16 Februari 2024

Khutbah Jumat Bulan Syaban untuk Menyambut Ramadhan

Bisa menambah ilmu dan wawasan baru Dads
Khutbah Jumat Bulan Syaban untuk Menyambut Ramadhan

Foto: Freepik

Umat Islam sedang berada dalam bulan kedelapan kalender Hijriah, yakni Syaban. Maka, khutbah Jumat bulan Syaban pun perlu diketahui.

Syaban adalah bulan yang berada di antara Rajab dan Ramadan ini kerap dilalaikan oleh manusia.

Sedangkan, ada banyak amalan dan khutbah Jumat bulan Syaban. Untuk itu, yuk simak khutbah Jumat bulan Syaban di bawah ini, Moms.

Baca Juga: Begini Hukum Salat Jumat Bagi Wanita, Dicatat Moms!

Khutbah Jumat Bulan Syaban

Ilustrasi Khutbah Jumat Bulan Syaban
Foto: Ilustrasi Khutbah Jumat Bulan Syaban (unsplash.com)

Khutbah Jumat: Bulan Syaban, Momen Bersimpuh Mohon Ampunan Allah

Khutbah Jumat bulan Syaban ini mengajak jamaah untuk merenungkan pentingnya membersihkan diri secara spiritual.

Lalu, juga memohon ampunan Allah di bulan Syaban sebagai persiapan menyambut Ramadhan.

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِىْ أَرْسَلَ رَسُوْلَهُ بِالْهُدىْ وَدِيْنِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلى الدِّيْنِ كُلِّهِ وَلَوْكَرِهَ الْمُشْرِكُوْنَ. أَشْهَدُ أَنْ لآإِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلى خَاتَمِ اْلاَنْبِيَآءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ مُحَمَّدٍ وَّعَلى آلِهِ وَصَحْبِهِ أجْمَعِيْنَ. أَمَّا بَعْدُ، فَيَا عِبَادَ اللهِ اِتَّقُوْا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ قَالَ تَعَالَى : إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah.

Pada kesempatan ini khatib mengajak jamaah dan diri khatib sendiri untuk bersyukur kepada Allah SWT atas segala limpahan nikmat dan karunia-Nya kepada kita semua.

Kedua, khatib juga mengajak jamaah sekalian untuk menyampaikan salawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW atas segala kasih sayang dan pengorbanan dakwahnya.

Pada bulan Syaban ini khatib mengajak jamaah dan diri khatib sendiri untuk kembali dan bertobat kepada Allah.

Pada bulan yang baik untuk menyambut bulan suci Ramadhan ini, mari sama-sama kita merendahkan diri dan memohon ampunan Allah atas segala dosa dan kekeliruan kita.

Pada Surat Al-Baqarah ayat 222, Allah menyampaikan bahwa

Dia menyukai orang-orang yang bertobat dan membersihkan diri:

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

Artinya: “Sungguh, Allah menyukai orang yang bertobat dan menykai orang yang menyucikan diri,” (Surat Al-Baqarah ayat 222).

Pada banyak riwayat, kita dapat menemukan anjuran dan isyarat agar kita manusia bertobat kepada Allah.

Kita menemukan bagaimana Allah membuka pintu tobat-Nya satu kali 24 jam.

Kita mendapati kemurahan dan kasih sayang Allah dengan keterbukaan pintu tobat-Nya:

عَنْ أَبِي مُوسَى عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يَبْسُطُ يَدَهُ بِاللَّيْلِ لِيَتُوبَ مُسِيءُ النَّهَارِ وَيَبْسُطُ يَدَهُ بِالنَّهَارِ لِيَتُوبَ مُسِيءُ اللَّيْلِ حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ مِنْ مَغْرِبِهَا

Artinya: “Dari sahabat Abu Musa as dari Nabi Muhammad saw, ia bersabda, ‘Sungguh, Allah swt membuka tangan-Nya pada malam hari agar pendosa di siang hari dapat bertobat;

dan menggelar tangan-Nya pada siang hari agar pendosa di malam hari dapat bertobat sampai matahari terbit dari tempat tenggelamnya,’” (HR Muslim).

Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah, Allah memberikan kemurahan-Nya kepada kita dalam hal pertobatan.

Allah menunggu kita untuk menghadap dan bersimpuh di hadapan-Nya dengan mengingat segala dosa yang pernah kita lakukan baik disengaja maupun tidak disengaja.

Allah tidak perduli seberapa banyak dan besar dosa kita kepada-Nya.

Nabi Muhammad SAW menggambarkan kemurahan Allah SWT dalam menerima tobat manusia.

Dalam riwayat hadisnya, Nabi Muhammad SAW menyebut penerimaan Allah atas tobat manusia sebesar apapun dosa manusia.

عَن أَبِي هُرَيْرَةَ عَن النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَوْ أَخْطَأْتُمْ حَتَّى تَبْلُغَ السَّمَاءَ ثُمَّ تُبْتُمْ لَتَابَ عَلَيْكُمْ وصحيح سنن ابن ماجة

Artinya, “Dari Abu Hurairah ra, dari Nabi Muhammad SAW, ia bersabda, ‘Andai kalian keliru hingga mencapai langit, lalu kalian bertobat, niscaya ia akan menerima tobat kalian,’” (HR Ibnu Majah).

Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah, Sebagaimana keterangan Surat Al-Baqarah ayat 222, Allah menyukai orang-orang yang bertobat dan memohon ampunan kepada-Nya.

Allah menyukai orang-orang yang beristighfar dan bersimpuh memohon ampunan-Nya.

Pada hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW menjelaskan kesenangan Allah pada istighfar dan permohonan ampun hamba-Nya.

Bahkan Allah akan membinasakan manusia satu generasi yang tidak memohon ampun.

Ini karena tidak memiliki dosa dan menggantinya dengan generasi baru yang akan memohon ampunan-Nya.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَوْ لَمْ تُذْنِبُوا لَذَهَبَ اللَّهُ بِكُمْ، وَلَجَاءَ بِقَوْمٍ يُذْنِبُونَ، فَيَسْتَغْفِرُونَ اللَّهَ، فَيَغْفِرُ لَهُمْ

Artinya: “Dari Abu Hurairah RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, ‘Demi Allah yang diriku berada di tangan-Nya, andai kalian tidak berdosa;

niscaya Allah akan membinasakan kalian dan mengganti kalian dengan kaum baru yang berdosa, lalu meminta ampun, dan akhirnya Allah mengampuni mereka,’” (HR Muslim).

Hadirin jamaah Jumat rahimakumullah, Sebagai penutup khutbah Jumat yang singkat ini, khatib...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb