Scroll untuk melanjutkan membaca

PARENTING ISLAMI
15 Juni 2022

8 Nama Neraka dan Tingkatannya Beserta Calon Penghuninya, Semoga Kita Terhindar dari Siksa Neraka

Neraka Jahanam adalah tingkatan neraka yang paling atas
8 Nama Neraka dan Tingkatannya Beserta Calon Penghuninya, Semoga Kita Terhindar dari Siksa Neraka

Neraka dalam bahasa Arab disebut naar. Ini merupakan tempat penyiksaan yang memiliki tingkatan dan juga memiliki calon penghuninya masing-masing.

Untuk mereka yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT dan beribadah dengan benar, tentu saja akan diberikan imbalan surga.

Meski demikian, nama-nama neraka pun patut untuk dipahami agar kita semua bisa menjadi manusia yang lebih mematuhi perintah dan menjauhi larangan-Nya.

Dilansir dari Islam NU, neraka adalah kehinaan yang sangat besar dan kerugian yang mendalam. Tidak ada kehinaan yang lebih hina darinya.

Tidak ada kerugian yang lebih besar darinya. Ia adalah negeri kesedihan, kepedihan, dan kesengsaraan. Dialah seburuk-buruknya negeri dan tempat tinggal. 

Tak hanya itu, Moms, ternyata ada banyak sekali ayat Alquran yang menginformasikan tentang neraka, termasuk tingkatan-tingkatannya dan para calon penghuninya.

Yuk, ketahui nama-nama neraka berikut ini!

Baca Juga: 15 Rekomendasi Pesantren di Jakarta untuk Pendidikan Agama Si Kecil

Nama dan Tingkatan Neraka

Nama dan Tingkatan Neraka

Foto: Nama dan Tingkatan Neraka

Foto: pixabay.com

Ssetiap tingkatan neraka dikhususkan untuk calon penghuni yang berbeda pula. Ini dia nama-nama neraka dan tingkatannya!

1. Neraka Jahanam

Tingkatan pertama adalah neraka Jahanam. Jika diterangkan oleh mayoritas ulama tafsir, Jahanam adalah tingkatan neraka yang paling atas.

Jahanam sendiri dikhususkan untuk umat Nabi Muhammad SAW yang kerap berbuat maksiat. Neraka ini pun akan diisi oleh para ahli tauhid.

Tingkatan ini disebutkan dalam Surah Al-Hijr: 43–44.

وَإِنَّ جَهَنَّمَ لَمَوْعِدُهُمْ أَجْمَعِينَ لَهَا سَبْعَةُ أَبْوَٰبٍ لِّكُلِّ بَابٍ مِّنْهُمْ جُزْءٌ مَّقْسُومٌ

"Wa inna jahannama lamau'iduhum ajma'īn. Lahā sab'atu abwāb, likulli bābim min-hum juz`um maqsụm."

Artinya: "Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya. Jahannam itu mempunyai tujuh pintu.

Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka."

Baca Juga: 13 Arti Mimpi Salat, Bisa Jadi Pertanda Baik!

2. Neraka Lazha

Neraka Lazha

Foto: Neraka Lazha

Foto: pixabay.com

Menurut Mujahid, dalam tafsirnya, Lazha sendiri memiliki arti "menyala-nyala".

Tingkatan ini pun akan dikhususkan untuk manusia yang mendustakan Alquran.

Ketika ketamakan dan terlalu mencintai hal-hal yang bersifat duniawi menguasai hati, orang-orang tersebut akan diletakkan di neraka Lazha.

Neraka Lazha sendiri dijalaskan dalam Al Ma'arij ayat 15–18 yang berbunyi:

كَلَّآ ۖ إِنَّهَا لَظَىٰ نَزَّاعَةً لِّلشَّوَىٰ تَدْعُوا۟ مَنْ أَدْبَرَ وَتَوَلَّىٰ وَجَمَعَ فَأَوْعَىٰٓ

"Kallā, innahā laẓā. Nazzā'atal lisy-syawā. Tad'ụ man adbara wa tawallā . Wa jama'a fa au'ā".

Artinya: "Sekali-kali tidak dapat. Sesungguhnya neraka itu adalah api yang bergejolak, yang mengelupaskan kulit kepala, yang memanggil orang yang membelakang dan yang berpaling (dari agama).

Serta mengumpulkan (harta benda) lalu menyimpannya."

Lazha sendiri pun juga disebutkan dalam Q.S. al-Lail ayat 14–16 yang berbunyi:

فَأَنذَرْتُكُمْ نَارًا تَلَظَّىٰ لَا يَصْلَىٰهَآ إِلَّا ٱلْأَشْقَى ٱلَّذِى كَذَّبَ وَتَوَلَّىٰ

"Fa anżartukum nāran talaẓẓā. Lā yaṣlāhā illal-asyqā. Allażī każżaba wa tawallā."

Artinya: "Tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari iman)."

Baca Juga: 13 Doa Akhir Ramadan untuk Menyambut Hari Kemenangan, Yuk Amalkan!

3. Neraka Huthamah

Tingkatan ini akan diisi oleh manusia-manusia yang sering melakukan hal yang sedang tren saat ini, yakni gibah.

Untuk orang-orang yang sering bergosip, memberitakan sesuatu yang tidak benar serta mengumpat, maka akan merasakan api neraka yang sangat panas di neraka Huthamah.

Tak hanya itu, orang-orang yang mengutamakan kepentingan dunia pun akan menjadi calon penghuni Huthamah.

Neraka Huthamah sendiri pun hadir dan dibahas dalam surah Al-Humazah ayat 1–3 yang berbunyi:

وَيْلٌ لِّكُلِّ هُمَزَةٍ لُّمَزَةٍ ٱلَّذِى جَمَعَ مَالًا وَعَدَّدَهُۥ يَحْسَبُ أَنَّ مَالَهُۥٓ أَخْلَدَهُۥ

"Wailul likulli humazatil lumazah, allażī jama’a mālaw wa ‘addadah, yaḥsabu anna mālahū akhladah."

Artinya: "Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat (al-humazah) lagi pencela (al-lumazah), yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya, dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengkekalkannya."

Baca Juga: 15 Pesantren di Sukabumi untuk Pendidikan Si Kecil, Berkualitas dengan Kurikulum Mumpuni!

4. Neraka Sa'ir

Neraka Sa'ir

Foto: Neraka Sa'ir

Foto: freepik.com

Neraka Sa’ir digambarkan dalam Surah Al-Mulk, ini merupakan seburuk-buruknya tempat kembali.

Dikisahkan para penghuninya akan mendengar suara yang mengerikan. Hampir saja neraka itu terpecah lantaran kemarahannya.

Setiap kali para penghuninya dilemparkan, para penjaga neraka itu bertanya, “Apakah belum pernah datang kepadamu seorang pemberi peringatan?”.

Para penghuninya pun akan menjawab, “Benar ada, namun kami mendustakannya.”

Akhirnya, terucaplah penyesalan mereka, “Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan peringatan itu, niscaya kami tidak termasuk penghuni neraka Sa‘ir yang menyala-nyala ini."

Dalam surah Al-Mulk ayat 5 dijelaskan bahwa penghuni neraka ini adalah mereka yang mendustakan pembawa kebenaran.

وَلَقَدْ زَيَّنَّا ٱلسَّمَآءَ ٱلدُّنْيَا بِمَصَٰبِيحَ وَجَعَلْنَٰهَا رُجُومًا لِّلشَّيَٰطِينِ ۖ وَأَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابَ ٱلسَّعِيرِ

"Wa laqad zayyannas-samā`ad-dun-yā bimaṣābīḥa wa ja'alnāhā rujụmal lisy-syayāṭīni wa a'tadnā lahum 'ażābas-sa'īr."

Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang dan Kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar syaitan, dan Kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala."

Baca Juga: 5+ Macam-Macam Zikir dan Keutamaannya, Salah Satunya Bisa Masuk Surga!

5. Neraka Jahim

Jahim akan diisi oleh orang-orang kafir yang mendustakan ayat-ayat Allah SWT, orang-orang yang berusaha menentang ayat-ayat Allah dan melemahkan kemauan untuk beriman.

Dalam ayat lain yakni dalam Q.S Asy-Syu'ara ayat 91–92 mengatakan bahwa neraka ini pun dijanjikan untuk orang-orang yang sesat.

وَبُرِّزَتِ ٱلْجَحِيمُ لِلْغَاوِينَ وَقِيلَ لَهُمْ أَيْنَ مَا كُنتُمْ تَعْبُدُونَ

"Wa burrizatil-jaḥīmu lil-gāwīn, Wa qīla lahum aina mā kuntum ta'budụn."

Artinya: "Dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang-orang yang sesat.dan dikatakan kepada mereka: 'Di manakah berhala-berhala yang dahulu kamu selalu menyembah (Nya)'."

Baca Juga: 10 Manfaat Silaturahmi, Bisa Kurangi Stres Hingga Jadi Ladang Rezeki serta Pahala

6. Neraka Saqar

Neraka Saqar

Foto: Neraka Saqar

Foto: freepik.com

Dalam tingkatannya Saqar sendiri akan dihuni oleh manusia yang tidak salat, tak menyantuni orang miskin dan kerap membicarakan hal yang batil.

Hal tersebut pun dibahas dalam Q.S Al-Muddatsir ayat 42–46 yang berbunyi:

مَا سَلَكَكُمْ فِى سَقَرَ قَالُوا۟ لَمْ نَكُ مِنَ ٱلْمُصَلِّينَ وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ ٱلْمِسْكِينَ وَكُنَّا نَخُوضُ مَعَ ٱلْخَآئِضِينَ وَكُنَّا نُكَذِّبُ بِيَوْمِ ٱلدِّينِ

"Mā salakakum fī saqar, Qālụ lam naku minal-muṣallīn, Wa lam naku nuṭ'imul-miskīn, Wa kunnā nakhụḍu ma'al-khā`iḍīn, Wa kunnā nukażżibu biyaumid-dīn."

Artinya: "Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?”

Mereka menjawab, “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan salat,  dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin,

dan adalah kami membicarakan yang batil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya, dan adalah kami mendustakan hari Pembalasan."

Baca Juga: 13 Pesantren di Tangerang untuk Referensi Pendidikan Agama Si Kecil

7. Neraka Hawiyah

Disebutkan dalam banyak riwayat bahwa neraka ini merupakan tingkatan yang paling bawah.

Disebutkan pula bahwa orang-orang munafik akan menjadi calon penghuni tempat penyiksaan ini.

Sebab, dijelaskan dalam Al-Quran surah An-Nisa ayat 145 yang berbunyi:

إِنَّ ٱلْمُنَٰفِقِينَ فِى ٱلدَّرْكِ ٱلْأَسْفَلِ مِنَ ٱلنَّارِ وَلَن تَجِدَ لَهُمْ نَصِيرًا

"Innal-munāfiqīna fid-darkil-asfali minan-nār, wa lan tajida lahum naṣīrā."

Artinya: "Sungguh, orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka. Dan kamu tidak akan mendapat seorang penolong pun bagi mereka."

Pintu-pintu neraka sendiri memang dihuni oleh mereka yang memiliki berbagai macam dosa.

Pintu pertama bernama pintu Hawiyah yang dihuni oleh mereka yang munafik. Pintu kedua disebut dengan Jahim. Ia dihuni oleh orang-orang musyrik.

Pintu ketiga disebut dengan pintu Saqar. Ia dihuni oleh orang-orang murtad.

Pintu keempat disebut dengan Lazha. Ia dihuni oleh iblis dan para pengikutnya dari kaum Majusi.

Pintu kelima disebut dengan Huthamah. Ia dihuni oleh kaum Yahudi. Pintu keenam disebut dengan Sa‘ir. Ia dihuni oleh kaum Nasrani.

Setelah menjelaskan mengenai 6 pintu neraka kepada Nabi Muhammad SAW, malaikat Jibril pun diam setelah Rasul bertanya, “Mengapa engkau tidak bercerita kepadaku tentang para penghuni pintu ketujuh?”

Malaikat menjawab, “Wahai Muhammad, jangan kau tanya aku tentangnya.” Namun, Nabi terus mendesak.

Akhirnya Malaikat Jibril pun mau memberikan jawaban, “Pintu itu dihuni oleh para pelaku dosa besar dari kalangan umatmu. Mereka meninggal, dan tak sempat bertaubat.”  

Baca Juga: 13 Amalan Hari Jumat untuk Tingkatkan Ketakwaan dan Meraih Pahala Berlipat

8. Neraka Zamharir

Neraka Zamharir

Foto: Neraka Zamharir

Foto: istockphoto.com/sbayram

Rupanya, neraka tidak hanya penuh siksaan dari api yang panas, karena ada juga tempat penyiksaan yang memiliki suhu luar biasa dingin, yaitu bagian neraka Zamharir.

Hal tersebut dijelaskan dalam Al-Qur'an surah An Naba’: 24-26 yang berbunyi seperti berikut ini:

لَا يَذُوقُونَ فِيهَا بَرْدًا وَلَا شَرَابًا (24) إِلَّا حَمِيمًا وَغَسَّاقًا (25) جَزَاءً وِفَاقًا (26)

"Lā yażụqụna fīhā bardaw wa lā syarāba, Illā ḥamīmaw wa gassāqa, Jazā`aw wifāqā."

Artinya: “Mereka tidak merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak (pula mendapat) minuman, selain air yang mendidih dan ghossaq, sebagai pambalasan yang setimpal.”

Dilansir dari Rumaysho, pengertian ghossaq yaitu:

Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma berkata, “Yang dimaksud ghossaq adalah dingin beku dari neraka, dan seseorang seperti terpanggang dengannya.”

Mujahid rahimahullah berkata, “Ghossaq adalah sesuatu yang tidak mampu seseorang sentuh karena begitu dinginnya.”

Ada ulama pula yang mengatakan, “Ghossaq adalah dingin yang baunya begitu busuk”.

Baca Juga: 10 Keutamaan Surat Yasin, dari Mendapatkan Pahala Berlipat Hingga Diampuni Dosanya, Masya Allah!

Itulah nama neraka yang perlu diketahui umat Islam. Semoga bisa membantu kita semua untuk bertobat dan memohon ampunan-Nya.

  • https://islam.nu.or.id/tafsir/7-pintu-neraka-dan-calon-penghuninya-menurut-para-ulama-tafsir-OIgA4
  • https://www.tafsirweb.com/4194-surat-al-hijr-ayat-44.html
  • https://www.tafsirweb.com/11311-surat-al-maarij-ayat-15.html
  • https://www.tafsirweb.com/12784-surat-al-lail-ayat-16.html
  • https://tafsirweb.com/37387-surat-al-humazah.html
  • https://tafsirweb.com/11033-surat-al-mulk-ayat-5.html
  • https://www.tafsirweb.com/6502-surat-asy-syuara-ayat-92.html
  • https://tafsirweb.com/1677-surat-an-nisa-ayat-145.html
  • https://www.tafsirweb.com/11582-surat-al-muddatstsir-ayat-46.html
  • https://rumaysho.com/1465-dinginnya-neraka.html
  • https://www.tafsirweb.com/11916-surat-an-naba-ayat-26.html