PARENTING ISLAMI
26 September 2022

Amalkan Hadits Menuntut Ilmu agar Mendapatkan Keutamaannya

Ketahui dengan tepat, ya!
Amalkan Hadits Menuntut Ilmu agar Mendapatkan Keutamaannya

Islam adalah agama yang mengedepankan akal dan pikiran, terdapat beberapa hadits menuntut ilmu sebagai buktinya.

Islam juga agama yang mendorong dan mengharuskan setiap umatnya untuk belajar dan menuntut ilmu.

Rasulullah SAW menyarankan untuk menuntut ilmu hingga negeri China.

Ada nilai usaha dan perjuangan dalam menuntut ilmu.

Ilmu dalam dibedakan menjadi dua kebutuhan, ilmu untuk kebutuhan dunia dan kebutuhan akhirat.

Pentingnya menuntut ilmu karena ilmu yang dimiliki memberikan manfaat bagi diri sendiri dan orang yang ada di sekitar.

Baca Juga: 5+ Hadits Senyum dan Hikmahnya, Masya Allah!

Hadits Menuntut Ilmu

Seorang anak belajar bersama ibunya

Foto: Seorang anak belajar bersama ibunya (iStockphoto.com)

Terdapat beberapa hadits menuntut ilmu yang disabdakan oleh Rasulullah SAW sebagai pedoman setiap umat muslim di dunia.

Berikut ini beberapa hadits menuntut ilmu yang bisa diketahui dan amalkan agar bisa mendapatkan keutamaannya.

1. Pewaris Rasulullah SAW dalam Menyampaikan Islam

Rasulullah SAW pernah bersabda bahwa para alim ulama yang memiliki ilmu yang tinggi mendapatkan kedudukan yang agung di sisi Allah SWT.

Para alim ulama yang memiliki ilmu juga merupakan meraka yang mewarisi tekad Rasulullah SAW dalam menyampaikan dan menyebarkan Islam.

Berikut ini hadits menuntut ilmu dalam bahasa Arab dan Latin beserta artinya:

وَإِنَّ فَضْلَ الْعَالِمِ عَلَى الْعَابِدِ كَفَضْلِ الْقَمَرِ لَيْلَةَ الْبَدْرِ عَلَى سَائِرِ الْكَوَاكِبِ وَإِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ الأَنْبِيَاءِ وَإِنَّ الأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَارًا وَلاَ دِرْهَمًا وَرَّثُوا الْعِلْمَ فَمَنْ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ

Artinya: “Keutamaan orang berilmu di atas ahli ibadah bagaikan keutamaan bulan purnama atas seluruh bintang-bintang. Sesungguhnya ulama itu adalah pewaris para nabi.

Para Nabi tidaklah mewariskan dirham dan dinar, akan tetapi mereka mewarisi ilmu.

Maka, barangsiapa yang mengambilnya, sungguh dia telah mengambil keberuntungan yang besar” (HR. Abu Dawud. Dinilai shahih oleh Syaikh Albani dalam Shahih wa Dha’if Sunan Abu Dawud no. 3641).

Dalam hadits di atas, diketahui bahwa warisan yang sesunggunya bukan harta benda yang disimbolkan dalam dirham dan dinar.

Warisan yang sesungguhnya adalah ilmu pengetahuan yang dapat diturunkan kepada setiap generasi selanjutnya.

Dalam hadits menuntut ilmu di atas, disampaikan bahwa seseorang yang mengambil ilmu sebagai warisan merupakan seseorang yang telah mengambil keberuntungan yang besar.

Dari hadits di atas, ketahui kedudukan ilmu pengetahuan berada di atas segalanya, bahkan di atas harta benda sekali pun.

Baca Juga: 4 Doa Bercermin Lengkap dengan Adab dan Keutamaannya

2. Menuntut Ilmu Syar’i Akan Dikehendaki Kebaikan

Setiap umat muslim diwajibkan untuk menuntut ilmu dan menghormati seseorang yang mengajarinya ilmu.

Penghormatan terhadap seorang guru yang memberikan ilmu disampaikan oleh Rasulullah SAW dalam sabdanya, yaitu:

تَعَلَّمُوْاوَعَلِّمُوْاوَتَوَاضَعُوْالِمُعَلِّمِيْكُمْ وَلَيَلَوْا لِمُعَلِّمِيْكُمْ ( رَواهُ الطَّبْرَانِيْ)

Artinya: “Belajarlah kamu semua, dan mengajarlah kamu semua, dan hormatilah guru-gurumu, serta berlaku baiklah terhadap orang yang mengajarkanmu,” (HR Tabrani).

Selain hadits menuntut ilmu dan artinya di atas, Rasulullah SAW juga bersabda bahwa seseorang yang menuntut ilmu syar’i adalah pertanda bahwa seseorang tersebut dikehendaki kebaikan di dunia dan akhirat oleh Allah SWT.

Hadits tersebut berbunyi:

وَمَنْ يُرِدْ اللَّه بِهِ خَيْرًا يُفَقِّههُ فِي الدِّين

Artinya: “Barang siapa yang dikehendaki kebaikan oleh Allah, maka Allah akan memahamkan dia dalam urusan agamanya,” (HR. Bukhari no. 71 dan Muslim no. 2436).

Baca Juga: 9 Hadits dan Ayat Alquran tentang Jual Beli, Insya Allah Transaksi Lebih Berkah!

Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Islam

Foto: (iStockphoto.com)

Setelah mengetahui beberapa hadits menuntut ilmu di atas, pahami keutamaan dalam menuntut ilmu dalam Islam.

Setidaknya terdapat beberapa keutamaan menuntut ilmu dalam Islam yang didapatkan oleh setiap umat muslim yang mengamalkannya.

Berikut ini beberapa keutamaannya, yaitu:

1. Diangkat Derajatnya oleh Allah SWT

Dalam QS Al-Mujadalah ayat 11, Allah SWT berfirman bahwa setiap orang yang beriman dan menuntut ilmu akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT. Berikut potongan ayatnya:

يَرْفَعِ اللهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجاتٍ

Artinya: “Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman di antara kalian dan orang-orang yang diberi ilmu” (QS Al-Mujadalah ayat 11).

Dari ayat di atas, jelas difirmankan oleh Allah SWT bahwa menuntut ilmu merupakan hal penting dan bisa mendapatkan derajat yang tinggi.

Selain berilmu tentu saja seorang muslim harus beriman.

Keimanan yang dimiliki oleh seorang muslim diharapkan dapat mengantarkannya untuk menuntut ilmu setinggi mungkin.

Sebaliknya, ilmu yang dimiliki oleh seorang muslim diharapkan dapat meningkatkan dan memperkuat keimanan seorang muslim tersebut.

Baca Juga: 15+ Hadits dan Ayat Alquran tentang Akhlak untuk Jadi Pegangan Hidup

2. Bodoh Pangkal Keburukan

Keutamaan menuntut ilmu adalah bisa mendapatkan pengetahuan yang luas dan tinggi.

Dengan pengetahuan yang luas, maka seseorang akan terbebas dari kebodohan.

Kebodohan sendiri merupakan pangkal dari keburukan, atau gerbang awal keburukan bermula.

Sebagaimana sabda yang disampaikan oleh Rasulullah SAW, yaitu:

عن إبراهيم عن علقمة عن عبد الله بن مسعود رضي الله تعالى عنهم قال: قال رسول الله تعالى عليه وسلم: من تعلم بابا من العلم ينتفع به في آخرته ودنياه أعطاه الله خيرا له من عمر الدنيا سبعة آلاف سنة صيام نهارها وقيام لياليها مقبولا غير مردود.

Artinya: "Dari Ibrahim, dari ‘Alqomah, dari Abdulloh bin Mas’ud RA berkata: Rasululloh SAW bersabda:

“Barang siapa mempelajari satu bab dari ilmu yang bermanfaat bagi dunianya dan akhiratnya.

Maka, Allah memberinya yang lebih baik baginya dari tujuh ribu umur dunia yang siangnya digunakan berpuasa dan menghidupkan malamnya yang ibadah tersebut diterima dan tidak ditolak”.

3. Derajat Seorang yang Berilmu Berbeda dengan yang Tidak Berilmu

Sahabat Rasulullah SAW, yaitu Ibnu ‘Abbas, meriwayatkan sabda Rasulullah SAW yang menyampaikan bahwa:

درجات العلماء فوق المؤمنين بسبعمائة درجة درجة ما بين الدرجتين خمسمائة عام

Artinya: “Para ulama mempunyai derajat yang lebih tinggi daripada orang-orang mukmin pada umumnya dengan selisih 700 derajat dan di antara dua derajat terpaut selisih 500 tahun.”

Baca Juga: Hukum Aborsi dalam Islam, Umat Muslim Wajib Tahu!

Nah, itulah beberapa hadits menuntut ilmu dan keutamaan yang didapatkan oleh seorang muslim yang menuntut ilmu.

Semoga penjelasan di atas bermanfaat dan mencerahkan, ya!

  • https://www.hadits.id/
  • https://carihadis.com/