12 Januari 2024

4 Fakta Unik Panjang Usus Manusia, Bisa Capai 5 Meter!

Panjang usus besar setara dengan tempat tidur ukuran besar, lho

Banyak yang menganggap proses pencernaan makanan sangat sederhana. Padahal, proses ini memakan waktu berjam-jam karena panjang usus manusia.

Usus adalah bagian penting dari sistem pencernaan. Organ ini bekerja sebegai tempat vitamin dan nutrisi dari makanan dipecah dan diserap ke dalam aliran darah.

Usus berperan membantu memberi manusia energi dan nutrisi yang dibutuhkan untuk tetap sehat, dan berfungsi serta berkembang setiap hari.

Sebuah penelitian Scandinavian Journal of Gastroenterology menyatakan bahwa, total luas permukaan usus kira-kira setengah ukuran lapangan bulu tangkis atau sekitar 7 meter.

Namun, benarkah sepanjang itu? Mungkin banyak orang penasaran berapa panjang usus manusia sebenarnya. Untuk itu, yuk simak penjelasannya di bawah ini.

Baca Juga: Ungkap Fakta dan Mitos Ular Kepala Dua, Jangan Dibunuh!

Fakta Panjang Usus Manusia

Sistem pencernaan memiliki dua fungsi utama, yaitu mengubah makanan menjadi nutrisi yang dibutuhkan tubuh dan membuang limbah tubuh.

Untuk melakukan tugasnya, sistem tersebut membutuhkan kerjasama dari sejumlah organ tubuh termasuk mulut, lambung, usus, hati, dan kandung empedu.

Tubuh manusia menyimpan banyak fakta-fakta yang menarik, salah satunya usus.

Yuk, simak fakta tentang usus mulai dari panjang usus manusia hingga cara kerjanya!

1. Panjang Usus Halus

Panjang Usus Manusia (Orami Photo Stock)
Foto: Panjang Usus Manusia (Orami Photo Stock)

Usus halus atau yang dikenal dengan usus kecil adalah organ atau struktur berbentuk tabung yang merupakan bagian dari tempat terjadinya pencernaan dan penyerapan nutrisi.

Usus halus dapat dikatakan sebagai organ terpanjang pada sistem pencernaan manusia.

Hal ini karena panjang usus manusia ini sekitar 3-5 meter.

Usus halus sebenarnya lebih panjang daripada usus besar tetapi mendapatkan namanya dari diameternya yang lebih kecil.

Usus halus terdiri atas tiga bagian, yaitu:

  • Duodenum: bagian usus halus paling pendek dengan panjang sekitar 20 – 25 cm atau kurang-lebih sama dengan 12 jari yang dijajarkan.
  • Jejunum: bagian usus halus dengan jonjot-jonjot penyerapan (vili) yang paling panjang. Panjang saluran ini sekitar 2,5 meter.
  • Ileum: bagian akhir dari usus halus sekaligus yang paling panjang, yakni mencapai 3 meter.

Duodenum berbatasan dengan bagian bawah organ lambung. Sementara itu, bagian akhir ileum berbatasan dengan sekum.

Sekum adalah kantong yang terdapat pada bagian awal usus besar. Fungsinya sebagai penghubung antara usus halus dan usus besar.

2. Panjang Usus Besar

Panjang Usus Manusia (Orami Photo Stock)
Foto: Panjang Usus Manusia (Orami Photo Stock)

Usus besar adalah saluran penghubung usus halus dan anus.

Melansir Videosurgery and Other Miniinvasive Techniques, panjang usus manusia bagian ini sekitar 1,5 meter atau setara dengan tempat tidur ukuran besar.

Tahap pencernaan di usus besar lebih singkat dibandingkan di usus halus karena semua zat gizi dari makanan telah diserap.

Saluran ini terbagi menjadi dua bagian utama, yaitu:

  • Sekum: bagian awal usus besar dengan bentuk seperti kantong. Panjangnya 6 cm dengan diameter mencapai 9 cm.
  • Kolon asenden: bagian usus besar yang naik dengan panjang 20 – 25 cm.
  • Kolon transversum: bagian usus besar yang mendatar sekaligus terpanjang. Panjangnya berkisar antara 40 – 50 cm.
  • Kolon desenden: bagian usus besar yang menurun dengan panjang rata-rata 25 cm.
  • Kolon sigmoid: bagian akhir usus besar dengan bentuk seperti huruf S. Panjang bagian ini yaitu 40 – 45 cm.

Rektum yang merupakan tempat penampungan feses sementara, juga kerap dianggap sebagai bagian dari usus besar.

Ukuran panjang rektum sendiri adalah sekitar 12-15 cm yang menghubungkan usus besar dengan anus atau dubur

Baca Juga: 10 Rekomendasi Pembersih Makeup untuk Berbagai Jenis Kulit

3. Bakteri Bermanfaat Membantu Kerja Usus

Panjang Usus Manusia (Orami Photo Stock)
Foto: Panjang Usus Manusia (Orami Photo Stock)

Umumnya, bakteri di luar tubuh dapat menyebabkan infeksi serius.

Namun, bakteri di dalam tubuh dapat sangat bermanfaat, lho Moms.

Sebuah penelitian telah menunjukkan bahwa, hewan tanpa bakteri usus lebih rentan terhadap infeksi...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb