Parenting

6 Agustus 2021

Macam-macam Hadist Kebersihan yang Bisa Moms Ajarkan pada Si Kecil

Agama Islam sangat menjunjung tinggi kebersihan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Amelia Puteri

Agama Islam telah mengatur segala hal secara menyeluruh untuk umat-Nya, termasuk tentang kebersihan. Selain tertera dalam Alquran, terdapat juga hadist kebersihan yang perlu setiap Muslim pahami.

Perlu Moms ketahui, agama Islam merupakan agama yang sangat menjunjung tinggi kebersihan. Hal ini karena Allah SWT sangat mencintai kebersihan dan kesucian.

Sebagai orang tua, Moms dan Dads pun wajib memberikan anak pengajaran yang baik. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Al Baihaqi dari kakek Ayub Bin Musa Al Quraisy dari Nabi shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

Tiada satu pemberian yang lebih utama yang diberikan ayah kepada anaknya selain pengajaran yang baik.”

Jadi, firman Allah SWT terkait kebersihan beserta hadist kebersihan perlu Moms dan Dads ajarkan pada anak sebagai ilmu pengetahuan agama.

Baca Juga: 3 Serial dan Film Kartun Yang Mengajarkan Anak Tentang Agama Islam

Kebersihan Menurut Agama Islam

kebersihan menurut islam

Foto: Orami Photo Stock

Menurut Islam, kebersihan mempunyai aspek ibadah dan aspek moral dan sering digunakan dengan istilah “Thaharah” yang artinya bersuci dan terlepasnya dari kotoran.

Di dalam Alquran, kata “Thaharah” diulang sebanyak 19 kali:

  • Suci dari haid (Al-Baqarah 2: 222)
  • Mensucikan atau mengangkat derajat maryam (Ali-Imran 3: 42)
  • Mensucikan harta (At-Taubah 9: 103)
  • Mensucikan hati (Al-Ma'idah 5: 41)
  • Mensucikan dirimu dan menyempurnakan nikmat (Al-Maidah 5: 6)
  • Air untuk bersuci (Al-Anfal 8: 11)
  • Mensucikan/mengangkat derajat ahlul-bait (Al-Ahzab 33: 33)
  • Kesucian rumah Allah bagi orang-orang yang tawaf (Al-Hajj 22: 26)
  • Suci pakaian (Al-Muddassir 74: 4)
  • Sucinya rumah Allah (Al-Baqarah 2: 125)
  • Orang-orang yang cinta bersuci (At-Taubah 9: 108)
  • Manusia-manusia yang disucikan (Al-A'raf 7: 83)
  • Air dari langit suci (Al-Furqan 25: 48), kemudian (An-Naml 37: 59), (Al-Insan 76: 31), (Al-Baqarah 2: 232), (Hud 11: 78), (Al-Ahzab 33: 53), (Al-Mujadalah 58: 12), (Ali-Imran 3: 55), (Al-Baqarah 2: 25), (Ali-Imran 3: 15), (An-Nisa 4: 57), (Abasa 80: 14), (Al-Bayyinah 98: 14), dan (Al-Waqi'ah 56: 79).

Mengutip jurnal Penelitian Ilmu Ushuluddin UIN Sunan Gunung Djati Bandung, ada tiga macam istilah kebersihan dalam Islam, yaitu:

  • Nazafah (Nazif) merupakan kebersihan tingkat pertama, seperti bersihnya dari kotoran secara lahiriah yang bisa dibersihkan dengan air.
  • Taharah menurut bahasa menyucikan yang mengandung arti lebih luas lagi, meliputi kebersihan lahiriah dan bathiniah.
  • Tazkiyah yaitu membersihkan diri dari sifat yang tecela dan memperbaiki diri dari sifat yang terpuji.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, Allah SWT sangat menyukai kebersihan.

Allah SWT berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 222, “Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan orang-orang yang mensucikan diri”.

Allah SWT juga menggolongkan umat-Nya sebagai orang-orang yang beruntung jika menjaga kebersihan diri, terutama ketika hendak beribadah.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Alquran:

“Sesungguhnya beruntunglah orang yang membersihkan diri (dengan beriman). Dan dia ingat nama Tuhannya, lalu dia sembahyang. Tetapi kamu (orang-orang kafir) memilih kehidupan duniawi. Sedang kehidupan akhirat lebih baik dan lebih kekal”. (Q.S Al-A’la 87:14-17).

Baca Juga: 3+ Macam-macam Najis dalam Islam dan Cara Membersihkannya, Catat!

Kumpulan Hadist Kebersihan

Berikut macam-macam hadist kebersihan yang mengatur tentang kebersihan secara menyeluruh bagi umat Islam.

Yuk, ajarkan pada anak-anak, Moms.

1. Kebersihan Mendatangkan Pahala

kebersihan mendatangkan pahala

Foto: Orami Photo Stock

Melalui hadist kebersihan, Rasulullah SAW mengajarkan umat-Nya untuk menjadi pelopor dalam menjaga kebersihan, seperti kebersihan badan, pakaian, maupun lingkungan.

Telah menceritakan kepada kami Ishaq bin Manshur telah menceritakan kepada kami Habban bin Hilal telah menceritakan kepada kami Aban telah menceritakan kepada kami Yahya bahwa Zaid telah menceritakan kepadanya, bahwa Abu Sallam telah menceritakan kepadanya dari Abu Malik al-Asy'ari dia berkata:

“Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: “Bersuci adalah setengah dari iman, alhamdulillah memenuhi timbangan, subhanallah dan alhamdulillah keduanya memenuhi, atau salah satunya memenuhi apa yang ada antara langit dan bumi, shalat adalah cahaya, sedekah adalah petunjuk, kesabaran adalah sinar, dan al-Qur'an adalah hujjah untuk amal kebaikanmu dan hujjah atas amal kejelekanmu. Setiap manusia adalah berusaha, maka ada orang yang menjual dirinya sehingga membebaskannya atau menghancurkannya”. (HR. Muslim nomor 328)

Dari hadist kebersihan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kebersihan tidak hanya baik untuk kesehatan, tetapi juga bernilai pahala dari Allah SWT.

Dalam hadist juga dinyatakan bersuci adalah setengah dari iman. Hal ini berkaitan dengan keimanan seseorang yang menjadi lengkap apabila seseorang itu dapat menjaga kebersihan.

Hidup bersih yang dimaksud dapat mencakup jasmani dan rohani, fisik dan mental yang sehat, keimanan dan ketaqwan, perilaku terpuji serta lingkungan yang nyaman dan menyenangkan.

Rangkaian hadist semacam ini pun secara tidak langsung mengisyaratkan bahwa menjaga kebersihan sangatlah penting dan utama sebagaimana keutamaan dari zikir, sholat, sedekah, dan sabar.

Baca Juga: Ini Adab Bersin dan Menguap dalam Islam, Moms Wajib Tahu!

2. Rasulullah SAW Melaknat Muslim yang Tidak Menjaga Kebersihan

membersihkan rumah

Foto: Orami Photo Stock

Rasulullah SAW melarang umat Muslim untuk mengotori lingkungan. Jadi, setiap orang yang beragama Islam dianjurkan untuk menjaga kebersihan diri maupun lingkungan sekitarnya.

Hal ini seperti yang disebutkan dalam sabda Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Muslim, dari Abu Barzah radhiyallahu ‘anhu, ia bertanya kepada Nabi Muhammad SAW tentang hal yang bisa bermanfaat jika dilakukan, Rasulullah menjawab “Singkirkanlah kotoran dari jalan kaum muslimin”.

Penting juga bagi kaum Muslim untuk selalu menjaga tempat tinggal dan lingkungan sekitarnya tetap bersih. Sebagaimana dalam hadist kebersihan berikut:

Bersihkanlah halaman rumah kalian karena orang-orang Yahudi tidak suka membersihkan halaman rumah mereka”. (HR. Ath Thabarani dalam Al Ausath, 4/231, dihasankan Al Albani dalam Silsilah Ash Shahihah, no.236).

Dalam hadist kebersihan lainnya, Rasulullah SAW juga mengajak umat Islam untuk menjauhi dua perkara yang dibenci atau dilaknat, “Takutlah terhadap dua perkara yang penuh laknat! Para sahabat bertanya, “Apa dua perkara laknat itu wahai Rasulullah?”. Rasul bersabda: yaitu yang buang hajat di jalan umum atau di halaman mereka”.

Baca Juga: Tata Cara Pindah Rumah Menurut Islam, Yuk Lakukan agar Tempat Tinggal Moms Jadi Berkah

3. Kebersihan Diri dalam Hadist

menjaga kebersihan diri

Foto: Orami Photo Stock

Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Ada 5 macam fitrah, yaitu khitan, mencukur bulu kemaluan, memotong kumis, memotong kuku, dan mencabut bulu ketiak." (HR. Bukhari dan Muslim).

Maka, biasakanlah anak Moms dan Dads untuk menjaga kebersihan diri dengan cara-cara di atas.

Ajarkan sedini mungkin dengan hal-hal yang sederhana dahulu, seperti memotong kuku atau khitan bagi anak laki-laki. Perhatikan juga untuk selalu membersihkan diri dari kotoran dengan mandi.

Lalu ketika dewasa, ajarkan untuk merawat diri dengan cara mencukur bulu kemaluannya, memotong kumis bagi pria, dan mencabut bulu ketiak.

Baca Juga: 11+ Tips Membangun Keluarga Harmonis menurut Islam, Yuk Amalkan!

4. Menjaga Kebersihan dan Kerapian Rambut

menjaga kerapian rambut

Foto: Orami Photo Stock

Kebersihan diri sangatlah penting, agama Islam pun telah mengaturnya melalui hadist kebersihan yang disampaikan oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya.

Secara spesifik, Rasulullah SAW bahkan menyebutkan bahwa kaum Muslim hendaknya memuliakan rambut dengan merawatnya.

Siapa yang memiiliki rambut, maka muliakanlah ia!”. (H.R. Abu Dawud)

Dalam hadist riwayat lain, disebutkan bahwa Rasulullah SAW pernah menegur orang dengan rambut yang mengembang dan jenggot yang tidak teratur.

Rasulullah SAW pun melarangnya masuk masjid sampai orang tersebut merapihkan rambutnya. Rasulullah SAW kemudian berujar, “Bukankah itu lebih baik daripada kalian datang dengan rambut mengembang, seperti (perawakan) setan”.

Baca Juga: 9 Cara Mendidik Anak Laki-Laki Menurut Islam, Yuk Ikuti!

5. Memerhatikan Kebersihan Gigi dan Mulut

kebersihan gigi dan mulut

Foto: Orami Photo Stock

Dalam agama Islam pun telah ditunjukkan adanya perintah ataupun anjuran Nabi Muhammad SAW yang berhubungan dengan kesehatan dan kebersihan gigi yang berbunyi:

Sekiranya arahanku tidak memberatkan umat mukmin ,niscaya aku akan memerintahkan mereka untuk bersiwak/menggosok gigi setiap kali mereka akan mendirikan sholat”. (HR Bukhari dan Muslim)

Hadist lainnya menyebutkan, “Bersiwak itu akan membuat mulut bersih dan diridhoi oleh Allah”. (HR. An Nasa'i, Ahmad).

Baca Juga: 8 Cara Mengenalkan Agama Islam Sejak dalam Kandungan

Itulah penjelasan dan kumpulan hadist kebersihan dalam agama Islam yang perlu dipahami serta diamalkan. Semoga bermanfaat bagi Moms dan Dads dalam mengajarkan agama Islam pada anak, ya.

  • https://www.poltekkesjakarta1.ac.id/wp-content/uploads/legacy/jurnal/dokumen/61jurnal_jadi.pdf
  • https://edukasional.com/index.php/ARSA/article/view/104
  • http://eprints.walisongo.ac.id/3916/3/084211004_Bab2.pdf
  • https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/jpiu/article/view/12206
  • http://kotapekalongan.kemenag.go.id/umum/read/membangun-lingkungan-bersih-dan-indah
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait