Scroll untuk melanjutkan membaca

KESEHATAN UMUM
28 Oktober 2022

6 Kebiasaan yang Menjadi Penyebab Osteoporosis, Hindari Sekarang!

Penyebab osteoporosis ternyata bisa karena faktor makanan hingga kegiatan sehari-hari
6 Kebiasaan yang Menjadi Penyebab Osteoporosis, Hindari Sekarang!

Osteoporosis atau pengeroposan tulang adalah penyakit yang menyebabkan tulang menjadi lemah dan rapuh.

Penyakit ini bisa disebabkan oleh banyak faktor, termasuk hal-hal yang sering kali tak disadari.

Oleh karena itu, Moms perlu memahami kebiasaan yang dapat menyebabkan osteoporosis, beserta gejala dan pencegahannya.

"Perempuan memiliki risiko lebih tinggi terkena osteoporosis daripada pria. Hal ini dihubungkan dengan penurunan kadar hormon estrogen pada perempuan ketika menopause," jelas dr. Daffodilone Cahyadi, Sp.OT, Dokter Spesialis Bedah Ortopedi RS Pondok Indah – Bintaro Jaya.

Selain itu, pada pasien kanker payudara yang menggunakan terapi pengurangan kadar estrogen, osteoporosis rentan terjadi.

Biasanya orang yang menderita osteoporosis tidak mengalami gejala apapun.

Namun dilansir dari Harvard Health, ada 2 tanda umum osteoporosis yang bisa dilihat, yakni perubahan postur tubuh dan kehilangan tinggi badan.

Kedua perubahan itu bisa disebabkan oleh tulang belakang yang melengkung atau terkompresi karena kelemahan maupun patah tulang kecil yang disebut kompresi faktur.

Baca Juga: Kekurangan Kalsium saat Hamil Bisa Picu Osteoporosis, Waspada!

Gejala Osteoporosis

Gejala Osteoporosis

Foto: Gejala Osteoporosis (Orami Photo Stock)

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, osteoporosis menyebabkan tulang menjadi sangat lemah dan rapuh sehingga pada saat jatuh, atau bahkan tekanan ringan, seperti membungkuk dan batuk dapat mengakibatkan patah tulang.

"Fraktur atau patah tulang terkait osteoporosis paling sering terjadi di pinggul, pergelangan tangan, atau tulang belakang," ujar dr. Daffodilone Cahyadi, Sp.OT, Dokter Spesialis Bedah Ortopedi RS Pondok Indah – Bintaro Jaya.

Biasanya, tidak ada gejala pada tahap awal keropos tulang.

Namun, begitu tulang melemah akibat osteoporosis, maka akan timbul gejala sebagai berikut:

  • Sakit punggung yang disebabkan patah atau kolaps
  • Kehilangan tinggi badan dari waktu ke waktu
  • Postur bungkuk
  • Tulang yang lebih mudah patah

Jika Moms mengalami hal di atas, sebaiknya segera konsultasi dokter. Jangan sampai ditunda karena bisa memperparah kondisi.

Perlu diketahui, seseorang harus menjalani proses screening untuk mengetahui dirinya menderita osteoporosis atau tidak.

Dalam hal ini, wanita usia 65 tahun ke atas sangat disarankan melakukan tes kepadatan tulang karena termasuk kelompok rentan atau berisiko osteoporosis.

Tes kepadatan tulang yang paling umum, yakni pemindaian DEXA (dual energy x-ray absorptiometry). Tes pada tulang belakang atau pinggul ini tidak menyakitkan dan cukup singkat kok, Moms.

Apabila adalah anggota keluarga yang menderita osteoporosis atau Moms mengalami menopause dini, maka disarankan untuk melakukan tes tersebut sebelum usia 65 tahun.

Pasalnya, osteoporosis juga bisa terjadi akibat faktor lain, seperti riwayat keluarga, menopause dini, tubuh kecil dan kurus serta penggunaan obat-obatan yang memengaruhi tulang.

Baca Juga: Diet Mediterania Bisa Kurangi Risiko Osteoporosis, Ini Penjelasannya!

Kebiasaan Penyebab Osteoporosis

Selain itu, Moms juga perlu menghindari beberapa kebiasaan sehari-hari yang bisa menjadi penyebab osteoporosis, antara lain:

1. Merokok

Puntung Rokok

Foto: Puntung Rokok (pixabay.com)

Menurut National Institute of Health Osteoporosis and Related Bone Diseases National Resource Center, orang yang merokok memiliki tingkat kepadatan tulang lebih rendah.

Edward Domurat, seorang ahli endokrinologi dari Kaiser Permanente South Bay Medical Center di Harbour City, California mengatakan bahwa merokok menghasilkan atom berbahaya, yakni radikal bebas yang bisa membunuh sel-sel untuk meningkatkan kesehatan tulang.

Merokok juga meningkatkan produksi hormon stres kortisol dan menghambat produksi hormon kalsitonin yang membantu membangun tulang.

2. Tidak Bergerak

Pria Sedang Tertidur

Foto: Pria Sedang Tertidur (iStock.com)

Laila S. Tabatabai, asisten profesor kedokteran klinis di Houston Methodist dan Weill Cornell Medical College, mengatakan orang yang tidak atau jarang bergerak berisiko kehilangan kekuatan dan kepadatan tulang lebih cepat.

Jadi, Moms sebaiknya rutin berolahraga agar kesehatan dan kepadatan tulang terjaga. Selain itu, olahraga membantu meningkatkan keseimbangan, postur tubuh, dan fleksibilitas.

Usahakan juga untuk aktif bergerak di luar ruangan agar tubuh Moms mendapatkan vitamin D dari sinar matahari.

Journal of Nutrients menyatakan bahwa, vitamin D adalah hormon secosteroid yang penting untuk penyerapan kalsium dan mineralisasi tulang yang berhubungan positif dengan kepadatan mineral tulang.

Tanpa vitamin D, tulang kita bisa menjadi tipis dan rapuh.

Baca Juga: 10 Makanan Peninggi Badan Sekaligus Menjaga Kesehatan Tulang

3. Sering Mengonsumsi Makanan Asin

French Fries

Foto: French Fries (iStock.com)

Frederick Singer, direktur program endokrinologi dan penyakit tulang di John Wayne Cancer Institute di Providence Saint John Health Center Santa Monica, mengatakan ada korelasi antara asupan garam yang tinggi dengan kepadatan tulang lebih rendah.

Saat asupan natrium meningkat, tubuh akan melepaskan lebih banyak kalsium dalam urine.

Faktanya, wanita dewasa dapat kehilangan 1 persen dari kepadatan tulang mereka setiap tahun dengan makan 1 gram tambahan sodium per hari.

Oleh sebab itu, cobalah untuk mengurangi konsumsi makanan asin atau gurih untuk meminimalisir risiko pengeroposan tulang.

American Heart Association juga merekomendasikan untuk mengonsumsi kurang dari 2.300 miligram sodium setiap hari. Sedangkan orang dewasa tidak boleh makan lebih dari 1.500 miligram sodium per hari.

4. Sering Minum Kopi

Minum Kopi

Foto: Minum Kopi (iStock.com)

Minum kopi sesekali mungkin tidak menimbulkan masalah apapun dan baik untuk kesehatan.

"Tetapi, asupan kafein yang berlebih bisa memengaruhi kepadatan tulang pada wanita yang lebih tua. Karena kafein berdampak pada jumlah estrogen yang signifikan sehingga bisa menimbulkan masalah, salah satunya osteoporosis," kata Jonathan Lee, seorang dokter spesialis ortopedi di Montefiore Health System di Bronx, New York dilansir dari laman The Healthy.

Baca Juga: Catat Moms, Ini 3 Cara Menjaga Kesehatan Tulang Anak

5. Minuman Soda Berlebihan

Dua Gelas Soda

Foto: Dua Gelas Soda (iStock.com)

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa soda berkaitan dengan keropos tulang, tetapi alasannya belum jelas.

Mengutip Cleveland Clinic, kondisi itu bisa disebabkan oleh kafein atau kadar asam fosfat dalam minuman bersoda yang bisa melepaskan kalsium dari tulang.

Meski begitu, belum ada bukti bahwa asam fosfat dalam minuman bersoda bisa mengurangi kalsium dalam tubuh. Namun, ahli menyarankan Moms harus mendapat asupan kalsium yang cukup jika ingin konsumsi minuman bersoda.

6. Kebiasaan Minum Alkohol

Minuman Alkohol

Foto: Minuman Alkohol (pixabay.com)

Penyebab osteoporosis lainnya yang sering kali tidak disadari, yakni minum alkohol.

Sama halnya dengan merokok, alkohol bisa meningkatkan produksi hormon kortisol, menurunkan kadar hormon testosteron dan estrogen, yang pada akhirnya melemahkan tulang.

"Tidak hanya menurunkan kepadatan tulang, minum alkohol terlalu banyak dalam sekali duduk juga meningkatkan risiko seseorang jatuh dan mengalami patah tulang," kata Imali Sirisena, MD, asisten profesor kedokteran di Sekolah Kedokteran Lewis Katz di Temple University di Philadelphia.

Dietary Guidelines dari US Department of Agriculture and US Department of Health and Human Services menyatakan bahwa, batas aman minum alkohol yang cukup aman adalah 1 porsi per hari untuk wanita dan 2 porsi per hari untuk pria.

Baca Juga: Ragam Vitamin Tulang untuk Anak Agar Tumbuh Sehat dan Kuat, Catat Moms!

Cara Mengatasi Osteoporosis

Ilustrasi Tulang Bagian Kaki

Foto: Ilustrasi Tulang Bagian Kaki (Orami Photo Stock)

Jika Moms ingin terhindar dari pengeroposan tulang, langkah terbaik adalah mencegahnya.

Hindari kebiasaan-kebiasaan buruk seperti yang telah dijelaskan di atas agar tidak mengalami osteoporosis.

Selain itu, pastikan Moms mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dan olahraga rutin untuk menjaga kesehatan tulang, dengan cara:

  • Konsumsi kalsium yang dibutuhkan, yaitu sebanyak 1000-1500 miligram/hari.
  • Penuhi kebutuhan vitamin untuk membantu penyerapan kalsium dan meningkatkan kesehatan tulang. Vitamin D didapatkan dari berjemur matahari dan asupan 1000-5000 IU tergantung rekomendasi dari dokter setelah pemeriksaan kadar vitamin D.
  • Olahraga rutin agar kekuatan tulang meningkat dan mengurangi risiko keropos tulang.

Nah, itu dia penjelasan tentang osteoporosis yang sebaiknya Moms pahami.

Mari hindari kebiasaan buruk penyebab osteoporosis dan beralih ke pola hidup yang lebih sehat.

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3257679/
  • https://www.bones.nih.gov/health-info/bone/osteoporosis/conditions-behaviors/bone-smoking
  • https://www.everydayhealth.com/hs/osteoporosis-bone-health/bad-habits/
  • https://www.thehealthy.com/osteoporosis/lifestyle-choices-bad-for-bones/