Kesehatan

5 April 2021

Ketahui Cara Mudah Hitung Indeks Massa Tubuh

Berat badan ideal adalah impian banyak orang. Tapi, bagaimana cara menghitungnya yang benar?
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Intan Aprilia

Indeks massa tubuh (IMT) sering menjadi patokan untuk menilai diri kita sudah memiliki berat badan yang ideal atau sehat atau justru sebaliknya.

Memiliki berat badan ideal, dengan tinggi badan dan massa tubuh yang pas menjadi salah satu penanda bahwa seseorang berhasil menjalani pola hidup sehat.

Wajar kalau cara menghitung berat badan ideal dicari oleh setiap orang. Baik lelaki, maupun wanita.

Dilansir dari jurnal yang berjudul Body Mass Index, indeks massa tubuh adalah sebuah metrik yang saat ini digunakan untuk menentukan karakterisitik tinggi atau berat antropometri orang dewasa untuk mengkategorikan mereka ke dalam beberapa kelompok.

Moms, salah satu cara mengukur berat badan ideal adalah dengan kalkulator indeks massa tubuh. Kepanjangannya adalah Body Mass Index (BMI), yang merupakan kalkulasi berdasarkan rasio tinggi dan berat badan seseorang.

Ini digunakan untuk mendeteksi berat badan ideal Moms. Apakah tergolong kurus, berat badan ideal, gemuk maupun obesitas.

Dilansir dari sebuah jurnal yang berjudul In BMI We Trust: Reframing the Body Mass Index as a Measure of Health, indeks massa tubuh sendiri sudah membantu mendefinisikan epidemi obesitas karena mengumpulkan data serta menganalisisnya menjadi lebih mudah.

Baca Juga: Obesitas Anak Ternyata Picu Bulimia saat Dewasa, Benarkah?

Penggolongan Berat Badan Berdasarkan Indeks Massa Tubuh

indeks massa tubuh

Foto: Orami Photo Stock

Seperti yang sudah disebutkan, indeks massa tubuh memudahkan seseorang untuk dikategorikan dalam beberapa kelompok.

Perhitungan IMT sendiri terbagi menjadi empat kategori yakni;

  • Obesitas: sama dengan atau di atas 30
  • Kelebihan berat badan: 25-29,9
  • Normal: 18,5-24,9
  • Berat badan di bawah normal: di bawah angka 18,5

Baca Juga: 5 Cara Sehat Turunkan Berat Badan pada Balita yang Kegemukan

Semakin besar angka IMT seseorang maka tubuhnya akan semakin besar. Nah begitu pula sebaliknya, seseorang yang memiliki badan cenderung kurus akan memiliki IMT yang rendah.

Namun sayangnya angka-angka tersebut tidak bisa diterapkan bagi mereka yang memiliki kondisi makan seperti anoreksia.

Angka indeks massa tubuh pun tidak mewakili kondisi seseorang yang mengalami obesitas tingkat ekstrem.

Selain anoreksia, penyakit atau kondisi medis tertentus seperti malnutrisi atau asites juga bsia menyebabkan perhitungan IMT jadi tidak akurat. Hal tersebut dikarenakan terjadinya penambahan berat badan akibat timbunan cairan dalam tubuh.

Patut diakui bahwa cara perhitungan IMT tak bisa digunakan dalam setiap kondisi. Kendati demikian, perhitungan IMT bisa dilakukan untuk membantu Moms dalam menjaga berat badan ideal agar kesehatan diri dan keluarga tetap terjamin.

Rumus Menghitung Berat Badan Ideal

Menurut hasil penelitian, apabila indeks massa tubuh kita terletak pada 25 atau lebih, akan berisiko lebih tinggi terhadap penyakit jantung, osteoarthritis, beberapa tipe kanker dan diabetes level 2.

Sebaliknya, jika indeks massa tubuh ada di bawah 18, akan beresiko tinggi terhadap osteoporosis atau pertanda kesehatan badan tidak baik.

Jadi, apabila indeks massa tubuh Anda melebihi 27 atau kurang dari 18, sebaiknya langsung datangi dokter untuk minta saran seputar cara hidup yang lebih sehat.

Cara menghitung berat badan ideal dapat dilakukan dengan kalkulator indeks massa tubuh atau sering disebut dengan kalkulator berat badan ideal.

Kalkulator indeks massa tubuh di bawah ini telah disesuaikan standard pengukurannya menggunakan International Standard dan Singapore Standard untuk orang Asia (Health Promotion Board Singapore).

BMI.png

Perhitungan indeks massa tubuh pada wanita dan pria adalah sama selama mereka berusia di atas 20 tahun. Perhitungan untuk di bawah 20 tahun sedikit berbeda.

“Perlu diingat, perhitungan kalkulator indeks massa tubuh atau rumus cara menghitung berat badan ideal terkadang menyesatkan. Khususnya dalam kasus atlet atau olahragawan. Karena, pada profesi mereka, massa berat badan berasal dari massa otot sehingga sekalipun Indeks Massa Tubuh mungkin menunjukkan kegemukan atau obesitas, “ kata Dr Hedberg.

Pada dasarnya indeks massa tubuh antara 18,5 dan 25 adalah dianggap normal dan jika indeks massa tubuh berjalan di atas 40 situasinya sudah berbahaya.

Nah, itulah penjelasan dan tabel mengenai berat badan ideal untuk Moms. Semoga Moms jadi semangat untuk mencapai berat badan ideal, ya.

Baca Juga: Mengetahui Jumlah Kalori Nasi Putih, Apakah Benar Bisa Menambah Berat Badan?

Indeks Massa Tubuh Bukan Pengukuran Ideal

indeks massa tubuh

Foto: Orami Photo Stock

Seperti yang sudah dijelaskan, IMT adalah sebuah metode hitung-hitungan sederhana yang bisa menyediakan informasi dasar mengenai masalah berat badan seseorang.

Menggunakan angka tersebut, Moms bisa menjadikannya peringatan jika berat badan sudah mulai obesitas atau kegemukan.

Meski demikian IMT bukanlah sebuah metode pengukuran ideal dan akurat. Tak hanya itu, cara perhitungan ini pun tidak bisa memberikan informasi mengenai jumlah dan distribusi lemak tubuh yang penting untuk mengukur risiko seseorang terkena penyakit yang kronis.

Karena tak bisa dipungkiri bahwa seseorang yang memiliki badan kurus masih bisa memiliki perut buncit serta terkena diabetes.

Seperti yang sudah disebutkan, dalam beberapa kasus postur badan yang tinggi besar seperti binaragawan, tentu saja akan memiliki kelebihan berat badan karena massa yang dimiliki ototnya. Nah, kelebihan berat badan di sini tidak selalu buruk.

Ya, tak bisa dipungkiri bahwa banyak sekali orang yang memiliki berat badan di atas "normal" namun tetap memiliki tubuh yang sehat.

Baca Juga: Ibu Hamil Terlalu Kurus, Berbahayakah?

Jaga Pola Makan untuk Jaga Berat Badan

indeks massa tubuh

Foto: Orami Photo Stock

Mungkin banyak orang yang terobsesi dengan indeks massa tubuh, namun perlu diketahui bahwa banyak faktor yang membuat perhitungannya tidak akurat.

Meski demikian, bukan berarti Moms tak menjaga berat badan dengan baik ya!

Terlepas dari segala kekurangannya, baik untuk diri sendiri mengetahui keadaan tubuh. Jadi, tak ada salahnya untuk mengatur dan mengecek IMT agar berat badan dan kesehatan selalu terjaga.

Jika Moms merasa memiliki badan yang terlalu kurus, menggunakan suplemen penggemuk badan dan memperbaiki diet pun bisa menjadi penolong.

Dan sebaliknya, jika Moms merasa berat badan sudah semakin bertambah dan tak terkontrol, cobalah untuk memperbaiki pola makan dan melakukan olahraga lebih sering.

Baca Juga: Ini 4 Jenis Olahraga yang Tidak Disarankan untuk Penderita Penyakit Jantung

Terdapat beberapa keuntungan dalam memiliki berat badan normal seperti;

  • Kerja jantung jadi lebih ringan
  • Meminimalisir terkena risiko penyakit nyeri sendi dan nyeri otot
  • Dapat melakukan aktivitas lebih banyak karena tak mudah lelah
  • Peredaran darah dan metabolisme yang lebih baik
  • Mengurangi risiko terkena penyakit jantung

Nah, karena banyak sekali keuntungan yang bisa dirasakan ketika memiliki berat badan ideal, pengetahuan mengenai indeks massa tubuh bisa sangat berguna untuk mengontrol diri.

Moms bisa memastikan diri dan keluarga sudah memiliki pola makan yang sehat dan menjadikan olahraga sebagai rutinitas agar berat badan selalu terjaga.

Jika merasa kesulitan dalam meningkatkan atau menurunkan berat badan, Moms bisa berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui penanganan yang tepat.

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4890841/
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6469873/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait