14 April 2024

10 Rekomendasi Obat Flu untuk Kucing, dari Medis Hingga Alami

Pastikan kebutuhan cairan kucing tetap terpenuhi agar tak dehidrasi

Jika kucing mengalami dehidrasi atau malas makan, dokter dapat meresepkan cairan dan makanan penambah nafsu makan.

Untungnya, kedua infeksi virus tersebut khusus untuk kucing, atau dengan kata lain tidak menular ke manusia.

Selain dengan obat-obatan, vaksin juga bisa menjadi bagian pendukung obat flu untuk kucing.

Ada 2 jenis vaksin untuk mengatasi infeksi tersebut, yaitu vaksin inti untuk anak kucing dan vaksin untuk kucing dewasa.

Meskipun tidak mencegah infeksi sepenuhnya, vaksin setidaknya dapat membantu mengurangi gejala dan mencegah penyakit serius.

Hal ini terutama untuk anak kucing yang daya tahan tubuhnya masih belum sempurna.

Baca Juga: 6 Cara Mengawinkan Kucing, Pastikan Kucing Sehat dan Jangan Lewatkan Proses Pendekatan!

Obat flu untuk kucing pertama yang bisa Moms beli di e-commerce adalah Raid All Obat Batuk Flu Herbal Kucing.

Obat satu ini berbentuk tetes dan mampu mengatasi gejala batuk, flu, pilek, bersin, hidung atau tenggorokan gatal dan alergi pernapasan untuk kucing.

Dengan kombinasi bahan-bahan herbal, membuat obat flu untuk kucing satu ini aman jika diberikan pada anabul.

Moms hanya perlu memberikan 5 tetes obat sebanyak 3 kali sehari hingg gejala-gejala flu pada kucing hilang.

Pawin Flufast menjadi rekomendasi obat flu untuk kucing berikutnya yang dapat Moms berikan pada anabul.

Obat ini berfungsi untuk mengatasi penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri pada saluran pernapasan kucing, seperti flu, pilek, atau batuk.

Tak usah khawatir, Pawin Flufast telah melalui uji klinis laboratorium dan terdaftar, sehingga obat ini aman untuk anabul tanpa efek samping.

Untuk cara pemakaian, Moms hanya perlu meneteskan langsung pada mulut hewan atau campurkan pada
makanan atau minuman.

Baca Juga: Mengenal Kucing Muezza, Kucing Peliharaan Nabi Muhammad SAW!

Flucat Drop dirancang untuk membantu mengatasi gejala flu dan pilek pada hewan peliharaan, khususnya kucing.

Gejala-gejala yang disebutkan termasuk bersin-bersin, demam, nafsu makan hilang, depresi, radang mata dan hidung, serta keluarnya air liur dan ingus kental.

Obat ini mengusulkan dosis yang berbeda-beda tergantung pada ukuran kucing, dan direkomendasikan untuk diberikan 3 kali sehari sebelum makan.

Rekomendasi obat flu untuk kucing selanjutnya adalah Influcat.

Obat Influcat untuk mengatasi masalah flu pada kucing dengan komposisi yang terdiri dari Vitamin C, Betamethasone, dan Phenyl Prophanolamine HCL.

Sehingga obat ini memiliki klaimmembantu mengatasi gejala seperti bersin-bersin, flu, demam, nafsu makan hilang, serta masalah pernapasan seperti pilek atau radang mata dan hidung.

Dalam penggunaannya, Influcat hanya perlu teteskan langsung ke mulut kucing sebanyak tiga kali sehari, dengan dosis bervariasi tergantung pada usia kucing.

O-FLU adalah obat flu untuk kucing yang fokus pada merawat anabul secara alami dan tanpa efek...

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb