Pernikahan & Seks

5 Agustus 2021

15 Cara Mengatasi Ejakulasi Dini, Dijamin Ampuh!

Ejakulasi dini bisa membuat seks jadi tidak memuaskan
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Amelia Riskita
Disunting oleh Amelia Puteri

Ejakulasi dini diartikan sebagai situasi di mana pria mengeluarkan spermanya lebih cepat saat berhubungan intim dan mungkin hampir semua Dads pernah mengalami kondisi ini.

Menurut Urology Care Foundation, 1 di antara 3 lelaki dalam rentang usia 18 hingga 59 tahun di Amerika Serikat memiliki masalah dengan ejakulasi dini.

Meski tidak mengkhawatirkan, ejakulasi dini dapat meresahkan karena membuat aktivitas seksual jadi kurang menyenangkan.

Lalu bagaimana cara mengatasi ejakulasi dini? Yuk kita simak di bawah ini.

Baca Juga: 9 Posisi Seks untuk Orgasme Maksimal, Perlu Dicoba!

Penyebab Ejakulasi Dini

penyebab ejakulasi dini

Foto: Orami Photo Stock

Pada dasarnya, dikutip dari Family Doctor, ejakulasi dini diakibatkan oleh faktor emosional juga fisik, di mana Dads umumnya terlalu bersemangat, terstimulasi atau penisnya sangat sensitif.

Namun, beberapa penyebab lain bisa juga karena depresi, stres, rasa bersalah, hingga cemas saat berhubungan intim.

Sementara menurut laman Cleveland Clinic, beberapa masalah fisik dan kimia di bawah ini juga bisa menyebabkan ejakulasi dini:

  • Diagnosis disfungsi ereksi yang mendasarinya.
  • Masalah hormonal dengan kadar oksitosin, yang berperan dalam fungsi seksual pada pria.
  • Tingkat hormon lain yang berperan dalam fungsi seksual termasuk hormon luteinizing (LH), prolaktin dan hormon perangsang tiroid (TSH)
  • Tingkat serotonin atau dopamin rendah, bahan kimia di otak yang terlibat dalam hasrat dan kegembiraan seksual.
  • Penis yang ekstra sensitif terhadap rangsangan.

Baca Juga: Cara Memuaskan Istri di Ranjang, Ini 17 Hal yang Harus Dilakukan

Diagnosis Ejakulasi Dini

diagnosis ejakulasi dini

Foto: Orami Photo Stock

Ejakulasi dini bisa saja sulit untuk didiagnosis karena sifat subjektif dari waktu yang dibutuhkan untuk mencapai ejakulasi selama aktivitas seksual. Kebanyakan orang mencari pengobatan karena stigma dan rasa malu atas masalah ini.

Berbicara dengan seorang profesional dalam dunia medis adalah cara terbaik untuk mendiagnosis ejakulasi dini. Penyedia layanan kesehatan biasanya akan mengambil riwayat medis dan seksual serta melakukan tes prostat hingga neurologis sebelum melakukan diagnosis.

Jika Dads mengunjungi dokter untuk memeriksa apakah memiliki masalah ejakulasi, Dads mungkin akan ditanyai pertanyaan-pertanyaan berikut:

  • Sudah berapa lama Dads mengalami masalah ejakulasi?
  • Dalam keadaan apa ejakulasi dini terjadi?
  • Seberapa sering ejakulasi dini terjadi pada Dads?
  • Apakah Dads ada masalah hubungan dengan pasangan?
  • Apakah ejakulasi dini juga terjadi saat masturbasi?
  • Apakah Dads kesulitan untuk ereksi dan mengalami masalah dalam mempertahankan ereksi?

Meskipun pertanyaannya bersifat pribadi, penting bagi Dads untuk menjawabnya dengan jujur kepada ahli urologi sehingga mereka dapat mendiagnosis sumber masalah dengan baik.

Baca Juga: Berbagai Fakta Seputar Penis Ereksi yang Dads Wajib Tahu!

Cara Mengatasi Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini adalah ketidakmampuan untuk menunda ejakulasi lebih dari satu menit setelah penetrasi. Namun, masalahnya mungkin terjadi ketika berhubungan seksual atau bahkan saat masturbasi.

Ternyata ada banyak cara mengatasi ejakulasi dini ini, Dads. Berikut cara mengatasi ejakulasi dini yang bisa dicoba.

1. Mencoba Teknik Khusus Saat Seks

5 Cara Mengatasi Ejakulasi Dini 3.jpg

Foto: freepik

Cara mengatasi ejakulasi dini yang pertama itu jangan ragu untuk melakukan beberapa teknik khusus saat berhubungan seksual.

Dilansir dari Healthline, ada tiga pola seks teknis yang bisa Dads praktikan seperti; teknik pause-squeeze yakni ketika Dads merasa siap untuk berejakulasi, berhentilah dan minta pasangan meremas ujung kepala penis.

Mintalah Moms memegang remasan tersebut selama beberapa detik sampai Dads tidak lagi ingin mencapai klimaks dan ulangi lagi proses tersebut sehingga dirasa tak lagi diperlukan.

Cara mengatasi ejakulasi dini selanjutnya adalah stop-start atau aktivitas mengontrol orgasme.

Teknik ini dilakukan dengan cara berhenti melakukan aktivitas seksual sepenuhnya saat Dads berkeinginan untuk ejakulasi.

Setelah Dads merasa kurang terangsang, perlahan-lahan mulailah melakukan aktivitas seksual lagi.

Baca Juga: Apa Hubungan Antara Ejakulasi Dini dan Infertilitas Pada Pria?

2. Masturbasi atau Menggunakan Kondom

Dikutip dari Mayo Clinic, dalam beberapa kasus, cara mengatasi ejakulasi dini bisa mengambil langkah-langkah sederhana, seperti masturbasi satu atau dua jam sebelum hubungan seksual.

Hal ini dapat menunda ejakulasi saat berhubungan seks.

Penggunaan kondom yang tebal juga dianggap bisa membantu cara mengatasi ejakulasi dini demi mengurangi sensasi akibat efek psikologis Dads yang terlalu bersemangat meski belum mencapai klimaks.

3. Tidak Berhubungan Intim dalam Beberapa Waktu

Tips mengatasi ejakulasi dini

Foto: freepik

Cara mengatasi ejakulasi dini selanjutnya yaitu tidak sering melakukan hubungan seks dalam waktu tertentu.

Dads juga direkomendasikan untuk menghindari hubungan intim dalam jangka waktu tertentu untuk fokus pada jenis permainan seksual lain.

Namun tetap pastikan, ketika saatnya hendak berhubungan intim agar jangan terlalu bersemangat dan menggebu-gebu supaya ejakulasi dini tidak terjadi.

Baca Juga: 3 Dampak Ejakulasi Dini Pada Pasangan

4. Menggunakan Bantuan Obat

Dikutip dari National Health Service UK, cara mengatasi ejakulasi dini bisa dibantu dengan obat seperti Selective Serotonin Reuptake Inhibitors (SSRIs) atau Dapoxetine yang umumnya digunakan untuk mengobati depresi dan salah satu efeknya adalah menunda ejakulasi dini.

Dapoxetine digunakan sesuai permintaan namun umumnya Dads disarankan untuk mengonsumsinya satu hingga tiga jam sebelum berhubungan seks, tetapi tidak lebih dari satu kali sehari.

Penggunaan krim anestesi atau spray seperti lidocaine atau krim prilocaine juga bisa digunakan sebagai cara mengatasi ejakulasi dini, agar penis Dads tak lagi sensitif apalagi jika dikombinasikan dengan kondom agar lebih efektif.

5. Meminta Bantuan Tenaga Ahli

konsultasi dengan psikolog masalah ejakulasi dini

Foto: freepik

Jika Moms dan Dads menjalani hubungan jarak jauh pada khususnya, penting bagi kedua belah pihak untuk menjalani terapi dengan meminta bantuan tenaga ahli seperti psikolog atau psikiater dalam usaha cara mengatasi ejakulasi dini.

Umumnya perasaan seperti cemas, depresi, dan kondisi emosional lain dapat memengaruhi kegiatan seks sehingga membuat Dads mengalami ejakulasi dini.

Tidak ada salahnya meminta bantuan psikolog, psikiater atau sex therapist untuk membantu masalah hubungan seksual Dads, lho.

Karena dengan begitu, baik Moms dan Dads akan lebih terbuka dengan hubungan percintaan yang dijalani saat ini.

Baca Juga: Agar Bisa Diatasi, Kenali 5 Penyebab Ejakulasi Dini

6. Pengobatan Herbal China

Obat-obatan herbal China memang sudah dikenal bisa mengatasi berbagai penyakit, salah satunya untuk cara mengatasi ejakulasi dini.

Obat China yang disarankan adalah tablet Yimusake atau pil Qilin yang berfungsi untuk meningkatkan stamina seksual, energi, dan cara mengatasi ejakulasi dini.

Namun, Dads harus tetap hati-hati karena obat herbal biasanya memiliki efek samping, seperti nyeri perut, pusing, dan sakit otot.

Jadi konsultasikan terlebih dahulu pada dokter ya!

7. Mengonsumsi Zinc

mengatasi ejakulasi dini  - Almond.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Mineral esensial yang terdapat di dalam zinc mampu menghasilkan testosteron, serta meningkatkan libido dan energi.

Ini juga bisa digunakan sebagai cara mengatasi ejakulasi dini.

Penelitian Journal of Human Reproductive Sciences menemukan hubungan antara kurangnya konsumsi makanan yang mengandung zinc dan disfungsi seksual pada pria.

Oleh sebab itu, mulai sekarang Dads harus rajin mengonsumsi daging sapi, kerang, tiram, buncis, almond, susu, dan keju.

Cara mengatasi ejakulasi dini ini terbilang sederhana dan mudah untuk dilakukan.

Baca Juga: 15 Cara Seks Tahan Lama untuk Pria Secara Alami, Perhatikan Dads!

8. Makan Makanan Mengandung Magnesium

Tidak hanya zinc, makanan yang mengandung magnesium juga punya peran penting dalam kesehatan seksual Dads.

Dalam jurnal Magnesium in Human Semen: Possible Role in Premature Ejaculation, magnesium adalah cara mengatasi ejakulasi dini.

Makanan dengan magnesium yang bisa dikonsumsi di antaranya, kedelai, yoghurt, bayam, sereal gandum, daging sapi dan domba, cokelat hitam, bawang putih, dan kacang polong.

9. Olahraga Squat Depan

mengatasi ejakulasi dini

Foto: Orami Photo Stock

Selain makanan, Dads juga perlu berolahraga untuk cara mengatasi ejakulasi dini.

The National Strength and Conditioning Association menemukan bahwa latihan gabungan seperti deadlift dan bench press sangat berguna untuk cara mengatasi ejakulasi dini.

Posisi ini membuat kadar testosteron pria melonjak dan dapat membantu orgasme jadi lebih lama dan kuat.

Berdirilah dengan kaki selebar bahu memegang barbel di dada bagian atas.

Dads dapat menopang beban pada jari-jari, dengan pergelangan tangan direntangkan, atau menyilangkan lengan untuk menopang bobot.

Berhati-hatilah agar tidak melengkungkan punggung, dorong pinggul ke belakang dan tekuk lutut untuk menurunkan tubuh hingga paha sejajar dengan lantai.

Dorong tumit ke lantai untuk kembali ke posisi awal. Agar hasil maksimal, lakukan sebanyak 3 set selama 8-10 repetisi.

Dads juga bisa memilih olahraga lain yang fokus pada otot panggul.

Penelitian dalam jurnal Pelvic Floor Exercises for Erectile Dysfunction menjelaskan bahwa memperkuat otot dasar panggul dapat juga menjadi cara mengatasi ejakulasi dini dalam jangka panjang.

Baca Juga: Bisakah Hamil Apabila Sperma Sering Tumpah Setelah Berhubungan?

10. Melatih Orgasme

Cara mengatasi ejakulasi dini lainnya menurut dr. Boyke adalah dengan menahan gairah sebelum klimaks.

Misalnya dengan meminta Moms untuk meremas ujung penis yang diulangi selama beberapa kali.

Cara lain untuk melatih orgasme adalah dengan menunda klimaks.

Apabila Dads merasa kurang terangsang, perlahan-lahan mulailah melakukan aktivitas seksual lagi. Ulangi proses ini sebanyak yang diperlukan untuk membantu cara mengatasi ejakulasi dini.

11. Konsumsi Ginseng Merah

4 ginseng merah untuk cara mengatasi ejakulasi dini

Foto: Orami Photo Stock

Dipercaya ginseng merah adalah pilihan yang tepat sebagai cara mengatasi ejakulasi dini. Kandungan anti inflamasi pada ginseng dapat meningkatkan aliran darah dan meningkatkan libido.

Meski begitu, tubuh dapat beradaptasi apabila Dads sedang berhubungan seksual.

National Institutes of Health menegaskan, bahwa ginseng merah dipakai sebagai cara mengatasi ejakulasi dini, serta membantu ereksi lebih kencang dan tahan lama yang lebih mudah dicapai, lho!

Kualitas sperma juga lebih meningkat serta meningkatkan kemungkinan untuk pembuahan atau hamil.

Selain itu, penggunaan krim atau salep penunjang dibolehkan jika dibutuhkan.

Baca Juga: Berkenalan dengan Dokter Andrologi, Solusi Kesuburan Dads

12. Senam Kagel Pria

Senam kegel menurut dr. Boyke adalah salah satu cara mengatasi ejakulasi dini.

Untuk para Dads, menerapkan latihan dasar panggul di mana Dads diminta menemukan otot-otot kencang yang memiliki fungsi mengeluarkan gas di daerah sekitar panggul.

Saat berbaring, Dads diminta untuk mengontraksikan otot dasar panggul selama 3 detik dan rileks 3 detik kemudian.

Lakukan selama 10 kali berturut-turut sebelum berhubungan intim kembali.

Selain itu, saat sedang buang air kecil, coba untuk menghentikan atau memperlambat aliran urin.

Otot-otot yang digunakan untuk menghentikan aliran urin tersebut merupakan otot panggul bawah.

Baca Juga: Manfaat Sunat untuk Kesehatan dan Agama, Bisa Cegah Kanker Penis

13. Krim Topikal

salep untuk cara mengatasi ejukulasi dini.jpg

Foto: Orami Photo Stock

Menurut dr. Boyke, krim topikal yang dijual bebas mengandung zat pengurang rasa yang dapat dipakai sebagai cara mengatasi ejakulasi dini dengan mengurangi sensasi dan menunda klimaks.

Oleskan krim ke penis 10 sampai 15 menit sebelum berhubungan seks agar efektif.

Sebuah studi menemukan bahwa krim topikal dapat membantu meningkatkan waktu yang dibutuhkan untuk ejakulasi dalam beberapa menit.

Meskipun secara umum dapat ditoleransi dengan baik, krim ini dapat menyebabkan:

  • Nyeri ringan
  • Sensasi terbakar ringan
  • Penurunan libido
  • Hilangnya sensitivitas sementara

Baca Juga: 5 Variasi Kondom yang Bikin Momen di Ranjang Lebih Berkesan

14. Pola Hidup Sehat

Selain zeng dan magnesium, cara mengatasi ejakulasi dini juga dengan menerapkan pola hidup sehat. Pola hidup sehat berperan dalam kesehatan seksual dan dapat berperan dalam ejakulasi dini, menurut sebuah penelitian.

Dengan menerapkan pola hidup sehat, ia akan membantu meningkatkan waktu yan dibutuhkan untuk mencapai klimaks.

Pola hidup sehat dapat dimulai dengan mengonsumsi beberapa makanan seperti di bawah ini:

15. Mengurangi Sensitivitas

menggunakan kondom untuk mengatasi ejakulasi dini

Foto: Orami Photo Stock

Cara mengatasi ejakulasi dini lainnya yang dapat Dads lakukan yakni dengan mengurangi sensitivitas pada penis selama hubungan seksual dengan pasangan.

Misalnya, dengan mengenakan kondom saat berhubungan seksual karena kondom dapat menurunkan sensitivitas untuk membantu Dads dalam mempertahankan ereksi lebih lama tanpa ejakulasi.

Bahkan, Dads dapat memilih kondom yang dipasarkan dengan label "kontrol klimaks". Kondom ini biasanya mengandung obat mati rasa seperti benzokain untuk membantu sedikit mengurangi respons saraf penis.

Menggunakan obat yang bertindak sebagai agen mati rasa langsung ke penis sekitar 15 menit sebelum hubungan seksual juga dapat membantu, tetapi diskusikan pilihan ini dengan dokter terlebih dahulu karena mungkin saja memiliki efek samping.

Itulah berbagai cara mengatasi ejakulasi dini yang bisa coba dilakukan mulai sekarang, Dads.

Mudah-mudahan, dengan cara mengatasi ejakulasi dini di atas, Dads bisa mengatasi masalah tersebut dan bercinta pun jadi nikmat. Selamat mencoba!

  • https://www.urologyhealth.org/urologic-conditions/premature-ejaculation
  • https://www.nhs.uk/common-health-questions/sexual-health/can-premature-ejaculation-be-controlled/
  • http://www.jhrsonline.org/article.asp?issn=0974-1208;year=2009;volume=2;issue=2;spage=57;epage=61;aulast=Dissanayake
  • https://bjui-journals.onlinelibrary.wiley.com/doi/full/10.1111/j.1464-410X.2005.05690.x
  • https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/11204619/
  • https://familydoctor.org/condition/premature-ejaculation/
  • https://www.urologyhealth.org/urology-a-z/p/premature-ejaculation
  • https://www.verywellhealth.com/what-is-premature-ejaculation-5084991
  • https://www.healthline.com/health/mens-health/premature-ejaculation#_noHeaderPrefixedContent
  • https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/15627-premature-ejaculation
  • https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/premature-ejaculation/symptoms-causes/syc-20354900
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait