19 Agustus 2022

Fakta Ibu di Tasik Meninggal saat Balap Karung, Hipertensi dan Baru Melahirkan

Sempat jatuh sebelum meninggal
Fakta Ibu di Tasik Meninggal saat Balap Karung, Hipertensi dan Baru Melahirkan

Foto: freepik

Seorang ibu di Tasik meninggal saat balap karung. Melalui informasi yang beredar, Rini, 29 tahun merupakan ibu rumah tangga asal Kampung Gunung Bubut, Kelurahan Cipatra, Kecamatan Mangkubumi, Kota Tasikmala, Jawa Barat.

Peristiwa ini terjadi ketika Rini mengikuti lomba peringatan HUT RI di kampungnya pada Rabu, 17 Agustus 2022.

Nahasnya, sang ibu diketahui baru saja melahirkan 2 bulan lalu dan ia mendapatkan serangan hipertensi. Sempat dibawa ke klinik terdekat, namun nyawanya tidak tertolong.

Yuk, Moms simak informasi selengkapnya di sini!

Baca Juga: Fakta dan Kronologi Karyawan Alfamart Dipaksa Minta Maaf oleh Ibu Pencuri Cokelat

Ibu di Tasik Meninggal saat Balap Karung

Ini dia Moms deretan informasi yang bisa diketahui.

1. Mengikuti Lomba dalam Kondisi Cerita

ibu di tasikmalaya meninggal saat lomba balap karung
Foto: ibu di tasikmalaya meninggal saat lomba balap karung

Foto: Ilustrasi Balap Karung (arenalomba.com)

Kepala Polsek Mangkubumi Polres Kota (Polresta) Tasikmalaya Inspektur Satu Hartono mengatakan sebelum meninggal, Rini ikut lomba balap karung dalam kondisi ceria.

Sebelum mengikuti lomba, Rini juga diketahui dalam kondisi baik-baik saja dan tidak terlihat ada hal yang mencurigakan dari kesehatannya.

Baca Juga: RSUD Jombang Minta Maaf atas Kejadian Bayi Meninggal saat Persalinan

2. Memiliki Riwayat Hipertensi

Rini dikabarkan meninggal karena hipertensi atau tekanan darah tinggi. Dirinya juga baru melahirkan 2 bulan lalu.

Saat mengikuti lomba, Rini terjatuh sehingga badan dan kepalanya membentur aspal. Rini yang pingsan pun dibawa ke klinik terdekat.

Namun sayangnya ia tidak dapat diselamatkan.

"Korban jatuh dan kepala serta wajahnya membentur jalan aspal hingga pingsan dan tidak sadarkan diri selanjutnya warga setempat memberikan pertolongan dan langsung dilarikannya ke Klinik Kayla," jelas Hartono.

3. Pihak Keluarga Sudah Ikhlas

Pihak keluarga menganggap bahwa kematian Rini adalah sebuah musibah. Pasca kejadian, Rini dimakamkan di pemakaman umum.

"Keluarga korban setelah mengetahui musibah itu telah ikhlas atas kejadian itu. Mereka tidak akan menuntut siapapun atas kejadian tersebut. Karena, kejadian yang dialaminya itu merupakan musibah dan keluarga juga sudah memakamkannya di pemakaman umum," jelas salah satu warga.

Baca Juga: Pengaruh Hipertensi ke Janin, Ini 5 Faktanya

4. Sempat Dilarang oleh Sejumlah Warga

Rini yang baru melahirkan 2 bulan tersebut, sempat dilarang untuk mengikuti perlombaan oleh sejumlah warga. Namun larangan itu diabaikan.

Sementara, menurut beberapa sumber, pasien dengan riwayat hipertensi memiliki risiko yang cukup berbahaya ketika harus melakukan aktivitas fisik berat secara mendadak.

Baca Juga: Manfaat Mentimun untuk Hipertensi dan Kesehatan Tubuh

5. Merupakan Fenomena Kematian Mendadak

Kematian mendadak bisa terjadi ketika seseorang mengalami serangan jantung, hipertensi, pecah pembuluh darah otak, hingga riwayat penyakit paru-paru akibat aktivitas fisik berat secara tiba-tiba.

Maka dari itu, untuk menghindari peristiwa yang sama, persiapkan diri sebelum melakukan aktivitas berat. Selain mempersiapkan diri tentunya mengetahui kesehatan diri sendiri.

Itu dia Moms informasi seputar ibu di Tasik meninggal saat balap karung. Semoga kejadian ini tidak terulang kembali, ya!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.