02 Maret 2019

Berbeda Pola Asuh Anak dengan Suami? Ini 3 Trik Menghadapinya

Gimana caranya biar kompak dengan suami?

Mengasuh anak memang memiliki beraneka macam tantangan. Salah satunya adalah beda pola asuh dengan suami.

Ketika menjadi orang tua, Moms dan pasangan mungkin mengalami kebingungan. Selain bingung cara mengasuh yang tepat, masalah semakin runyam ketika berbeda pola asuh dengan suami.

Anak-anak bisa menjadi bingung karena adanya perbedaan pola asuh tersebut. Namun, yang terkadang perlu dihindari adalah ketika adanya pertengkaran.

Bisa jadi anak akan sering melihat orang tua bertengkar karena adanya perbedaan pola asuh tersebut. Jika dibiarkan, masalah ini bisa berdampak serius hingga kepada hubungan pernikahan.

Agar hubungan tidak rusak, mari simak cara menghadapi perbedaan pola asuh anak dengan suami!

Baca Juga: Memahami Drone Parenting dan Plus Minusnya

Mengapa Pola Asuh Berbeda?

trik menghadapi perbedaan pola asuh dengan suami cover
Foto: trik menghadapi perbedaan pola asuh dengan suami cover

Ada banyak faktor yang menyebabkan beda pola asuh dengan suami. Salah satu faktor terkuat adalah perbedaan latar belakang keluarga.

Setiap orang punya latar belakang baik pendidikan, ekonomi dan keluarga yang berbeda sehingga pemahaman terhadap sesuatu juga berbeda.

Moms dan pasangan juga mungkin tinggal dengan lingkungan keluarga yang berbeda.

Kehidupan yang dijalani pada orang yang hanya memiliki satu saudara tentu berbeda dengan yang memiliki empat sampai lima orang saudara kandung. Maka, perbedaan pola asuh tadi sangat wajar dan rentan terjadi.

Baca Juga: 3 Kesalahan yang Sering Dilakukan Ibu Baru, Moms Juga Pernah?

Menghadapi Perbedaan Pola Asuh Anak dengan Suami

trik menghadapi perbedaan pola asuh dengan suami 02
Foto: trik menghadapi perbedaan pola asuh dengan suami 02

1. Jangan Menceritakan Keburukan Pasangan Pada Anak

Psikolog sekaligus konsultan di Love and Logic Parenting Online, Chargles Fay, Ph.D., mengatakan bahwa orang tua perlu menyadari betul adanya perbedaan tersebut dan jangan sampai melibatkan anak-anak.

“Banyak orang tua yang seperti menjadikan anak sebagai tempat mengadu. Jangan sesekali menceritakan apa yang jadi keburukan pasangan di depan anak-anak,” ujarnya.

Hal ini juga membuat anak melihat bahwa salah satu dari orang tua mereka adalah orang yang jahat.

Tak jarang anak jadi memanfaatkan situasi. Ia jadi terlihat ingin dilindungi akan kesalahannya dengan cara berpihak pada salah satu orang tua.

Hal ini tentu berdampak buruk untuk keharmonisan keluarga, tak hanya keharmonisan pasangan saja.

2. Jangan Bersikap Egois

Moms dan pasangan juga harus mengingat bahwa tidak ada pola asuh yang sempurna.

Jika beda pola asuh dengan suami, jangan menganggap salah satu dari pola asuh tersebut tepat. Salah satu hal yang penting dalam hal mengasuh anak adalah konsistensi.

Baca Juga: Jangan Katakan 6 Hal Ini Pada Ibu Rumah Tangga!

3. Jangan Mengkritik Pasangan di Depan Anak

Moms juga perlu memahami bahwa pendekatan seorang ibu dan ayah cukup berbeda. Hal ini yang sering jadi penyebab beda pola asuh dengan suami.

Para ayah mungkin banyak memilih kedisiplinan dengan cara fisik. Jangan sesekali mengkritik apa yang dilakukan pasangan di depan anak.

Perbedaan yang terjadi harus didiskusikan untuk menemukan formulasi yang tepat. Dengan bertengkar di depan anak, hal ini justru melemahkan kedisiplinan.

Anak yang disiplin biasanya lahir dari konsistensi. Apapun aturannya jika dilakukan secara konsisten, maka anak akan disiplin melakukannya.

Jadi mulai sekarang Moms sebaiknya jangan bertengkar mengenai pola asuh yang sempurna. Kalau Moms punya cara apa untuk menghadapi perbedaan pola asuh anak dengan suami?

(GSA) 

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.