06 Maret 2020

Mengenal Brahma Vihara, 4 Sikap Tumbuhkan Cinta yang Tulus

Yuk ajarkan Si Kecil empat pilar ini

Cinta dan kasih sayang dibutuhkan setiap orang sebagai salah satu hal yang memberikan kedamaian oleh sesama umat manusia. Tanpa cinta, orang-orang akan diliputi oleh rasa benci selama kehidupannya di dunia.

Setiap agama tentu mengajarkan kasih sayang, termasuk bagi agama Buddha. Ada sifat-sifat luhur yang patut untuk dijalani dan dilakukan oleh semua mahkluk, terdiri dari empat sifat, yang disebut brahma vihara.

Yuk Moms, cari tahu lebih lanjut tentang pengertian dan nilai-nilai dari brahma vihara berikut ini, mengutip Yoga Matters.

Pengertian Brahma Vihara

Dalam ajaran ini, Brahma merujuk pada 'yang terbaik', 'yang pertama', 'yang paling utama' atau 'yang terbaik'. Sementara, Vihara diterjemahkan sebagai 'tempat tinggal', 'tinggal' atau 'rumah'.

Sharon Salzberg, guru praktik meditasi Buddha, menggunakan istilah 'rumah terbaik Anda' sebagai deskripsi sederhana. Ketahui lebih lanjut tentang brahma vihara dalam proses menumbuhkan cinta dan kasih sayang.

Brahma vihara terdiri dari empat pilar, yaitu: Metta (mencintai kebaikan dan kebajikan); Karuna (kasih sayang); Mudita (sukacita simpatik dan empati); dan Upeksha (keseimbangan batin).

Baca Juga: 4 Cara Membesarkan Anak Menurut Ajaran Buddha yang Patut Dicontoh

Empat Pilar Brahma Vihara

Keempat sikap ini dapat dipraktikkan dalam lingkungan meditasi formal dan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini juga ditemukan dalam Upanishad dan Sutra Yoga Patanjali dalam sutra 1:33:

maitri karuna muditopeksanam sukha duhkha punyapunya visayanam bhavanatas citta prasadanam

"Dengan memupuk sikap ramah terhadap yang bahagia, belas kasihan bagi yang tidak bahagia, senang akan yang saleh, dan mengabaikan orang jahat, pikiran akan mempertahankan ketenangannya yang tidak terganggu."

Berikut ini penjelasan terkait empat sifat tentang brahma vihara, mengutip dari Yoga Matters.

1. Metta: Cinta Tanpa Pamrih

brahma vihara-1
Foto: brahma vihara-1 (Orami Photo Stocks)

Foto: Orami Photo Stock

Nyatanya, tidak semua bentuk cinta dari seseorang merupakan cinta atau kasih sayang tanpa pamrih. Kebahagiaan orang lain seringkali bisa menjadi pengingat akan penderitaan kita sendiri.

Misalnya, seorang rekan kerja yang mendapatkan promosi bisa memicu kecemburuan, hubungan yang dimiliki teman sebagai pengingat kondisi saat ini, atau kebahagiaan orang lain menimbulkan rasa frustasi yang mengarah pada rasa kekurangan pada diri kita sendiri.

Jika Moms kerap merasakan perasaan seperti ini, Sang Buddha merekomendasikan praktik Metta Bhavna atau meditasi 'Cinta Kasih' sebagai bagian dari sikap brahma vihara.

Meditasi ini membiasakan pikiran seseorang untuk menumbuhkan sikap penuh kasih terhadap orang yang kita sukai, orang yang tidak kita sukai, dan akhirnya terhadap diri kita sendiri.

Baca Juga: 5 Pengaruh Sentuhan Penuh Kasih Sayang Bagi Perkembangan Balita

2. Karuna: Belas Kasihan untuk yang Tidak Bahagia

brahma vihara-2
Foto: brahma vihara-2

Foto: Orami Photo Stock

Baik itu sosok Moms sebagai orang tua, teman yang dapat diandalkan, siapapun itu, Moms mungkin sering dihadapkan pada perasaan bertanggung jawab atas kebahagiaan orang lain.

Ajaran Buddha menyarankan agar rasa bahagia ditemukan di dalam hati, sebagai pengingat terhadap penderitaan diri sendiri untuk merasakan belas kasihan bagi orang-orang yang sedang tak bahagia, dan berharap agar penderitaan orang lain bisa berhenti.

Ajaran Buddha brahma vihara menyarankan agar Moms menjadi 'terang' di dunia dan memberikan lebih banyak hal positif dan mengurangi penderitaan, tanpa adanya perasaan yang terikat atau pamrih.

3. Mudita: Pemberian Rasa Simpati

brahma vihara-3
Foto: brahma vihara-3

Foto: Orami Photo Stock

Sama halnya dengan Metta, Mudita mendorong Moms untuk menemukan hal yang baik pada orang lain dan merayakannya, ketimbang dilihat sebagai kompetisi atau memicu kecemburuan atau frustrasi dalam diri.

Dengan kata lain, ajaran brahma vihara ini mengajarkan untuk menggunakan kebahagiaan dan kesuksesan orang lain sebagai sebuah inspirasi, dengan mendorong Moms untuk bersukacita atas kebaikan orang lain.

Baca Juga: Kalau Balita Berbohong, Lakukan 3 Hal Ini dengan Kasih Sayang

4. Upeksha: Keseimbangan Batin

brahma vihara-4
Foto: brahma vihara-4

Foto: Orami Photo Stock

Sikap brahma vihara terakhir adalah upeksha, yang merupakan kemampuan seseorang untuk menumbuhkan sikap tidak terikat dan puas.

Upeksha membantu menjernihkan pikiran, sehingga Moms bisa melihat kenyataan dari setiap situasi, ketimbang terperangkap secara emosional dan merasakan penderitaan yang tak terhindarkan.

Upeksha mendorong seseorang untuk melihat sesuatu secara objektif, memandang semua orang sebagai sosok yang setara, terlibat dalam setiap percakapan dengan minat yang sama, dan membuat setiap momen baru sama pentingnya dengan momen terakhir.

Itu dia Moms, 4 sikap brahma vihara pada ajaran Buddha. Dengan mempraktikkan meditasi ini, semoga Moms dapat menjadi sosok yang mencintai terhadap sesama.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.