16 April 2022

Apa Perbedaan Infak dan Sedekah? Ini Penjelasannya Menurut Islam

Infak dan sedekah telah dijelaskan Allah SWT dalam Alquran
Apa Perbedaan Infak dan Sedekah? Ini Penjelasannya Menurut Islam

Foto: Orami Photo Stocks

Moms pasti sudah mengetahui bahwa infak dan sedekah merupakan amalan dalam agama Islam yang dianjurkan. Namun, apakah Moms memahami perbedaan infak dan sedekah?

Meski istilahnya berbeda, tetapi infak dan sedekah sering kali diartikan dengan makna yang hampir mirip. Lalu apa saja ya yang menjadi perbedaan infak dan sedekah?

Cari tahu jawabannya melalui penjelasan berikut ini, Moms.

Perbedaan Infak dan Sedekah Secara Singkat Menurut Islam

Secara umum, perbedaan infak dan sedekah ini bisa dilihat dari segi wujudnya.

Infak adalah memberikan sebagian harta atau penghasilan milik kita kepada orang lain atau untuk perintah yang dianjurkan dalam agama Islam.

Sementara sedekah, bisa berupa harta maupun nonharta.

Agar Moms bisa lebih memahaminya, berikut perbedaan infak dan sedekah menurut agama Islam.

Baca Juga: Tata Cara dan Doa Sholat Dhuha untuk Melancarkan Rezeki, Yuk Hafalkan!

Arti Infak dan Contohnya dalam Agama Islam

Arti Infak dalam Agama Islam
Foto: Arti Infak dalam Agama Islam

Foto: Orami Photo Stock

Infak berasal dari kata anfaqa yang berarti mengeluarkan sesuatu untuk kepentingan sesuatu.

Sedangkan menurut terminologi syariat, infak berarti mengeluarkan sebagian dari harta atau penghasilan untuk suatu kepentingan yang diperintahkan ajaran Islam.

Dalam mengeluarkan harta untuk infak, seorang Muslim melakukkannya dengan sukarela.

Allah SWT juga memberi kebebasan kepada pemiliknya untuk menentukan jenis harta dan berapa jumlah yang sebaiknya diserahkan setiap kali ia memperoleh rezeki, sebanyak yang dikehendakinya.

Pemberian infak ini sangat dianjurkan dalam agama Islam dan pahalanya pun sangat besar, bahkan tak terputus.

Dalam Alquran terdapat 54 ayat yang membahas tentang infak, beberapa di antaranya sebagai berikut:

1. “Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi syafaat.

Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim,” (QS. Al-Baqarah 2 : 254).

2. “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang.

Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan,” (Qs. Ali ‘Imran 3 : 133-134).

3. “Bagi orang laki-laki ada hak bagian dari harta peninggalan ibu-bapak dan kerabatnya, dan bagi orang wanita ada hak bagian (pula) dari harta peninggalan ibu-bapak dan kerabatnya, baik sedikit atau banyak menurut bagian yang telah ditetapkan.

Dan apabila sewaktu pembagian itu hadir kerabat, anak yatim dan orang miskin, maka berilah mereka dari harta itu (sekedarnya) dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang baik,” (QS. An-Nisaa’ 4 : 7-8).

Baca Juga: Ini Tata Cara Memandikan Jenazah Menurut Islam, Wajib Tahu!

Arti Sedekah dan Contohnya dalam Agama Islam

Arti Sedekah dalam Agama Islam
Foto: Arti Sedekah dalam Agama Islam (Orami Photo Stocks)

Foto: Orami Photo Stock

Secara etimologi, kata sedekah berasal dari bahasa Arab ash-shadaqah. Pada awal pertumbuhan Islam, sedekah diartikan dengan pemberian yang disunahkan (sedekah sunah).

Sedangkan secara terminologi, sedekah adalah memberikan sesuatu tanpa ada tukarannya karena mengharapkan pahala dari Allah SWT.

Selain harta, sedekah juga bisa diberikan dalam bentuk lainnya, seperti senyum, membantu kesulitan orang lain, menyingkirkan rintangan di jalan, dan berbagai macam kebaikan lainnya.

Layaknya infak, sedekah juga sangat dianjurkan dalam agama Islam dan apabila dilakukan akan mendapatkan pahala yang besar dari Allah SWT.

Di dalam Alquran, terdapat 13 ayat yang membahas tentang sedekah, berikut ini beberapa di antaranya:

1. “Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu.

Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Baqarah 2 : 271).

2. "Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan si penerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun.” (QS. Al-Baqarah 2 : 263).

3. “Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma'ruf, atau mengadakan perdamaian di antara manusia.

Dan barang siapa yang berbuat demikian karena mencari keridaan Allah, maka kelak Kami memberi kepadanya pahala yang besar,” (QS.  An-Nisaa' 4 : 114).

Baca Juga: Niat dan Tata Cara Membayar Zakat Fitrah Menurut Ajaran Islam, Catat!

Itu dia perbedaan infak dan sedekah dalam agama Islam secara singkat.

Baik infak dan sedekah, keduanya sangat dianjurkan oleh Allah SWT karena mendatangkan banyak kebaikan. Yuk, amalkan Moms!

  • https://www.dompetdhuafa.org/id/berita/detail/perbedaan-zakat-infak-sedekah
  • https://bdkpalembang.kemenag.go.id/upload/files/untuk%20Website%20%28Mukmin%29.pdf

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.