08 Oktober 2019

4 Tips untuk Menurunkan Trigliserida Tinggi Pada Anak

Untuk melindungi Si Kecil dari penyakit jantung

Bukan hanya pada orang dewasa, menurunkan trigliserida anak juga perlu dilakukan kalau kadarnya dalam darah sudah melebihi batas normal.

Trigliserida adalah komponen utama dalam lemak tubuh yang terbuat dari kelebihan kalori makanan yang dikonsumsi, yang kemudian disimpan dalam sel lemak dan dilepaskan sebagai energi di sela waktu makan.

Kadar trigliserida normal pada anak adalah di bawah 150mg/dL. Namun gaya hidup tidak sehat dimana anak jarang bergerak aktif bisa membuat cadangan trigliserida menumpuk di dinding arteri dan meningkatkan resiko terkena penyakit jantung.

Baca Juga: Tetralogy of Fallot, Salah Satu Kelainan Jantung Bawaan Pada Bayi

Nah, berikut adalah beberapa kebiasan baik yang perlu Moms ajarkan pada buah hati untuk menurunkan trigliserida anak:

1. Batasi Asupan Gula dan Lemak Trans

4 Tips Untuk Menurunkan Trigliserida Tinggi Pada Anak 1.jpg
Foto: 4 Tips Untuk Menurunkan Trigliserida Tinggi Pada Anak 1.jpg

Langkah pertama yang direkomendasikan Boston Children’s Hospital untuk menurunkan trigliserida anak adalah membatasi atau menghindari makanan yang mengandung gula, lemak jenuh, lemak trans, kolesterol, dan kalori tinggi.

Moms bisa menggunakan alternatif pengganti yang lebih sehat untuk ditambahkan ke dalam makanan.

Misalnya saja, menggunakan madu, agave, stevia, atau pasta kurma sebagai pengganti gula dan memberikan lemak sehat dari alpukat, ikan berlemak, keju, atau telur.

2. Ajarkan Kebiasaan Makan Sehat

4 Tips Untuk Menurunkan Trigliserida Tinggi Pada Anak 2.jpg
Foto: 4 Tips Untuk Menurunkan Trigliserida Tinggi Pada Anak 2.jpg

Mengajarkan kebiasaan makan sehat juga penting untuk menurunkan trigliserida anak dan menjaganya tetap normal dalam jangka waktu panjang lho, Moms.

Kebiasaan makan sehat yang bisa Moms ajarkan pada buah hati di antaranya adalah:

  • Mengatur porsi dan komposisi makan sesuai kebutuhan, seperti mengurangi nasi dan memperbanyak lauk, sayuran, dan buah.
  • Memotong makanan di piring menjadi pecahan lebih kecil sebelum dimasukkan ke ke mulut dan mengunyah sampai makanan lembut.
  • Meletakkan sendok dan garpu saat mengunyah dan berhenti makan sebelum kenyang
  • Tidak makan atau ngemil di depan TV atau sambil melakukan aktivitas lain yang mengalihkan perhatian.
  • Rutinitas makan malam bersama keluarga.

Asupan kalori juga bisa dikendalikan dengan menjalankan kebiasaan makan sehat, sehingga Si Kecil terlindung dari resiko obesitas dan berbagai penyakit kronis lainnya.

Baca Juga: Si Kecil Kelebihan Berat Badan? Ini 6 Aturan Diet untuk Anak Obesitas

3. Sediakan Camilan Sehat

4 Tips Untuk Menurunkan Trigliserida Tinggi Pada Anak 3.jpg
Foto: 4 Tips Untuk Menurunkan Trigliserida Tinggi Pada Anak 3.jpg

Untuk membantu menurunkan trigliserida anak, secara bertahap hentikan kebiasaan makan camilan kemasan yang biasanya tinggi akan gula dan lemak trans.

Untuk di rumah, Moms bisa mulai menyediakan alternatif camilan sehat seperti buah potong, keripik sayur, kacang-kacangan, sorbet buah, yogurt rendah gula, dan semacamnya.

4. Olahraga 30 Menit Setiap Hari

4 Tips Untuk Menurunkan Trigliserida Tinggi Pada Anak 4.jpg
Foto: 4 Tips Untuk Menurunkan Trigliserida Tinggi Pada Anak 4.jpg

Menurut ensiklopedia kesehatan University of Rochester Medical Center, olahraga aerobik selama 30 menit sebanyak 3 kali dalam seminggu bisa membantu menurunkan trigliserida anak sekaligus meningkatkan HDL atau kolesterol baik.

Supaya olahraga aerobik tidak terasa membosankan, Moms bisa mengajak Si Kecil berenang, main sepeda, main bola, jogging di taman, atau jalan kaki di sekitar tempat tinggal.

Jangan lupa Moms, The National Heart, Lung, and Blood Institute juga merekomendasikan orang tua untuk mengecek kadar kolesterol dan trigliserida anak saat berusia diantara 9-11 tahun dan 17-21 tahun.

Baca Juga: 7 Perubahan Gaya Hidup untuk Menurunkan Kolesterol

Bagaimana menurut Moms, apakah berbagai langkah di atas juga baik untuk meningkatkan kesehatan anak secara keseluruhan?

(WA)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.