26 April 2023

Puting Rata, Bolehkah Pakai Penyambung ASI saat Menyusui?

Terutama untuk Moms yang memiliki puting payudara agak rata

Pentingkah memiliki penyambung ASI di masa menyusui?

Pada dasarnya, setiap wanita memiliki bentuk puting payudara yang berbeda-beda.

Umumnya, puting payudara akan menonjol, namun nyatanya ada juga puting rata atau mendatar.

Nah, hadirnya penyambung ASI ini dinilai dapat memudahkan sebagian ibu untuk menyusui Si Kecil ketika memiliki puting yang rata.

Moms mungkin tidak khawatir terhadap kondisi ini hingga akhirnya tiba saatnya masa menyusui.

Sebuah mitos kalau ada yang bilang bahwa bentuk puting rata hanya mengeluarkan ASI sedikit.

Faktanya, produksi ASI tidak bergantung pada bentuk puting payudara itu sendiri.

Jadi, tidak perlu dipikirkan ya Moms, puting payudara yang rata juga bisa menghasilkan ASI seperti puting payudara yang normal.

Selain itu, Moms tidak perlu menarik-narik puting payudara selama masa kehamilan dengan tujuan agar putingnya bisa menonjol dengan sendirinya.

Hal tersebut percuma dan justru menyakitkan, terlebih lagi jika sudah memasuki masa trimester akhir.

Menarik puting payudara saat masa kehamilan dapat memicu kontraksi dan berisiko pada kelahiran dini atau bayi prematur. Duh, bahaya banget, ya?

Akan lebih baik jika Moms melakukan kontak dengan konselor laktasi saat masa kehamilan agar proses menyusuinya nanti lancar.

Baca Juga: Bisakah Memberi ASI Eksklusif Meskipun Ibu Menyusui Menderita Mastitis?

Penyambung ASI untuk Puting Rata, Perlu atau Tidak?

Penyambung ASI untuk Puting Rata
Foto: Penyambung ASI untuk Puting Rata (Orami Photo Stock)

Nipple shield atau penyambung ASI sering disebut-sebut menjadi salah satu alat bantu saat menyusui bagi Moms yang memiliki puting rata. Apakah hal tersebut benar adanya?

Penyambung ASI adalah alat untuk membantu menyusui dengan bahan silikon tipis yang dikenakan pada puting.

Lembut dan fleksibel, serta memiliki lubang kecil di ujungnya yang memungkinkan ASI mengalir ke mulut bayi.

Mengutip Frontiers in Public Health, dalam beberapa situasi, penyambung ASI dapat membantu bayi menyusu dengan lebih efektif dengan memberikan rangsangan pada langit-langit mulutnya.

“Sebaiknya penggunaan nipple shield menurut anjuran dokter laktasi saja, dan hanya boleh digunakan maksimal 3 hari. Cara lainnya adalah setiap selesai menyusui, Moms bisa memakai nipple puller lebih sering, ya,” ungkap dr. Aini, dokter Laktasi di RSIA Kemang Medical Care.

Penyambung ASI memang banyak digunakan untuk membantu proses menyusui dan mencegah agar puting payudara Moms tidak lecet.

Penggunaan alat nipple shield ini sebenarnya aman dan bayi tetap bisa bernapas dengan normal.

Namun, penggunaan penyambung ASI yang terlalu sering nantinya berdampak panjang karena membuat bayi tidak belajar untuk melekat dengan benar pada payudara dan areola tidak terangsang untuk memproduksi ASI.

Baca Juga: Tasya Kamila Alami Puting Luka dan Lecet Saat Menyusui, Ini 4 Cara Mudah untuk Meredakannya

Tips Menggunakan Penyambung ASI

Penyambung ASI untuk Puting Rata
Foto: Penyambung ASI untuk Puting Rata (Orami Photo Stock)

Adapun cara menggunakan penyambung ASI cukup mudah dan praktis Moms.

Dengan bentuk menyerupai botol susu, sehingga penyambung ASI atau nipple shield ini akan mudah dikenal oleh bayi ketika menyusui.

Adapun tips menggunakan penyambung ASI dengan benar, antara lain:

1. Pilih Produk yang tepat

Tidak semua nipple shield dibuat dengan kualitas yang baik.

Penting untuk ibu menyusui memilih produk yang pas, berkualitas dan memungkinkan aliran ASI lancar ketika proses menyusui.

Pilihlah produk penyambung asi dengan desain ultra tipis yang sesuai dengan payudara agar lebih mudah menempel dan memberikan pengalaman menyusui yang nyaman.

Biasanya, penyambung ASI ini hadir dalam ukuran dan bentuk berbagai rupa.

Nipple shield yang terlalu kecil bisa membuat tidak nyaman dan membatasi aliran ASI, yang menyebabkan berkurangnya suplai ASI.

Perhatikan juga apalagi Si Kecil ada indikasi alergi terhadap silikon ya Moms.

2. Pastikan Penyambung ASI Melekat Sempurna

Memastikan kait pada penyambung ASI itu penting.

Pelekatan yang baik berarti aliran dan suplai ASI tidak akan terpengaruh oleh nipple shield dan membantu bayi dengan lancar.

Australian Breasfeetding Association menjelaskan beberapa tips menggunakan penyambung ASI dengan benar, antara lain:

  • Tuangkan beberapa tetes ASI Anda ke bagian dalam nipple shield. Ini akan membantu mencegah lecet pada payudara dan melancarkan proses menyusui.
  • Tuangkan beberapa tetes ASI Anda ke ujung nipple shield, di dekat lubang aliran susu. Ini akan membantu mendorong bayi untuk melekat pada kulit ibunya.
  • Tempatkan penyambung ASI di tengah, tepat di atas puting untuk membantu areola berada di dalam nipple shield.
  • Posisikan dagu dan hidung bayi menyentuh payudara. Pegang penyambung ASI dengan jari-jari.
  • Berikan ruang kecil antara ujung penyambung ASI. Jika puting susu menyentuh ujung penyambung ASI, berarti ukurannya terlalu kecil.
  • Arahkan ujung nipple shield ke hidung bayi dan dorong bayi untuk membuka mulutnya lebar-lebar.
  • Saat ia menempel, penyambung ASI dapat diarahkan ke langit-langit mulut bayi.
  • Setelah bayi menempel, perhatikan gerakan rahang yang lembut dan dengarkan cara menelannya.
  • Di akhir menyusui, puting tidak akan terasa sakit jika ukuran penyambung ASI telah sesuai.

Baca Juga: Kenali Kondisi Mastitis, Payudara Bengkak dan Sakit pada Ibu Menyusui

Pola Menyusui yang Benar

Penyambung ASI untuk Puting Rata
Foto: Penyambung ASI untuk Puting Rata (Orami Photo Stock)

Jika nipple shield tidak boleh digunakan setiap hari, langkah sukses menyusui untuk Moms yang memiliki puting rata adalah dengan memerhatikan posisi menyusui.

Adapun posisi menyusui yang Moms perlu pahami adalah sebagai berikut:

  • Pastikan dagu bayi menempel pada payudara Moms.
  • Pastikan yang masuk ke dalam mulut bayi adalah puting dan sebagian besar areola, dan bukan hanya puting saja. Selain itu, areola yang berada di bagian bawah mulut bayi lebih sedikit dibandingkan dengan areola yang berada di atas mulut bayi.
  • Pastikan bahwa baik bibir atas maupun bibir bawah bayi terputar keluar dan tidak terlipat ke dalam.
  • Pastikan juga bahwa mulut bayi terbuka lebar dan menempelkan pada payudara Moms.

Baca Juga: Puting Payudara Tidak Menonjol, Kenapa Bisa Terjadi?

Kelebihan dan Kekurangan Nipple Shield

Penyambung ASI untuk Puting Rata
Foto: Penyambung ASI untuk Puting Rata (Shutter Stock)

Manfaat nipple shield dapat membantu bayi yang tidak dapat menyusui dengan benar, seperti bayi prematur.

Idealnya, nipple shield bersifat sementara dan membantu bayi-bayi untuk tetap belajar cara menyusui sendiri tanpa harus bergantung pada nipple shield atau susu formula.

Nipple shiled juga dapat membantu memastikan produksi ASI ibu tetap berkualitas dan lancar.

Adapun beberapa kekurangan penyambung ASI yang dirasakan sebagian ibu menyusui.

Misalnya, ibu jadi membutuhkan bantuan ekstra untuk menggunakan alat membantu menyusui ini.

Salah satu cara untuk melakukannya adalah dengan mengompres area payudara lainnya dengan lembut selama sesi menyusui.

Jika payudara masih terasa penuh setelah menyusui, cobalah dengan memompa. Ini akan membantu mengurangi kemungkinan saluran tersumbat atau bahkan mastitis, peradangan payudara menyakitkan yang terkadang melibatkan infeksi.

Selain itu, alat ini mungkin akan sulit untuk dicoba di tempat umum.

Jadi Moms harus sering-sering berlatih menggunakan nipple shield ini, ya.

Baca Juga: 4 Posisi Menyusui yang Salah Ini Membuat Payudara Kendur dan Nyeri

Kelancaran menyusui juga dilihat dari seberapa sering bayi menyusui.

Payudara yang penuh sehabis diisap bayi akan terasa menjadi lunak.

Selain itu, bayi akan melepaskan payudara sendiri ketika sudah kenyang.

ASI yang berhasil juga membuat kenaikan berat badan bayi berkembang secara optimal dan bayi terhindar dari berbagai infeksi penyakit.

Kelancaran menyusui juga dilihat dari kondisi psikis Moms. Jika ibu bahagia dan terlepas dari stres, produksi ASI juga akan semakin lancar setiap harinya.

Selamat menikmati proses menyusui, ya, Moms!

  • https://www.breastfeeding.asn.au/bfinfo/nipple-shields
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4607874/

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.

rbb