18 April 2018

Perawatan Pasca Tindakan Operasi Cesar, Bagaimana Merawat Jahitan Agar Tidak Infeksi?

Perawatan yang tepat dan membantu penyembuhan Moms

Setelah tindakan operasi saat melahirkan cesar, pastinya ada luka sobekan yang kemudian akan dijahit untuk membantu penyembuhan luka.

Namun, berbeda dengan luka ringan pada umumnya, luka jahitan selain bisa berpotensi meninggalkan bekas juga dapat menimbulkan infeksi bila dibiarkan begitu saja.

Jika tidak dijaga kebersihannya, infeksi pada luka jahitan cesar bisa memperlambat masa penyembuhan dan bahkan menimbulkan masalah baru seperti pendarahan, nyeri pada bekas luka hingga gejala demam tinggi.

Baca Juga : 8 Cara Menghilangkan Rasa Gatal di Bekas Jahitan Cesar

Untuk menghindari risiko pasca tindakan operasi melahirkan cesar, yuk simak Moms cara agar luka jahitan tidak berujung pada infeksi.

1. Melindungi agar tidak bersentuhan dengan air

Sama seperti luka ringan pada umumnya, luka bekas operasi akan lebih cepat membusuk dan menimbulkan aroma yang tidak sedap jika bersentuhan langsung dengan air.

Tak heran jika setelah operasi, luka jahitan masih dibalut dengan perban. Meski begitu, Moms juga harus memastikan area di sekitar luka operasi selalu bersih dan higienis.

Pada saat mandi, usahakan untuk membungkus bekas luka dengan plastik bening agar terhindar dari air yang mengalir atau basuh badang dengan handuk basah jika luka operasi terlalu lebar.

Baca Juga : Berapa Lama Boleh Hamil Lagi Setelah Cesar?

2. Membersihkan luka jahitan

Untuk beberapa kasus tertentu seperti operasi caesar, perban luka setelah operasi tidak diperbolehkan dibuka dalam waktu satu hingga dua minggu.

Namun di sisi lain, luka bekas operasi untuk beberapa tindakan operasi tertentu tetap harus dibersihkan dengan mengganti perban setidaknya dua kali sehari.

Dalam proses pembersihannya, pastikan untuk membasahi kapas kecil atau cotton bud dengan antiseptik dan aplikasikan pada luka hingga cairan menyerap. Tutuplah luka dengan perban lalu rekatkan dengan plaster perekat.

3. Hindari sinar matahari dan mengangkat benda berat

Sinar matahari nyatanya tidak baik untuk luka jahitan karena selain berpotensi membuat kulit terluat terbakar juga membuat luka semakin perih.

Selain itu, setelah menjalani operasi, Moms disarankan untuk tidak melakukan aktivitas berat seperti mengangkat alat dan barang berat.

Biasanya, dokter akan menganjurkan pasien setelah operasi untuk tidak mengangkat barang lebih dari dua kilogram setelah dua minggu pertama setelah operasi.

4. Konsumsi makanan mengandung vitamin A dan C

Selain mengikuti proses penyembuhan medis, Moms juga dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang memiliki nutrisi tinggi guna mencegah infeksi dan menyembuhkan luka operasi lebih cepat.

Makanan seperti sayuran hijau, wortel dan buah-buahan seperti jeruk, nenas, buah berri, melon dan lainnya dipercaya mampu memperbaiki kolagen pada kulit dan membantu proses penyembuhan luka dari dalam.

Baca Juga : Baru Sepekan Lahiran Caesar Sudah Pakai Celana Jeans, Zaskia Mecca Dikomentari Netizen

5. Mengontrol proses penyembuhan luka

Ada baiknya untuk tetap berkonsultasi ke dokter pasca melahirkan guna mengurangi risiko infeksi luka yang kemungkinan akan terjadi di kemudian hari.

Untuk beberapa kasus operasi, benang yang ditanam dalam kulit harus diambil agar tidak terjadi infeksi yang semakin parah.

Maka dari itu, setidaknya dua minggu setelah operasi dilakukan, Moms diwajibkan untuk mengontrol proses penyembuhan luka dan meminta informasi kepada dokter apakah bekas luka dalam kondisi baik-baik saja.

Apakah Moms pernah mengalami tindakan operasi? Bagaimana perawatan pasca operasi yang Moms jalankan? Yuk coba berbagi pengalaman Moms di kolom komentar.

(LMF)

Konten di bawah ini disajikan oleh advertiser.
Tim Redaksi Orami tidak terlibat dalam materi konten ini.


FOLLOW US

facebook
twitter
instagram
spotify
tiktok

Orami Articles — Artikel Seputar Parenting, Kesehatan,
Gaya Hidup dan Hiburan

Copyright © 2024 Orami. All rights reserved.