04 Agustus 2022

Bacaan Doa Penutup Majelis Lengkap dengan Tulisan Arab, Latin, dan Artinya

Ternyata, surat Al Ashr juga dapat menjadi doa penutup majelis

Dalam setiap acara keislaman, selain memulai dengan doa, terdapat pula doa penutup majelis atau sering juga disebut dengan doa kafaratul majelis.

Majelis sendiri adalah perkumpulan atau acara yang dihadiri oleh sekelompok orang, untuk membicarakan atau membahas sesuatu.

Majelis ini bisa berupa majelis muamalah, majelis musyawarah, majelis ta’lim atau pengajian. Dalam Islam, keberadaan majelis bertujuan untuk membahas sesuatu yang memiliki manfaat atau faedah.

Biasanya doa penutup majelis dibacakan setelah acara selesai. Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَبِى بَرْزَةَ الأَسْلَمِىِّ قَالَ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَقُولُ بِأَخَرَةٍ إِذَا أَرَادَ أَنْ يَقُومَ مِنَ الْمَجْلِسِ سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوبُ إِلَيْكَ فَقَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّكَ لَتَقُولُ قَوْلاً مَا كُنْتَ تَقُولُهُ فِيمَا مَضَى. قَالَ : كَفَّارَةٌ لِمَا يَكُونُ فِى الْمَجْلِسِ

Artinya: “Dari Abu Barzah Al-Aslami, berkata bahwa Rasulullah SAW di akhir majelis ketika hendak berdiri meninggalkan majelis berkata Subhanakallahumma wa bihamdika asyhadu alla ilaaha illa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik

(Maha Suci Engkau Ya Allah, segala pujian untuk-Mu, aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau dan aku meminta ampunan dan bertaubat pada-Mu).

Ada seseorang yang berkata pada Rasul SAW, ‘Wahai Rasulullah, engkau mengucapkan suatu perkataan selama hidupmu’, Beliau bersabda: ‘Doa itu sebagai penambal kesalahan yang dilakukan dalam majelis.” (HR Abu Daud dan Ahmad)

Baca Juga: 13 Rekomendasi Game Islami Anak, Serunya Belajar Agama lewat Permainan!

Keutamaan Membaca Doa Penutup Majelis

Doa Penutup Majelis -1
Foto: Doa Penutup Majelis -1

Foto ilustrasi memberi ceramah (Sumber: Thethinkingmuslim.com)

Karena mendapat landasan yang kuat dari hadis Rasulullah SAW, terdapat pula keutamaan saat seseorang membaca doa penutup majelis. Beberapa di antaranya yakni:

1. Penambal Dosa Jika Selama Majelis Keluar Kata-kata Tak Berguna

Sesuai dengan hadis yang disebutkan dari Abu Barzah Al-Islami di atas, salah satu keutamaan doa penutup majelis adalah dapat penambal kesalahan kata-kata di setiap acara atau majelis.

Oleh karena itu, dengan membaca doa penutup majelis tersebut diharapkan jika ada kata-kata tak berguna selama berada di dalam majelis dapat digugurkan sebagai dosa.

2. Mendapat Ilmu yang Bermanfaat

Doa penutup majelis biasanya dibaca ketika sebuah acara atau majelis selesai dilaksanakan. Khususnya untuk majelis keislaman, atau pertemuan yang memberikan ilmu-lmu yang baik dan bermanfaat.

Oleh karena itu, doa ini dibaca agar acara tersebut mendapatkan keridhaan dan keberkahan dari Allah SWT. Ini sesuai dengan hadis dari Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda:

“Setiap kaum yang bangkit dari majelis yang tidak ada zikir pada Allah, maka selesainya majelis itu seperti bangkai keledai dan hanya menjadi penyesalan pada hari kiamat.” (HR Abu Daud dan Ahmad)

3. Mendapat Jalan ke Surga

Kegiatan majelis yang memiliki tujuan untuk menambah ilmu sangat disenangi oleh Allah SWT. Bahkan dalam sebuah hadis, Allah SWT memberikan ganjaran bagi orang yang selalu melakukannya.

Untuk keutamaan ini, Rasulullah SAW pernah bersabda: “Barang siapa yang menempuh perjalanan untuk mencari ilmu, maka akan Allah mudahkan jalannya menuju surga.” (HR Muslim)

Baca Juga: 7+ Rekomendasi Komik Islami untuk Si Kecil, Belajar Agama dengan Cara Menyenangkan!

4. Menguatkan Iman dan Takwa

Dengan membaca doa penutup majelis ini dapat menunjukkan bahwa orang-orang yang berada di dalamnya adalah orang-orang yang selalu bertakwa dan terus meningkatkan imannya kepada Allah SWT.

Sebab ketika berkumpul dalam sebuah majelis, orang-orang yang berada di dalamnya akan menjaga omongan dan fokus pada kajian keilmuan di dalam.

Tentunya saat seseorang mencari ilmu agama, hal itu adalah bagian dari ikhtiar untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Dari sebuah hadis An-Nasa’i, Aisyah RA pernah menanyakan kepada Nabi Muhammad SAW mengenai kalimat penutup doa kafaratul majelis.

Dari Aisyah RA, ia berkata: “Tidaklah Nabi duduk di majelis, tidak pula membaca Alquran dan tidak pula sholat kecuali menutupnya dengan kalimat-kalimat tersebut.

Aku berkata: ‘Wahai Rasulullah, aku melihatmu tidaklah duduk di suatu majelis, tidak juga membaca Alquran dan juga tidak salat kecuali engkau tutup dengan kalimat tersebut?’

Kemudian, Nabi Muhammad SAW bersabda: ‘Iya, siapa yang berkata baik akan ditutup dengan stempel kebaikan, dan siapa yang berkata buruk, akan menjadi penghapus dosanya. Yaitu subhanakallahumma wabihamdika asyhadu an laa ilaaha illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika.” (HR An Nasa’i).

5. Meredam Murka Allah SWT

Doa penutup majelis memiliki makna pengakuan atas segala kelemahan, kezaliman, kebodohan dan kelupaan seseorang sebagai manusia.

Selain itu, bacaan tahmid di dalam doa tersebut bertujuan untuk memuji Allah SWT. Dan bacaan istighfar juga bertujuan untuk meminta kepada Allah SWT agar terhindar dari dosa yang telah lalu.

Rasulullah SAW pernah bersabda: “Barangsiapa yang tidak meminta pada Allah, maka Allah akan murka kepadanya.” (HR Tirmidzi)

Dilansir NU Online, dalam hadis shahih riwayat At-Tirmidzi ini menjelaskan bahwa siapa yang membaca doa ini sebelum berdiri dari tempat duduknya, maka seluruh kesalahan selama dalam majelis tersebut terampuni

Baca Juga: 8 Cara Mengenalkan Agama Islam Sejak dalam Kandungan

Bacaan Doa Penutup Majelis Sesuai Sunnah

Doa Penutup Majelis -2
Foto: Doa Penutup Majelis -2

Foto ilustrasi memberikan ceramah (Sumber: Thevarsity.ca)

Berikut bacaan doa kafaratul majelis beserta tulisan Arab, latin dan artinya yang paling sering dilafazkan:

سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَـٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ، وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ

(Subhanakallahumma wa bihamdika, asyhadu al-laa ilaaha illaa anta, astaghfiruka, wa atuubu ilaik)

Artinya: “Maha Suci Engkau ya Allah, aku memujiMu. Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Engkau, aku minta ampun dan bertaubat kepada-Mu.” (HR Abu Daud)

Selain doa penutup majelis ini, ada doa lain yakni dengan membaca surat Al Ashr dan sesuai dengan sunnah nabi karena berdasarkan hadits shahih riwayat Abu Dawud:

كَانَ الرَّجُلانِ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا الْتَقَيَا لَمْ يَفْتَرِقَا حَتَّى يَقْرَأَ أَحَدُهُمَا عَلَى الآخَرِ : وَالْعَصْرِ إِنَّ الإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ ثُمَّ يُسَلِّمَ أَحَدُهُمَا عَلَى الآخَرِ

Artinya: “Apabila dua orang sahabat Nabi SAW bertemu, mereka tidaklah berpisah sampai salah satu di antara keduanya membaca ‘wal ‘ashr innal insana lafii khusr …’. Lalu salah satu dari keduanya mengucapkan salam untuk lainnya. (HR Abu Daud, Ath-Thabrani, dan Al-Baihaqi)

Demikian pembahasan mengenai doa penutup majelis yang dapat dibacakan untuk menutup acara, agar selama jalannya acara hingga akhir mendapat lindungan dari Allah SWT.

  • https://alamisharia.co.id/en/hijrahfinansial/doa-kafaratul-majelis/
  • https://bersamadakwah.net/doa-penutup-majelis/
  • https://islam.nu.or.id/doa/doa-penutup-majelis-IxUeH

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.