6 Cara Mengetahui Miss V Longgar dan Cara Mengatasinya

Jangan mudah percaya mitos ya

Cara mengetahui miss V longgar kerap kali dicari oleh banyak wanita.

Pasalnya, bagi banyak wanita memiliki miss V yang rapat merupakan salah satu faktor penting terutama terkait urusan seks.

Miss V longgar dianggap karena sudah melakukan hubungan seks dengan lebih dari satu pria atau sering berhubungan seks.

Agar lebih jelas dan tidak ada salah paham, yuk simak penjelasan mengenai penyebab hingga cara mengetahui miss V longgar di bawah ini!

Baca Juga: 110 Ide Motto MPLS yang Bermakna dan Menambah Semangat

Apakah Miss V bisa Longgar?

Ilustrasi Vagina (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Vagina (Orami Photo Stock)

Dikutip dari Healthline, sebenarnya tidak ada istilah medis untuk miss V yang terlalu longgar.

Yang dimaksud longgar mungkin adalah kondisi dimana otot-otot vagina lebih meregang.

Sebenarnya hal itu bisa terjadi karena banyak penyebab, tapi bukan berarti miss V Moms melonggar, ya. 

Vagina longgar adalah sebuah mitos.

Beberapa orang percaya bahwa miss V bisa kehilangan elastisitasnya dan menjadi longgar selamanya.

Padahal itu tidak benar. Vagina Moms memiliki sifat elastis.

Hal ini berarti dapat meregang untuk mengakomodasi hal-hal yang masuk, seperti penis, mainan seks, bahkan mengeluarkan bayi ketika melahirkan.

Namun, setelahnya vagina akan kembali ke bentuk semula.

“Faktanya, vagina sangat elastis. Banyak orang mendorong bayi keluar dari lubang kecil itu dan bisa dilakukan. Jadi itu bukan masalah longgar,” papar Susan Khalil, MD, selaku direktur kesehatan seksual di Mount Sinai Health System, seperti dilansir dari Women’s Health Magazine.

Baca Juga: 11 Penyebab Menstruasi Tidak Lancar, Tanda Stres hingga PCOS

Apakah Sering Berhubungan Seks Membuat Miss V Longgar?

Ilustrasi Berhubungan Seksual
Foto: Ilustrasi Berhubungan Seksual (Orami Photo Stocks)

Mitos lain yang beredar di masyarakat luas saat ini adalah sering berhubungan intim bisa membuat miss V semakin longgar. Benarkah demikian?

Vagina merupakan organ reproduksi yang kaya akan sistem saraf, peredaran darah, dan termasuk salah satu organ yang paling fleksibel.

Selain itu, miss V bersifat elastis dan dapat kembali ke bentuk semula dalam waktu singkat, Moms.

Sehingga, otot-otot vagina akan meregang dengan sendirinya saat ada sesuatu yang masuk atau keluar.

Dengan demikian, mitos yang mengatakan bahwa terlalu sering berhubungan intim membuat miss V longgar tidaklah benar.

Vagina akan mengalami pelebaran sesuai ukuran yang dibutuhkan hanya jika berhubungan intim sedang berlangsung.

Itulah penyebab, cara mengetahui miss V longgar, hingga langkah mengatasinya.

Ada baiknya Moms tidak langsung mempercayai mitos seputar area kewanitaan yang beredar di masyarakat, ya.

Sebab pada dasarnya, miss V longgar tidak memiliki pengaruh signifikan pada kepuasan seksual dan kesehatan vagina.

Baca Juga: 8 Doa Penenang Hati dan Pikiran untuk Hapus Kegelisahan

Penyebab Miss V Longgar

Melahirkan Normal
Foto: Melahirkan Normal (Swissmom.ch)

Sebelum membahas cara mengetahui miss V longgar, ada baiknya Moms juga tahu penyebabnya.

Vagina mungkin berubah seiring waktu, tapi itu takkan terjadi secara permanen kok.

Moms juga tidak perlu terlalu memusingkan ini karena vagina dapat meregang karena faktor alami, seperti;

1. Melahirkan

Persalinan dan usia yang berpotensi menyebabkan sedikit kelonggaran alami pada miss V.

Wanita yang pernah melahirkan lebih dari satu kali secara normal lewat vagina cenderung memiliki otot miss V yang melemah.

Setelah bayi lahir, Moms mungkin memperhatikan bahwa vagina terasa sedikit lebih longgar dari bentuk biasanya. Itu sangat normal. 

Vagina akan mulai mengencang kembali beberapa hari setelah melahirkan, meskipun mungkin tak kembali ke bentuk asli sepenuhnya.

Jika Moms telah melahirkan berkali-kali, otot-otot vagina cenderung kehilangan sedikit elastisitasnya.

2. Usia

Penuaan dapat menyebabkan vagina Moms sedikit meregang.

Mungkin mulai melihat perubahan elastisitas vagina saat berusia 40-an.

Hal ini karena kadar estrogen mulai turun saat memasuki tahap pra-menopause.

Hilangnya estrogen berarti jaringan vagina akan menjadi lebih tipis, mengering, kurang asam, kurang elastis, atau fleksibel.

Perubahan ini semakin terasa setelah Moms mencapai menopause secara penuh.

Baca Juga: Apa yang Dirasakan Ibu Hamil Ketika Bayi Sungsang?

Lantas bagaimana cara mengetahui miss V longgar? Berikut deretannya di bawah ini.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb