Kesehatan

KESEHATAN
31 Desember 2020

Cara Menghilangkan Luka di Hidung dengan Cepat, Perlu Disimak!

Jangan asal mengobati
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Adeline Wahyu
Disunting oleh Ikhda Rizky Nurbayu

Kita bisa mengalami koreng di mana saja, pada tubuh kita, termasuk di dalam hidung kita sekalipun.

Lendir yang mengeras dan kering bisa terasa seperti koreng dan sangat umum terjadi di dalam hidung. Luka dapat berkembang pada kulit di dalam hidung, dan jika seseorang dapat melihatnya, mereka mungkin menyerupai jerawat kecil atau koreng. Mereka mungkin berwarna merah, putih, atau kuning.

Sejumlah faktor dapat merusak atau mengiritasi kulit di dalam hidung, yang menyebabkan luka ini. Meskipun seringkali terasa sakit atau tidak nyaman, biasanya tidak perlu dikhawatirkan.

Baca Juga: 3 Cara Cepat Atasi Hidung Bayi Tersumbat, Simak Yuk!

Tetapi ada jenis luka dan koreng lain di dalam hidung, yang mungkin terbuat dari darah kering. Ini bisa lebih menyakitkan dan membutuhkan waktu cukup lama untuk sembuh.

Lalu apa penyebab luka dalam hidung ini? Bagaimana cara mengobatinya?

Penyebab Hidung Luka

cara menghilangkan luka di hidung dengan cepat

Foto: steptohealth.com

Ada sejumlah penyebab berbeda yang dapat menyebabkan terbentuknya luka di dalam hidung, seperti di bawah ini.

1. Peradangan Akibat Alergi

Peradangan pada saluran hidung dapat menyebabkan keropeng atau luka, dan alergi merupakan penyebab paling umum dari peradangan di dalam saluran hidung.

Gejala alergi lainnya termasuk mata berair, kulit gatal, dan postnasal drip.

2. Trauma

Trauma pada hidung atau saluran hidung dapat merusak kulit halus di dalam hidung, menyebabkan perdarahan dan koreng. Trauma dapat terjadi karena terlalu keras menggosok, menggaruk, atau memukul hidung.

Bahkan kebiasaan mengorek hidung bisa menyebabkan timbulnya keropeng. Jika ini terjadi, biarkan keropeng lepas dengan sendirinya. Mencabut keropeng dapat menyebabkan keropeng lain berkembang.

3. HIV

Infeksi HIV dapat menyebabkan sinusitis dan rinitis pada mereka yang terkena, yang dapat menyebabkan luka di dalam hidung.

HIV juga dapat menyebabkan luka hidung yang menyakitkan yang mungkin berdarah dan keropeng. Lesi ini biasanya membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh dan lebih menyakitkan daripada beberapa penyebab lain.

Gejala tambahan yang mungkin kita alami dengan keropeng hidung yang berhubungan dengan HIV termasuk sakit gigi, hidung tersumbat, sakit kepala yang memburuk di malam hari, postnasal drip yang terus-menerus, dan sakit atau tekanan di belakang mata.

4. Herpes

Virus herpes simpleks dapat menyebabkan luka dingin di bibir dan di daerah hidung, yang bisa mengeras menjadi keropeng saat sembuh. Luka dingin ini seringkali terasa sakit dan mungkin memerlukan krim anestesi.

Baca Juga: 3 Pilihan Salep Herpes untuk Bayi

Gejala lain herpes flare-up termasuk kesemutan pada kulit, sedikit bengkak, dan lepuh berisi cairan yang mengeras menjadi keropeng setelah sekitar 8 hingga 10 hari.

5. Lingkungan yang Kering

Lingkunganyang kering sering kali berasal dari perubahan iklim (terutama selama musim dingin) dan dapat menyebabkan kerusakan pada kulit di dalam hidung. Hal ini dapat menyebabkan perdarahan kecil, yang kemudian berubah menjadi koreng.

Jika penyebabnya adalah lingkungan yang kering, Moms mungkin akan melihat bahwa seluruh kulit kita, termasuk bibir kita yang lebih kering dan lebih pecah-pecah dari biasanya.

6. Narkoba

Menghirup obat melalui saluran hidung dapat menyebabkan iritasi yang parah dan kerusakan pada saluran hidung. Ini bisa menyebabkan perdarahan dan keropeng.

7. Radang dalam Selaput Lendir

Sinusitis adalah peradangan dan pembengkakan pada sinus. Ini dapat menyebabkan pendarahan dan keropeng di dalam saluran hidung karena iritasi.

Pembengkakan juga dapat menyebabkan cairan terperangkap di dalam saluran hidung, bersama dengan kotoran lain seperti debu. Perangkap ini bisa mengeras membentuk koreng. Ini dapat terjadi pada sinusitis jangka pendek dan jangka panjang.

Sinusitis dapat disebabkan oleh infeksi saluran pernafasan, pembengkakan septum, dan bahkan alergi.

8. Penggunaan Semprotan Hidung dalam Waktu Lama

Penggunaan semprotan hidung dalam waktu lama dapat menyebabkan kekeringan yang berlebihan di dalam saluran hidung, berpotensi menyebabkan pecah dan kemudian keropeng.

Untuk mencegah hal ini, Moms dapat menggunakan larutan garam sebagai tambahan untuk semprotan hidung untuk menjaga kelembapan saluran hidung.

Baca Juga: 5 Obat Alami Hidung Mampet saat Hamil, Ampuh!

9. Kanker Hidung

Benjolan keras dan keras di bagian hidung yang terus-menerus dan tidak merespons pengobatan dapat mengindikasikan kanker hidung. Gejala kanker lainnya termasuk tekanan sinus, mimisan, hidung meler, wajah mati rasa, wajah kesemutan, dan sakit atau tekanan telinga.

10. Lupus

Lupus adalah kondisi autoimun yang menyebabkan peradangan dan nyeri. Beberapa orang mengalami luka atau bisul di mulut dan hidung dari waktu ke waktu.

Setiap orang dengan lupus mengalami gejala yang berbeda, dan mereka dapat berkembang dimanapun di tubuh kita. Gejalanya mungkin termasuk:

  • kelelahan yang ekstrim
  • nyeri, sendi bengkak
  • tangan dan kaki bengkak
  • bengkak di sekitar mata
  • sakit kepala
  • nyeri dada
  • kepekaan terhadap sinar matahari
  • kepekaan terhadap cahaya fluorescent

11. Jerawat

Jerawat juga disebut komedo, flek, noda, atau "jerawat". Secara medis, itu adalah erupsi kulit kecil yang berisi minyak, sel kulit mati, dan bakteri.

Jerawat sering muncul pertama kali saat pubertas, saat hormon meningkatkan produksi minyak di kulit dan terkadang menyumbat pori-pori. Yang paling rentan adalah remaja berusia sekitar 13 hingga 17 tahun.

Gejala berupa pori-pori tersumbat yang mungkin tampak datar dan hitam di permukaan, karena minyak menjadi gelap saat terpapar udara; pori-pori tersumbat yang tampak putih di permukaan karena tertutup oleh sel kulit mati; atau lepuh bengkak, kuning-putih, berisi nanah yang dikelilingi oleh kulit yang memerah.

Jerawat pada kulit dapat mengganggu kualitas hidup, membuat kita sadar diri akan penampilan dan menyebabkan rasa sakit serta ketidaknyamanan pada kulit.

Jerawat ini tidak hanya bisa muncul di atas, namun di dalam hidung juga bisa, dan tentunya lebih sakit.

Baca Juga: Ketahui Manfaat Cuka Apel untuk Jerawat dan Kesehatan Lainnya!

Cara Mengatasi Hidung Luka

cara menghilangkan luka di hidung dengan cepat

Foto: Orami Photo Stock

Pada keadaan normal, luka berdarah pada rongga hidung bagian dalam akan sembuh dengan sendirinya bila anda biarkan saja. Luka tersebut akan mengering dan tertutup secara alami dalam waktu 5-7 hari tanpa perlu diobati.

"Jadi , bila masih merasakan perih dari luka tersebut dalam waktu 1 minggu dari sekarang, maka kemungkinan anda memiliki masalah/gangguan di pembuluh darah hidung," jelas dr. Yohana Margarita, dari meetdoctor.com.

Menurut dr. Yohana, hal ini sering terjadi pada kondisi mimisan berulang/mimisan yang kronis. Bila ini terjadi, maka sebaiknya diperiksakan ke dokter THT.

Namun selain cara di atas, ada beberapa cara menghilangkan luka di hidung dengan cepat yang bisa Moms coba.

1. Mengoleskan Petroleum Jelly

Gunakan jari Moms untuk mengoleskan sedikit petroleum jelly ke lapisan dalam hidung kita. Tidak hanya baik untuk menjaga kelembapan hidung, tetapi juga aman ditangani oleh perut kita dalam jumlah kecil. Lip balm juga bisa digunakan.

Cobalah untuk tidak menggunakan metode ini terlalu sering atau untuk waktu yang lama, dan hindari menerapkan terlalu banyak pada satu waktu.

Baca Juga: 4 Kriteria Pelembap untuk Kulit Kering Bayi

2. Gunakan Pelembap Ruangan

Tidur dengan pelembap kabut kering di kamar tidur kita dapat membantu meningkatkan kelembapan di kamar tidur, yang dapat melegakan saluran hidung kita. Tempatkan humidifier di tengah ruangan Moms.

Namun ingat tips ini, jangan arahkan ke perabotan rumah, karena kelembapan berlebih dapat mendorong pertumbuhan jamur dan merusak permukaan kayu.

3. Semprotan Hidung

Semprotan hidung bisa digunakan untuk membasahi saluran hidung. Semprotan hidung saline dapat membantu melembapkan hidung sekaligus membersihkan debu, kotoran, dan serbuk sari. Mereka juga dapat membantu meredakan hidung tersumbat.

Moms bisa membeli semprotan hidung tanpa resep di apotek dalam cara menghilangkan luka di hidung dengan cepat.

4. Gunakan Tisu Basah

Basahi tisu wajah dengan air menggunakan botol semprot, dan usapkan di sepanjang lapisan lubang hidung kita. Ini dapat membantu mencegah kekeringan dan iritasi.

Moms juga dapat menggunakan tisu bayi, yang dirancang untuk membersihkan area sensitif tanpa menyebabkan kekeringan.

Baca Juga: 5 Cara Memilih Tisu Basah Terbaik untuk Bayi

5. Pakai Uap atau Sauna

Perawatan wajah rumahan yang umum, uap, juga dapat membantu meredakan hidung kering. Moms bahkan dapat menundukkan kepala di atas bak air panas, tetapi efek uapnya tidak akan bertahan lama.

Itu dia Moms penyebab dan cara cara menghilangkan luka di hidung dengan cepat. Selamat mencoba di rumah!

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait