Trimester 1

30 April 2021

Ini Ciri dan Penyebab Janin Tidak Berkembang, Bumil Wajib Tahu!

Ibu perokok dan alkoholik berpotenti jadi penyebab janin tidak berkembang
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Floria Zulvi
Disunting oleh Andra Nur Oktaviani

Penyebab janin tidak berkembang memang perlu diketahui. Jangan sampai kondisi ini terjadi pada Moms. Jadi pastikan Moms mengetahui hal apa saja yang perlu dihindari.

Meski penyebab janin tidak berkembang masih belum pasti, namun ada beberapa hal yang perlu Moms hindari nih! Jangan sampai Moms melakukan hal yang bisa merugikan di masa mendatang.

Intrauterine growth restriction atau IUGR merupakan istilah untuk bayi yang lebih kecil dari biasanya selama kehamilan.

Janin tidak berkembang di dalam rahim pada tingkat normal. Bayi ini biasanya memiliki berat badan yang rendah saat lahir.

Simak ulasan berikut untuk mengetahui apa penyebab janin tidak berkembang dan bagaimana cara mengatasinya!

Baca Juga: Hati-hati, Flu Bisa Menyebabkan Skizofrenia Pada Janin!

Penyebab Janin Tidak Berkembang

shutterstock 547398394

IUGR memiliki berbagai penyebab, dengan penyebab janin tidak berkembang secara umum ada pada plasenta atau jaringan yang membawa makanan dan darah pada janin. Cacat lahir dan kelainan genetik dapat menyebabkan IUGR.

Senada dengan pernyataan di atas, dilansir dari Kids Health penyebab janin tidak berkembang janin tidak berkembang biasanya dikarenakan janin tak mendapatkan nutrisi dan makanan. Ada 2 hal yang bisa menyebabkan kondisi ini.

Penyebab janin tidak berkembang yang pertama sudah disebutkan di atas yakni plasenta tak memberikan nutrisi dan oksigen yang cukup untuk pertumbuhan bayi.

Sementara penyebab janin tidak berkembang kedua adalah ada aliran darah di tali pusat yang menghubungan bayi ke plasenta.

Jika Moms memiliki infeksi, tekanan darah tinggi, merokok, minum terlalu banyak alkohol atau menyalahgunakan obat-obatan, kemungkinan besar janin akan mengalami IUGR.

Baca Juga: Seperti Ini Peran Endometrium Pada Kehamilan dan 3 Masalah yang Bisa Terjadi Padanya

Sebenarnya, sebagian besar penyebab IUGR berada di luar kendali. Biasanya, tidak ada ibu yang menyebabkan IUGR pada bayinya.

Tetapi jika ibu hamil merokok, minum alkohol atau penyalahgunaan obat-obatan maka hal tersebut bisa menjadi penyebab janin tidak bekembang. Jadi diharapkan Moms mengganti pola hidup yang lebih sehat agar tidak mengalami kondisi ini, ya!

Dalam kehamilan bayi kembar, kondisi IUGR juga bisa menimpa janin. Seringkali perkembangan janin tidak berjalan dengan normal seperti yang seharusnya.

Tahukah Moms, kehamilan janin kembar pun dua kali lebih besar memiliki kemungkinan untuk berisiki mengalami kondisi ini. Jadi, penting untuk Moms agar melakukan konsultasi ke dokter secara rutin ketika mengetahui hamil janin kembar.

Dengan memeriksakan kehamilan secaa rutin, Moms bisa mengetahui lebih awal jika terdapat masalah atau adanya kondisi perkembangan janin yang terhambat selama kehamilan.

Bagaimana Moms tahu jika bayi yang dikandung kecil atau memiliki IUGR? Selama kehamilan, dokter akan melakukan tes untuk mengetahui apakah bayi tumbuh secara normal.

Baca Juga: 5 Masalah Kesehatan Selama Kehamilan yang Membuat Malu, Ada di Sini!

Ciri Bayi Tidak Berkembang

penyebab janin tidak berkembang

Foto: Orami Photo Stock

Usai mengetahui penyebab janin tidak berkembang, berikut kita cari tahun mengenai ciri yang bisa diketahui pada bayi yang tidak berkembang.

Dilansir dari American International Medical University Moms bisa mengetahui ciri-ciri janin yang tidak berkembang. Ciri yang pertama adalah ukuran yang kecil jika dibandingkan dengan perkembangan yang harusnya dialami selama dalam kandungan.

Seperti yang sudah kita ketahui, dalam setiap check up, dokter biasanya akan mengukur tinggi dari janin. Setelah 20 minggu, tinggi uterus dalam sentimeter biasnaya sama dengan jumlah minggu masa kehamilan.

Jika janin dirasa terlalu kecil, maka dokter biasanya akan memerlukan tes tambahan untuk memastikan diagnosis mengenai janin yang tidak berkembang ini.

Perlu diketahui bahwa tidak semua bayi yang lahir dengan ukuran kecil memiliki kondisi ini. Namun beberapa kasus IUGR bisa menyebabkan janin meninggal ketika dilahirkan.

Beberapa tanda janin yang tidak berkembang adalah:

  • Janin yang kecil dan terlihat malnutrisi
  • Bayinya kecil, kurus, pucat dan kulitnya kering
  • Tali pusar tipis dan sering diwarnai dengan mekonium

Baca Juga: 7 Jenis Stres yang Dapat Menyebabkan Masalah Kehamilan, Apa Saja?

Cara Tes Bayi Tidak Berkembang

penyebab janin tidak berkembang

Foto: Orami Photo Stock

Tes utama untuk memeriksa pertumbuhan bayi di uterus adalah USG. Pemeriksaan USG memungkinkan dokter melihat bayi di rahim dengan alat yang digerakkan melintasi perut.

Ketika pemeriksaan ultrasound selesai, dokter akan mengukur ukuran kepala, perut, dan kaki bayi. Pengukuran ini akan memberi tahu Moms dan dokter jika bayi tumbuh secara normal. Dokter juga akan mengetahui jumlah cairan ketuban di rahim.

Pada beberapa bayi dengan pembatasan pertumbuhan, jumlah cairan ketuban akan rendah. Jika bayi kecil, pemeriksaan ultrasound dapat dilakukan lebih sering daripada biasanya untuk memeriksa kesehatan bayi.

Jika dokter merasa janin tidak mengalami perkembangan, beberapa tes yang mungkin diajukan dokter adalah;

  • Pemantauan janji untuk melacak detak jantung dan gerakan bayi
  • Screening pada ibu untuk infeksi yang bisa memengaruhi janin
  • Amniosentesis untuk mencari penyebab genetik IUGR dan terkadang bisa membantu melihat kematangan paru-paru bayi dalam kandungan

Baca Juga: Seberapa Perlu USG 4 Dimensi untuk Ibu Hamil?

Haruskah Melakukan Persalinan Dini?

shutterstock 682708015

Foto: Orami Photo Stock

Jika bayi Moms menderita IUGR, apakah harus melahirkan lebih awal? Jawabannya mungkin saja tidak.

Waktu kelahiran nantinya akan tergantung pada seberapa baik kinerja bayi di dalam kandungan. Kadang-kadang, bayi dengan IUGR terus tumbuh di rahim.

Jika bayi Moms terus bertambah berat, kelahiran dini mungkin tidak diperlukan. Tetapi jika bayi tidak tumbuh sama sekali atau memiliki masalah lain, dokter dapat memutuskan bahwa persalinan dini dapat membantu.

Dalam hal ini, dokter mungkin ingin menginduksi persalinan. Kecepatan dan gerakan jantung bayi akan diawasi dengan ketat untuk membantu Moms dan dokter membuat keputusan ini.

Ketika bayi dengan IUGR lahir, biasanya dia akan mengalami beberapa masalah kesehatan. Hal tersebut dikarenakan pertumbuhannya yang terganggu saat masih berada di kandungan. Beberapa masalah yang biasa dialami oleh bayi dengan IUGR adalah;

  • Masalah dengan pernapasan dan makan
  • Kesulitan menjaga suhu tubuh tetap stabil
  • Jumlah sel darah yang abnormal
  • Kadar gula darah rendah atau hipoglikemia
  • Masalah dalam melawan infeksi
  • Masalah neurologis

Cara terbaik untuk membantu bayi adalah dengan memerhatikan gerakannya. Pastikan bayi bergerak setiap hari. Bayi yang sering bepergian biasanya sehat. Bayi yang tidak sering bergerak atau berhenti bergerak mungkin saja sakit.

Jika Moms melihat bayi tidak bergerak sama sekali, maka segera hubungi dokter. Cara lain yang dapat Moms lakukan untuk membantu mereka adalah dengan banyak istirahat.

Cobalah untuk tidur delapan jam atau lebih setiap malam. Satu atau dua jam istirahat di sore hari juga baik untuk Moms.

Nah, itu dia Moms penyebab janin tidak berkembang, rangkaian pemeriksaan yang harus dilakukan dan langkah apa yang perlu diambil ketika ini terjadi. Yuk lakukan pola hidup sehat untuk menghindari kondisi ini!

  • https://kidshealth.org/en/parents/iugr.html#:~:text=Often%2C%20IUGR%20happens%20because%20the,the%20baby%20to%20the%20placenta
  • https://www.aimu.us/2018/01/15/intrauterine-growth-restriction-iugr-symptoms-causes-diagnosis-management-complications-prevention/
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait