31 Januari 2023

Ketentuan dan Cara Menghitung Zakat Emas, Perak, Perhiasan

Zakat emas wajib dibayarkan jika telah mencapai nishab dan haul.
Ketentuan dan Cara Menghitung Zakat Emas, Perak, Perhiasan

Foto: Orami Photo Stocks

Moms, tahukah kalau ada zakat emas?

Seperti yang telah Moms ketahui, agama Islam mewajibkan umatnya untuk menunaikan zakat untuk harta benda yang dimiliki karena ada hak orang lain di dalamnya, termasuk emas.

Karena itu, penting untuk tahu ketentuan tentang zakat emas.

Dikutip dari Rumah Zakat, kewajiban zakat emas ini juga berlaku terhadap perak, uang, barang-barang, atau perhiasan wanita yang lebih dari kewajaran, telah mencapai haul dan nishabnya.

Nisab dan Haul Zakat Emas

Jika telah mencapai nisab 85 gram emas dan telah melewati haul (satu tahun hijriyah), ada kewajiban zakat emas sebesar 2,5%.

Syarat Emas, Perak, dan Perhiasan yang Wajib Dizakati

Perhiasan Emas
Foto: Perhiasan Emas

Setelah mengetahui tentang nisab dan haul zakat emas, Moms harus ketahui syarat emas dan perak yang wajib dizakati sebagai berikut:

  1. Milik sendiri, yaitu kepemilikan emas tesebut secara sempurna dan sah, bukan pinjaman atau milik orang lain.
  2. Sampai haulnya, yaitu emas tersebut sudah tersimpan selama satu tahun.
  3. Sampai nisabnya, yaitu emas tesebut sudah mencapai batasnya untuk dikategorikan sebagai harta yang wajib dizakati.

Anjuran Zakat Emas

Membaca Alquran
Foto: Membaca Alquran (Orami Photo Stocks)

Perkara zakat sudah jelas tertera dalam Rukun Islam dan Alquran. Secara khusus, zakat emas juga memiliki dalil yang menjadi sumber dianjurkannya zakat emas.

Allah SWT berfirman yang artinya,

“Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah, maka beritahukanlah kepada mereka, (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih,” (QS. At Taubah: 34-35).

Selain itu, kewajiban membayar zakat emas dan perak juga diriwayatkan dalam salah satu hadist berikut ini:

“Tidak ada seorang pun yang mempunyai emas dan perak yang dia tidak berikan zakatnya, melainkan pada hari kiamat dijadikan hartanya itu beberapa keping api neraka dan disetrikakan pada punggung dan jidatnya," (HR. Muslim).

Jadi, sudah jelas bahwasanya kewajiban zakat emas ini datangnya dari perintah Allah SWT dan Rasulullah SAW.

Baca Juga: 10 Perbedaan Zakat Fitrah dan Zakat Mal, Moms Wajib Tahu!

Ketentuan Zakat Emas

Emas Batangan (Orami Photo Stock)
Foto: Emas Batangan (Orami Photo Stock)

Sama seperti zakat lainnya, zakat emas juga memiliki ketentuannya sendiri.

Dikutip dari laman NU Online, kewajiban zakat emas jatuh ketika emas dan perak mencapai batas minimum wajib zakat (nishab) dan haul (satu tahun hijriah).

Baik berupa emas dan perak batangan, leburan, logam, bejana, suvenir, ukiran, dan lain sebagainya.

Kewajiban zakat emas ini disebabkan karena Islam memandang emas dan perak termasuk dari harta yang memiliki potensi berkembang sebagaimana binatang ternak.

Moms bisa membaca ayat-ayat lain tentang zakat di Al-Qur'an pada artikel berikut: 10 Ayat tentang Zakat dalam Al-Qur'an Beserta Artinya.

Maka dari itu diwajibkan zakat atas keduanya bila telah mencapai nishab dan haul (satu tahun).

Namun, jika emas dan perak dipergunakan sebagai perhiasan yang halal seperti kalung, anting, dan gelang yang dipakai oleh para wanita, tidak ada kewajiban zakat atasnya kecuali menurut mazhab Hanafi.

(Ibn al’Abidin, Radd al-Mukhtar ‘ala ad-Dur al-Mukhtar, Beirut, Dar al-Kutub al-‘Ilmiyah, cetakan pertama, 2001, jilid 3, halaman: 227)

Sementara perhiasan emas dan perak yang dipergunakan secara haram, seperti perhiasan emas yang dipakai oleh orang laki-laki atau perhiasan yang dikenakan melampaui batas kewajaran, wajib dizakati.

Menurut sebagian ulama, batas kewajaran dalam menggunakan perhiasaan emas atau perak adalah apabila berat perhiasan yang dikenakan tidak melebihi 720 gram (200 mitsqal).

(Syekh Ibrahim al-Bajuri, Hasyiyah al-Bajuri ‘ala Syarh Ibn al-Qasim, Semarang, Toha Putra, cetakan ketiga, 2003, jilid 1, halaman: 273)

Baca Juga: Tata Cara Membayar Zakat Fitrah Menurut Ajaran Islam

Cara Menghitung Zakat Emas

Menghitung Zakat Penghasilan
Foto: Menghitung Zakat Penghasilan (Freepik.com/katemangostar)

Adapun cara menghitung zakat emas, yaitu:

  1. Jika seluruh emas yang dimiliki, tidak dipakai atau dipakainya hanya setahun sekali:
    Zakat emas = emas yang dimiliki x harga emas x 2,5 %
  2. Jika emas yang dimiliki ada yang dipakai:
    Zakat = (emas yang dimiliki – emas yang dipakai) x harga emas x 2,5 %

Baca Juga: Mengenal Zakat dan Hikmahnya dalam Islam, Wajib Tahu!

Ketentuan dan Cara Menghitung Zakat Perak

Zakat Dalam Islam (Orami Photo Stock)
Foto: Zakat Dalam Islam (Orami Photo Stock) (Orami Photo Stocks)

Berikut syarat ketentuan zakat perak, yaitu:

  • Telah mencapai haul dan mencapai nishab = 595 gr
  • Besar zakat 2,5%
Kewajiban zakat emas dan perak ditemukan dasarnya pada hadits riwayat Abu Dawud rahimahullah:

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.