Scroll untuk melanjutkan membaca

RUPA-RUPA
09 September 2022

6 Contoh Kerajinan Bahan Keras, Bisa Dikreasikan Bareng Si Kecil

Ada yang bisa dibuat dari barang bekas lho, Moms!
6 Contoh Kerajinan Bahan Keras, Bisa Dikreasikan Bareng Si Kecil

Ada banyak benda di sekitar kita bisa disulap jadi kerajinan, lho Moms. Salah satunya kerajinan bahan keras, mulai dari yang terbuat dari kayu, logam, dan besi.

Pasti pernah lihat kan, Moms, ukiran kayu, pajangan kayu, atau hiasan dinding yang berbahan kayu.

Ada juga kerajinan yang terbuat dari logam, baik untuk pajangan atau bisa digunakan di rumah.

Berbicara soal kerajinan, Indonesia bisa dibilang gudangnya barang-barang kerajinan.

Bukan hanya dinikmati oleh konsumen lokal saja, kerajinan asli Indonesia juga digemari oleh konsumen luar negeri.

Tertarik untuk membuat kerajinan bahan keras? Intip caranya berikut ini, yuk!

Baca Juga: Cara Membuat Kerajinan Tekstil yang Mudah dan Contohnya

Jenis-Jenis Kerajinan Bahan Keras

kerajinan bahan keras

Foto: kerajinan bahan keras (Unsplash.com/@anniespratt)

Foto Ilustrasi Proses Pembuatan Kerajinan (Unsplash.com/anniespratt)

Bahan keras adalah jenis kriya selain bahan lunak dan semi keras.

Kerajinan bahan keras bisa ditemukan dengan mudah dalam keseharian.

Beberapa contoh kerajinan bahan keras adalah:

1. Ukiran Kayu

Indonesia punya beberapa daerah yang dikenal dengan ukiran kayunya yang ciamik.

Salah satunya adalah Jepara, Jawa Tengah.

Baik ukiran Jepara atau daerah lainnya, pastilah punya ciri khas yang menjadikannya berbeda dari yang lain.

Moms bisa pilih jenis ukiran kayu yang sesuai dengan yang diinginkan.

2. Kerajinan Logam

Logam pun bisa disulap menjadi kerajinan yang punya nilai ekonomi.

Mengutip dari Kutch Craft Collective, komunitas Lohar Muslim Kutch dapat mengubah logam menjadi lonceng.

Lonceng tersebut kemudian dilapisi menjadi kuningan dan tembaga, sehingga terlihat mengkilap.

Di Indonesia sendiri, kerajinan logam umumnya diubah menjadi besi dan perak yang bernilai ekonomi tinggi.

Cara pengolahan logam dilakukan dengan teknik pemanasan atau pembakaran, kemudian dibentuk sesuai dengan keinginan.

Kemudian, logam tersebut dapat diubah menjadi perhiasan dari perak, aksesori perempuan, pajangan, atau hiasan rumah.

Selain itu, logam juga bisa disulap menjadi barang-barang yang bisa digunakan, seperti gelas, tempat tisu, hingga peralatan makan.

Baca juga: Ciri Khas Ukiran Jepara yang Menjadikannya Unik dan Terkenal

3. Kerajinan Keras Berbahan Kayu

Berikutnya, ada kerajinan berbahan kayu yang kerap Moms temukan di pasaran, baik yang sifatnya dekoratif maupun fungsional.

Jenis kayu yang bisa digunakan antara lain kayu jati, kayu mahoni, hingga kayu waru.

Kerajinan dari kayu paling sering ditemukan dalam wujud furnitur, seperti kursi, meja, dan lemari.

Namun, jenis kerajinan ini juga bisa berbentuk miniatur, hiasan dinding, atau aksesoris lain yang bisa digunakan.

4. Kerajinan Berbahan Batu

Nah, kalau yang satu ini Moms bisa membuatnya sendiri di rumah.

Kerajinan berbahan batu paling sederhana dan bisa dibuat oleh siapa saja.

Batuan dari Kalimantan dikenal punya kualitas bagus dan warna yang cantik.

Moms bisa membeli batuan dan membuat aksesoris sendiri seperti kalung, gelang, atau bros.

Contoh kerajinan batu yang lebih kompleks adalah vas bunga, tempat lilin, asbak, atau meja yang terbuat dari batuan pualam.

Baca Juga: Moms, Begini Cara Membuat Kerajinan dari Pecahan Keramik

5. Kerajinan dari Kaleng

Moms juga bisa lho membuat kerajinan bahan keras dari barang bekas, salah satunya kaleng.

Hal ini sangat mudah dilakukan, terutama saat Si Kecil mendapatkan tugas prakarya dari sekolah.

Moms bisa memanfaatkan kaleng bekas susu atau biskuit yang ada di rumah.

Membuatnya juga tidak sulit, kok.

Moms hanya butuh kaleng bekas yang sudah dibersihkan, kuas, dan cat.

Jika diperlukan, bisa juga ditambah aksesori lain seperti batuan kecil.

Untuk membuat kerajinan dari kaleng, pastikan sudah punya gambaran apa yang akan dibuat, ya Moms.

Jadi, Moms bisa menyiapkan bahan-bahan lebih awal dan tidak terburu-buru.

Si Kecil pun bisa menyelesaikan tugas prakaryanya tepat waktu.

6. Kerajinan dari Botol Bekas

Selain kaleng tadi, Moms juga bisa memanfaatkan botol sebagai kerajinan bahan keras untuk tugas sekolah Si Kecil.

Misalnya menggunakan botol bekas kaca atau plastik, keduanya sama-sama bisa diubah menjadi kerajinan.

Botol yang tadinya hanya menjadi sampah bisa disulap menjadi tempat pensil, vas bunga, dan lain-lain.

Moms bisa menambahkan aksesori dan cat warna-warni agar tampilannya semakin menarik.

Baca Juga: Buat 5 Kreasi dari Botol Bekas Ini Moms, Bisa Kurangi Sampah Plastik!

Cara Membuat Kerajinan Bahan Keras

kerajinan bahan keras

Foto: kerajinan bahan keras

Foto Kerajinan Ukiran Kayu (Orami Photo Stock)

Cara membuat kerajinan bahan keras ternyata tidak sulit, lho Moms.

Bahkan, beberapa jenis kerajinan bisa dibuat sendiri di rumah bareng Si Kecil.

Selain untuk memenuhi tugas sekolah, membuat kerajinan bersama Si Kecil juga bisa menjadi pengalaman yang seru dan merangsang kreativitas anak.

Pertama, Moms perlu membuat rancangannya terlebih dahulu, misalnya akan membuat gelang, kalung, atau aksesori lainnya.

Nah, Moms bisa mencari pola atau model yang mudah dibuat bersama Si Kecil lewat internet atau YouTube.

Moms juga bisa mencari idenya di majalah atau buku tentang aksesori dari batuan.

Pilihlah model yang sederhana dan bisa dikerjakan bersama ya, Moms.

Selanjutnya, siapkan bahan-bahan yang dibutuhkan seperti kaleng bekas, kayu, atau benda dan aksesoris lainnya.

Baca Juga: Mengenal Kerajinan Gips, dari Teknik hingga Cara Pembuatannya

Nah, demikian ulasan terkait kerajinan bahan keras. Sudah dapat ide akan membuat kerajinan apa nih, Moms, bareng Si Kecil?

Selamat berkreasi bersama, ya!

  • https://kutchcraftcollective.com/crafts-of-kutch/hard-material-crafts/