06 September 2022

Cara Cek dan Download Kartu Vaksin Covid-19 Melalui Aplikasi atau Website Peduli Lindungi

Sertifikat vaksin tidak perlu dicetak untuk menghindari kebocoran data

Memiliki kartu vaksin atau penggunaan aplikasi Peduli Lindungi kini menjadi hal wajib setiap Moms hendak keluar rumah.

Kartu vaksin harus ditunjukkan sebelum Moms naik pesawat atau kereta api atau bahkan masuk bioskop.

Karena dirasa merepotkan harus menunjukkan kartu vaksin melalui smartphone, maka tren mencetak kartu vaksin sempat ramai-ramai dilakukan banyak orang.

Jasa mencetak kartu vaksin pun sempat juga menjamur.

Namun, pemerintah mengingatkan bahwa ada alasan tidak perlu mencetak kartu vaksin dan sebaiknya menyimpannya versi softcopy di smartphone.

Baca Juga: Kabar Baik Moms! Vaksin COVID-19 Anak Usia 5-11 Tahun Ready Awal Tahun 2022!

Alasan Tidak Perlu Mencetak Kartu Vaksin

kartu vaksin
Foto: kartu vaksin

Foto: sertifikat vaksin (menpan.go.id)

Beberapa bulan silam, jasa cetak kartu vaksin COVID-19 kian menjamur seiring dengan kebijakan pemerintah yang mewajibkan vaksinasi sebagai syarat untuk bisa beraktivitas.

Mencetak kartu vaksin bukan hal yang perlu dilakukan sebab di dalam sertifikat vaksin terdapat data pribadi seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang ada di QR code yang tertera.

Selain itu, kini sertifikat vaksin juga sudah bisa diakses melalui aplikasi Peduli Lindungi yang sudah terintegrasi dengan government cloud serta dengan berbagai aplikasi lain.

Di antaranya, seperti di Silacak, eHac di Kementerian Kesehatan (Kemenkes), maupun aplikasi Bersatu Lawan Covid (BLC) di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito pun menyebutkan, dengan adanya aplikasi Peduli Lindungi ini, masyarakat tidak perlu lagi repot mencetak sertifikat vaksin yg dimiliki.

Wiku juga meminta kepada masyarakat untuk dapat menjaga sertifikat vaksin yang dimiliki, mengingat di dalam sertifikat tersebut terdapat QR code yang berisi data pribadi.

Di dalam sertifikat vaksin berisi informasi data diri penting yang meliputi:

  • Nama lengkap yang dicantumkan pada sertifikat.
  • Nomor Induk Kependudukan (NIK).
  • Tanggal lahir.
  • Tanggal vaksin diberikan.
  • Informasi vaksinasi dosis ke berapa.
  • Merek vaksin yang digunakan.
  • Nomor batch vaksin.
  • Pernyataan kesesuaian dengan peraturan Menteri Kesehatan Indonesia.

Mencetak sertifikat vaksin menggunakan jasa cetak juga berisiko kebocoran data pribadi.

Bisa saja penyedia jasa menyalahgunakan data untuk dipakai pada berbagai hal negatif, seperti mengakses pinjaman online hingga berbagai tindak kriminal lainnya.

Wiku juga berharap agar jangan sampai data tersebut jatuh ke pihak yang tidak bertanggung jawab karena akan membahayakan masyarakat.

Ia juga meminta masyarakat untuk dapat memperhatikan kelayakan jasa cetak sertifikat vaksin sebelum mencetaknya sehingga kebocoran data pribadi dapat dicegah.

Jadi, pencegahan pencurian data pribadi adalah alasan tidak perlu mencetak kartu vaksin yang paling utama.

Baca Juga: 45+ Lokasi Vaksin Pfizer di Jabodetabek, Catat Jadwal dan Syarat Pendaftarannya!

Cara Download Kartu Vaksin dari Aplikasi Peduli Lindungi

Download Kartu Vaksin
Foto: Download Kartu Vaksin

Foto: mengecek ponsel (Orami Photo Stock)

Daripada mencetaknya, alangkah lebih baik untuk menyimpan versi softcopy kartu vaksin di smartphone Moms.

Saat menerima vaksin COVID-19, Moms juga akan mendapatkan satu buah sertifikat.

Sehingga jika Moms sudah dua kali vaksin atau sudah mendapatkan dosis vaksin yang lengkap, Moms akan mendapatkan dua buah sertifikat.

Namun umumnya, syarat untuk beraktivitas adalah menunjukkan sertifikat vaksin yang kedua. Moms bisa mengunduh sertifikat vaksin COVID-19 dari situs Peduli Lindungi.

Jika Moms masih belum tahu caranya, berikut cara unduh kartu vaksin dari peduli lindungi:

Sebelum download sertifikat vaksin COVID-19, silahkan unduh aplikasi Peduli Lindungi terlebih dahulu.

Moms dapat mengunduhnya melalui Google Play Store (Android) maupun App Store (iOS).

Cara melihat sertifikat vaksin COVID-19 lewat aplikasi Peduli Lindungi adalah sebagai berikut:

  1. Buka aplikasi Peduli Lindungi lewat smartphone (Android/iOS).
  2. Isi nama lengkap dan nomor HP di kolom yang tersedia.
  3. Nantinya, Moms akan menerima kode OTP yang dikirimkan melalui SMS.
  4. Buka kembali aplikasi Peduli Lindungi, lalu masukkan kode OTP tersebut.
  5. Setelah selesai membuat akun, Moms akan menjumpai halaman utama (beranda).
  6. Untuk mengecek sertifikat vaksin COVID-19, klik ikon "Profil" yang terletak di sebelah kanan kolom "Cari Zonasi".
  7. Pada menu "Profil", klik opsi "Sertifikat Vaksin", lalu pilih "Periksa".
  8. Isi NIK dan nomor HP yang didaftarkan untuk melaksanakan program vaksinasi.
  9. Di halaman selanjutnya, akan tertera sertifikat tahap pertama dan tahap kedua.
  10. Jika ingin men-download sertifikat tersebut, Moms cukup mengklik salah satu tahap penyuntikan vaksinasi.
  11. Setelah itu, klik "Ya" untuk mengunduh sertifikat vaksinasi.
  12. Jika proses download selesai, nantinya sertifikat vaksin COVID-19 akan tersimpan di penyimpanan smartphone secara otomatis.

Atau Moms juga bisa menggunakan layanan SMS atau situs Peduli Lindungi di website untuk mengunduhnya.

Cara Download Kartu Vaksin Melalui SMS

  1. Jika Moms sudah melakukan vaksin COVID-19, Moms akan memperoleh SMS dari nomor 1199 yang menyatakan telah berhasil mengikuti vaksinasi tahap pertama.
  2. SMS itu berisi nama lengkap, nomor NIK, nomor tiket vaksin, dan jadwal vaksin dosis kedua lengkap dengan tanggal serta lokasi vaksinasi.
  3. Di dalam pesan singkat tersebut, juga tercantum link untuk melihat sertifikat vaksin digital sebagai bukti telah selesai melakukan vaksin pertama.

Baca Juga: 9 Jenis Vaksin Dewasa untuk Meningkatkan Imun Tubuh Menurut Ahlinya, Catat!

Cara Download Kartu Vaksin Melalui Situs atau Website Peduli Lindungi

Moms juga bisa download sertifikat vaksin COVID-19 dengan mengakses situs resmi Peduli Lindungi.

Caranya adalah sebagai berikut:

  1. Kunjungi situs Peduli Lindungi dengan cara mengklik tautan berikut ini https://pedulilindungi.id/
  2. Pada halaman utama, pilih opsi "Lihat Tiket & Sertifikat Vaksinasi". Ketika di-klik, Moms akan diminta untuk memasukkan nomor HP yang telah didaftarkan untuk melaksanakan program vaksinasi.
  3. Selanjutnya, masukkan kode OTP yang dikirim lewat SMS untuk proses verifikasi.
  4. Setelah berhasil masuk, klik menu "Sertifikat Vaksin" yang berada di samping kiri.
  5. Nantinya, akan muncul sertifikat vaksin COVID-19 tahap pertama maupun tahap kedua.

Jika Moms sudah mengikuti cara download sertifikat vaksin COVID-19 lewat 3 cara di atas, Moms sudah bisa langsung mencetak sertifikat vaksin COVID-19 dengan printer pribadi.

  • https://bkd.riau.go.id/berita/satgas-covid-minta-masyarakat-tak-perlu-repot-cetak-kartu-vaksin-ini-alasannya
  • https://www.menpan.go.id/site/berita-terkini/kartu-vaksin-tidak-perlu-dicetak-ini-alasannya
  • https://newssetup.kontan.co.id/news/cara-download-sertifikat-vaksin-covid-19-pelaku-perjalanan-jarak-jauh-wajib-punya?page=all

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.