02 Juli 2021

Norma Sosial: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-jenisnya

Mengetahui pengertian norma sosial dan apa saja yang perlu diperhatikan.
Norma Sosial: Pengertian, Fungsi, dan Jenis-jenisnya

Foto: Shutterstock.com

Norma sosial adalah sebuah hal yang dipegang teguh oleh masyarakat hingga kini. Sebelum membahas mengenai norma sosial, kita perlu mengetahui perbedaan norma sosial dan nilai sosial.

Dilansir dari Ruang Guru, norma adalah segala aturan yang mengikat masyarakat. Aturan tersebut bisa berubah perintah atau larangan.

Norma sendiri pun memiliki sifat mengikat. Norma wajib ditaati oleh masyarakat yang tinggal di dalam satu wilayah. Norma pun dibuat dengan tujuan membatasi perilaku individu agar tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Sementara itu, nilai adalah segala sesuatu yang dianggap penting dan benar oleh sebuah kelompok masyarakat. Nilai dapat dijadikan sebagai prinsip atau pedoman dalam menjalani hidup bagi seorang individu.

Nilai sosial sendiri memiliki sifat relatif atau tidak mutlak. Nilai yang dianut oleh setiap orang pun bisa berbeda. Hal tersebut dikarenakan sesuatu yang kita anggap bernilai belum tentu dianggap sama dengan orang lain.

Baca Juga: 11 Tata Krama yang Harus Diajarkan pada Anak

Pengertian Norma Sosial

norma sosial
Foto: norma sosial

Foto: Orami Photo Stock

Seperti yang sudah disebutkan, norma sosial bisa diartikan sebagai seperangkat aturan atau panduan hidup yang biasanya tidak tertulis dan berlaku di masyarakat.

Hadirnya norma sendiri bisa memengaruhi tindakan dan kehidupan sosial secara luas. Tanpa hadirnya norma dalam kehidupan kita, masyarakat bisa kacau dan tidak terkendali.

Norma sosial adalah seperangkat aturan yang biasanya disertai berbagai sanksi tertulis maupun tidak berfungsi sebagai pemandu kehidupan sosial anggota masyarakat.

Baca Juga: 5 Norma Kesopanan yang Harus Anda Tahu

Dilansir dari Sosiologis, sederhananya kita bisa mengatakan bahwa norma adalah salah satu hal yang membuat suatu tindakan sosial disebut normal.

Sebagai aturan, norma sendiri memiliki sifat memandu, memengaruhi, menentukan serta mengatur tindakan seseorang. Dalam sosiologi sendiri, norma adalah bagian dari struktir sosial.

Ketika kita mempelajari norma sama saja kita belajar memahami cara struktir sosial membuat tindakan masyarakat bisa tampak dalam bentuk pola yang teratur.

Ketika norma dilanggar, maka sistem sosial akan terganggu. Nah, jika norma ditaati maka sistem sosial berjalan sebagaimana mestinya.

Emile Durkheim, seorang sosiolog sendiri menyebutkan bahwa tanpa norma, masyarakat akan berantakan. Kekacauan merupakan anomali dalam sistem sosial yang teratur.

Durkheim pun menyebut fenomena tersebut sebagai anomie, yakni suatu kondisi sosial tanpa aturan, tanpa norma dan tanpa keteraturan.

Baca Juga: 7 Tata Krama Penting yang Harus Dimiliki Anak Usia 10 Tahun

Fungsi Norma Sosial

Norma Sosial
Foto: Norma Sosial (Orami Photo Stock)

Foto: Orami Photo Stock

Norma sosial sendiri tentunya takkan hadir tanpa memiliki fungsi di tengah masyarakat. Selo Soemardjan, seorang sosiolog Tanah Air pun menjelaskan mengenai peran penting hadirnya norma dalam kehidupan sosial.

Menurutnya, norma di masyarkaat sendiri memiliki beberapa fungsi yang sangat krusial. Fungsi norma sosial tersebut adalah sebagai pedoman hidup yang berlaku untuk individu atau masyrakat di lokasi dan waktu yang spesifik.

Sebagai contoh, di kampung A orang-orang mengucapkan salam sebelum pergi ketika bertemu. Namun perilaku tersebut belum tentu atau tidak berlaku di kampung lain. Hal sebaliknya pun bisa terjadi.

Selain itu, norma juga mengikat setiap anggota masyarakat pada berbagai peraturan sehingga jika ada yang melanggar akan dikenakan sanksi. Nah, sanksi yang diberikan pun bisa memiliki tingkatan yang berbeda.

Baca Juga: 6 Aturan Berinteraksi dengan Orang Asing yang Harus Diajarkan Pada Balita

Contohnya, jika orang mencuri ayam bisa saja dihukum penjara. Namun orang yang sering marah-marah bisa diberikan sanksi sosial berupa dikucilkan atau dijauhi oleh masyarakat.

Norma sendiri memiliki kekuatan dalam mengikat anggota masyarakat yang berbeda. Ada yang mengikatnya dengan begitu kuat, ada pula yang longgar.

Semakin kuat norma mengikat suatu masyarakat maka semakin lemah kecenderungan orang untuk melanggar norma tersebut. Hal itu berlaku sebaliknya.

Nah, untuk mengetahui tingkatan norma serta seberapa besar sanksi yang bisa saja diterima oleh seseorang ketika melanggar, kita perlu melihat jenis-jenis norma sosial yang hadir dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga: 6 Aturan Berinteraksi dengan Orang Asing yang Harus Diajarkan Pada Balita

Jenis Norma Sosial

Norma Sosial
Foto: Norma Sosial

Foto: Orami Photo Stock

Norma sosial sendiri dibagi dalam beberapa jenis. Jenis norma sosial adalah;

1. Folkways atau Kebiasaan

Folkways bisa juga disebut dengan norma kebiasaan. Biasanya kita akan mengetuk pintu dan memberikan salam ketika bertamu ke rumah tetangga atau orang lain.

Nah, ketika kita bertamu dan tidak melakukan kebiasaan tersebut, maka kita akan dinilai sebagai orang yang tidak sopan atau tak memiliki tata krama. Biasanya hukuman yang diterima adalah teguran.

2. Usage

Norma usage juga dikenal sebagai norma cara. Yakni sebuah aturan yang apabila tidak diterapkan maka orang tersebut akan mengalami celaan.

Contohnya adalah ketika kita berkunjung ke luar negri yang masyarakatnya makan dengan menggunakan sendok garpu. Namun karena kita biasanya memakan pakai tangan, kita akhirnya memutuskan untuk menyantap makanan dengan menggunakan tangan.

Nah kebetulan masyarakat negara tersebut melihat cara makan kita sangatlah tidak elok untuk dilihat. Nah, maka orang akan mencemooh kita dengan cara makan yang demikian.

Baca Juga: 5 Norma Kesopanan yang Harus Anda Tahu

3. Mores

Mores juga biasa dikenal dengan tata kelakuan. Tata kelakuan adalah suatu aturan yang mengontrol perilaku masyarakatnya dan akan memberikan sanksi jika seseorang tidak menjalankan aturan ini.

Contohnya adalah ketika seseorang mencuri, membunuh, mengonsumsi narkoba, memerkosa, dan segala macam tindakan kriminal lainnya. Ketika dilakukan, orang tersebut akan diberikan sanksi berupa kurungan penjara atau hukuman pidana di negara yang bersangkutan.

Ketika melakukan pelanggaran ini seperti mencuri, mengonsumsi narkoba dan tindakan pelanggaran lainnya adalah pelanggaran norma mores karena bisa merugikan diri sendiri serta membahayakan keselamatan dan merugikan orang lain.

4. Custom

pernikahan adat padang
Foto: pernikahan adat padang (shutterstock.com)

Foto: Orami Photo Stock

Aturan custom pun biasa disebut dengan adat istiadat. Aturan ini biasanya hadir karena aturan yang disepakati oleh kelompok masyarakat tertentu.

Aturan adat sendiri berisikan pedoman tingkah laku. Ketika seseorang melanggar aturan ini, maka biasanya akan diberikan hukuman berupa sanksi adat.

Contohnya adalah ketika lempar beras menjadi salah satu adat perkawinan di desa tertentu. Namun jika ada pasangan yang menikah tanpa melakukan lempar beras, masyarakat sendiri bisa memandangnya dengan aneh.

Untuk sanksi yang lebih jauh, perkawinan pun bisa dianggap tidak sah karena tidak dilaksanakan sesuai dengan adat istiadat yang berlaku.

Baca Juga: Tetap Mandiri Tanpa Suami, Ketahui 5 Tips Atur Keuangan Pasca Perceraian

5. Norma Hukum

Norma hukum sendiri adalah sebuah aturan yang memiliki sanksi yang pasti karena berupa hukum tertulis yang sudah disepakati secara legal. Sanksi untuk seseorang yang melanggar norma ini bisa diberik hukuman yang sesuai berupa pidana atau perdata.

6. Norma Agama

norma agama sendiri hadir dan bersumber dari keyakinan masyarakat terhadap Tuhan yang Maha Esa. Norma ini bisa dikatakan mengambil inspirasi dari ajaran agama melalui ayat-ayat tuhan yang hadir di dalam Kitab Suci.

Biasanya, aturan yang hadir dari norma agama sendiri meliputi perintah dan larangan yang sesuai dengan isi kitab suci. Aturan tersebut pun memiliki fungsi sebagai panduan hidup bagi masyarakat.

Nah, itu dia Moms penjelasan lengkap mengenai norma sosial.

  • https://www.ruangguru.com/blog/nilai-norma-dan-keteraturan-sosial
  • https://sosiologis.com/norma-sosial

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.