08 November 2023

7 Contoh Sedekah Jariyah dan Keistimewaan Mengamalkannya

Ini merupakan salah satu jenis sedekah yang pahalanya tidak putus

Sedekah jariyah atau amal jariyah merupakan salah satu amalan yang sangat disarankan bagi umat Muslim.

Seperti amalan lainnya, sedekah jariyah memiliki keistimewaan bagi yang menjalankannya.

Salah satu keistimewaan dari amal jariyah adalah pahalanya tidak akan putus, sekalipun telah meninggal dunia.

Hal tersebut disebut dalam hadis Nabi SAW yang disampaikan oleh Abu Hurairah RA:

إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثَةٍ مِنْ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ وَعِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ وَوَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

Artinya: "Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali tiga perkara (yaitu): sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan doa anak yang sholeh," (HR. Muslim).

Maka dari itu, sedekah jariyah merupakan salah satu amalan yang disarankan agar nantinya bisa dijadikan sebagai bekal di akhirat kelak.

Yuk, cari tahu informasi lebih lanjut tentang sedekah jariyah!

Baca Juga: Apa Perbedaan Infak dan Sedekah? Ini Penjelasannya Menurut Islam

Apa Itu Sedekah Jariyah?

Umat Islam Bersedekah
Foto: Umat Islam Bersedekah (Orami Photo Stock)

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, sedekah jariyah adalah amalan atau tindakan umat muslim yang dilakukan secara ikhlas.

Mengutip NU Online, sedekah jariyah adalah jenis amalan yang pahalanya akan terus mengalir meskipun pelakunya sudah meninggal dunia.

Pahala tersebut bersumber dari manfaat positif serta kebaikan yang dirinya tinggalkan kepada orang banyak selama hidup di dunia.

Dalam hadis Anas Radhiyallahu anhu yang diriwayatkan oleh al-Bazzar dalam Kasyful Astâr yaitu,

عَنْ أَنَسٍ رَ ضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلّمَ : سَبْعٌ يَجْرِي لِلْعَبْدِ أَجْرُهُنَّ وَهُوَ فِي قَبْرِهِ بَعْدَ مَوْتِهِ : مَنْ عَلَّمَ عِلْمًا أَوْ أَجْرَى نَهْرًا أَوْ حَفَرَ بِئْرًا أَوْ غَرَسَ نَخْلاً أَوْ بَنَى مَسْجِدًا أَوْ وَرَّثَ مُصْحَفًا أَوْ تَرَكَ وَلَدًا يَسْتَغْفِرُ لَهُ بَعْدَ مَوْتِهِ

Artinya: "Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Ada tujuh hal yang pahalanya akan tetap mengalir bagi seorang hamba padahal dia sudah terbaring dalam kuburnya setelah wafatnya (yaitu):

Orang yang mengajarkan suatu ilmu, mengalirkan sungai, menggali sumur, menanamkan kurma, membangun masjid, mewariskan mushaf, atau meninggalkan anak yang memohonkan ampun buatnya setelah dia meninggal."

Baca Juga: 14 Manfaat Sedekah, Membuat Hati Damai hingga Membuka Pintu Rezeki

Contoh Sedekah Jariyah

Cara Sedekah
Foto: Cara Sedekah (Orami Photo Stock)

Setelah mengetahui penjelasan tentang sedekah jariyah, Moms perlu tahu contoh-contoh dari amalan tersebut.

Sebuah hadis yang diriwayatkan Ibnu Majah menjelaskan tentang contoh sedekah jariyah, yaitu:

“Sesungguhnya di antara amal kebaikan yang mendatangkan pahala setelah orang yang melakukannya wafat ialah ilmu yang disebarluaskannya, anak saleh yang ditinggalkannya, mushaf (kitab-kitab keagamaan) yang diwariskannya, masjid yang dibina, rumah yang dibina untuk penginapan orang yang sedang dalam perjalanan, sungai yang dialirkannya untuk kepentingan orang banyak, dan harta yang disedekahkannya," (HR. Ibnu Majah).

Berikut ini penjelasan tentang contoh-contoh sedekah jariyah, sebagaimana disebutkan dalam hadis di atas:

1. Mendirikan Masjid

Contoh sedekah jariyah yang pertama adalah mendirikan atau membangun masjid.

Masjid merupakan tempat ibadah umat Islam sekaligus "rumah" Allah SWT.

Membangun masjid di kala hidup menjadi sebuah amal yang sangat baik dan pahalanya tidak terputus sampai meninggal.

Hal ini dikarenakan ketika masjid dibangun, akan banyak warga atau umat Islam yang beribadah dan merasakan manfaat atau kebaikan dari masjid tersebut.

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, artinya:

“Barang siapa yang membangunkan sebuah masjid kerana Allah walau sekecil apa pun, maka Allah akan membangunkan untuknya sebuah rumah di surga,” (HR. Bukhari dan Muslim).

2. Menyebarkan Ilmu yang Bermanfaat

Contoh sedekah jariyah yang selanjutnya adalah menyebarkan ilmu yang bermanfaat.

Ilmu adalah sebuah hal yang berguna untuk kehidupan, baik di dunia maupun akhirat.

Arti dari ilmu yang bermanfaat di sini adalah hal-hal seputar edukasi yang tidak bertentangan dengan syariat Islam.

3. Membangun Rumah untuk Orang yang Membutuhkan

Contoh sedekah jariyah selanjutnya adalah membangun rumah untuk musafir atau orang-orang yang membutuhkan.

Selain untuk musafir, membangun panti asuhan juga bisa menjadi sebuah sedekah jariyah.

Hal ini tertuang dalam Alquran, yang artinya:

“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun. Dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapa, karib-kerabat, anak-anak yatim,” (Q.S. An Nisa 4:36).

Contoh sedekah jariyah yang selanjutnya adalah mengeluarkan sebagian harta untuk kebaikan, di kala...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb