11 Januari 2023

Karies Gigi pada Anak, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Harus segera ditangani sebelum menimbulkan komplikasi

Karies gigi pada anak adalah suatu kondisi yang tidak bisa dianggap sepele, Moms!

Seperti diketahui, menjaga kesehatan tubuh anak sangat penting agar ia memiliki tumbuh kembang yang optimal.

Nah, satu hal yang tidak boleh dilewatkan adalah menjaga kesehatan gigi dan mulut Si Kecil.

Jika tidak dirawat dengan baik, maka ada berbagai risiko penyakit gigi yang bisa menyerang anak.

Salah satunya adalah karies gigi pada anak, yang bisa membuatnya merasa tidak nyaman hingga tidak mau makan.

Karenanya, jangan anggap remeh karies gigi pada anak, ya, Moms. Yuk, kenali selengkapnya lewat ulasan di bawah ini!

Baca Juga: Manfaat dan Efek Samping Fluoride untuk Kesehatan Gigi

Penyebab Karies Gigi pada Anak

Makanan Penyebab Karies Gigi
Foto: Makanan Penyebab Karies Gigi (https://avalondentalcare.net/foods-to-avoid-to-maintain-oral-health/)

Penyebab karies gigi pada anak yang paling utama adalah penumpukan plak di permukaan gigi.

Plak ini berasal dari sisa-sisa makanan, kotoran, dan bakteri di dalam mulut.

Mengutip Journal of Natural Science, Biology, and Medicine, karies gigi pada anak merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri, terutama Streptococcus mutans.

Beberapa kebiasaan sehari-hari, seperti jarang membersihkan gigi dan sering mengonsumsi makanan manis juga bisa menimbulkan plak di permukaan gigi.

Akhirnya, akan muncul bakteri di dalam mulut yang mengakibatkan proses terkikisnya enamel gigi.

Menurut drg. Nydia Hanan di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda dan RS H. Darjad Samarinda, karies gigi pada anak adalah penyakit infeksi yang merusak struktur jaringan keras gigi.

Semua anak memiliki bakteri di mulut mereka. Jadi, semua berisiko mengalami karies gigi pada anak.

Risiko karies gigi pada anak bisa meningkat apabila Si Kecil juga memiliki kondisi-kondisi seperti berikut ini:

  • Kadar bakteri penyebab gigi berlubang tinggi
  • Terlalu sering mengonsumsi makanan tinggi gula dan pati
  • Tidak menyikat gigi menggunakan odol mengandung fluoride
  • Kebersihan mulut yang tidak dijaga dengan saksama
  • Aliran air liur lebih sedikit dari biasanya, misalnya akibat dehidrasi atau mulut kering.

Baca Juga: Inilah Penyebab dan Cara Mengatasi Mulut Pahit saat Hamil, Efektif!

Gejala Karies Gigi pada Anak

Tanda Karies Gigi pada Anak (Orami Photo Stocks)
Foto: Tanda Karies Gigi pada Anak (Orami Photo Stocks)

Gejala awal dari munculnya karies gigi pada anak adalah gigi berlubang.

Segera atasi penyakit gigi ini, ya, Moms karena dapat menyebabkan dampak berbahaya bagi kesehatan mulut dan gigi anak.

“Karies gigi dapat menyebabkan rasa nyeri yang dapat mengganggu aktivitas, kematian saraf gigi atau nekrosis, infeksi periapikal, dan infeksi sistemik yang membahayakan pengidapnya.

Berikut ini adalah cara umum gigi mengalami pembusukan dan gigi berlubang. Tetapi pembusukan mungkin sedikit berbeda untuk setiap anak.

  • Bintik putih mulai terbentuk pada gigi di area yang terkena. Bintik-bintik ini menandakan email mulai rusak, sehingga dapat menyebabkan sensitivitas pada gigi.
  • Rongga awal muncul pada gigi. Ini memiliki warna cokelat muda.
  • Rongga menjadi lebih dalam. Ini mengubah warna cokelat yang lebih gelap menjadi hitam.

Gejala kerusakan gigi dan gigi berlubang bervariasi dari satu anak ke anak lainnya.

Gigi berlubang tidak selalu menimbulkan gejala. Terkadang, anak-anak tidak tahu bahwa mereka mengalami kondisi tersebut sampai periksa ke dokter gigi.

Namun, dalam beberapa kasus, gigi berlubang pada anak juga bisa menyebabkan keluhan-keluhan sebagai berikut:

  • Nyeri di daerah sekitar gigi.
  • Kepekaan terhadap makanan tertentu, seperti permen dan minuman panas atau dingin.

Dokter gigi anak Moms dapat mendiagnosis karies gigi pada anak melalui tindakan-tindakan berikut ini:

  • Sejarah lengkap anak.
  • Pemeriksaan mulut anak.
  • Rontgen gigi.

Baca Juga: Yuk, Kenali Tahap Pertumbuhan Gigi Anak!

Cara Mengatasi Karies Gigi pada Anak

Cara Mengatasi Karies Gigi pada Anak
Foto: Cara Mengatasi Karies Gigi pada Anak (todaysrndh.com)

Cara mengatasi karies gigi pada anak mesti segera diterapkan, agar kondisi tersebut tidak sampai memicu komplikasi berbahaya.

Ada beberapa bentuk pengobatan yang bisa dilakukan untuk karies gigi pada anak, melihat dari usia dan kondisi Si Kecil saat mengalami kondisi tersebut.

Baca Juga: 10 Fakta dan Mitos Bayi Tumbuh Gigi, Jangan Sampai Tertukar!

“Saat anak berusia 1 tahun, dianjurkan untuk tetap memberikan ASI dengan menyusui langsung dari payudara," ujar drg. Nydia, anggota IDGAI (Ikatan Dokter Gigi Anak Indonesia) Jawa Timur.

"Jika Si Kecil minum susu formula, bisa dibantu dengan penggunaan sendok secara perlahan-lahan," sambungnya.

Apabila Si Kecil diberikan susu formula, hindari penggunaan botol susu karena dapat menyebabkan ketergantungan.

Selain itu, penggunaan botol susu juga bisa meningkatkan risiko karies gigi pada anak.

"Pastikan untuk membersihkan gigi geligi Si Kecil sehabis menyusu, ya," ucap drg. Nydia.

"Cara terbaik untuk mengatasi karies gigi adalah dengan mengajarkan anak agar mau membersihkan giginya,” tegasnya.

Lantas, bagaimana jika anak sulit untuk diajarkan sikat gigi dan cenderung rewel ketika diajak untuk membersihkan giginya?

“Moms harus menyikatkan giginya setelah makan ataupun minum, apalagi jika anak kurang kooperatif atau tidak mau membersihkan giginya," saran drg. Nydia.

"Gigi anak juga bisa dibersihkan dengan menggunakan waslap air hangat yang diseka perlahan pada giginya," lanjutnya.

Apabila anak tidak mau disikatkan, berikan kesempatan baginya untuk memegang sikat gigi sendiri.

"Moms mesti memperhatikan, apakah anak mencoba untuk menyikat gigi atau tidak,” tanya drg. Nydia.

Apabila anak tidak kunjung menyikat giginya, Moms bisa memberikannya contoh. Moms juga bisa mengajak Si Kecil menyikat gigi bersama.

Namun, ketika karies gigi pada anak sudah terjadi dan menyebabkan rasa nyeri tidak tertahankan, sebaiknya segera bawa Si Kecil ke dokter gigi.

Jangan anggap sepele kondisi tersebut, ya, Moms. Sebab, karies gigi yang disertai gejala tersebut bisa membuat Si Kecil enggan makan.

Karenanya, mesti segera diatasi dengan tepat agar Si Kecil tidak kekurangan gizi dan mengalami hal-hal lain yang lebih berbahaya lagi.

Baca Juga: Cegah Gigi Berlubang pada Anak dengan Rajin Sikat Gigi, Ini Tips dari Dokter Spesialis Gigi Anak

Nah, kini Moms sudah lebih tahu tentang karies gigi pada anak, termasuk penyebab dan cara mengatasinya, bukan?

Yuk, jaga kesehatan gigi dan mulut Si Kecil dengan saksama.

Pastikan Moms tidak lupa untuk mengajak Si Kecil ke dokter gigi, setidaknya setiap 6 bulan sekali, ya!

  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3633299/
  • https://www.hopkinsmedicine.org/health/conditions-and-diseases/tooth-decay-caries-or-cavities-in-children

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.