01 April 2023

Manfaat dan Efek Samping Lactic Acid untuk Kulit, Catat!

Sering digunakan untuk eksfoliasi kulit

Moms mungkin tidak awam dengan lactic acid jika suka melakukan eksfoliasi wajah.

Eksfoliasi adalah tindakan untuk mengangkat sel-sel kulit mati, sisa make up yang masih menempel, dan kotoran yang menumpuk.

Hal tersebut dapat membuat kulit terlihat kusam.

Jika Moms belum tahu tapi ingin melakukan eksfoliasi, simak manfaat hingga efek samping dari bahan kimia ini terlebih dahulu.

Baca Juga: Rekomendasi 9 Obat Jerawat Alami, Bisa Bantu Hilangkan Jerawat Membandel dengan Cepat!

Apa Itu Lactic Acid?

Pengertian Lactic Acid (Orami Photo Stocks)
Foto: Pengertian Lactic Acid (Orami Photo Stocks)

Lactic acid atau dikenal dengan sebutan asam laktat adalah bahan eksfoliasi kimia yang berasal dari fermentasi laktosa.

Laktosa merupakan karbohidrat yang ditemukan dalam susu.

Asam ini populer di berbagai produk perawatan kulit sekarang ini.

Meski faktanya, penggunaan asam ini sudah ribuan tahun dilakukan.

Di Mesir kuno, Cleopatra menggunakan susu yang mengandung asam laktat untuk menjaga kulitnya tetap awet muda.

Seperti asam glikolat dan asam mandelat, asam laktat termasuk dalam keluarga asam alfa hidroksi (AHA).

AHA adalah senyawa organik yang larut dalam air yang, dalam formulasi kosmetik, menawarkan manfaat yang tak tertandingi untuk kulit.

Namun, asam laktat memberikan keuntungan tambahan yang tidak dimiliki AHA lainnya.

Selain kemampuannya untuk secara signifikan meningkatkan penampilan kulit, ini membantu menjaganya tetap terhidrasi secara alami.

Baca Juga: Pengertian dan Manfaat Asam Klorida dalam Kehidupan Manusia

Manfaat Lactic Acid untuk Kulit

Manfaat Lactic Acid (Orami Photo Stocks)
Foto: Manfaat Lactic Acid (Orami Photo Stocks)

Manfaat utama dari asam laktat adalah meningkatkan pergantian sel dan membantu menghilangkan tumpukan sel kulit mati pada lapisan kulit terluar (epidermis).

Saat menggunakan asam laktat dalam konsentrasi 12%, kulit menjadi lebih kencang dan lebih tebal.

Hasilnya, tampilan kulit jadi lebih halus secara keseluruhan dan lebih sedikit garis halus dan kerutan yang dalam.

Hasil ini menunjukkan, dalam konsentrasi tinggi seperti itu, asam laktat dapat meresap ke lapisan kulit yang lebih dalam.

Konsentrasi yang lebih rendah sekitar 5% tidak berdampak pada lapisan tengah kulit.

Namun, mereka memiliki efek serupa pada tingkat yang lebih dangkal.

Selain lebih halus, kulit juga akan jadi lebih cerah.

Bahan pengelupasan AHA ini membantu mengobati hiperpigmentasi sedang hingga parah.

Kondisi ini terjadi ketika bintik-bintik tertentu pada kulit memiliki jumlah melanin lebih dari normal.

Itu artinya, asam laktat dapat memudarkan bintik-bintik penuaan dan mengurangi munculnya kerutan dan pori-pori yang sangat terlihat.

Asam laktat adalah salah satu bentuk AHA yang paling ringan.

Jadi, aman digunakan pada kulit sensitif dalam konsentrasi yang tepat.

Baca Juga: Mengenal Hyaluronic Acid, dari Manfaat hingga Tips Menggunakannya

Berdasarkan situs WebMD, ada beberapa keunggulan dari lactic acid sebagai berikut.

1. Bersifat Antibakteri

Asam laktat dapat berfungsi sebagai antibakteri yang efektif.

Beberapa penelitian menunjukkan, asam laktat dan suplemen probiotik dapat membantu mengatasi kulit sensitif.

Dengan bekerja sama untuk memperbaiki reaksi peradangan tertentu, keduanya memberikan keseimbangan mikroba pada kulit.

Probiotik meningkatkan regulasi yang lebih mendalam dengan menyeimbangkan bakteri usus.

Sementara asam laktat bekerja bersama probiotik sebagai pengobatan masalah kulit seperti psoriasis, eksim, dan jerawat.

2. Mengobati Jerawat

Kulit yang cenderung berjerawat bisa lebih sensitif terhadap eksfoliasi.

Namun, banyak dokter meresepkan bahan kimia asam laktat dalam konsentrasi rendah di samping antibiotik sebagai bagian dari perawatan kulit.

Menggunakan asam laktat konsentrasi rendah meningkatkan tekstur kulit dan mengurangi hingga 90% dari peradangan pada orang dengan jerawat.

Baca Juga: 9 Manfaat Witch Hazel untuk Kulit Wajah Berjerawat

Cara Menggunakan Lactic Acid

Cara Menggunakan Lactic Acid (Orami Photo Stocks)
Foto: Cara Menggunakan Lactic Acid (Orami Photo Stocks)

Meskipun ini asam laktat adalah bahan eksfoliasi AHA yang lebih ringan, Moms tidak boleh menggunakan asam laktat terlalu sering.

Sebab, terdapat risiko yang akan terjadi jika pengelupasan kulit dilakukan secara berlebihan dan mengacaukan pelindung alami kulit.

Pertimbangkan menggunakan bahan pelapis kulit yang efektif ini setiap malam, kecuali dokter kulit mengatakan sebaliknya.

Hati-hati jika Moms menggunakan retinoid dan facial scrub yang agresif.

Hindari melakukan perawatan ini sekaligus, atau Moms mungkin mengalami beberapa iritasi.

Pada kasus yang parah, ini mungkin menyebabkan hiperpigmentasi pasca-peradangan.

Kondisi ini terjadi saat kulit memproduksi melanin ekstra sebagai respons alami terhadap stres.

Jenis hiperpigmentasi ini bisa memakan waktu lama untuk memudar.

Kondisi ini akan membuat kulit jadi terlihat belang di beberapa bagian.

Menggunakan pengelupasan kimia menempatkan kulit Moms pada risiko kerusakan akibat sinar matahari yang lebih besar.

Selalu kenakan tabir surya SPF 30+ baik ketika berada di luar ruangan atau tidak.

Oleskan setiap dua jam saat Moms terkena sinar matahari langsung.

Gagal melindungi kulit yang super rentan ini dari kerusakan UVA dan UVB dapat meningkatkan peluang terkena kanker kulit.

Ikuti petunjuk produk dengan cermat.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan, di antaranya:

  • Pastikan konsentrasi asam laktat di bawah 10 persen.
  • Memilih produk perawatan kulit dengan pH lebih dari 3,5.

Baca Juga: Manfaat Tranexamic Acid dan Kandungan Serta Efek Sampingnya

Efek Samping Lactic Acid

Efek Samping Lactic Acid
Foto: Efek Samping Lactic Acid

Meskipun asam laktat lebih ringan daripada AHA lainnya, bahan kimia ini masih merupakan pengobatan yang kuat.

Jadi, kemungkinan efek samping selama penggunaan tetap ada.

Berikut ini efek samping lactic acid yang mungkin terjadi:

1. Sensitivitas terhadap Sinar Matahari Meningkat

Hal penting yang perlu Moms ketahui sebelum memulai penggunaan lactic acid adalah terjadinya peningkatan terhadap sinar matahari.

Saat asam mengelupas sel-sel kulit, itu membuat kulit jadi lebih tipis sehingga lebih mungkin rusak oleh sinar ultraviolet.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sensitivitas terhadap sinar matahari dapat bertahan hingga empat minggu setelah asam laktat berhenti digunakan.

Jadi, gunakan tabir surya SPF 30 atau lebih tinggi setiap hari.

Tujuannya untuk melindungi kulit dari sengatan matahari dan kerusakan akibat sinar matahari, bahkan ketika cuaca berawan sekalipun.

Jika tidak, Moms tidak bisa teratur menggunakan tabir surya, sebaiknya urungkan niat untuk menggunakan bahan eksfoliasi ini.

Baca Juga: Serba-serbi Salicylic Acid, Bahan Andalan Untuk Mengusir Jerawat

2. Iritasi Kulit

Selain sensitif terhadap sinar matahari, lactic acid juga menyebabkan iritasi kulit yang menimbulkan tanda sebagai berikut.

Kemerahan ringan, rasa terbakar, dan gatal dapat terjadi saat Moms pertama kali menggunakan produk yang mengandung lactic acid.

Selama kondisi itu ringan dan hilang dalam waktu sekitar satu jam, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

Namun, jika kemerahan, rasa terbakar, dan gatal sedang hingga parah atau tidak kunjung hilang, atau jika Moms mengalami pembengkakan atau ruam, segera bilas wajah dengan air mengalir.

Jangan menggunakannya lagi dan periksa ke dokter kulit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Jika Moms memiliki jenis kulit sensitif, lakukan konsultasi lebih dahulu dengan dokter sebelum menggunakan lactic acid atau asam laktat, ya!

  • https://www.webmd.com/beauty/lactic-acid-for-skin-care#1
  • https://www.verywellhealth.com/lactic-acid-skin-care-4178819
  • https://www.healthshots.com/beauty/skin-care/4-reasons-to-use-lactic-acid-for-skin/
  • https://www.prevention.com/beauty/skin-care/a32743734/what-is-lactic-acid/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.