri yang kebal antibiotik.

Sayangnya, tidak ada antivirus untuk virus penyebab flu. Antivirus flu dapat diberikan kepada anak-anak dengan kondisi seperti asma yang membuat mereka lebih sulit melawan flu, kata Dr. Cardiello.

10. Konsultasikan ke Dokter

Cara Mengatasi Pilek Pada Bayi, Ini 7 Caranya

Foto: Orami Photo Stocks

Cara mengatasi pilek pada bayi seterusnya, Moms jangan takut untuk menemui dokter anak anak, meskipun menurut Moms itu hanya flu.

Hal ini terutama terjadi jika pilek berlangsung lebih dari lima hari, karena Si Kecil dapat mengalami infeksi sinus atau bahkan pneumini. Infeksi telinga juga mungkin terjadi, terutama jika anak menarik telinganya.

11. Memberikan ASI

ASI mengandung antibodi yang membuat tubuh kebal terhadap segala jenis kuman dan virus, termasuk virus influenza. Bersamaan dengan itu, ASI juga memberikan hidrasi.

Ini adalah salah satu solusi alami terbaik cara mengatasi pilek pada bayi. ASI dapat diberikan kepada bayi yang berusia di bawah 6 bulan, dan tidak memerlukan obat flu.

Baca Juga: 11 Manfaat Bawang Merah yang Perlu Moms Ketahui

12. Bawang Putih

Tips Merawat Tanaman Bawang Putih

Foto: Orami Photo Stocks

Bawang putih adalah obat yang ampuh untuk cara mengatasi pilek pada bayi. Campuran ini adalah salah satu obat herbal terbaik untuk cara mengatasi pilek pada bayi dan anak.

Ambil 2 siung bawang putih lalu panggang kering. Setelah dingin, masukkan ke dalam kain lalu biarkan aromanya tercium dan dihirup oleh bayi.

Kantung ini akan membantu menghilangkan penyumbatan yang mungkin dialami bayi karena pilek.

Cara lainnya, Moms juga bisa mengoleskan kantong ini pada telapak kaki bayi untuk mendapatkan hasil optimal.

13. Kunyit

Kunyit dapat membantu meredakan gejala pilek karena memiliki sifat anti virus dan anti bakteri.

Bakar batang kunyit kering sampai hangus lalu tambahkan air. Oleskan di pangkal hidung bayi, untuk meredakan nyeri dan flu.

Hindari mengoleskan di dalam hidung bayi sebagai cara mengatasi pilek pada bayi ya Moms. Cukup di luar daerah hidungnya saja.

14. Jus Wortel

Manfaat Wortel untuk Mata

Foto: Orami Photo Stocks

Wortel mengandung nutrisi dan vitamin penting yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Ini adalah salah satu pengobatan rumahan terbaik dalam cara mengatasi pilek pada bayi. Wortel dapat dikukus, dihaluskan dan diencerkan dengan air untuk bayi usia 6 bulan ke atas.

Untuk balita yang lebih tua, dapat memilih jus wortel.

Baca Juga: 11+ Makanan Penurun Darah Tinggi, Ada Greek Yogurt dan Pisang!

15. Berikan Sup

Sup ayam dipercaya sebagai cara mengatasi pilek pada bayi. Nutrisi seperti ayam dan sayuran, meredakan peradangan yang menyebabkan banyak gejala flu.

Selain itu, kaldu hangat pada sup bisa mengencerkan lendir dan membersihkan hidung tersumbat.

Jika bayi baru mengenal makanan padat, campurkan sup ini dengan bubur atau puree.

Penyebab dan Gejala Pilek pada Bayi

gejala bayi pilek

Foto: Orami Photo Stock

Selain mengetahui cara mengatasi pilek pada bayi, Moms juga perlu tahu penyebab dan gejalanya.

Mengutip International Journal of General Medicine, pilek terjadi ketika jaringan di rongga hidung membengkak.

Pembengkakan ini disebabkan oleh pembuluh darah yang meradang dan cairan yang menumpuk di jaringan, dan seringkali menjadi lebih buruk saat berbaring.

Selain menyebabkan peradangan hidung, postur tubuh juga dapat memengaruhi pembentukan lendir di rongga hidung.

Pilek umumnya disebabkan oleh virus influenza yang menginfeksi hidung, tenggorokan, dan paru-paru. Virus ini menyebar ketika penderita flu batuk, bersin atau berbicara.

Biasanya ini dialami 5 hingga 7 hari setelah sakit. Beberapa orang, terutama anak kecil dan orang dengan sistem kekebalan yang lemah, mungkin dapat mengalami ini lebih lama.

Pada jurnal The World Allergy Organization Journal, sulit menentukan mengapa bisa terjadi hidung tersumbat pada anak di malam hari. Ini karena anak-anak tidak dapat selalu menjelaskan dengan jelas jenis dan tingkat keparahan gejala yang mereka alami.

Baca Juga: 5 Obat Alami Hidung Mampet saat Hamil, Ampuh!

Gejala pilek yang biasa di alami bisa salah satu hal berikut ini,

Stanford Children's Health menyatakan pilek dapat memengaruhi pendengaran anak, selain mencegah Si Kecil mendapatkan tidur nyenyak yang dibutuhkan untuk tubuhnya yang masih berkembang.

Efek jangka panjang lain dari hidung tersumbat, seperti yang dijelaskan oleh National Institute of Health, termasuk perkembangan bicara, sementara drainase lendir dapat menyebabkan infeksi telinga dan sinus pada anak-anak.

Itu dia Moms, penyebab serta beberapa cara mengatasi pilek pada bayi yang bisa dilakukan. Semoga Si Kecil lekas sembuh, ya.

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait