31 Mei 2023

9 Bahaya Merokok bagi Kesehatan, Bisa Sebabkan Kanker Paru-paru!

Merokok bisa sebabkan penyakit jantung, hingga disfungsi ereksi!

Bukan cuma sebabkan gangguan pernapasan, ada banyak bahaya merokok bagi kesehatan yang perlu diketahui.

Moms dan Dads pasti setuju bahwa merokok merupakan kebiasaan yang tidak baik untuk tubuh.

Biasanya, bahaya merokok bagi kesehatan yang sering kali familiar di telinga, yakni bisa menyebabkan penyakit kanker, paru-paru, dan gangguan pada ibu hamil.

Namun, tidak hanya itu, terdapat bahaya merokok bagi kesehatan lainnya yang mengancam jika kebiasaan ini berlangsung hingga jangka panjang.

Lalu, apa sajakah bahaya merokok bagi kesehatan yang perlu Moms dan Dads waspadai? Simak selengkapnya.

Baca Juga: 16 Manfaat Menangis untuk Kesehatan Fisik dan Mental, Bisa Bantu Mengeluarkan Racun dalam Tubuh

Bahaya Merokok bagi Kesehatan

Merokok
Foto: Merokok (Freepik.com/wirestock)

Berdasarkan data dari American Cancer Society, penggunaan tembakau menjadi penyebab kematian utama yang dapat dicegah di Amerika Serikat, terhitung sekitar 1 dari 5 kematian setiap tahunnya disebabkan oleh merokok.

Fakta ini menunjukkan bahwa rata-rata, orang yang merokok meninggal sekitar 10 tahun lebih awal daripada orang yang tidak pernah merokok sama sekali.

Oleh karena itu, Moms dan Dads perlu mengetahui bahaya merokok bagi kesehatan sehingga bisa terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan di masa depan.

1. Menyebabkan Kanker

Salah satu bahaya merokok bagi kesehatan, yakni dapat menyebabkan kanker.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (Centers for Disease Control and Prevention/CDC), racun dalam asap rokok dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga lebih sulit untuk membunuh sel kanker.

Ketika ini terjadi, sel kanker pun terus tumbuh tanpa henti. Racun dalam asap rokok dari tembakau dapat merusak atau mengubah DNA sel.

DNA adalah "panduan instruksi" sel yang mengontrol pertumbuhan dan fungsi normal sel. Ketika DNA ini rusak, sel kemudian mulai tumbuh di luar kendali dan menciptakan tumor kanker.

Kanker yang paling banyak disebabkan oleh rokok, yakni kanker paru-paru.

Data dari CDC itu menunjukkan bahwa hampir 9 dari 10 kanker paru-paru disebabkan oleh merokok.

Namun, tak hanya kanker paru-paru, kebiasaan merokok yang dihisap atau tembakau kunyah juga berpotensi menyebabkan kanker lain di seluruh bagian tubuh manusia, termasuk:

  • Darah (ikon eksternal leukemia myeloid akut)
  • Kandung kemih
  • Serviks
  • Kolon dan rektum
  • Kerongkongan
  • Pelvis ginjal dan ginjal
  • Laring
  • Mulut dan tenggorokan
  • Pankreas
  • Perut
  • Trakea dan bronkus.

Baca Juga: 6 Bahaya Bulu Kucing, Bisa Menyebabkan Toksoplasmosis!

2. Gangguan Pernapasan

Sesak Napas
Foto: Sesak Napas (Freepik.com/cookie_studio)

Bahaya merokok bagi kesehatan lainnya adalah bisa menyebabkan gangguan pernapasan.

Karena saat Moms atau Dads menghirup asap rokok, tubuh akan mengambil zat yang dapat merusak paru-paru.

Seiring waktu, kerusakan ini pun menyebabkan berbagai masalah.

Menurut Australian Government Department of Health, merokok adalah penyebab utama penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), suatu kondisi serius, progresif, dan melumpuhkan yang membatasi aliran udara di paru-paru.

Tak hanya PPOK, merokok dapat mengakibatkan emfisema atau penghancuran kantung udara di paru-paru dan bronkitis kronis, kondisi peradangan permanen yang mempengaruhi lapisan saluran pernapasan paru-paru.

Selain itu, merokok dapat memperburuk asma pada perokok aktif dan dikaitkan dengan peningkatan risiko asma pada remaja serta orang dewasa.

Perlu Moms dan Dads waspadai, anak-anak yang orang tuanya merokok lebih rentan terhadap batuk, mengi, dan serangan asma daripada anak-anak yang orang tuanya tidak.

Mereka juga cenderung memiliki tingkat pneumonia dan bronkitis yang lebih tinggi.

Baca Juga: Memahami Bahaya dan Cara Menyembuhkan Kulit Terbakar Matahari

3. Penyakit Kardiovaskular

Merokok dapat merusak seluruh sistem kardiovaskular Moms dan Dads sehingga sebaiknya dihindari.

Hal ini karena nikotin yang terkandung dalam rokok menyebabkan pembuluh darah mengencang, yang membatasi aliran darah.

Seiringnya waktu, penyempitan berkelanjutan yang bersamaan dengan kerusakan pembuluh darah dapat menyebabkan penyakit arteri perifer.

Mengutip Healthline, merokok juga berisiko menyebabkan penyakit stroke karena meningkatkan tekanan darah, melemahkan dinding pembuluh darah, dan meningkatkan pembekuan darah.

Selain itu, orang yang merokok memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit jantung yang bisa memburuk meski sudah menjalani operasi bypass jantung, serangan jantung, atau pemasangan stent di pembuluh darah.

Merokok tidak hanya berdampak pada kesehatan kardiovaskular, tetapi juga kesehatan orang-orang di sekitar Moms dan Dads yang tidak merokok.

Paparan asap rokok membawa risiko yang sama bagi bukan perokok, seperti halnya seseorang yang merokok.

Baik risiko terkena stroke, serangan jantung, hingga penyakit jantung.

Baca Juga: 5 Cara Mengetahui Miss V Longgar dan Cara Mengatasinya

4. Diabetes Tipe 2

Penderita Diabetes
Foto: Penderita Diabetes (Freepik.com/rawpixel-com)

Moms dan Dads wajib waspada karena bahaya merokok bagi kesehatan juga bisa mengakibatkan penyakit diabetes tipe 2.

CDC melaporkan bahwa orang yang merokok secara teratur memiliki risiko 30–40% lebih tinggi terkena diabetes tipe 2 daripada mereka yang tidak.

Merokok juga dapat memperburuk beberapa kondisi kesehatan yang berhubungan dengan diabetes tipe 1, seperti penyakit ginjal.

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Journal of Diabetology & Metabolic Syndrome, peneliti memperkirakan bahwa 18,8% kasus diabetes tipe 2 pada pria dan 5,4% kasus diabetes tipe 2 pada wanita disebabkan oleh merokok.

Menurut Surgeon General's Report 2014, merokok dapat meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes tipe 2.

Sebanyak 1,8 bahan kimia dalam rokok menyebabkan kerusakan pada sel-sel tubuh dan dapat mengganggu fungsi normalnya.

Hal ini dapat menyebabkan peradangan di seluruh tubuh yang dapat menurunkan efektivitas insulin.

Selain itu, ketika bahan kimia dari asap rokok memenuhi oksigen dalam tubuh, proses ini juga dapat menyebabkan kerusakan sel, yang disebut stres oksidatif.

Stres oksidatif dan peradangan itulah yang mungkin terkait dengan peningkatan risiko diabetes.

Baca Juga: Bolehkah Berhubungan Intim Saat Hamil? Ketahui Aturannya!

5. Disfungsi Ereksi

Bahaya merokok bagi kesehatan yang perlu Dads perhatikan adalah bisa memicu disfungsi ereksi (DE).

Pasalnya, tembakau dapat menyebabkan penyempitan pembuluh darah di seluruh tubuh, termasuk yang memasok darah ke penis.

Sebuah studi tahun 2005 di American Journal of Epidemiology menunjukkan bahwa DE lebih mungkin terjadi pada pria yang merokok dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah merokok.

Jadi, jika Dads adalah seorang perokok berat, penelitian menunjukkan bahwa kemungkinan mengalami DE akan jauh lebih tinggi.

Oleh karena itu, sebaiknya Dads menghindari rokok jika tak ingin mengalami disfungsi ereksi yang bisa menyebabkan gangguan kesuburan dan masalah pada hubungan dengan pasangan.

Baca Juga: 8 Rekomendasi Bra Menyusui dan Tips Memilihnya

6. Komplikasi Kehamilan

Wanita Hamil Merokok
Foto: Wanita Hamil Merokok (Istockphoto.com)

Moms pasti sudah tidak asing lagi dengan bahaya merokok bagi kesehatan yang satu ini. Ya, merokok bisa mengakibatkan komplikasi kehamilan.

Menurut CDC, merokok dapat memengaruhi kehamilan dan perkembangan janin dalam beberapa cara, seperti:

  • Meningkatkan risiko kehamilan ektopik.
  • Menurunkan berat badan bayi saat lahir.
  • Meningkatkan risiko kelahiran prematur.
  • Merusak paru-paru, otak, dan sistem saraf pusat janin.
  • Meningkatkan risiko sindrom kematian bayi mendadak.
  • Berkontribusi terhadap kelainan bawaan, seperti bibir sumbing atau celah langit-langit.

Hal ini karena karbon monoksida dalam asap tembakau dapat membuat bayi yang sedang berkembang tidak mendapatkan oksigen yang cukup.

Asap tembakau juga mengandung bahan kimia lain yang dapat membahayakan bayi yang belum lahir.

Baca Juga: Oxycan, Tabung Oksigen untuk Pertolongan Pertama Sesak Napas

7. Merusak Kulit, Rambut, hingga Kuku

Akibat dari kebiasaan merokok dalam jangka panjang lainnya, yakni bisa memengaruhi kesehatan kulit, rambut, serta kuku.

Merokok dapat meningkatkan risiko karsinoma sel skuamosa (kanker kulit).

Kuku jari tangan dan kaki juga tidak kebal dari efek merokok sehingga dapat meningkatkan kemungkinan infeksi jamur kuku.

Selain itu, nikotin dalam rokok bisa memengaruhi rambut yang pada akhirnya bisa meningkatkan rambut rontok, botak, dan beruban.

Ingat ya, Moms, merokok tidak hanya memengaruhi kesehatan perokok aktif, orang lain yang ikut menghirup asap rokok (perokok pasif) juga memiliki risiko kesehatan yang sama.

Menurut National Health Service, jika Dads merupakan perokok aktif, pasangan yang turut menghirup asap rokok memiliki risiko seperempat lebih mungkin terkena kanker paru-paru.

Bayi dan anak-anak juga sangat rentan terhadap efek asap rokok.

Seorang anak yang terpapar asap rokok pasif memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terkena infeksi dada, meningitis, batuk terus-menerus dan, jika mereka menderita asma, gejalanya akan memburuk.

Selain itu, bayi dan anak-anak yang terpapar asap rokok dalam jangka panjang berisiko lebih tinggi mengalami sindrom kematian mendadak dan infeksi telinga.

Baca Juga: Apa Perbedaan Sesak Napas dan Napas Pendek? Simak Penjelasannya!

8. Gangguan Penglihatan

Stop Merokok
Foto: Stop Merokok (Freepik.com/freepik)

Ternyata, ada juga bahaya merokok bagi kesehatan mata yang perlu Moms dan Dads waspadai.

Melansir CDC, kebiasaan merokok bisa menyebabkan perubahan pada mata yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan.

Studi di Journal of Eye menemukan bahwa orang yang merokok memiliki risiko sebanyak dua kali lebih mungkin untuk mengembangkan AMD (Age-related Macular Degeneration) dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.

Penelitian lain yang diterbitkan dalam JAMA Network juga menyatakan, perokok berisiko hingga dua sampai tiga kali lebih mungkin untuk mengembangkan katarak dibandingkan dengan orang yang tidak merokok.

Baca Juga: 8 Cara Mencegah Sindrom Kematian Bayi Mendadak (SIDS)

9. Masalah Kesehatan Tulang

Bahaya merokok bagi kesehatan selanjutnya yakni dapat memengaruhi kondisi tulang, Moms.

Berapa pun usia perokok, gangguan kesehatan tulang bisa terjadi akibat kebiasaan yang tidak sehat ini.

Hal ini karena masa kanak-kanak hingga usia 30 tahun adalah waktu utama untuk membangun massa tulang.

"Jika seorang remaja merokok, mereka tidak akan mengembangkan massa tulang maksimal.

Mereka akan berakhir dengan memiliki kerangka yang lebih kecil dan massa tulang yang lebih sedikit, dibandingkan dengan bukan perokok," kata Primal Kaur, MD, seorang spesialis osteoporosis di Temple University Health System di Philadelphia, seperti mengutip dari WebMD.

Asap rokok menghasilkan sejumlah besar radikal bebas yang menyerang pertahanan alami tubuh.

Pada akhirnya, kondisi ini menyebabkan kerusakan di seluruh tubuh termasuk sel, organ, dan hormon yang terlibat dalam menjaga kesehatan tulang.

Baca Juga: Kaki Terasa Panas dan Terbakar? Awas, Petanda Masalah Saraf!

Itu dia bahaya merokok bagi kesehatan yang perlu Moms dan Dads waspadai. Sebelum terlambat, sebaiknya hentikan kebiasaan merokok sekarang juga!

  • https://www.cancer.org/healthy/stay-away-from-tobacco/health-risks-of-tobacco/health-risks-of-smoking-tobacco.html
  • https://www.lung.org/research/sotc/by-the-numbers/10-health-effects-caused-by-smoking
  • https://www.healthline.com/health/smoking/effects-on-body#
  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/324644
  • https://www.health.gov.au/health-topics/smoking-and-tobacco/about-smoking-and-tobacco/what-are-the-effects-of-smoking-and-tobacco
  • https://www.hhs.gov/surgeongeneral/reports-and-publications/tobacco/index.html
  • https://dmsjournal.biomedcentral.com/articles/10.1186/s13098-019-0482-2
  • https://www.fda.gov/tobacco-products/health-effects-tobacco-use/cigarette-smoking-risk-factor-type-2-diabetes
  • https://www.cdc.gov/tobacco/basic_information/health_effects/pregnancy/index.htm
  • https://www.nhs.uk/common-health-questions/lifestyle/what-are-the-health-risks-of-smoking/
  • https://academic.oup.com/aje/article/161/4/346/92680
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/16151432/
  • https://jamanetwork.com/journals/jamaophthalmology/fullarticle/1795194
  • https://www.webmd.com/osteoporosis/features/smoking-cigarettes

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.