23 Februari 2022

Pasangan Lebih Mementingkan Teman? Ini 5 Hal yang Harus Dilakukan!

Eits, jangan buru-buru emosi dulu ya

Salah satu penyebab yang membuat hubungan pernikahan renggang adalah saat pasangan lebih mementingkan teman.

Dalam pernikahan, penting untuk menghabiskan waktu bersama dan beradaptasi satu sama lain.

Menjalin pernikahan bukanlah menjadi penghalang untuk menjalin silaturahmi dengan teman.

Namun, bagaimana jadinya jika pasangan terlalu banyak menghabiskan waktu bersama teman-temannya?

Baca Juga: 15 Aplikasi Perekam Layar untuk PC, Android, dan iOS, Dukung WFH Semakin Lancar!

Penyebab Pasangan Lebih Mementingkan Teman

Saat Pasangan Lebih Peduli Temannya, Apa yang Harus Dilakukan 3.jpg
Foto: Saat Pasangan Lebih Peduli Temannya, Apa yang Harus Dilakukan 3.jpg

Foto: stocksy.com

Banyak orang yang memang perlu waktu bersama teman-temannya, tapi jika terlalu banyak di luar, pasangan akan merasa terabaikan dan dilupakan.

Ketika hal ini terjadi, hubungan bisa jadi diambang pertengkaran.

Berikut ini beberapa penyebab pasangan lebih mementingkan teman:

1. Bisa Menjadi Diri Sendiri

Jika pasangan tipikal yang pemalu dan hubungan pernikahan kalian masih dibilang seumur jagung.

Tidak menutup kemungkinan, pasangan masih menyembunyikan jati dirinya.

Apalagi jika di depan keluarga Moms, sebisa mungkin ia akan menjadi sosok perfeksionis.

Namun, bila itu terjadi terus-menerus pasti ia capek.

Akhirnya pasangan lebih mementingkan teman karena disaat dengan mereka, ia merasa nyaman.

2. Hubungan dengan Teman Sudah Terjalin Lama

Jika Dads sudah berteman lama dengan seseorang, hal yang wajar jika pasangan lebih mementingkan teman.

Sebab, mereka sudah lebih dekat dan tahu satu sama lain.

Sedangkan Moms masih baru mengenalnya beberapa bulan atau tahun lalu, misalnya.

Jadi, jangan cemburu. Kalau situasi yang sama terjadi pada Moms juga pasti melakukan hal yang sama.

Baca Juga: Syarat dan Ketentuan Isolasi Mandiri Pasien COVID-19, Jangan Panik Dulu!

3. Ada Kepentingan Mendadak

Moms pernah merasakan sudah janjian dengan Dads, tetapi pasangan lebih mementingkan teman dan membatalkannya?

Jangan berpikiran buruk dulu, bisa jadi ada temannya mengalami masalah urgent dan hanya Dads yang bisa membantunya kala itu.

Sebaiknya jangan marah dulu, tapi tanyakan alasannya.

4. Ada Masalah yang Tidak Bisa Diceritakan

Setiap hubungan memang membutuhkan keterbukaan satu sama lain.

Namun, ada beberapa masalah yang memang tidak bisa diceritakan oleh pasangan.

Hal ini bisa menjadi penyebab pasangan lebih mementingkan teman.

Bukan berarti Moms tidak penting, hanya saja pasangan membutuhkan waktu untuk cerita dan pada saat itu temanlah menjadi orang yang bisa ia ceritakan.

Dads juga mungkin tidak mau membebani pikiran Moms.

Baca Juga: Eksim Basah atau Dermatitis Atopik: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengobatinya

Cara Menghadapi Pasangan Lebih Mementingkan Teman

Saat Pasangan Lebih Peduli Temannya, Apa yang Harus Dilakukan 2.jpg
Foto: Saat Pasangan Lebih Peduli Temannya, Apa yang Harus Dilakukan 2.jpg

Foto: shutterstock.com

Sebenarnya Moms tidak perlu khawatir berlebihan jika pasangan lebih mementingkan teman.

Pastinya Dads memiliki alasan sendiri mengapa terkadang memilih pergi bersama temannya.

Nah, daripada Moms kesal karena hal itu lebih baik melakukan beberapa cara ini untuk menghadapi pasangan lebih mementingkan teman:

1. Kenali Tanda-Tanda dan Penyebabnya

Menurut Kurt Smith, terapis pernikahan asal California Utara, biasanya pria yang tak bahagia dan memilih temannya menganggap mereka tak pernah bisa membuat istri bahagia.

Alih-alih mengapresiasi setiap kebaikan kecil, para istri cenderung menunjukkan hal-hal yang dirasa salah saja.

Agar tak menduga-duga, ada baiknya jika luangkan waktu satu hari khusus untuk berbicara dari hati ke hati tentang apa yang dirasakan agar semua tertumpah dengan jelas.

Beritahu suami bahwa kamu juga ingin menghabiskan waktu dengannya juga, berduaan.

2. Dengarkan Semua Ceritanya dan Respon dengan Baik

Jika Dads sudah mau terbuka dan menceritakan penyebab ia lebih sering bersama teman-temannya, dengarkan semua dengan baik dan seksama.

Diskusikan tentang aktivitas apa saja yang kalian anggap pantas untuk dilakukan bersama teman-teman.

Mungkin soal bagaimana Dads yang sering makan di luar bersama teman-temannya, atau mungkin soal seberapa sering teman-temannya mampir ke rumah hingga larut malam.

Terbukalah terhadap kebutuhan dan perasaan pasangan akan teman-temannya.

Ia mungkin gak mencoba untuk menjauh darimu, tapi hanya ingin berkumpul dengan teman-temannya sehingga kehidupannya tetap seimbang.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Vitamin Penumbuh Gigi Anak dengan Kandungan Kalsium Tinggi

3. Buat Rencana Kegiatan

Jika ingin menghabiskan waktu bersama, pastikan jadwal Dads kosong.

Buat jadwal mingguan seperti pergi bersama anak-anak atau bahkan ke luar kota untuk liburan.

Hal ini agar waktu bersama keluarga mulai terpenuhi dan tak akan ada lagi permasalahan tentang suami yang sering pergi-pergi sendiri.

4. Jadikan sebagai Me Time

Ketika hari libur tiba dan pasangan lebih memilih temannya, janganlah kesal dan meratapi kesendirian di akhir pekan itu.

Seharusnya Moms gunakan hari itu untuk melakukan hal-hal yang disukai dan bersenang-senang juga.

Moms bisa menggunakannya untuk merawat diri ke salon, berjalan-jalan bersama anak atau teman ke mall.

5. Buatlah Keputusan

Sebuah hubungan tidak akan berjalan dengan baik jika salah seorang diantara kalian terlalu sibuk dengan teman masing-masing.

Jika pasangan terlalu sering mengabaikan Moms dan menghabiskan lebih banyak waktu dengan temannya, harus mulai mempertimbangkan kelangsungan hubungan kalian.

Moms bisa membicarakan baik-baik dengannya terlebih dahulu.

Seperti masalah hubungan lainnya, komunikasi adalah kunci utama.

Jika memang dibicarakan baik-baik, tak ada salahnya untuk mulai terbuka satu sama lain.

Baca Juga: Bayi Menangis Terus? Ini Penyebab dan Metode 5 S untuk Hentikan Tangisan Si Kecil

Itu dia Moms alasan dan cara mengatasi jika pasangan lebih mementingkan teman.

Sebaiknya, cari jalan tengah agar waktu bisa dibagi secara seimbang dan tidak menimbulkan pertengkaran.

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.