14 Januari 2021

8 Manfaat Gula Batu dan Efek Sampingnya untuk Kesehatan

Selain manis, ada juga manfaat gula batu dan efek sampingnya berikut!

Saat memilih pemanis untuk dicampur ke dalam kopi susu atau teh, apa sih yang paling Moms suka? Gula putih, gula cokelat, gula aren, atau bahkan gula batu?

Siapa bilang gula batu tidak nikmat, gula batu atau yang juga dikenal sebagai permen batu atau permen gula, adalah manisan keras yang dibuat dengan mendinginkan sirup gula menjadi kristal besar.

Gula batu bisa dibuat dengan berbagai jenis gula, termasuk gula pasir putih, tebu, dan gula merah. Selain itu, ada juga beberapa manfaat gula batu dan efeknya yang mungkin belum Moms ketahui.

Gula batu sangat umum dalam masakan Asia dan digunakan untuk mempermanis teh, makanan penutup, dan bahkan dicampurkan dalam hidangan gurih.

Baca juga: Mana Lebih Baik: Gula Pasir, Gula Batu, atau Gula Merah?

Gula batu memang kurang manis dibandingkan dengan gula pasir putih meja dengan volume yang sama. Namun karena kurang manis, ia menjadi pemanis yang ideal dan ringan untuk banyak minuman dan hidangan.

Beberapa orang percaya gula batu lebih sehat daripada gula pasir putih. Namun, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung bahwa gula batu memiliki manfaat kesehatan yang berbeda dibandingkan gula pasir. Apalagi, gula batu sering dibuat dari gula putih rafinasi, sehingga komposisi kimianya tidaklah jauh berbeda..

Mengutip Nourish by WebMD, dalam 1 sendok teh (4 gram) gula batu terkandung beberapa nutrisi seperti:

  • Kalori: 25
  • Protein: 0 gram
  • Lemak: 0 gram
  • Karbohidrat: 6,5 gram
  • Serat: 0 gram
  • Gula: 6,5 gram

Meskipun gula menyediakan sumber energi yang cepat bagi tubuh, gula tidak menyediakan vitamin atau mineral dalam jumlah yang signifikan.

Namun jika Moms menggunakan gula batu yang dibuat dari larutan tebu dan nira pohon aren, Moms akan mendapatkan asupan vitamin esensial seperti Vitamin B12.

Potensi Manfaat Gula Batu untuk Kesehatan

manfaat gula batu.jpg
Foto: manfaat gula batu.jpg

Foto: freepik.com

Manfaat gula batu sebetulnya cukup terbatas. Beberapa manfaat gula batu untuk kesehatan antara lain:

1. Mengobati Pilek dan Batuk Biasa

Mengutip artikel dari NetMeds, gula batu bisa mengatasi pilek dan batuk. Seperti yang Moms ketahui, batuk, pilek, dan sakit tenggorokan adalah masalah umum, terutama di musim dingin.

Gula batu bisa menjadi ramuan ajaib dengan khasiat penyembuhan yang dapat meredakan kondisi ini dengan cepat.

Ambil setengah sendok teh gula batu dan lada hitam, buat menjadi pasta dengan melelehkannya dan konsumsi pada malam hari untuk menyembuhkan sakit tenggorokan.

Bubuk gula batu dan lada hitam dengan air hangat akan membantu meredakan batuk dan juga menghilangkan lendir berlebih di sistem pernapasan.

2. Meningkatkan Pencernaan

Gula batu adalah permen yang sehat, dan Moms bisa memakannya setelah makan banyak untuk membantu meningkatkan pencernaan. Ia akan bertindak sebagai makanan penutup dan akan membuat pencernaan segera berfungsi.

3. Meningkatkan Energi dengan Cepat

Gula batu adalah sumber energi instan karena ia adalah karbohidrat sederhana. Karbohidrat sederhana seperti yang ada dalam gula batu, gula pasir, sirup, dan madu akan dimetabolisme dengan cepat di dalam tubuh.

Mereka dengan cepat dipecah menjadi glukosa setelah dikonsumsi, menyebabkan lonjakan cepat dan penurunan kadar gula darah.

Hasilnya, gula batu, seperti gula meja, berfungsi sebagai sumber energi cepat untuk sel, jaringan, dan organ tubuh. Gula batu juga akan menyegarkan suasana hati, terutama selama perubahan suasana hati pasca menopause.

Baca Juga: Biasa Tak Sarapan? Hati-hati Gula Darah Tinggi!

4. Menghentikan Mimisan

Moms akan terkejut mengetahui bahwa manfaat gula batu untuk kesehatan lainnya adalah untuk membantu menghentikan perdarahan hidung dengan cepat.

Mengutip Boldsky, jika Moms mengalami mimisan, konsumsilah potongan gula batu dengan air dan itu akan menghentikan pendarahan dengan cepat.

5. Baik untuk Otak

Manfaat gula batu yang satu ini juga perlu Moms ketahui. Gula batu juga digunakan sebagai obat alami untuk otak. Gula batu akan membantu meningkatkan daya ingat dan mengatasi kelelahan mental.

6. Meningkatkan Kadar Hemoglobin

Orang yang memiliki kadar hemoglobin rendah mungkin juga menderita masalah seperti anemia, kulit pucat, pusing, kelelahan dan kelemahan antara lain.

Gula batu dapat membantu dengan meningkatkan kadar hemoglobin. Ia juga mampu meregenerasi sirkulasi darah dalam tubuh.

7. Minuman yang Menyegarkan

Gula batu biasanya digunakan sebagai minuman penyegar selama musim panas. Ia memiliki efek menenangkan pada pikiran dan tubuh dan mengurangi stres.

Ini adalah sumber energi instan dan memiliki kemampuan untuk menyeimbangkan tubuh dan menenangkan indera.

Minuman menyegarkan ini bisa disiapkan dengan mencampurkan sesendok gula batu ke dalam segelas air.

Gunakan air yang dicampur es batu untuk mendapatkan sensasi yang lebih menyegarkan.

8. Campuran dalam Masakan

Gula batu adalah pilihan gula yang disukai karena sehat dan tidak dimurnikan jika dibandingkan dengan gula meja biasa.

Gula batu memiliki rasa unik yang cocok dengan semua manisan tradisional, bahkan cokelat dan penganan lainnya.

Pilih gula batu organik yang berwarna keabu-abuan hingga kekuningan, dan jangan pilih gula batu yang warnanya sebening kristal karena ia biasanya tak mengandung vitamin.

Baca Juga: Berapa Banyak Takaran Garam dan Gula yang Dianjurkan untuk Balita?

Efek Samping Konsumsi Gula Batu Berlebihan

efek samping gula batu.jpg
Foto: efek samping gula batu.jpg

Foto: freepik.com

Meskipun terdapat manfaat gula batu untuk kesehatan, tapi Moms perlu ingat bahwa manfaat kesehatannya terbatas.

Menurut para ahli dari U.S. Department of Agriculture, asupan gula harian harus diatur dengan cermat, gula yang direkomendasikan tidak boleh lebih dari 10 persen dari total kalori harian.

The American Heart Association merekomendasikan kurang dari enam sendok teh gula per hari untuk wanita dan sembilan sendok teh per hari untuk pria.

Setelah memahami manfaat gula batu untuk kesehatan, kini Moms juga perlu tahu efek sampingnya berikut ini:

1. Kegemukan

Rata-rata orang Amerika makan 17 sendok teh gula setiap hari. Ini menambahkan hingga 26 kg tambahan gula per orang setiap tahun.

Ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa konsumsi gula berlebih berkontribusi pada penambahan berat badan, yang pada akhirnya dapat menyebabkan obesitas.

Mengutip Johns Hopkins Medicine, obesitas dikaitkan dengan sejumlah kondisi kesehatan, seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, dan banyak lagi.

2. Penyakit Kardiovaskular

Penelitian telah menunjukkan hubungan antara diet tinggi gula dan peningkatan risiko kematian akibat penyakit jantung.

Hasil studi jangka panjang menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi 17-21 persen dari asupan kalori hariannya sebagai tambahan gula memiliki risiko 38 persen lebih tinggi untuk meninggal akibat penyakit kardiovaskular.

Baca Juga: Hati-hati, 7 Makanan Balita Ini Mengandung Gula Tersembunyi

3. Kesehatan Mulut yang Buruk

Meskipun gula tidak merusak gigi secara langsung, gula mengundang bakteri yang memakan gula yang menempel di gigi dan kemudian akan membentuk lapisan plak.

Plak memungkinkan bakteri tetap berada di gigi untuk jangka waktu yang lebih lama. Bakteri menghasilkan asam yang mengikis email gigi dari waktu ke waktu, menyebabkan gigi berlubang.

Produk beracun lainnya yang dikeluarkan oleh bakteri dapat menembus jaringan gusi dan menyebabkan radang gusi.

Jika tidak diobati, radang gusi dapat meningkat menjadi penyakit yang lebih serius yang disebut periodontitis, yang dapat menyebabkan kehilangan tulang dan jaringan di sekitar gigi.

Karena manfaat gula batu dan efeknya hampir sama banyaknya, mungkin alangkah lebih baik jika Moms tetap menjaga asupan gula batu harian. Moms juga mungkin bisa menggunakan jenis gula lain yang lebih sehat, seperti misalnya gula stevia.

Terlebih jika Moms memang memiliki kondisi penyakit tertentu, asupan gula benar-benar harus dibatasi ya Moms, supaya tidak terjadi efek samping yang tidak diinginkan.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.