22 Juli 2024

Museum Satria Mandala: Sejarah, Tiket, Jam Buka, dan Lokasi

Merupakan bekas kediaman istri Soekarno
Museum Satria Mandala: Sejarah, Tiket, Jam Buka, dan Lokasi

Foto: Wikimedia Commons

Moms, 5 Oktober dirayakan sebagai Hari Ulang Tahun Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Museum Satria Mandala cocok untuk dikunjungi.

Apalagi, museum ini berlokasi di Jakarta, tepatnya di Jalan Gatot Subroto No. 14 Jakarta Selatan.

Gedung museum ini sebelumnya dikenal sebagai Wisma Yaso, yakni tempat kediaman Ratna Sari Dewi Soekarno.

Selain itu, dijadikan juga sebagai tempat Bung Karno disemayamkan sebelum dimakamkan di Blitar Jawa Timur.

Museum ini menyimpan banyak barang bersejarah yang berkaitan dengan perjuangan TNI dari tahun 1945 sampai sekarang.

Yuk, simak informasi lengkap mengenai Museum Satria Mandala di bawah ini.

Baca Juga: Museum Lampung: Lokasi, Jam Buka, dan Tiket Masuknya

Sejarah Museum Satria Mandala

Sejarah Museum Satria Mandala
Foto: Sejarah Museum Satria Mandala (Google.com/Maps/Reinhard Judhi Wicaksana Siwabessy)

Museum Satria Mandala, yang terletak di Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, memiliki sejarah yang menarik.

Dibangun di atas lahan seluas 56.670 m², museum ini memiliki latar belakang yang erat dengan salah satu tokoh penting Indonesia, Presiden Soekarno.

Sebelum menjadi museum, lahan tersebut adalah tempat tinggal Ratna Sari Dewi, istri kelima Presiden Soekarno.

Dewi, yang memiliki darah Jepang, lahir dengan nama Naoko Nemoto.

Setelah ia pindah, bekas rumahnya dipugar untuk menjadi museum.

Pembangunan museum dimulai pada 15 November 1971 dan tahap pertama pembangunannya diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 5 Oktober 1972.

Pada kesempatan yang sama, nama Museum Satria Mandala diperkenalkan.

Nama tersebut berasal dari bahasa Sanskerta, yang berarti "lingkungan keramat para ksatria", menggambarkan dedikasi dan semangat para pejuang bangsa Indonesia.

Baca Juga: Museum Sisa Hartaku, dari Sejarah hingga Daya Tariknya

Koleksi Museum Satria Mandala

Museum Satria Mandala memiliki koleksi yang kaya dan beragam yang mencerminkan sejarah perjuangan dan pengabdian Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Berikut adalah beberapa koleksi yang dapat ditemukan di Museum Satria Mandala.

1. Senjata

Museum Satria Mandala Koleksi
Foto: Museum Satria Mandala Koleksi (Wikimedia.org)

Museum ini memiliki berbagai jenis senjata, termasuk senapan, senjata api ringan, meriam.

Selain itu, ada juga senjata-senjata lain yang digunakan oleh TNI dalam berbagai konflik dan operasi militer.

Koleksi senjata ini mencakup senjata-senjata yang digunakan selama perjuangan kemerdekaan Indonesia dan dalam konflik-konflik lainnya.

2. Peralatan Militer

Museum Satria Mandala juga menampilkan berbagai peralatan militer seperti:

  • Peralatan komunikasi
  • Peralatan medis militer
  • Peralatan perlindungan
  • Kendaraan militer.

Peralatan ini mencerminkan teknologi dan perlengkapan yang digunakan oleh TNI dalam berbagai konteks militer.

3. Pakaian Militer

Pengunjung bisa melihat berbagai jenis pakaian militer yang dikenakan oleh personel TNI, termasuk seragam tempur, seragam pemandu sorak, dan seragam militer lainnya.

Koleksi ini mencakup berbagai era sejarah dan konflik.

4. Dokumen Sejarah

Museum ini juga memiliki koleksi dokumen bersejarah, termasuk:

  • Dokumen-dokumen penting
  • Surat-surat
  • Peta
  • Laporan-laporan yang berkaitan dengan sejarah militer Indonesia.

Dokumen-dokumen ini memberikan wawasan tentang peristiwa-peristiwa sejarah.

5. Medali dan Tanda Kehormatan

Museum Satria Mandala juga memamerkan berbagai medali dan tanda kehormatan.

Penghargaan ini tentunya diberikan kepada anggota TNI yang berjasa selama berbagai konflik dan operasi militer.

Medali-medali ini mengakui pengabdian dan keberanian para prajurit.

6. Piala dan Penghargaan

Koleksi ini mencakup piala-piala dan penghargaan yang diterima oleh TNI dalam berbagai kompetisi olahraga militer dan penghargaan internasional.

7. Arsitektur Bangunan

Bangunan museum memiliki nilai sejarah dan arsitektur yang menarik.

Bangunan ini memiliki perpaduan gaya arsitektur tradisional dan modern yang menciptakan lingkungan yang indah untuk mengeksplorasi koleksi museum.

8. 74 Diorama

Berdasarkan informasi dari Direktorat Sekolah Menengah Pertama Kemdikbud, museum ini memamerkan sebanyak 74 diorama.

Diorama adalah representasi miniatur tiga dimensi yang memvisualisasikan berbagai adegan perjuangan.

Diorama-diorama tersebut terletak di gedung Waspada Purbawisesa, sebuah bagian dari kompleks museum.

Di gedung ini, Moms bisa melihat dengan jelas berbagai momen heroik TNI bersama masyarakat dalam menghadapi gerombolan separatis 01/TII pada era 1960-an.

Melalui diorama-diorama ini, kita dapat menyaksikan bagaimana TNI dengan gigih menjaga kedaulatan dan kesatuan bangsa di tengah berbagai konflik dan operasi militer.

Lebih dari sekadar pameran, Museum Satria Mandala juga berfungsi sebagai pusat pendidikan sejarah dan penghormatan kepada para pahlawan dan prajurit yang telah berjasa untuk negeri ini.

Jadi, kunjungan ke museum ini bukan hanya menambah wawasan, tetapi juga mengingatkan kita tentang pengorbanan dan dedikasi para pejuang bangsa dalam menjaga NKRI.

Museum ini memiliki berbagai jenis kendaraan tempur, termasuk tank, pesawat tempur, dan kendaraan...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.