Gratis Ongkir minimum Rp 250.000* Lihat detil

DIREKTORI

Belanja Berdasarkan Kategori :
Belanja Berdasarkan Kategori
DIREKTORI BELANJA
  • Promo & Highlights

  • Kebutuhan Bayi

  • Perlengkapan Bayi

  • Perawatan Pribadi

  • Supermarket

  • Rumah & Dekorasi

  • Kosmetik

  • Alat Kecantikan

  • Pakaian & Aksesoris

  • Kesehatan

  • Mainan & Media

  • Gadget & Elektronik

  • Harga Terbaik
  • Brand Pilihan
  • Promo ANZ 30% Semua produk




Keamanan Anak | Aug 15, 2018

Jangan Panik saat Anak Tersetrum, Segera Lakukan 6 Langkah Ini

Bagikan



Sengatan listrik merupakan salah satu kegawatan yang kerap dijumpai di UGD. Sekitar 1000 kematian akibat sengatan listrik atau tersetrum terjadi setiap tahunnya.

Luka akibat sengatan listrik menyebabkan angka kematian sebesar 3-5 persen atau 3-5 kematian dari setiap 100 kejadian. Kasus ini umumnya terjadi di lingkungan kerja pada orang dewasa.

Anak-anak juga tidak lepas dari risiko tersetrum. Di usia balita, anak-anak sedang dalam masa eksplorasi dan rasa penasaran yang tinggi.

Bukan tidak mungkin dia penasaran dengan soket listrik. Dia juga bisa saja tidak sengaja memasukkan mainan elektroniknya ke dalam bak mandi untuk diajak mandi bersama.

Moms tentu akan panik jika melihat Si Kecil tersetrum. Saat menyentuh arus listrik, tubuh Si Kecil akan menjadi media untuk arus tersebut mengalir. Dampak dari tersetrum bergantung pada kekuatan, jenis arus, dan berapa lama Si Kecil memegangnya.

Baca Juga : 4 Pertolongan Pertama Pada Anak Saat Alami 'Kecelakaan'

Meskipun kadang sengatan listrik hanya terasa sebentar saja, tapi jangan dianggap remeh ya Moms. Sengatan listrik ternyata bisa menyebabkan luka bakar atau cedera serius.

Sengatan listrik bisa sangat kecil dan tidak menyebabkan kerusakan jangka panjang. Tapi arus listrik yang cukup kuat bisa masuk ke tubuh bayi dan merusak jaringan tubuhnya.

Bila Si Kecil tersengat listrik, ia mungkin mengalami luka bakar, kebas, kontraksi otot, nyeri, lemah, sakit kepala, atau masalah pendengaran.

Sengatan listrik yang cukup besar bisa membuat Si Kecil tidak sadarkan diri, berhenti bernafas, atau menyebabkan seizure, kerusakan pada otak, jantung atau organ lain, bahkan kematian.

Cara untuk menghindarinya tentu saja Moms perlu memasak penutup pada seluruh soket listrik yang ada di rumah. Moms juga perlu menaruh mainan elektronik Si Kecil di tempat yang sulit dijangkau.

Namun, jika sudah terlanjur terjadi, Moms sebaiknya memahami cara pertolongan pertama pada tersetrum. Jangan biarkan kepanikan Moms membuat Moms malah tidak bisa memberikan pertolongan pertama yang bisa menyebabkan cidera pada Si Kecil.

Hal yang Harus Dilakukan saat Anak Tersetrum

anak bermain listrik, anak kesetrum

1. Putus aliran listrik

Putus aliran listrik sebelum Moms menyentuk Si Kecil yang masih teraliri listrik. Tarik kabel dari soket atau matikan aliran listrik dari pusat aliran.

2. Jangan pernah menyentuh kawat listrik dengan tangan kosong

Jangan sentuh kawat listrik dengan tangan kosong. Gunakan bantuan benda lain yang tidak menghantarkan listrik. Seperti gulungan koran, kain tebal, atau tongkat kayu.

3. Pindahkan anak perlahan mungkin

Pindahkan anak sesedikit mungkin. Sengatan listrik yang cukup besar bisa membuat patah tulang belakang.

4. Jika tidak bisa menghentikan aliran listrik, segera pindahkan anak

Jika Moms tida bis amenghentikan aliran listrik, segera jauhkan Si Kecil dari sumber listrik. Jangan gunakan tangan kosong. Lapisi tangan Moms dengan sarung tangan karet atau benda lain yang tidak menghantarkan listrik.

5. Setelah aliran listrik mati, cek kondisi anak

Setelah Si Kecil tidak teraliri listrik, langsung cek kondisinya. Mulai dari pernafasan, denyut nadi, warna kulit, dan reflek Si Kecil.

6. Hubungi petugas kesehatan

Setelah Si Kecil aman, segera cek luka bakar yang mungkin terjadi. Moms juga perlu langsung menghubungi petugas medis dan menemui dokter anak untuk memastikan kondisi Si Kecil.

Nah, Moms, jangan panik dulu ya saat Si Kecil tersetrum. Lakukan langkah-langkah tadi untuk menghindari efek yang lebih buruk.

(AND)

Bagikan

Artikel Terkait



Newsletter

Dapatkan diskon dan penawaran spesial setiap hari melalui email kamu dengan berlangganan newsletter.