16 Mei 2024

11 Cara Mengatasi Batuk pada Anak yang Alami, Mudah!

Tak perlu obat, ternyata banyak sekali bahan alami yang bisa digunakan

Pengobatan batuk pada anak sebaiknya dilakukan dengan tepat dan cepat. Karenanya, Moms perlu tahu cara mengatasi batuk pada anak secara alami.

Sebagai orang dewasa, kita tentu merasa tak nyaman ketika penyakit ini menyerang karena bisa memengaruhi aktivitas harian.

Hal yang sama pun dirasakan oleh Si Kecil.

Tak hanya bagi orang dewasa saja, batuk merupakan salah satu penyakit yang sangat mengganggu bagi Si Kecil.

Moms tentunya tak tega saat melihat aktivitas Si Kecil terganggu, terlebih saat sedang tidur dan terbangun karena batuknya.

Jenis batuk pun bermacam-macam, mulai dari batuk kering, berdahak, disertai pilek, hingga batuk yang disertai muntah.

Meski banyak orang tua memilih obat batuk yang dijual di pasaran untuk mengobati anak mereka, pilihan tersebut sebaiknya dipertimbangkan dengan cermat.

Lalu sebenarnya, bagaimana cara mengatasi batuk pada anak yang benar?

Baca Juga: Serba-serbi Batuk pada Anak: Jenis, Penyebab, Cara Mengatasi

Mengenal Batuk pada Anak

Cara Mengatasi Batuk Pada Anak (Orami Photo Stock)
Foto: Cara Mengatasi Batuk Pada Anak (Orami Photo Stock)

Sebelum mengetahui cara mengatasi batuk pada anak, Moms perlu tahu jenis batuk.

Mengenai batuk pada anak, dr. Rosary, Sp.A, Dokter Spesialis Anak RS Pondok Indah, Jakarta Selatan, pun memberikan penjelasan yang lebih mendalam mengenai hal ini.

Batuk muncul sebagai respons alami dari saluran napas terhadap zat asing, seperti debu atau asap.

Tanpa refleks tersebut, zat asing akan menumpuk dan dapat menyebabkan penyakit.

Batuk juga dapat timbul apabila ada kondisi yang menyebabkan peradangan di sel pernapasan seperti infeksi saluran napas, asma, dan lain-lain.

Pada keadaan normal, saluran napas kita memproduksi lendir dalam jumlah yang cukup.

Lendir ini berfungsi untuk menangkap benda asing berukuran sangat kecil yang masuk ke saluran napas.

Apabila jumlahnya sudah cukup banyak, kombinasi benda asing dan lendir ini akan merangsang reseptor batuk, membangkitkan mekanisme batuk, lalu mendorong benda asing itu keluar.

Benda asing yang berukuran besar (misalnya makanan dan minuman) yang keliru masuk ke saluran napas juga akan membangkitkan mekanisme batuk.

Jadi, batuk berperan sebagai pelindung dan penjaga saluran napas kita.

Saluran napas dapat terpapar dengan berbagai hal dari luar yang dapat mengganggunya.

Kuman dapat menyebabkan penyakit infeksi di saluran napas.

Alergen dapat mencetuskan penyakit alergi di saluran napas.

Bahkan asap rokok saja dapat mengganggu fungsi saluran napas.

Gangguan ini akan merangsang reseptor batuk. Jadi, batuk bisa menjadi indikasi atau tanda dari adanya gangguan atau penyakit di saluran napas.

Pada dasarnya batuk timbul untuk membantu kita membersihkan saluran napas dari segala macam benda yang berbahaya.

Apabila batuk muncul, salah satu cara meredakannya adalah dengan memperbanyak konsumsi air hangat.

Apabila batuk tidak mengalami perbaikan, sebaiknya diperiksakan ke dokter anak.

Dokter akan mengidentifikasi gangguan atau penyebab dasar batuk.

Jadi yang diatasi adalah penyebab dari batuk tersebut, bukan hanya menghilangkan gejala batuknya, ya.

Baca Juga: Batuk Kering pada Anak: Penyebab Hingga Pengobatan

Jenis Batuk pada Anak

Jenis Batuk pada Anak
Foto: Jenis Batuk pada Anak (Youngparents.com.sg)

Batuk dapat dibagi berdasarkan durasinya:

  • Batuk akut: berlangsung kurang dari 2 minggu
  • Batuk kronik: berlangsung lebih dari 2 minggu
  • Batuk kronik berulang: muncul setidaknya 3 kali dalam 3 bulan, bisa dengan atau tanpa gejala lain

Lalu, batuk juga bisa diklasifikasikan berdasarkan karakteristiknya menjadi:

  • Batuk kering: akibat iritasi saluran napas, biasanya merupakan awal penyakit saluran napas
  • Batuk berdahak: akibat gangguan bersihan mukosilier/lendir, biasanya merupakan lanjutan dari perjalanan penyakit
  • Batuk paroksismal: biasanya berbentuk batuk yang panjang

Apabila terdapat tanda bahaya seperti napas cepat, sesak napas, biru di bibir/kuku, dan batuk panjang seperti bunyi menggonggong maka anak harus segera dibawa ke dokter ya.

Cara Mengatasi Batuk pada Anak

Orang tua biasanya panik ketika Si Kecil mengalami batuk.

Padahal, ada beberapa metode alami yang bisa dipertimbangkan untuk meredakan batuk.

Selain lebih aman, Moms bisa mendapatkan beberapa bahan alami ini dengan mudah.

Badan Pangan dan Obat-obatan Amerika Serikat (FDA) juga menyarankan untuk berhati-hati dalam memberikan obat-obatan pasaran kepada anak.

Jadi, mempertimbangkan obat alami sebagai alternatif untuk mengatasi batuk pada anak bisa menjadi pilihan yang tepat.

Apa saja itu? Berikut beberapa bahan alami yang dapat membantu mengatasi batuk pada anak.

1. Air Putih

Air Putih (slowmedicinedoctor.com)
Foto: Air Putih (slowmedicinedoctor.com)

Cara mengatasi batuk pada anak yang pertama adalah air putih.

Air putih tentu adalah hal yang sangat mudah untuk Moms temukan. Berikanlah Si Kecil cukup air putih untuk mencegah dehidrasi.

Karena apabila Si Kecil kekurangan cairan dalam tubuh, kondisinya bisa menjadi kurang optimal.

Hal tersebut akan membuat pemulihannya berangsur semakin lama atau malah akan semakin buruk.

Baca Juga: Kenali Ventolin Nebulizer untuk Mengatasi Masalah pada Saluran Pernapasan

Salah satu cara alami yang bisa dicoba untuk mengatasi batuk pada anak adalah dengan jus lemon.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb