26 November 2023

20+ Makanan Khas Aceh, Wajib Coba Ayam Tangkap dan Kue Bhoi!

Makanan khas Aceh punya rasa yang kaya rempah
20+ Makanan Khas Aceh, Wajib Coba Ayam Tangkap dan Kue Bhoi!

Aceh sering disebut sebagai tempat persinggahan para pedagang Cina, Eropa, India, dan Arab. Maka, tak heran makanan khas Aceh kaya akan rempah-rempah.

Menurut situs resmi Provinsi Aceh, ragam makanan khas Aceh amat sangat memanjakan lidah.

Meskipun gaya hidup saat ini serba instan dan memiliki kontribusi hilangnya warisan budaya seperti kuliner.

Mungkin, Moms tak lagi asing dengan mie Aceh. Namun, hidangan khas Serambi Mekah ini tak hanya mie Aceh, Moms.

Ada begitu banyak makanan khas yang wajib Moms coba jika bertandang ke Aceh.

Baca Juga: 20 Rekomendasi Makanan Khas Sulawesi, Enak Banget!

Makanan Khas Aceh yang Wajib Dicoba

Mengutip dari buku Masakan Aceh, ciri khas makanan Aceh sering menambahkan belimbing sayur untuk olahan ikan laut untuk menambahkan rasa segar dan mengurangi bau amis ikan.

Selain itu, campuran rempah seperti cengkeh, lawang, kapulaga, pala, kayu manis dan akar manis juga kerap kali digunakan untuk menambah kelezatan makanan.

Berikut rekomendasi makanan khas Aceh yang pastinya mengundang selera Moms dan Dads.

1. Kuah Pliek

Kuah Pliek
Foto: Kuah Pliek (Goethe.de)

Ini adalah makanan khas Aceh yang paling disukai masyarakatnya terutama yang berada di daerah Timur Aceh, Aceh Pidie dan sekitarnya.

Bahan utama dari kuah pliek ini adalah pliek u, yaitu sisa perahan kelapa pada pembuatan minyak kelapa bukan melalui pemanasan tetapi melalui fermentasi.

Ciri makanan khas Aceh ini adalah pencampuran berbagai sayuran yang telah dipotong kecil-kecil termasuk cabai hijau.

Jadi, bila Moms dan Dads pecinta makanan pedas, Kuah Pliek ini wajib Moms dan Dads coba.

2. Asam Keueng

Asam Keueng
Foto: Asam Keueng (Instagram.com/maguen.kuliner)

Makanan khas Aceh ini dapat ditemui secara mudah di warung-warung Aceh.

Kuah Asam Keueng ini merupakan masakan ikan.

Biasanya orang-orang Aceh menggunaan ikan tongkol, lele atau lainnya, yang diolah dengan rasa khas Asam Keueng.

Asam yang digunakan adalah asam sunti, yaitu asam yang dibuat dair buah belimbing wuluh yang sudah dikeringkan.

Baca Juga: 20 Wisata Malang dari Museum, Pantai, hingga Wisata Alam

3. Masak Mirah

Masak Mirah
Foto: Masak Mirah (Cookpad.com/w.anggraeni)

Masak mirah merupakan makanan khas Aceh yang banyak ditemukan di pesta perkawinan atau kenduri lainnya.

Bahkan pada hari menyambut bulan puasa atau menjelang Ramadan.

Pada hari itu, masyarakat Aceh pasti akan membeli daging lembu atau kerbau yang dimasak sebagia pertanda puasa akan tiba.

Bila Moms dan Dads datang ke Aceh pada waktu puasa, pasti akan mencium aroma masakan daging hampir di seluruh rumah.

Masak Mirah yang menggunakan daging sapi atau kerbau atau juga ayam kampung ini pakai bubuk cabai merah yang sudah dikeringkan terlebih dahulu.

Sehingga, warna khas masakan itu terlihat dan pasti akan menambah selera makan.

4. Masak Puteh

Masak Puteh
Foto: Masak Puteh (Budaya-indonesia.org)

Makanan khas Aceh yaitu Masak Puteh juga menggunakna daging sapi atau lembu. Tapi tak jarang bebek pun digunakan.

Masakan ini tidak pakai cabai, tetapi sebagai penambah rasa pedas digunakan lada serta kapulaga.

Uniknya, masakan ini tidak boleh menggunakan kelapa ginseng merah tetapi harus kelapa ginseng putih serta semua bumbu harus digiling halus.

5. Sie Itek

Sie Itek
Foto: Sie Itek (Acehtrend.com)

Sie Itek atau daging bebek juga banyak ditemukan di Kota Banda Aceh sebagai masakan khas Aceh untuk dijadikan menu makan malam.

Sie Itek merupakan hidangan daging yang dilumuri kuah kari kental.

Makanan ini memiliki cita rasa gurih dari santan dan kelapa, serta kaya rempat dan sedikit pedas.

Baca Juga: 9 Resep Ayam Betutu Khas Bali, Rempah dan Aromanya Kuat!

6. Sie Ruboh

Sie Ruboh
Foto: Sie Ruboh (Cookpad.com)

Sie Ruboh ini makanan khas Aceh Besar. Sie Ruboh dibuat dari daging sapi yang telah diawetkan dengan cara direbus pakai cuka terlebih dahulu.

Rebusan daging ini bisa memakan waktu lama, setelah itu dagingnya dimasak kembali atau digoreng sesuai selera Moms dan Dads.

Sie Reuboh ini dapat bertahan hampir 1 tahun, lho.

Orang Aceh Besar yang merantau biasanya setiap tahun menerima kiriman Sie Ruboh dari keluarganya.

7. Eungkot Paya

Eungkot Paya
Foto: Eungkot Paya (Cookpad.com/w.anggraeni)

Makanan khas Aceh selanjutnya berasal dari ikan payau dengan menggunakan bumbu khas.

Ini juga banyak ditemukan di daerah Aceh Besar. Makanan ini memiliki cita rasa pedas dan manis.

Bahan-bahan yang digunakan adalah ikan, jantung pisang, buah kecombrang, santan kental, dan aneka rempah-rempah.

Masakan ini didominasi bumbu kelapa gongseng dan ketumbar ditambah daun salam koja dan serai.

Eungkot paya berarti ikan payau.

Bahan baku utamanya adalah salah satu jenis ikan yang biasa hidup di sungai atau rawa-rawa air tawar.

Biasanya, memakai ikan gabus atau dalam bahasa Aceh disebut eungkot bache.

Selain itu, ada juga yang memakai ikan lele dan ikan sepat sebagai bahan baku utama.

8. Gulee Keumamah

Gulee Keumamah
Foto: Gulee Keumamah (Cookpad.com/cook_17993911)

Gulee Keumamah ini adalah ikan tongkol yang sudah diawetkan secara pemanasan.

Selain Keumamah, juga dikenal sebagai ikan kayu karena memang mirip dengan kayu kalau Moms dan Dads perhatikan.

Gulee Keumamah ini memiliki rasa yang gurih, sedikit asam, dan kaya rasa karena menggunakan banyak bumbu dalam masakannya.

Makanan yang satu ini pastinya sangat cocok dihidangkan bersama nasi hangat.

Baca Juga: Mengenal Ikan Sembilang, Lele Laut yang Bergizi Tinggi

Makanan khas Aceh ini hanya ditemukan di daerah Aceh Barat Selatan.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb