03 Maret 2020

Bayi Alami Iritasi Kulit Akibat Popok? Intip Cara Mengatasinya!

Bisa diatasi dengan menggunakan popok terbaik

Kulit Si Kecil yang masih sensitif, rentan terhadap berbagai masalah iritasi kulit. Iritasi ini merupakan reaksi kulit yang dapat disebabkan oleh banyak hal, seperti reaksi kontak dengan zat tertentu, infeksi, atau reaksi alergi.

Salah satu jenis iritasi kulit yang sering dan normal dialami oleh Si Kecil adalah iritasi di area popok.

Bayi bayi yang mengalami iritasi kulit, akan sangat mungkin menjadi tidak nyaman.

Namun hal tersebut adalah wajar. Ketidaknyamanan muncul karena adanya rasa gatal pada kulit yang timbul akibat iritasi.

Berdasarkan jurnal The International Society of Dermatology, kulit pada area popok terkena gesekan, hidrasi berlebihan, pH yang bervariasi, dan kontak terus-menerus dengan urin dan feses, yang menyebabkannya sangat mengiritasi kulit.

Baca Juga: Ini Cara Mengatasi Ruam Popok pada Bayi

Penyebab Iritasi Kulit di Area Popok

iritasi kulit pada bayi
Foto: iritasi kulit pada bayi

Foto: Orami Photo Stock

Dermatitis popok adalah jenis dermatitis kontak. Itu artinya kulit meradang akibat kontak dengan zat tertentu.

Pada dermatitis popok, urin dan feses yang mengiritasi kulit bayi. Namun penyebab lainnya bisa berasal dari:

1. Candida

Merupakan jenis infeksi jamur di area popok. Infeksi candida dapat terjadi jika dermatitis kontak tidak diobati dalam beberapa hari.

Baca Juga: Ketahui 4 Tanda Kulit Bayi Sensitif Berikut Ini

2. Seborrhea

Seborrhea adalah kondisi kulit jangka panjang yang umum terjadi. Penyebab seborrhea tidak diketahui, namun biasanya bisa mempengaruhi area popok dan bagian tubuh lainnya.

3. Bakteri

Bakteri juga merupakan salah satu penyebab yang bisa mengakibatkan kulit Si Kecil mengalami iritasi.

4. Alergi

Alergi pada bayi dapat disebabkan oleh reaksi alergi terhadap pewarna popok sekali pakai, atau deterjen yang digunakan untuk mencuci popok kain yang digunakan sehari-hari oleh Si Kecil.

Baca Juga: 5 Kandungan Berbahaya dalam Sabun Bayi, Bisa Sebabkan Iritasi Kulit!

Gunakan Popok dengan Benar Bersama GOO.N

iritasi kulit pada bayi
Foto: iritasi kulit pada bayi

Foto: instagram.com/goon_indonesia

Untuk menghindari dari mengurangi iritasi kulit, Moms bisa memakaikan Si Kecil popok berkualitas dari GOO.N Premium Pants yang merupakan popok praktis berbentuk celana.

GOO.N Premium Pants berbentuk celana yang mudah dipakaikan, apalagi usia diatas 3 bulan, yang lagi aktif-aktifnya tengkurap dan belajar merangkak.

Moms, popok ini hadir dengan teknologi Jepang yang diberi nama Wonder Line (menyebarkan pipis ke seluruh permukaan popok, sehingga tetap tipis dan tetap kering).

GOO.N Premium Pants berbahan lembut dan memiliki lapisan berpori sehingga Si Kecil pun terasa nyaman dan tetap terasa kering, sehingga tidak menyebabkan iritasi pada kulit bayi yang sensitif.

Baca Juga: 5 Alasan Untuk Memilih Popok Sekali Pakai Dibanding Popok Kain

Hebatnya lagi nih Moms, GOO.N Premium Pants hadir dengan Pee Lock System, yang dapat menyerap pipis dengan kuat dari titik penyerapan, serta mengunci pipis untuk mencegah agar tidak kembali ke permukaan, sehingga popok tetap kering dan nyaman walau dipakai selama berjam-jam.

Kehebatannya belum sampai di situ, Moms mau cek apakah popok sudah ada isinya atau belum? Tinggal liat saja Pee Sign yang ada di bagian bawah popok GOO.N Premium Pants. Garis kuning penanda pipis akan berubah menjadi warna biru jika basah untuk memberitahukan adanya pipis

Nah, buat Moms yang ingin belanja GOO.N Premium Pants, di orami.co.id lagi ada diskon belanja popok GOO.N nih Moms. Diskon dari Brand Day sampai 45%, ditambah oleh-oleh Ma-Le dari Instagram Live sebesar 10%.

Tinggal masukin aja kode "GOON10" ya Moms di halaman keranjang belanja Orami ya, Moms! Selamat belanja!

Untuk memastikan Si Kecil tumbuh dan berkembang sesuai usianya, Moms bisa pantau tinggi dan berat badannya dengan fitur Growth Tracker di Orami App!

Pada fitur Growth Tracker ini, Moms dapat mengetahui apakah berat badan, tinggi badan, dan lingkar kepala Si Kecil tetap berada dalam batas yang normal, atau justru berisiko dan perlu berkonsultasi ke dokter.

Yuk, coba fiturnya dengan meng-klik gambar di bawah ini, ya!

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.