27 Januari 2024

12 Keutamaan Menuntut Ilmu untuk Sukses di Dunia dan Akhirat

Salah satu keutamaannya adalah ditinggikan derajatnya

Menjadi orang yang berilmu memiliki banyak keutamaan. Dalam agama Islam, ada banyak keutamaan menuntut ilmu yang dapat diraih umat muslim.

Menuntut ilmu merupakan perintah agama yang wajib bagi setiap Muslim.

Dalam Islam, keutamaan menuntut ilmu dianggap sebagai ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah.

Dengan menuntut ilmu, kita memperoleh pengetahuan yang bermanfaat, meningkatkan akhlak, memperluas peluang karier, dan berkontribusi dalam masyarakat.

Selain itu, keutamaan menuntut ilmu juga merupakan persiapan untuk kehidupan akhirat.

Di mana ilmu yang bermanfaat akan menjadi sumber pahala yang berkelanjutan.

Oleh karena itu, keutamaan menuntut ilmu adalah jalan menuju peningkatan diri dan membantu mencapai tujuan hidup yang lebih baik.

Baca Juga: 7 Doa agar Anak Sukses dan Berhasil di Dunia serta Akhirat

Hukum Menuntut Ilmu

Agama Islam mewajibkan umatnya untuk menuntut ilmu, dan tidak terikat oleh waktu dan tempat.

Bahkan, ayat pertama yang turun kepada Rasulullah SAW saat menjadi nabi adalah salam surat Al-‘Alaq yang berbunyi:

ٱقْرَأْ

"Iqra`."

Artinya: "Bacalah," (Q.S. Al-Alaq: 1).

Hal ini menunjukkan bahwa kedudukan ilmu dalam Islam begitu mulia.

Ini juga mendapat perhatian dari Rasulullah SAW yang dalam salah satu hadis pernah bersabda:

مَنْ أَرَادَ الدُّنْيَا فَعَلَيْهِ باِلعِلْمِ وَمَنْ أَرَادَ الآخِرَةَ فَعَلَيْهِ باِلعِلْمِ وَمَنْ أَرَادَهُمَا فَعَلَيْهِ باِلعِلْمِ

Artinya: "Barang siapa yang menginginkan urusan dunia, maka wajiblah baginya berilmu.

Dan barang siapa yang ingin urusan akhirat (selamat di akhirat) maka wajiblah ia memiliki ilmu juga.

Dan barang siapa yang menginginkan keduanya, maka hendaklah ia memiliki ilmu tentangnya juga,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Dalam agama Islam, keutamaan menuntut ilmu memiliki kedudukan yang sangat penting dan dianggap sebagai kewajiban bagi setiap Muslim.

Hukum menuntut ilmu dalam Islam merupakan hal yang wajib.

Keutamaan menuntut ilmu dianggap sebagai kewajiban individual bagi setiap Muslim, baik laki-laki maupun perempuan.

Setiap Muslim bertanggung jawab untuk memperoleh pengetahuan yang cukup dalam agama Islam agar dapat menjalankan ibadah dengan benar dan memahami tuntunan agama dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: 6 Puisi tentang Tahun Baru Hijriyah, Indah dan Penuh Makna!

Adab Menuntut Ilmu dalam Islam

Adab Menuntut Ilmu
Foto: Adab Menuntut Ilmu (Freepik.com/rawpixel.com)

Menuntut ilmu adalah ibadah mulia dan agung.

Oleh karena itu, orang yang menuntut ilmu harus selalu memperhatikan adab-adabnya agar mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan juga berkah.

Adab ini juga akan menjadi aturan khusus bagi orang yang berilmu.

Dikutip dari studi yang dilakukan oleh laman UIN Malang, karena pendidikan dan belajar dalam Islam bertujuan untuk mengembangkan ilmu dan mengabdi kepada Allah SWT, maka sistem moralnya pun harus dibangun.

Sumbernya adalah dari norma-norma Islam tersebut (wahyu). Ini juga berkaitan dengan adab menuntut ilmu.

Imam Syafi’i juga memiliki 6 nasihat yang harus dipahami oleh seorang penuntut ilmu:

أَخِي لَنْ تَنَالَ الْعِلْمَ إلَّا بِسِتَّةٍ سَأُنْبِيكَ عَنْ تَفْصِيلِهَا بِبَيَانِ

ذَكَاءٌ وَحِرْصٌ وَاجْتِهَادٌوَبُلْغَةٌ وَصُحْبَةُ أُسْتَاذٍ وَطُولُ زَمَانِ

Artinya:

“Wahai saudaraku, ilmu tidak akan kamu peroleh kecuali dengan 6 perkara, akan saya beritahukan kepadamu secara terperinci: kecerdasan, semangat, kesungguhan, berkecukupan, bersahabat dengan guru, dan waktu yang panjang,” (Diwan Syafi'i).

Adapun beberapa adab lainnya yang harus diperhatikan, antara lain:

1. Ikhlas dalam Menuntut Ilmu

Menjadi seseorang yang ikhlas juga sangat penting dan salah satu adab yang harus diterapkan dalam menuntut ilmu.

Ikhlas dalam menuntut ilmu, karena menjadi amalan yang bisa berbuah ibadah.

Allah SWT bahkan berfirman:

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ

"Wa mā umirū illā liya'budullāha mukhliṣīna lahud-dīna."

Artinya: “Dan mereka tidak diperintahkan kecuali untuk beribadah (hanya) kepada Allah dengan mengikhlaskan ketaatan kepada-Nya,” (Q.S. Al-Bayyinah: 5).

2. Tidak Mengharapkan Keuntungan Dunia

Keuangan
Foto: Keuangan (Freepik.com/drobotdean)

Tidak boleh menuntut ilmu untuk mencari keuntungan dunia seperti agar mendapatkan jabatan, pekerjaan dengan gaji tinggi, dan sebagainya.

Rasulullah SAW bersabda:

مَنْ تَعَلَّمَ عِلْمًا مِمَّا يُبْتَغَى بِهِ وَجْهُ اللَّهِ لَا يَتَعَلَّمُهُ إِلَّا لِيُصِيبَ بِهِ عَرَضًا مِنْ الدُّنْيَا لَمْ يَجِدْ عَرْفَ الْجَنَّةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَعْنِي رِيحَهَا

Artinya: “Barang siapa yang menuntut suatu ilmu seharusnya karena Allah,

lalu dia tidak menuntutnya kecuali untuk mendapatkan tujuan dunia maka ia tidak dapat mencium bau surga," (HR. Ibnu Majah dishahihkan Al-Albany).

Baca Juga: 6 Hadis tentang Kehidupan, Ingatkan Akhirat yang Abadi

3. Tidak Bermalas-malasan

Bersungguh-sungguh dan tidak bermalas-malasan dalam menuntut ilmu juga salah satu adab yang harus diterapkan.

Al-Qadhi Abu Yusuf berkata:

“Ilmu ini adalah sesuatu yang tidak akan memberikanmu separuh dari dirinya sampai engkau memberikannya dirimu seluruhnya.”

4. Bertakwa Kepada Allah SWT

Bertaqwa dan senantiasa takut kepada Allah dalam menuntut ilmu. Allah SWT berfirman:

إِنَّمَا يَخْشَى ٱللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ ٱلْعُلَمَٰٓؤُا۟ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ عَزِيزٌ غَفُورٌ

"Innamā yakhsyallāha min 'ibādihil-'ulamā`, innallāha 'azīzun gafụr."

Artinya: “Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya adalah ulama.” (Q.S. Fathir: 28).

Baca Juga: 5 Doa Keluarga Bahagia Dunia Akhirat, Masya Allah!

5. Adab Terhadap Guru

Dalam menuntut ilmu tentunya erat kaitannya dengan sosok guru atau yang mendidik dan mengajarkan.

Berikut ini adalah beberapa adab terhadap guru dalam menuntut ilmu yang harus dimiliki oleh kaum muslimin, yakni:

  • Beri salam terlebih dulu saat berpapasan dengan guru.
  • Tidak banyak berkata-kata di hadapan guru.
  • Tidak berkata sesuatu yang tidak ditanyakan oleh guru.
  • Sebelum bertanya, hendaklah meminta izin kepada guru.
  • Tidak menyangkal perkataan guru.
  • Tidak menyalahi pendapat guru karena merasa lebih benar atau lebih mengetahui daripada guru. Ini termasuk dalam perkara kurangnya adab akan dan membuat ilmu kurang berkah.
  • Tidak berbisik-bisik dengan orang lain di hadapan guru.
  • Tidak memalingkan muka ke kiri atau ke kanan saat berada di hadapan guru.
  • Hendaknya duduk dengan tenang dan beradab di hadapan guru.
  • Apabila guru berdiri, maka hendaklah ikut berdiri juga untuk menghormati guru.
  • Tidak berburuk sangka terhadap guru.

6. Rendah Hati

Perempuan Muslim
Foto: Perempuan Muslim (Freepik.com/freepik)

Dalam menuntut ilmu, jadilah seseorang yang senantiasa rendah hati (tawadhu’) dan tidak sombong. Itulah esensi keutamaan menuntut ilmu.

Allah SWT berfirman:

وَٱخْفِضْ جَنَاحَكَ لِمَنِ ٱتَّبَعَكَ مِنَ ٱلْمُؤْمِنِينَ

"Wakhfiḍ janāḥaka limanittaba'aka minal-mu`minīn."

“Dan rendahkanlah dirimu (Muhammad) terhadap orang-orang yang mengikutimu, yaitu orang-orang yang beriman,” (Q.S. Asy-Syu’ara’: 215).

Baca Juga: Ingin Ombre atau Highlight Rambut? Ini Pilihan Warnanya!

Dalam Al-Qur'an Allah SWT berfirman:

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb