14 September 2022

Motif Kain Khas Aceh dan Makna Religiusnya, Unik dan Menarik!

Turun temurun dari nenek moyang

Indonesia memiliki beragam bentuk kebudayaan untuk dikenali, salah satunya yakni kain khas Aceh.

Wilayah paling barat di Indonesia ini tak hanya terkenal dengan ilmu agamanya yang tinggi, lho.

Namun juga memiliki warisan kebudayaan yang patut diketahui, seperti makanan khas Aceh, pakaian adat tradisional, dan juga kain tenun.

Terdengar cukup asing, mari ketahui motif dan makna di balik kain tenun khas Aceh, Moms!

Baca Juga: Filosofi Batik Dayak Khas Kalimantan dan 5+ Motif Terpopulernya

Kain Khas Aceh

Kain Khas Aceh dan Motifnya.jpeg
Foto: Kain Khas Aceh dan Motifnya.jpeg (benhil.net)

Jika berbicara tentang kain tenun, tentu tak jauh dari pakaian adat tradisional Aceh.

Dikenal dengan kepulauan Nanggroe Aceh Darussalam, kota ini memiliki ajaran agama Islam yang begitu kental dan tinggi.

Filosofi tentang agama ini juga tertuang pada motif pada selembar kain tradisionalnya, lho.

Kain khas Aceh identik dengan motif berdasarkan sejarah dan cerita kebudayaan yang cukup umum di masyarakat.

Adapun ini merupakan warisan peninggalan nenek moyang yang perlu dilestarikan hingga saat ini.

Salah satu awal mula kain khas Aceh dikenal yakni dari tenun Siem.

Melansir dalam tenun.id, tenun Siem memiliki karakteristik khas yakni warna dan corak kain yang eksotis nan atraktif.

Diketahui, kain model ini bisa menghasilkan lebih dari 50 motif kain dengan makna indahnya.

Menggunakan benang sutra sebagai bahan baku utamananya menjadikan kain khas Aceh ini cukup bernilai tinggi.

Baca Juga: Menelisik Filosofi dan Ragam Motif Batik Pekalongan

Diketahui juga dari selembar kain ini, dimanfaatkan untuk beragam kerajinan tangan, seperti tas kain, aksesori, dompet, serta aneka pakaian untuk acara tertentu.

Motif Kain Aceh

Untuk harga dari kain khas Aceh ini tentu beragam. Hal ini dilihat berdasarkan tingkat kesulitan dari proses pembuatan kain menjadi pakaian siap pakai.

Motif yang unik juga menjadikan kain tradisional ini memiliki harga yang cukup tinggi, lho!

Yuk, kenali berbagai kain khas Aceh yang paling populer dengan filosofi indahnya:

1. Bungong Kalimah

Kain Khas Aceh Motif Bungong Kalimah
Foto: Kain Khas Aceh Motif Bungong Kalimah (budaya-indonesia.org)

Ini salah satu motif kain khas Aceh yang berasal dari Aceh Besar.

Diketahui, ini adalah salah satu kain yang mengandung makna cukup religius di baliknya, lho.

Bagaimana tidak, motif pada kain ini terdapat sejumlah ayat suci yang melambangkan doa tertentu.

Cara memakai kain tenun ini pun tak boleh asal. Umumnya, dikenakan untuk penutup kepala perempuan seperti kerudung ataupun selendang.

Menurut laman Budaya Indonesia, untaian ayat suci bisa kita temukan di ujung kain tenun, Moms.

2. Buah Delima

Kain Khas Aceh Motif Buah Delima
Foto: Kain Khas Aceh Motif Buah Delima (travellink-indonesia.com)

Foto: travellink-indonesia.com

Tahukah Moms tentang buah delima? Ini dikenal sebagai salah satu buah berwarna merah dan memiliki manfaat baik untuk kesehatan.

Nah, motif dari kain khas Aceh ini juga menggambarkan keindahan dari buah delima.

Adapun makna dari kain yakni menunjukkan jenis buah yang terdapat di dalam ayat suci Al-Qur'an.

Diketahui, buah delima adalah buah sehat yang ada di dalam surga nantinya.

Perpaduan warna yang cukup mencolok di kain ini menjadikan salah satu keunikannya.

Baca Juga: Rayakan Hari Batik Nasional, Ini 7+ Motif Batik Cantik yang Ada di Indonesia!

3. Motif Pintu Aceh

Kain Khas Aceh Motif Pintu Aceh
Foto: Kain Khas Aceh Motif Pintu Aceh (batik-tulis.com)

Mari, ketahui motif kain khas Aceh lainnya dengan harga yang cukup tinggi.

Ini adalah motif pintu Aceh, Moms. Hal ini juga mempresentasikan bentuk rumah adat Aceh yang rendah namun memiliki ruangan yang begitu luas.

Artinya, gambaran pintu pada helaian kain menunjukkan kepribadian masyarakat lokal yang rendah hati.

Masyarakat Aceh juga dikenal memiliki tata sopan santun yang begitu tinggi dan menjadikan sosok yang ramah dengan wisatawan asing sekalipun.

Cara memakai kain jenis ini bisa digunakan untuk berbagai keperluan, seperti acara pernikahan, keagamaan, atau untuk sehari-hari.

Baca Juga: Mengenal Tenun, Kain Khas NTT yang Menjadi Harta Berharga Keluarga

4. Tolak Angin

Kain Khas Aceh Motif Tolak Angin
Foto: Kain Khas Aceh Motif Tolak Angin (fitinline.com)

Masih membicarakan tentang rumah adat Aceh, Moms. Motif lain dari kain khas Aceh adalah tolak angin.

Ini menggambarkan banyaknya ventilasi pada rumah tradisional masyarakat Aceh.

Motif dari tolak angin ini berarti warga lokal menjunjung tinggi perbedaan budaya ataupun pendapat antara satu sama lain.

Sifat toleransi yang tinggi ini menjadi salah satu kepribadian yang perlu kita tanamkan sejak dini, lho!

Apakah Moms telah mengajarkan sifat toleransi pada Si Kecil?

5. Motif Rencong

Kain Khas Aceh Motif Rencong
Foto: Kain Khas Aceh Motif Rencong (jnjbatik.com)

Rencong adalah senjata tradisional yang kerap dipakai selama masa perang kemerdekaan Indonesia.

Aceh menjadi salah satu wilayah yang dikenal dengan motif kain senjata tradisional, yakni rencong.

Menyerupai belati, senjata ini lebih banyak dikenal sebagai pedang ataupun pisau.

Cara memakai batik kain ini bisa untuk ritual adat tertentu.

Arti dari kain dengan gambar rencong ini adalah untuk representasi dari bacaan basmalah atau bismillah, Moms.

Cukup religius sekali maknanya, bukan?

Itulah sejumlah fakta menarik terkait kain khas Aceh dengan motif yang beragam.

Hal ini membuat warisan budaya batik Indonesia semakin dikenal oleh masyarakat umum dari berbagai kalangan.

Jadi, apakah Moms mulai berminat untuk kain khas Aceh?

  • https://tenun.id/tenun-songket-aceh-filosofi-mendalam-di-balik-motifnya/
  • https://budaya-indonesia.org/RAGAM-HIAS-DAN-MAKNA-RAGAM-HIAS-TENUN-ACEH-DaftarSB19

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.