12 Mei 2022

8 Ciri-ciri Rumah Sehat dan Bersih, Apakah Hunian Moms Sudah Memilikinya?

Tempat tinggal Moms sudah termasuk dalam rumah sehat dan bersih belum, ya?

Moms, yuk cari tahu ciri-ciri rumah sehat dan bersih berikut ini.

Memiliki lingkungan tempat tinggal yang sehat dan bersih tampaknya menjadi impian semua orang ya, Moms? Selain nyaman, rumah yang bersih pun berkontribusi baik bagi kesehatan.

Namun, apakah Moms tahu ciri-ciri rumah sehat dan bersih?

Meski bersifat individu, rumah yang sehat dan bersih juga memiliki berbagai karakteristik, lho. Lalu, apa saja ya yang menjadi ciri-ciri rumah sehat dan bersih?

Sudahkah tempat tinggal Moms dan keluarga termasuk dalam ciri-ciri rumah sehat dan bersih? Temukan jawabannya di bawah ini!

Baca Juga: Ciri-ciri Lingkungan Tidak Sehat dan Cara Mengatasinya

Ciri-ciri Rumah Sehat dan Bersih

Berikut ciri-ciri rumah sehat dan bersih yang perlu Moms ketahui dilansir dari berbagai sumber.

1. Ventilasi yang Baik

ventilasi udara.jpg
Foto: ventilasi udara.jpg (thurstontalk.com)

Foto: Orami Photo Stock

Ciri-ciri rumah sehat dan bersih yang pertama, yakni memiliki ventilasi atau jendela yang cukup dan berfungsi dengan baik.

Pasalnya, keberadaan jendela di dalam hunian memungkinkan masuknya udara segar untuk menggantikan udara dalam ruangan yang pengap sehingga memastikan lingkungan pernapasan yang sehat.

Udara segar juga mengurangi konsentrasi kontaminan di udara dan membantu mengurangi kelembapan. Lingkungan yang lembap bisa membuat bahan bangunan di rumah Moms lebih mudah rusak.

Baca Juga: 10 Ide Jendela Kamar Minimalis dan Tips Memilihnya

2. Kering sehingga Tak Memicu Bakteri

rumah sehat dan bersih
Foto: rumah sehat dan bersih

Foto: Orami Photo Stock

Ciri-ciri rumah sehat dan bersih berikutnya, yakni lingkungan yang selalu kering sehingga tidak memicu tumbuhnya bakteri.

Selain itu, lingkungan rumah yang lembap dapat menyebabkan beberapa gangguan kesehatan.

Menurut Journal of Environmental Health Perspective, lingkungan dan udara yang lembap bisa meningkatkan risiko infeksi pernapasan dan alergi, seperti asma.

Lingkungan yang lembap juga merupakan tempat tinggal yang disukai oleh jamur, salah satu penyebab bahan bangunan mudah rapuh.

Adapun beberapa cara yang dapat Moms lakukan untuk menjaga rumah tetap kering, yaitu dengan mencegah kebocoran atap dan saluran air.

Baca Juga: 6 Bahaya Bulu Kucing, Bisa Menyebabkan Toksoplasmosis!

3. Bebas Debu dan Kotoran

bebas debu
Foto: bebas debu

Foto: Orami Photo Stock

Rumah yang sehat dan bersih juga ditandai dengan tidak adanya debu dan kotoran.

Jika ingin rumah Moms bebas debu dan kotoran lainnya, menyedot debu saja tidaklah cukup, tetapi juga perlu mengelap furnitur, menggosok lantai kamar mandi, hingga wastafel.

Jangan lupa untuk membuang sampah secara teratur. Tak hanya itu, jagalah setiap ruangan di rumah agar selalu rapi.

Pasalnya, keadaan rumah yang berantakan dapat memicu hama atau hewan pengerat lainnya sehingga menyebabkan penyakit.

Tidak hanya memiliki dampak buruk bagi kesehatan, kondisi rumah yang berantakan pun dapat memengaruhi kondisi mental penghuninya.

Hal ini karena kekacauan bisa membuat manusia merasa stres, cemas, dan depresi.

Misalnya, dalam penelitian dari Amerika Serikat pada 2009 yang diterbitkan dalam SAGE Journals menemukan bahwa, ibu yang lingkungan rumahnya berantakan memiliki kadar hormon stres kortisol lebih tinggi.

Baca Juga: Yuk, Cari Tahu Ciri-Ciri Alergi Debu dan Cara Mengatasinya

4. Bebas Hama

bebas hama
Foto: bebas hama (freepik.com)

Foto: Orami Photo Stock

Lingkungan rumah yang sehat dan bersih selanjutnya ditandai dengan tidak adanya hama, seperti tikus atau kecoa. Kedua hama ini tentu saja sangat berisiko bagi kesehatan karena dapat menyebabkan penyakit pada manusia.

Misalnya air seni dari tikus yang pada akhirnya bisa memicu manusia mengalami salmonella atau meningitis.

Kotoran dan urin tikus juga dapat menyebarkan berbagai penyakit seperti leptospirosis, penyakit melemahkan yang menyebabkan masalah hati, ginjal, dan jantung.

Sementara kecoa, dapat membawa bakteri, parasit, dan patogen, yang semuanya dapat mempengaruhi manusia karena bisa memicu penyakit alergi, seperti asma.

Kedua hama ini dapat berkeliaran di luar atau bahkan dalam rumah tanpa Moms sadari. Jadi, berhati-hatilah. Jika diperlukan, gunakan perangkap khusus hama dalam wadah tertutup.

Jangan lupa untuk selalu menutup celah dan bukaan di seluruh rumah sehingga hama tidak bisa masuk. Selain itu, simpanlah makanan dalam wadah tahan hama.

Baca Juga: Tanpa Racun, Begini 13 Cara Mengusir Tikus di Rumah

5. Menggunakan Energi dengan Efisien

penggunaan energi listrik
Foto: penggunaan energi listrik (thespruce.com)

Foto: Orami Photo Stock

Tidak hanya dalam hal kebersihan dan rapi, penggunaan energi juga termasuk aspek penting yang perlu diperhatikan jika Moms ingin memiliki lingkungan tempat tinggal yang sehat.

Oleh karena itu, sebaiknya berhati-hatilah dalam menggunakan energi yang ada di rumah, baik air maupun listrik. Matikanlah lampu, elektronik, dan mesin air jika tidak digunakan.

Penggunaan energi yang efisien ini juga akan berdampak baik bagi keuangan keluarga karena bisa menghemat pengeluaran.

Baca Juga: 9+ Cara Menghemat Listrik di Rumah, Bye Tagihan Bengkak!

6. Aman dan Nyaman

rumah aman dan nyaman
Foto: rumah aman dan nyaman

Foto: Orami Photo Stock

Selain bersih, rumah yang aman juga menjadi salah satu impian bagi banyak orang.

Dalam hal ini, keamanan dari berbagai risiko bencana atau kecelakaan yang tidak diinginkan. Misalnya, tersetrum, kebakaran, bencana alam, atau pencurian.

Oleh karena itu, sebaiknya Moms dan Dads menjaga setiap kabel tertata dengan baik. Jangan sampai mencelakai anak-anak. Pastikan juga untuk menjaganya dari jangkauan hewan karena sama berbahayanya bagi keselamatan.

Selain itu, Moms mungkin perlu berinvestasi dengan memilih bahan bangunan yang berkualitas. Misalnya, membuat rumah yang tahan gempa bumi.

Jadi, risiko bahaya bagi para penghuninya pun bisa diminimalisir.

Pasang detektor asap, karbon monoksida, dan siapkan alat pemadam kebakaran sederhana di rumah untuk berjaga-jaga.

Pastikan juga rumah dan lingkungannya selalu aman. Dengan selalu mengunci pintu dan jendela ketika hendak tidur di malam hari atau pergi meninggalkan rumah.

Baca Juga: Ini Dia 14 Arti Mimpi Kebakaran

7. Toilet yang Bersih

bersihkan kamar mandi
Foto: bersihkan kamar mandi

Foto: Orami Photo Stock

Toilet merupakan tempat yang lembap sehingga berisiko menjadi lingkungan ideal bagi berkembang biaknya bakteri penyebab penyakit. Oleh karena itu, pastikan Moms membersihkannya secara teratur.

Moms mungkin perlu membeli produk pembersih toilet khusus untuk membersihkan lumut atau jamur. Bisa juga membersihkannya dengan bahan-bahan alami, seperti soda kue, cuka, atau lemon.

Bersihkan lantai, wastafel, bak mandi, hingga setiap sudut kamar mandi setiap beberapa minggu karena bakteri dapat hidup pada bagian mana pun di lingkungan yang lembap, seperti toilet.

Disinfeksi juga gagang pintu toilet karena ini merupakan benda yang bisa mengontaminasi bakteri.

Baca Juga: Rekomendasi 8 Pembersih Lantai Kamar Mandi yang Bisa Bikin Kinclong!

8. Suhu Terkendali

suhu rumah terkendali
Foto: suhu rumah terkendali

Foto: Orami Photo Stock

Ciri-ciri rumah sehat dan bersih selanjutnya, yakni memiliki suhu atau temperatur udara yang terkendali.

Hal ini karena rumah yang tidak memiliki suhu seimbang dan konsisten dapat menempatkan keluarga Moms pada risiko yang lebih tinggi dari paparan panas atau kelembapan yang ekstrem.

Kelembapan yang tinggi dapat berdampak buruk bagi tubuh karena udara terasa lebih hangat dari suhu resmi yang tercatat. Kondisi ini pun dapat pada akhirnya menyebabkan perasaan berenergi rendah dan lesu.

Selain itu, hipertermia, atau panas berlebih akibat ketidakmampuan tubuh mengeluarkan panas secara efektif dapat berdampak negatif pada kesehatan dalam kondisi kelembapan tinggi.

Beberapa risiko kesehatan yang diakibatkan oleh paparan berlebihan terhadap kelembaban (hipertermia) meliputi:

  • Dehidrasi
  • Kelelahan
  • Kram otot
  • Pingsan
  • Serangan panas.

Untuk mencegahnya, Moms perlu memiliki ventilasi udara yang baik, lengkapi juga ruangan di rumah dengan alat pendingin, seperti kipas angin atau AC.

Itu dia Moms, ciri-ciri rumah sehat dan bersih. Apakah lingkungan tempat tinggal Moms sudah memenuhi seluruh kriterianya?

  • https://sunradon.com/news/8-principles-of-a-healthy-home-nhhm
  • https://www.krechexteriors.com/about-us/home-improvement/5-qualities-of-a-healthy-home/
  • https://www.greenandhealthyhomes.org/home-and-health/elements-green-healthy-home/
  • https://www.thepinnaclelist.com/articles/safe-and-sound-9-key-elements-and-characteristics-of-healthy-homes/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC1474709/
  • https://www1.racgp.org.au/newsgp/clinical/what-does-clutter-do-to-your-brain-and-body
  • https://journals.sagepub.com/doi/abs/10.1177/0146167209352864
  • https://www.motherearthliving.com/uncategorized/common-house-pests-that-affect-your-health/
  • https://pittonplumbing.com/4-causes-unclean-bathrooms-solutions/
  • https://share.upmc.com/2014/06/effects-humidity-body/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.