2-3 tahun

6 Februari 2021

Cegah Gigi Berlubang pada Anak dengan Rajin Sikat Gigi, Ini Tips dari Dokter Spesialis Gigi Anak

Mengajari anak menyikat gigi bisa menjadi hal yang menantang
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Puteri
Disunting oleh Amelia Puteri

Menjaga kesehatan gigi dan mulut anak juga termasuk dalam langkah yang penting dilakukan. Apalagi, hal ini dapat mengurangi risiko gigi berlubang pada anak yang bisa mengganggu Si Kecil.

Moms juga perlu mengajak Si Kecil kontrol ke dokter gigi spesialis anak, menjaga asupan makanan dan minumannya, serta pastikan anak rajin menyikat gigi.

Namun, mengajak anak menyikat gigi tentunya menjadi sebuah tantangan tersendiri. Selain itu, untuk pergi ke dokter gigi di tengah pandemi yang masih terjadi bisa mengkhawatirkan.

Nah, jika Moms merasakan kekhawatiran yang sama, berikut ini tips dan saran dari drg. Evrita Ramli, Sp.KGA, Dokter Spesialis Gigi Anak OMNI Hospitals Alam Sutera.

Baca Juga: Ini Dia 5 Cara Menghilangkan Sakit Gigi Akibat Berlubang

1. Tips Aman ke Dokter Gigi Anak di Tengah Pandemi COVID-19

ke dokter gigi saat pandemi

Foto: Orami Photo Stock

Di tengah pandemi yang masih terjadi, tentunya Moms merasa khawatir bila hendak mengajak Si Kecil kontrol ke dokter gigi. Terutama bila terjadi gigi berlubang pada anak.

Tetapi, bila memang berada dalam situasi di mana anak harus pergi ke dokter gigi, berikut ini beberapa tips dari drg. Evrita Ramli, Sp.KGA:

  • Pastikan anak sedang dalam kondisi sehat, tidak demam, atau flu
  • Buat janji untuk berobat, karena kini klinik, rumah sakit, menerapkan by appointment untuk ke dokter gigi agar tidak terjadi antrean dan jumlah pasien juga dibatasi
  • Pastikan klinik, rumah sakit, puskesmas, sudah menerapkan protokol kesehatan, baik untuk APD level 3 untuk dokter gigi, dan sterilisasi ruangan, ventilasi, dan lain-lain

"Hampir semua klinik gigi sudah menerapkan hal tersebut, karena sudah merupakan standar dari PDGI, dan IDGAI (untuk gigi anak). Jangan khawatir, karena menunda berobat gigi sampai pandemi selesai memperberat keluhan dan kerusakan giginya," terang drg. Evrita.

Oleh karena itu, selama mengikuti protokol kesehatan dan tips dari drg. Evrita, Moms dan Si Kecil dapat aman pergi konsultasi ke dokter spesialis gigi anak.

Baca Juga: Simak 6 Tips Mengajak Anak ke Dokter Gigi untuk Pertama Kali Agar Menyenangkan!

2. Tips Agar Anak Rajin Menyikat Gigi Tanpa Drama

sikat gigi anak

Foto: Orami Photo Stock

Dalam mengenalkan anak untuk rajin menyikat gigi agar terhindari dari risiko gigi berlubang pada anak, tentu bisa menjadi momen yang menantang bagi setiap orang tua.

Lebih lanjut, drg. Evrita memberikan beberapa tips yang berguna.

"Menyikat gigi anak memang sangat menantang, tapi kalau itu menjadi acara ritual yang rutin dan konsisten lama-lama anak akan tahu kalau menyikat gigi itu harus dilakukan," kata drg. Evrita.

Banyak cara agar Si Kecil mau menyikat gigi. Seperti Moms dapat memberikan tontonan untuk anak yang mengajarkan cara menyikat gigi. Hal ini biasanya akan membuat anak merasa senang.

"Atau, bikin suasana menyikat gigi jadi lebih menyenangkan, dengan bernyanyi atau kegiatan yang disukai anak," tambahnya.

Apa yang terpenting bagi orang tua adalah tetap konsisten dan pantang menyerah mengajarkan cara menyikat gigi untuk menghindari gigi berlubang pada anak.

Sebagai informasi tambahan, jika anak usia di bawah 5 tahun tidak dapat menyikat giginya dengan bersih, sebaiknya orang tua perlu membantunya.

Bila anak mau menyikat gigi sendiri, tetap diulang langkah pembersihannya agar semua permukaan gigi bersih, dan jangan lupa anak diajarkan tentang cara berkumur yang benar.

Baca Juga: Yuk Kenali 3 Tahapan Tumbuh Kembang Gigi Anak!

3. Mengatasi Gigi Karies dan Gigis pada Anak Karena Sufor

Cara Mengobati Gigi Berlubang pada Anak

Foto: Orami Photo Stock

Bagi anak yang mengonsumsi susu formula, mungkin Moms bertanya apakah konsumsi sufor ini dapat menyebabkan karies gigi dan gigis pada anak.

Tetapi, drg. Evrita menegaskan bahwa kondisi ini bisa disebabkan oleh banyak hal, tidak hanya dengan sufor saja. Beberapa penyebabnya seperti:

  • Pola makan: Makanan/minuman manis yang sering meningkatkan risiko karies gigi.
  • Pembersihan gigi yang tidak baik: Sisa makanan akibat sikat gigi yang tidak bersih bercampur dengan sufor dengan botol atau ASI sebagai pengantar tidur dapat menyebabkan karies.
  • Struktur gigi anak: Kualitas email yang tidak baik berhubungan dengan gangguan kesehatan ibu saat hamil, seperti kekurangan kalsium.
  • Fluoride dari pasta gigi: Pemberian susu formula dengan botol dapat meningkatkan risiko gigi berlubang pada anak apabila tidak diimbangi dengan pembersihan gigi setelah minum susu formula.

Lalu, apa yang bisa dilakukan sebagai bentuk penanganan karies atau gigi yang gigis pada anak?

"Kalau gigi berlubang pada anak harus ditambal atau perawatan syaraf gigi. Atau, bila tidak bisa dirawat lagi maka harus dicabut," terang drg. Evrita.

Selain itu, penting melakukan kontrol ke dokter gigi minimal 6 bulan sekali. Sikat gigi secara teratur sebanyak dua kali sehari dengan pasta gigi berfluoride.

Terakhir, hentikan konsumsi sufor atau ASI sebagai pengantar tidur, serta batasi camilan manis untuk mencegah gigi karies dan gigis, serta gigi berlubang pada anak.

Itu dia Moms, penjelasan mengenai serba-serbi gigi berlubang pada Si Kecil. Bila Moms memiliki pertanyaan lain, silahkan langsung berkonsultasi ke dokter gigi, ya.

Semoga berguna!


Artikel ini merupakan kerjasama dengan OMNI Hospitals.

drg. Evrita Ramli, Sp.KGA adalah Dokter Spesialis Gigi Anak yang berpraktek di OMNI Hospitals Alam Sutera, Tangerang Selatan.

Jadwal Praktek:

  • Sabtu: 13.30 - 16.00 WIB
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait