13 Mei 2024

7 Amalan dan Keutamaan Bulan Zulkaidah, Masya Allah!

Zulkaidah merupakan satu dari empat bulan mulia
7 Amalan dan Keutamaan Bulan Zulkaidah, Masya Allah!

Foto: freepik.com

Di kalender Hijriah, umat islam telah memasuki periode bulan Zulkaidah atau Dzulqa'dah sejak Kamis, 9 Mei 2024.

Bulan kesebelas dari 12 bulan kalender Hijriah ini hadir setelah bulan Syawal, Moms.

Seperti pada bulan-bulan Hijriah lainnya, bulan Zulkaidah juga memiliki banyak amalan serta keutamaan yang bisa dirasakan oleh seluruh umat Islam.

Sesungguhnya Dzulqa'dah merupakan bahasa yang berasal dari kata Bahasa Arab yaitu qu’ud yang bermakna duduk.

Maksud dari duduk adalah pada bulan ini, sebagian besar orang Arab duduk atau beristirahat dari perang sehingga disebut sebagai Dzulqa'dah.

Untuk menyambut bulan Zulkaidah, Moms dan Dads perlu mengetahui beberapa amalan yang dianjurkan dan keutamaan dari bulan ini.

Maka dari itu, yuk cari tau apa saja amalan dan keutamaan bulan Zulkaidah yang harus Moms dan Dads pahami serta lakukan.

Baca Juga: Amalan dan Keutamaan Bulan Rabiul Awal, Bulan Kelahiran Nabi Muhammad SAW

Amalan dan Keutamaan Bulan Zulkaidah

Moms dan Dads perlu mengetahui informasi mengenai amalan keutamaan bulan Zulkaidah agar dapat memperoleh banyak pahala baik di bulan ini.

Jadi, simak informasi lengkapnya berikut ini.

1. Termasuk ke Dalam 4 Bulan Mulia

Ilustrasi Kabbah (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Kabbah (Orami Photo Stock)

Mengutip dari Islam.nu.or.id, bulan Dzulqa'dah atau bulan Zulkaidah memiliki banyak keutamaan yang dapat dirasakan oleh umat Islam.

Keutamaan pertama dari bulan Zulkaidah adalah bulan ini menjadi salah satu dari empat bulan yang dimuliakan oleh Allah SWT.

Keempat bulan yang dimuliakan itu adalah Dzulqa’dah, Zulhijjah, Muharam, dan Rajab.

Seperti yang telah disinggung sebelumnya, di bulan ini sebagian besar orang Arab pada masa lalu tidak melakukan perang, sehingga bulan ini dianggap sangat mulia.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ (سورة التوبة: ٣٦)

Artinya: “Sesungguhnya jumlah bulan menurut Allah ialah 12 bulan, sebagaimana dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan Bumi;

di antaranya ada empat bulan yang diagungkan (Zulkaidah, Zulhijjah, Muharam, dan Rajab)” (QS at-Taubah: 36).

2. Termasuk ke Dalam 3 Bulan Sah Haji

Selain termasuk ke dalam bulan yang mulia, Zulkaidah juga menjadi salah satu di antara tiga bulan haji, yaitu Syawal, Zulkaidah, dan sepuluh hari pertama bulan Zulhijjah.

Jika, Moms dan Dads melakukan ibadah haji di bulan ini akan dianggap sah. Lalu, jika melaksanakan haji di luar waktu ini tidak sah ihram hajinya.

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:

اَلْحَجُّ اَشْهُرٌ مَّعْلُوْمٰتٌ (البقرة: ١٩٧)

Artinya: “Musim haji itu pada bulan-bulan yang telah dimaklumi (ditentukan)” (QS al-Baqarah: 197).

3. Waktu Nabi Muhammad SAW Melaksanakan Ibadah Umrah

Ilustrasi Mekkah (Orami Photo STock)
Foto: Ilustrasi Mekkah (Orami Photo STock)

Keutamaan bulan Zulkaidah selanjutnya adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selalu melaksanakan ibadah Umrah di bulan Zulkaidah.

Sahabat Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan:

اعْتَمَرَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَرْبَعَ عُمَرٍ، كُلَّهُنَّ فِي ذِي القَعْدَةِ، إِلَّا الَّتِي كَانَتْ مَعَ حَجَّتِهِ، عُمْرَةً مِنَ الحُدَيْبِيَةِ فِي ذِي القَعْدَةِ، وَعُمْرَةً مِنَ العَامِ المُقْبِلِ فِي ذِي القَعْدَةِ، وَعُمْرَةً مِنَ الجِعْرَانَةِ، حَيْثُ قَسَمَ غَنَائِمَ حُنَيْنٍ فِي  ذِي القَعْدَةِ، وَعُمْرَةً مَعَ حَجَّتِهِ (رواه البخاري) -

Artinya: “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berumrah sebanyak empat kali, semuanya pada bulan Zulkaidah kecuali umrah yang dilaksanakan bersama haji beliau;

yaitu satu umrah dari Hudaibiyah, satu umrah pada tahun berikutnya, satu umrah dari Ji’ranah ketika membagikan rampasan perang Hunain dan satu lagi umrah bersama haji” (HR al-Bukhari).

4. Menjadi 30 Malam yang disebutkan oleh Allah SWT

Keutamaan bulan Zulkaidah yang selanjutnya adalah merupakan 30 malam yang disebutkan oleh Allah SWT.

Allah subhanahu wa ta’ala dalam firman-Nya;

وَوَاعَدْنَا مُوسَى ثَلَاثِينَ لَيْلَةً وَأَتْمَمْنَاهَا بِعَشْرٍ فَتَمَّ مِيقَاتُ رَبِّهِ أَرْبَعِينَ لَيْلَةً، وَقَالَ مُوسَى لِأَخِيهِ هَارُونَ اخْلُفْنِي فِي قَوْمِي وَأَصْلِحْ وَلَا تَتَّبِعْ سَبِيلَ الْمُفْسِدِينَ (سورة الأعراف: ١٤٢)

Artinya: “Dan Kami telah menjanjikan kepada Musa untuk memberikan kepadanya kitab Taurat setelah berlalu tiga puluh malam (bulan Zulkaidah);

dan Kami sempurnakan jumlah malam itu dengan sepuluh malam lagi (sepuluh malam pertama bulan Zulhijjah);

maka sempurnalah waktu yang telah ditentukan Tuhannya menjadi empat puluh malam. Dan Musa berkata kepada saudaranya, yaitu Harun,” (QS al-A’raf: 142).

Baca Juga: Jadwal Puasa Sunah Bulan Mei 2023, Lengkap dengan Niat!

5. Nilai Puasa Sunah di Atas Bulan Lainnya

Ilustrasi Puasa (Orami Photo Stock)
Foto: Ilustrasi Puasa (Orami Photo Stock)

Salah satu amalan yang perlu Moms dan Dads lakukan di bulan Zulkaidah adalah menjalankan ibadah puasa sunah.

Karena jika berpuasa di bulan ini, pahala atau nilai yang didapat akan jauh lebih tinggi dari bulan sebelumnya.

Hal ini dikarenakan, dalam sebuah hadis dijelaskan:

وَصُمْ من الْحُرُمِ وَاتْرُكْ صُمْ مِنَ الْحُرُمِ وَاتْرُكْ. وَقَالّ بِأُصْبُعِهِ الثَّلَاثِ يَضُمُّهَا ثُمَّ يُرْسِلُهَا (رواه أبو داود وابن ماجه)

Artinya: "Berpuasalah dari bulan haram, tinggalkanlah dari bulan haram, berpuasalah dari bulan haram, dan tinggalkanlah darinya.’

Nabi berisyarah dengan ketiga jarinya seraya mengumpulkan dan melepaskannya.” (HR. Abu Dawud dan Ibnu Majah).

Jika Moms memiliki rezeki yang berlebih, sangat disarankan untuk melaksanakan ibadah Haji atau...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.