Di atas 5 tahun

DI ATAS 5 TAHUN
14 Januari 2018

Hati-hati! Coklat 'Sampah' Berisi Mur dan Plastik Dijual di Sekolah, Ajari Anak 5 Cara Hindari Jajanan Berbahaya

Bahan-bahan dalam coklat ini sangat berbahaya jika ditelan Si Kecil!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh (ade.ryani)
Disunting oleh (ade.ryani)

Saat anak sudah mulai bersekolah, Moms tentu ingin memastikan ia mengonsumsi makanan yang sehat yang disediakan dari rumah (membawa bekal). Namun, faktanya Moms tak bisa menghindari ketika timbul keinginan dari anak untuk menikmati jajanan di sekolah seperti teman-teman sebayanya yang lain.

Si Kecil tentu senang karena lebih bebas memilih jajanan yang ia kehendaki. Tapi tak jarang orang tua merasa khawatir ketika mereka jajan sembarangan. Terlebih jika makanan atau minuman yang dikonsumsi belum terjamin keamanan bahan dan kebersihannya.

Baca Juga : Agar Anak Stop Kebiasaan Jajan Sembarangan

Begitu banyak berita di media massa yang mengabarkan soal kandungan berbahaya dalam jajanan yang ada di lingkungan sekolah. Baru-baru ini misalnya, ditemukan coklat 'sampah' yang dijual di lingkungan sekolah di Jepara, Jawa Tengah.

Seorang siswa SD di MI Matholibul Huda Jepara menemukan kandungan aneh dalam coklat yang ia beli di sekolah. Material tersebut tak lazim untuk bahan coklat yakni terdapat mur baut, plastik, dan juga plester.

Aneka benda tak lazim itu ditemukan dalam jajanan sekolah berupa permen coklat yang terbungkus dalam aluminium foil emas. Mirisnya, jajanan yang mengandung material berbahaya jika ditelan ini dijual bebas seharga 500 rupiah di kantin sekolah.

Melihat hal yang aneh tersebut, siswa yang bersangkutan langsung melaporkannya pada guru. Pihak sekolah pun menyita seluruh jajanan tersebut agar tak sampai membahayakan siswa lainnya. Menurut penjaga kantin, coklat yang berlabelkan “Aneka Coklat Buatan Bandung” tersebut dibeli dari salah satu toko makanan yang ada di Pasar Mlonggo, Jepara.

Guna mengantisipasi hal tersebut terulang kembali, pihak sekolah pun memberikan peraturan kepada para pedagang kantin untuk menjual makanan yang dibuat sendiri dan tidak dibeli dari tempat lain. Sementara itu, kasus ini masih dalam penyelidikan pihak berwenang.

Baca Juga : Ketika Jajanan Tradisional Bertransformasi Jadi Jajanan Kekinian

Namun, berkaca dari kejadian tersebut, banyak orang tua semakin resah akan jajanan anak yang ada di sekitar mereka sehari-hari. Bagaimanapun kita harus mengajari Si Kecil cara agar terlindung dari jajanan berbahaya.

Tips Melindungi Si Kecil dari Jajanan Berbahaya

Untuk meminimalisir terjadinya hal di atas, sebagai orang tua kita sudah selayaknya mengawasi jajanan dan apa saja makanan atau minuman yang dikonsumsi anak sehari-hari. Nah, berikut ini adalah cara-cara yang bisa Moms terapkan agar anak terhindar dari jajanan berbahaya.

1. Cek label jajanan Si Kecil

Penting sekali untuk Moms memastikan bahwa apa yang Si Kecil makan terdaftar di BPOM, selain itu pastikan pula jajajan mereka tidak mengandung bahan pewarna dan pengawet berbahaya

2. Perhatikan Kebersihannya

Mintalah Si Kecil untuk memperhatikan kondisi pedagang sebelum membeli jajanan. Pastikan kondisi pakaiannya harus bersih dan tidak merokok. Saat melayani pun, pastikan juga pedagang telah mencuci tangan.

Baca Juga : Yuk, Coba 5 Cemilan Sehat Untuk Perkembangan Otak Anak

3. Jangan Tergiur Warna Mencolok

Warna-warni makanan maupun minuman pada jajanan anak memang kerap membuat Si Kecil tergoda. Namun ingat ya Moms, itu bukan warna yang alami dan merupakan bahan pewarna buatan.

Tak jarang pulang bahan pewarna yang digunakan berbahaya karena mengandung Rhodamin B dan Methanyl Yellow. Bahan pewarna buatan tersebut lebih dikenal sebagai bahan pewarna tekstil yang tentu saja dapat membahayakan kesehatan Si Kecil.

4. Bekali Si Kecil Jajanan Sehat

Selain bekal makan siang, sebaiknya Moms lah yang menyiapkannya camilan sehat sebagai pengganti jajanan. Tentu saja hal ini untuk menghindari anak jajan sembarangan di sekolah. Tak masalah bila Si Kecil ingin dibekali coklat, permen atau jajanan lainnya asalkan Moms yang memastikan bahwa produk tersebut aman.

Baca Juga : 6 Jajanan Sehat untuk Si Kecil di Sekolah

5. Ajari Anak Bersikap Kritis

Langkah terakhir yang bisa Moms lakukan adalah dengan membiasakan Si Kecil bersikap kritis serta peka terhadap segala sesuatu yang dirasanya aneh.

Seperti makanan yang harganya terlalu murah, aroma yang terlalu menyengat hingga warna yang terlalu mencolok. Selanjutnya, mintalah mereka bercerita dengan terbuka kepada Moms apa saja aktivitas hari itu selama di sekolah, termasuk tentang semua jajanan yang mereka konsumsi.

Nah, semoga tips-tips di atas mampu membuat buah hati kita terhindar dari jajanan berbahaya dan mengurangi rasa khawatir Moms sebagai orang tua saat melepasnya di lingkungan luar rumah.

(MDP)

Artikel Terkait