Rupa-rupa

6 April 2021

Mengenal Karakter Plegmatis, Si Pecinta Damai yang Imajinatif

Mereka cenderung menyukai kedamaian dan menghindari konflik
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Lolita
Disunting oleh Amelia Puteri

Apakah Moms memiliki sifat cinta damai dan penyabar? Jika ya, bisa jadi Moms termasuk dalam salah satu karakter plegmatis.

Ya, plegmatis merupakan salah satu karakter dari empat karakter kepribadian yang dikelompokkan dalam teori proto-psikologis oleh Hippocrates, seorang tabib asal Yunani.

Selanjutnya, Hippocrates memasukkan empat temperamen karakter ini ke dalam teori medis dan yang termasuk dalam konsep medis kuno yang disebut humorisme.

Dalam konsep tersebut dijelaskan bahwa empat cairan tubuh manusia memengaruhi sifat dan perilakunya.

Menurut jurnal berjudul Early Medicine and Physiology, Hippocrates percaya suasana hati, emosi dan perilaku manusia tertentu disebabkan oleh kelebihan atau kekurangan cairan tubuh yang disebut "humor": darah, empedu kuning, empedu hitam, dan dahak.

Sementara itu, dalam Canon of Medicine (teks kedokteran standar di banyak universitas abad pertengahan), polymath Persia Avicenna (980-1037 M) memperluas teori temperamen untuk mencakup aspek emosional, kapasitas mental, sikap moral, kesadaran diri, gerakan dan mimpi.

Pada era abad ke-19, Hans Eysenck (1916-1997) menjadi psikolog pertama yang menganalisis perbedaan kepribadian menggunakan metode psiko-statistik (analisis faktor), dan penelitiannya membuatnya percaya bahwa karakter seseorang didasarkan pada biologis.

Berikutnya, faktor-faktor tersebut dikemukakan dalam bukunya Dimensions of Personality dan dijelaskan bahwa Neuroticism (N) adalah kecenderungan mengalami emosi negatif, dan Extraversion (E) adalah kecenderungan menikmati peristiwa positif, terutama peristiwa sosial.

Dengan memasangkan dua dimensi tersebut, Eysenck mencatat bagaimana hasilnya mirip dengan empat temperamen kuno.

Baca Juga: Dampak Buruk Psikologis Anak Akibat Pertengkaran Orangtua

Karakter Plegmatis

plegmatis

Foto: Unsplash

Seseorang yang memiliki karakter plegmatis dikenal sebagai sosok yang menyukai kedamaian dan cenderung menghindari konflik.

Dalam jurnal yang ditulis oleh Indri Juliana berjudul Tipe-Tipe Kepribadian Manusia mengungkapkan bahwa ketika seorang plegmatis mengalami masalah dalam hidupnya maka ia akan dengan segera mencari solusi dengan cara damai atau tidak menimbulkan konflik dan pertengkaran.

Tipe ini biasanya mencari keharmonisan antar-pribadi dan hubungan yang erat. Maka tak heran jika orang-orang plegmatis menjadi pasangan yang setia atau sosok orang tua yang penuh kasih.

Selain itu, ada sejumlah karakter lainnya yang perlu Moms ketahui mengenai plegmatis, berikut penjelasannya.

Baca Juga: Membentak Anak, Memengaruhi Psikologis dan Kesehatan Otak Sejak Dini

1. Tenang dan Berperasaan

Melansir dari Psychology Today, salah satu sisi positif dari seorang plegmatis adalah pembawaannya yang tenang.

Selain itu, mereka juga bisa dengan mudah mengetahui perasaan terdalam pada diri orang lain serta berusaha untuk membangun ketertarikan yang intim juga erat dengan orang-orang terdekat dalam hidupnya.

2. Imajinatif

Orang-orang plegmatis juga dikenal sangat imajinatif. Mereka suka berpikir abstrak.

Misalnya, ketika mereka mencoba untuk membaca bahasa tubuh orang lain dan memberitahu apa yang mereka rasakan atau lihat mengenai orang tersebut.

3. Menghindari Konflik

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa plegmatis sering menghindari konflik dan berusaha untuk selalu menengahi orang lain agar tidak tercipta perkelahian, memulihkan kondisi, dan menciptakan harmoni.

Itulah mengapa mereka selalu menjaga ikatan keluarga dan persahabatan seerat mungkin.

Apabila terlibat konflik, mereka akan berusaha membuat keadaan kembali kondusif dengan memenuhi kebutuhan setiap orang yang terlibat.

Baca Juga: Psikolog Ungkap Perilaku yang Bisa Tingkatkan Keberuntungan, Tertarik Mencobanya?

4. Berempati dan Penyayang

Karena mereka adalah sosok yang berperasaan, maka plegmatis selalu mencoba untuk memahami orang lain lalu meresponsnya sesuai dengan apa yang dirasakan dan dipikirkan orang tersebut.

Hal ini adalah cara agar mereka terhubung dengan orang lain. Tak hanya itu, seorang plegmatis juga dikenal suka membantu orang lain yang membutuhkan.

5. Kooperatif

Di sisi lain, seorang plegmatis bisa menjadi sangat kooperatif, perhatian, dermawan, simpatik, percaya, dan hangat.

Mereka suka mengungkapkan perasaan mereka, terkadang mendramatisasi pengalaman mereka, yang merupakan bukti aktivitas estrogen yang tinggi.

6. Suka Berkontribusi

Meskipun menghindari konflik dan cenderung apatis, tapi si plegmatis memiliki keinginan untuk berkontribusi lebih kepada masyarakat luas.

Misalnya, menyumbang ke panti asuhan, dan membantu orang yang kurang mampu. Mereka juga berusaha untuk selalu mengembangkan diri karena menganggap bahwa itu adalah sebuah keharusan.

7. Dapat Dipercaya

Dengan karakteristik penyayang dan suka membantu orang lain, membuatnya menjadi orang yang setia dan bisa dipercaya.

Sebab, mereka juga sangat menghargai orang lain dan memiliki pendirian yang teguh.

Contohnya, selalu menepati janji dan berusaha keras untuk menyenangkan hati orang-orang terdekatnya. Mereka juga tidak memiliki kecenderungan untuk menyakiti orang lain.

Baca Juga: 5 Manfaat Memelihara Hewan untuk Psikologis Anak

Kelebihan dan Kelemahan Plegmatis

plegmatis

Foto: Unsplash

Sama halnya dengan karakter kepribadian lainnya yang memiliki kelebihan dan kelemahan, plegmatis juga melalui hal serupa. Berikut ini kelebihan dan kelemahan karakter plegmatis.

1. Kelebihan

Orang plegmatis merupakan tipe yang suka mengobservasi. Mereka lebih nyaman jika berkomunikasi dengan memerhatikan orang disekelilingnya.

Selain itu, mereka juga tidak suka keramaian. Sehingga mereka cenderung memiliki pembawaan yang tenang dan emosi yang stabil.

Tak hanya itu, plegmatis juga dikenal sebagai sosok yang introvert. Mereka tidak suka berada di tengah-tengah kerumunan orang dan merasa lebih baik ketika menyendiri atau berada di sekitar orang-orang yang mereka percaya dan sayangi.

Piawainya yang kalem dan tenang menjadikan si plegmatis sebagai sosok yang bijaksana ketika menghadapi konflik.

Selain itu, mereka juga tidak suka menghakimi orang lain sehingga ia dapat menyelesaikan masalah dengan netral dan tidak memihak pada siapapun.

Seorang plegmatis juga diketahui adalah sosok pendengar yang baik. Hal itu dijelaskan dalam jurnal ilmiah berjudul The Relationship Between Galen’s Personality Type Theory and Emotional Intelligence Level.

Menurut penelitian yang melibatkan mahasiswa kedokteran Universitas Airlangga menyebutkan bahwa mahasiswa dengan karakter plegmatis cenderung memiliki kemampuan lebih tinggi untuk menjembatani komunikasi dan hubungan antara dokter dengan pasien agar tidak terjadi konflik atau melanggar kode etik.

Baca Juga: Alergi pada Bayi Ternyata Bisa Pengaruhi Pekembangan Psikologis

2. Kelemahan

Meskipun memiliki banyak kelemahan, namun beberapa sifat bawaan yang dimiliki plegmatis membawa dampak baik dan dampak buruk bagi orang lain.

Salah satunya, pembawaan tenang dan kalem pada plegmatis membuatnya terlihat menjadi orang yang kurang antusias.

Di sisi lain, orang dengan kepribadian apatis bisa menjadi bimbang dan tidak dapat fokus pada detail penting. Mereka terus merenungkan gambaran yang lebih besar sambil mengabaikan aspek-aspek penting.

Kecenderungan untuk memahami orang lain melalui imajinasinya sendiri membuat si plegmatis terlalu berasumsi dan memaksakan orang lain agar orang tersebut juga melihat atau mendeskripsikan sesuatu yang sama dengan dirinya.

Tak hanya itu, plegmatis juga tidak suka dikritik.

Mereka menganggap bahwa kritik adalah sebuah penghinaan dan cibiran yang kemudian membuatnya terlalu memikirkan perkataan orang lain dan menyebabkan rentan depresi.

Pekerjaan yang Cocok untuk Plegmatis

plegmatis

Foto: Unsplash

Plegmatis adalah individu yang digambarkan sebagai orang yang paling tenang dan mantap dalam mengambil keputusan. Ia juga sangat bijaksana, bersemangat, serta memiliki emosional yang kuat terhadap segala situasi.

Sifat-sifat tersebut sangat berguna untuk sejumlah profesi. Nah, berikut ini pekerjaan yang cocok untuk si plegmatis.

1. Spesialis Hubungan Masyarakat atau Public Relations Specialists (PR)

Sebagai seorang plegmatis, pekerjaan ini dinilai sangat cocok karena seorang PR biasanya berhubungan dengan media atau berbicara di hadapan publik.

Seorang plegmatis tidak akan mudah terpengaruh atau terprovokasi dengan pertanyaan dan tuduhan yang dilontarkan oleh para wartawan atau media. Mereka akan menanggapinya dengan tenang dan kalem.

2. Sumber Daya Manusia atau Human Resources Department (HRD)

Seseorang seseorang yang berprofesi sebagai HRD, mereka dituntut untuk menyelesaikan setiap masalah yang dialami oleh para staf hingga petinggi perusahaan.

Pada profesi ini, kemampuan untuk menahan diri dan menanggapi segala situasi dengan tenang akan jadi hal yang mudah dilakukan oleh para plegmatis.

Selain itu, mereka yang bekerja di bidang ini juga dituntut untuk bisa mengambil keputusan yang bijaksana untuk perusahaan maupun staf.

Baca Juga: Wajib Tahu, Ini 5 Cara Mendukung Profesi Masa Depan Si Kecil

3. Polisi atau Pengawas

Sebagai seorang polisi dan pengawas tentu dituntut untuk bisa bersikap adil, bijaksana, tegas, dan dapat dipercaya oleh masyarakat.

Nah, sifat-sifat dasar tersebut sangat erat dengan plegmatis. Mereka akan menjalankan tugasnya dengan baik dan memastikan keamanan masyarakat.

Plegmatis adalah kandidat ideal untuk pekerjaan di bidang ini, karena sangat penting bagi seorang polisi atau pengawas untuk tetap fokus pada pekerjaan mereka dan menanggapi situasi dengan tenang dan profesional.

Baca Juga: 8 Tanda Moms Butuh Psikolog, Simak Berikut Ini!

4. Detektif

Profesi ini bertugas dalam menyelidiki kasus kejahatan atau bertindak untuk mencegah terjadinya kejahatan. Plegmatis dapat menjalankan peran polisi dan detektif secara efektif karena mereka dapat menjaga pembawaan agar tetap tenang dan profesional saat berbicara dengan korban kejahatan atau calon tersangka.

5. Psikiater

Seorang psikiater bertugas merawat pasien yang memiliki masalah pada kesehatan mental. Profesi ini dirasa cocok untuk para plegmatis karena mereka berinteraksi dengan pasien yang emosional, gelisah, bahkan mengancam.

Lagi-lagi plegmatis dapat merespons permasalahan ini dengan tenang, profesional dan tanpa emosi.

Kemampuan mereka untuk tetap tenang dan menahan diri agar tidak terlihat frustasi dapat membantu pasien merasa lebih nyaman saat menerima perawatan.

Itulah penjelasan mengenai karakter plegmatis, kelebihan dan kekurangan karakter plegmatis hingga pekerjaan yang cocok untuk si plegmatis. Apakah Moms salah satu orang dengan karakter plegmatis?

Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait