Scroll untuk melanjutkan membaca

KESEHATAN UMUM
31 Mei 2022

Ternyata Ini Bahaya Asap Rokok untuk Kesehatan dan Lingkungan

Pengaruhnya terhadap organ vital sangat buruk
Ternyata Ini Bahaya Asap Rokok untuk Kesehatan dan Lingkungan

Merokok memang tak pernah menguntungkan untuk kesehatan. Tak hanya kesehatan bagi perokok, tetapi asap rokok juga ternyata bahaya bagi para perokok pasif.

Itu sebabnya banyak anjuran yang ditampilkan agar orang berhenti merokok. Termasuk menampilkannya pada gambar di bungkus rokok maupun iklan.

Pernah memperhatikan bungkus rokok dengan seksama? Moms yang pernah pasti tahu di setiap bungkus rokok ada gambar-gambar organ tubuh para perokok yang tampak mengerikan. 

Antara lain ada bagian mulut, tenggorokan, dan organ paru-paru yang sudah rusak parah. Tujuan gambar tersebut tentu untuk mengurungkan niat orang membeli rokok.

Dikutip dari Medicaldaily, rokok memang punya pengaruh yang sangat buruk terutama bagi kesehatan.

Saat menghisap rokok, sekitar 7.000 karsinogen mulai berputar melalui lorong-lorong dalam tubuh.

Mulai di kerongkongan dan berliku di lokasi yang jauh menuju organ-organ vital dalam tubuh.

Tak hanya dapat merusak oragn vital perokok saja, merokok atau asap rokok juga memberikan banyak dampak buruk bagi sekitarnya.

Salah satunya adalah asap rokok memiliki dampak buruk bagi kesehatan orang-orang yang merupakan perokok pasif.

Selain itu, tanpa disadari ternyata rokok dan asap rokok yang dihasilkan oleh perokok juga dapat memberikan dampak yang buruk untuk lingkungan, lho Moms.

Untuk itu, yuk, simak beberapa ulasan penting mengenai bahaya asap rokok di sini!

Baca Juga : Ketahui 4 Efek Samping Rokok Elektrik yang Bisa Membahayakan Paru-paru dan Otak

Organ Tubuh Manusia yang Dapat Rusak karena Merokok

Telah disinggung sebelumnya bahwa merokok tidak memiliki manfaat baik untuk tubuh manusia. Bahkan buruknya, merokok dapat merusak beberapa organ vital manusia.

Ini dia beberapa organ tubuh manusia yang dapat rusak akibat merokok di kemudian harinya, seperti:

1. Paru-Paru

Apakah Kanker Paru-Paru Non-Perokok Beda dengan Perokok Ini Penjelasannya!.jpg

Foto: Apakah Kanker Paru-Paru Non-Perokok Beda dengan Perokok Ini Penjelasannya!.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Kanker paru-paru, emfisema, dan bronkitis adalah tiga penyakit paling umum yang terkait langsung dengan merokok. Sekitar 80 persen kasus kanker paru-paru terjadi karena merokok.

Ketika asap berbahaya masuk ke dalam organ, dampaknya segera melumpuhkan silia halus yang melapisi dinding bagian dalam.

Hal ini menyebabkan iritasi pada titik di mana mereka menghasilkan lendir berlebih.

Ketika silia ini mati, dan lendir terbentuk, respirasi menderita.

Setelah jaringan sehat berubah menjadi keras dan hitam, penyakit seperti asma dan kanker cenderung lebih berisiko terjadi.

Saat berhenti merokok, organ tubuh lain akan menjadi stabil. Tapi tidak dengan paru-paru. Jaringan paru-paru yang rusak tidak akan pernah bisa sembuh.

Efek bahan kimia yang dipaparkan ke paru-paru sudah sering sekali digambarkan di bungkus rokok.

Paru-paru yang terkontaminasi rokok berwarna hitam dan terdapat sudut yang cacat sehingga mempersulit pertukaran oksigen menjadi karbondioksida.

Jika oksigen dalam tubuh terbatas, otomatis sel darah merah tidak bisa mengikat oksigen yang bisa menyebabkan gangguan sistem peredaran darah.

2. Kulit

Peradangan Kulit Pada Anak Gejala, Penyebab Dan Pengobatannya 1.jpg

Foto: Peradangan Kulit Pada Anak Gejala, Penyebab Dan Pengobatannya 1.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Tanpa disadari ternyat rokok juga dapat merusak kulit dengan banyak cara.

Tak hanya asap rokok dari luar tapi juga dari dalam tubuh.

Perubahan secara fisik akan sangat terlihat seperti di bagian kantong mata, elastisitas kulit, keriput hingga munculnya stretch mark.

Bukan hanya itu, rokok juga bisa jadi pemicu terjadinya:

  • Kanker kulit
  • Kutil
  • Psoriasis
  • Proses penyembuhan luka yang jadi sangat lama

Kulit yang menjadi jalan masuk bakteri dan virus juga akan semakin lemah. Sehingga tubuh menjadi rentan terkena serangan bakteri dan virus.

3. Rahim

detox rahim

Foto: detox rahim (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stocks

Konsumsi rokok yang lama akan berdampak pada kesehatan reproduksi.

Rokok secara signifikan meningkatkan risiko seorang perempuan untuk kehamilan ektopik (hamil di luar rahim).

Selain kehamilan ektopik, penelitian telah menemukan bahwa merokok dapat menyebabkan lebih banyak kegagalan yang melibatkan

  • Fertilisasi in vitro
  • Hasil reproduksi yang merugikan
  • Tingkat fekunditas yang lebih rendah secara keseluruhan

Racun pada rokok seperti nikotin dan karbon monoksida bisa merusak sel telur di ovarium.

Kondisi ini dapat menyebabkan menopouse dini juga kemandulan, siklus menstruasi yang tidak teratur pada jangka waktu yang lama.

Kumpulan racun-racun tersebut dapat memicu kanker serviks yang bisa menyebabkan kematian.

4. Mata

warna mata gelap 3.jpg

Foto: warna mata gelap 3.jpg (shutterstock.com)

Foto: Orami Photo Stocks

Rokok dapat membuat seseorang kehilangan penglihatan. Mulai dari degenerasi makula terkait usia, katarak, glaukoma, retinopati diabetik, dan sindrom mata kering.

Asap rokok yang berkumpul di depan wajah satr merokok juga akan membuat mata kering dan iritasi.

Sementara asap rokok yang masuk ke dalam tubuh dan mengalir bersama darah akan membuat saraf optik tidak mendapatkan antioksidan cukup.

5. Liver

Gagal Hati Akut, penyakit liver pada balita.png

Foto: Gagal Hati Akut, penyakit liver pada balita.png

Foto: Orami Photo Stocks

Liver bukan hanya akan rusak karena alkohol tapi juga akibat merokok.

Fungsi utama ogan hati adalah penawar racun pada darah. Hati bekerja sebagai penyaring darah dan membuang zat-zat yang tidak berguna untuk tubuh.

Pada hati seorang perokok, saluran pada organ hatinya akan tersumbat oleh banyaknya racun, dalam jangka waktu yang lama akan menyebabkan kanker hati.

Merokok meningkatkan risiko orang terkena kanker hati. Menurut sebuah penelitian pada 2011, hampir setengah dari semua kasus kanker hati adalah hasil dari merokok.

Sebaliknya, 21 persen dikaitkan dengan hepatitis C, 16 persen dari obesitas, 13 persen dari hepatitis B, dan, semua jalan di bagian bawah, 10 persen untuk konsumsi alkohol.

6. Otak

otak-manusia.jpg

Foto: otak-manusia.jpg

Foto: Orami Photo Stocks

Penelitian di Northumbria University pada bidang psikologi, merokok sangat merusak sistem otak.

Dalam satu batang rokok terdapat ribuan senyawa kimia yang sangat berbahaya untuk otak.

Rokok bisa mengkontaminasi bagian korteks atau bagian terluar pada otak yang berfungsi sebagai ruang untuk memproses informasi juga memori.

Jadi jangan heran jika seorang perokok memiliki daya ingat yang buruk.

Itulah 7 organ utama yang paling terkena dampak buruk dari rokok.

Sangat mengerikan bukan Moms? Mulai sekarang, yuk, hindari asap rokok dan beritahu kepada orang tersayang agar meninggalkan kebiasaan buruk ini.

Baca Juga: Dianggap sebagai Pengganti Rokok, Ini 4 Bahaya Vape

Bahaya Menghirup Asap Rokok Bagi Kesehatan

Dampak Rokok Secara Umum

Foto: Dampak Rokok Secara Umum

Foto: Orami Photo Stocks

Faktanya ternyata tidak ada paparan asap rokok yang bebas risiko baik untuk perokok maupun untuk orang di sekitarnya.

Meski hanya terkena paparan singkat ini tetap dapat berbahaya bagi kesehatan manusia, terlebih anak-anak.

Kemudian, jika Moms terlalu sering terkena paparan asap rokok, mungkin dapat memicu hadirnya beberapa masalah kesehatan kronis lainnya.

Melansir dair CDC, ini beberapa bahaya yang terjadi jika kamu kerap terpapar asap rokok.

1. Bahaya Asap Rokok untuk Dewasa

Pada orang dewasa yang tidak pernah merokok, perokok pasif dapat menyebabkan:

  • Penyakit Jantung

Untuk orang dewasa yang tidak merokok, menghirup asap rokok memiliki efek berbahaya langsung pada jantung dan pembuluh darah.

Asap rokok menyebabkan hampir 34.000 kematian dini akibat penyakit jantung setiap tahun di Amerika Serikat di antara orang dewasa yang tidak merokok

Orang yang tidak merokok, tetapi terpapar asap rokok di rumah atau di tempat kerja, mengalami peningkatan risiko penyakit jantung sebesar 25-30%.

  • Kanker Paru-Paru

Paparan asap rokok menyebabkan lebih dari 7.300 kematian akibat kanker paru-paru di antara orang-orang yang tidak merokok

  • Stroke

Bahaya terkena paparan asap rokok selanjutnya adalah stroke. Setiap tahun, lebih dari 8.000 kematian akibat stroke dapat dikaitkan dengan perokok pasif.

Baca Juga : 4 Alasan Berhenti Menggunakan Rokok Elektrik, Ini Dia!

2. Bahaya Asap Rokok pada Bayi dan Anak

Tak hanya untuk orang dewasa, asap rokok juga memberikan dampak buruk pada bayi dan anak-anak.

Merokok selama kehamilan menyebabkan lebih dari 1.000 kematian bayi setiap tahun

Sementara untuk ibu hamil yang kerap terpapar asap rokok selama kehamilan lebih cenderung memiliki bayi baru lahir dengan berat badan lahir rendah.

Kemudian untuk bayi yang terpapar asap rokok setelah lahir memiliki risiko Sindrom Kematian Bayi Mendadak (SIDS) yang jauh lebih tinggi.

Ini karena bahan kimia dalam asap rokok tampaknya mempengaruhi otak dengan cara yang mengganggu pengaturan pernapasan bayi.

Paparan asap rokok menyebabkan banyak masalah kesehatan pada bayi dan anak kecil, termasuk:

  • Infeksi telinga
  • Gejala pernapasan (batuk, mengi, sesak napas)
  • Infeksi saluran pernapasan bawah akut, seperti bronkitis dan pneumonia
  • Anak-anak dengan asma yang mengalami perokok pasif memiliki serangan asma yang lebih parah dan lebih sering.

Baca Juga: 13 Cara Menjaga Kesehatan Ginjal, dari Minum Air Putih hingga Hindari Rokok

Dampak Buruk Rokok dan Asap Rokok untuk Lingkungan

pencemaran air tanda lingkungan tidak sehat

Foto: pencemaran air tanda lingkungan tidak sehat (Pexels/Yogendra Singh)

Foto: Orami Photo Stocks

Tak hanya berbahaya untuk kesehatan perokok dan orang di sekitarnya, ternyata rokok dan asap rokok juga memberikan dampak buruk untuk lingkungan.

Mulai dari proses pembuatan hingga asap rokok memiliki dampak yang buruk untuk lingkungan tanpa disadari.

Dikutip dari Conserve Energy Future, terdapat berbagai dampak buruk rokok dan asap rokok untuk lingkungan, seperti

1. Deforestasi

Bahan utama dalam pembuatan rokok adalah tembakau, dan kenyataannya sebagian besar ditanam di kawasan hutan hujan.

Oleh karena itu, rokok telah berkontribusi terhadap deforestasi besar di daerah di mana tembakau ditanam.

Salah satu contoh nyata adalah desa Tabora di Usenge, Tanzania di mana petani tembakau lokal membuktikan fenomena ini.

Deforestasi juga memiliki efek riak tambahan pada lingkungan, seperti:

  • Mengurangi ketersediaan tanaman untuk mencari makan
  • Hilangnya keanekaragaman hayati
  • Erosi tanah
  • Peningkatan suhu global.

2. Menghasilkan Limbah Beracun dalam Jumlah Besar

Seluruh proses budidaya, pengawetan, dan pengangkutan tembakau membutuhkan penggunaan sejumlah besar bahan kimia dan bahan beracun lainnya.

Pada saat yang sama, proses produksi tersebut telah menghasilkan sejumlah besar limbah, seperti pestisida dan pupuk kimia berbahaya.

Salah satu zat yang biasa digunakan dalam proses produksi dikenal sebagai Aldicarb.

Ini sangat beracun bagi manusia, tumbuhan dan hewan dan dapat meresap ke saluran air dan memabukkan tanah selama beberapa tahun.

Limbah beracun lainnya yang dihasilkan dari produksi rokok termasuk:

  • Dithane DF
  • Imidacloprid
  • Dichloropropene
  • Chlorpyrifos
  • Methyl bromide

Kesemuanya adalah zat yang dapat membahayakan tanaman, manusia dan hewan.

3. Pencemaran Udara Melalui Proses Produksi Industri dan Pertanian

Pemrosesan industri dan pembakaran rokok menambah volume besar polusi udara ke atmosfer.

Asap rokok mencemari udara secara langsung, dan proses pembuatannya melepaskan polutan udara dalam banyak cara.

Ini dimulai tepat di pertanian tembakau di mana mesin yang digunakan mengeluarkan gas rumah kaca dari bahan bakar fosil yang dibakar untuk menghasilkan energi.

Kemudian, api pembakaran kayu atau tungku khusus juga diperlukan dalam proses pengawetan, melepaskan bahan kimia berbahaya ke atmosfer.

4. Pencemaran Tanah Melalui Pertanian dan Puntung Rokok

Tingginya jumlah pestisida, pupuk, dan bahan kimia lain yang digunakan dalam budidaya tembakau menyebabkan sejumlah besar polutan berbahaya ke tanah.

Kemduian, bahan kimia ini menumpuk dan akhirnya menghambat kesuburan tanah dan membuat tanah tidak cocok untuk menanam tanaman lain.

Sementara itu, sebagian besar bahan yang ada di puntung rokok tidak dapat terurai secara hayati dan membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk terurai.

Ini karena filter terbuat dari selulosa asetat, bersumber dari plastik, bersifat photodegradable dan hanya dapat dipecah oleh sinar UV, tetapi tetap saja, butuh waktu lama untuk terurai.

Bahan-bahan dalam filter, oleh karena itu, tetap berada di tanah untuk jangka waktu yang lama, hingga 10 tahun, seperti yang diperkirakan oleh para peneliti.

5. Polusi Udara Melalui Asap Rokok

Karbon dioksida, metana dan bahan kimia berbahaya lainnya hadir dalam asap rokok, yang menyebabkan polusi udara melalui merokok.

Meskipun metana dan karbon dioksida tidak mematikan bagi perokok, gas tersebut menambah polusi atmosfer secara umum.

Merokok secara global mengeluarkan hampir 2,6 miliar kilogram karbon dioksida dan 5,2 miliar kilogram metana ke atmosfer setiap tahun.

Kondisi ini memberikan gambaran yang jelas tentang bagaimana merokok saja berkontribusi terhadap perubahan iklim.

Baca Juga: 12 Cara Mengurangi Sampah Plastik, Yuk Cintai Lingkungan!

Itulah informasi mengenai bahaya asap rokok bagi kesehatan dan lingkungan yang tanpa disadari memberikan efek jangka panjang.

Dengan melihat beberapa bahaya yang telah diuraikan, cobalah untuk berhenti merokok, ya Dads.

  • https://www.cdc.gov/tobacco/data_statistics/fact_sheets/secondhand_smoke/general_facts/index.htm
  • https://www.medicaldaily.com/smoking-cigarettes-chemicals-cigarette-smoke-390547
  • https://www.conserve-energy-future.com/serious-effects-cigarette-smoking-environment-and-human-health.php