Olahraga & Kebugaran

24 November 2021

Perbedaan Jalan Cepat dan Lari, Mulai dari Gerakan hingga Faktor Risikonya

Cari tahu perbedaannya yuk, Moms!
placeholder
placeholder
Artikel ditulis oleh Istihanah
Disunting oleh Adeline Wahyu

Perbedaan jalan cepat dan lari memang sangat terlihat dari gerakannya. Namun, kedua olahraga atletik ini tetap memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

Jalan cepat dan lari merupakan olahraga yang baik untuk kesehatan jantung. Keduanya juga disarankan untuk Moms yang ingin menurunkan berat badan.

Untuk penjelasan lengkap mengenai perbedaan jalan cepat dan lari simak terus artikel berikut ini yuk Moms!

Baca juga: Mengenal Olahraga Jalan Cepat, Teknik Dasar, dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Perbedaan Jalan Cepat dan Lari

Perbedaan jalan cepat dan lari

Foto: Orami Photo Stock

Jika dilihat dari manfaatnta, tidak ada perbedaan jalan cepat dan lari. Keduanya sangat cocok untuk program penurunan berat badan dan juga meningkatkan kesehatan jantung.

Namun, jika dilihat dari gerakan dan jumlah kalori yang dibakar dari kedua olahraga ini tetap ada perbedaannya lhoi Moms. Simak yuk perbedaan jalan cepat dan lari berikut ini.

1. Gerakan

Perbedaan jalan cepat dan lari terdapat pada gerakannya. Jika jalan cepat telapak kaki harus selalu menginjak tanah, sementara pada lari kaki tidak selalu menginjak tanah karena ada saatnya kaki melayang dan juga melangkah.

2. Jumlah Kalori yang Dibakar

Jalan cepat dapat memberikan banyak manfaat yang sama dengan berlari. Tapi berlari membakar hampir dua kali lipat jumlah kalori seperti berjalan cepat.

Misalnya, untuk Moms dengan berat 72 kg, berlari dengan kecepatan 1 km/jam membakar 606 kalori. Berjalan cepat untuk jumlah waktu yang sama dengan kecepatan 3,5 mph hanya membakar 314 kalori.

Moms perlu membakar sekitar 3.500 kalori untuk menurunkan 1 kg berat badan. Jika tujuan Moms adalah menurunkan berat badan, lari adalah pilihan yang lebih baik daripada berjalan.

Baca juga: Mengenal Sukralosa, Pemanis Buatan yang Rendah Kalori

3. Jarak

Perbedaan jalan cepat dan lari juga berbeda lho Moms. Dalam cabang olahraga atletik, jalan cepat memiliki jarak tempuh terdiri atas 5 km, 10 km, 20 km, serta 50 km.

Sementara olahraga lari memiliki jarak tempuh mulai dari 400 meter hingga 42 km tergantung dari nomor yang ditempuhnya. Kedua olahraga ini sangat bagus untuk kesehatan jantung dan juga penurunan berat badan lho Moms.

4. Faktor Risiko

Jalan cepat adalah cara yang baik bagi Moms untuk meningkatkan aktivitas demi gaya hidup yang lebih aktif. Tidak seperti lari, jalan cepat memiliki risiko cedera yang lebih rendah dan merupakan aktivitas yang murah

Baca juga: Simak Bentuk Stimulasi Sebagai Cara Agar Anak Cepat Jalan

Manfaat Jalan Cepat dan Lari

perbedaan jalan cepat dan lari

Foto: Orami Photo Stock

Jalan cepat dan lari merupakan olahraga kardio yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh, seperti berikut.

1. Menurunkan Tekanan Darah

Rutin melakukan jalan cepat dan lari selama seminggu dapat menurunkan tekanan darah dalam tubuh.

Suatu studi menunjukan, berlari lebih dari 50 mil per minggu memiliki peningkatan kolesterol HDL (lemak baik) secara signifikan lebih besar dan penurunan lemak tubuh, kadar trigliserida, dan risiko penyakit jantung koroner secara signifikan lebih besar daripada individu yang berlari kurang dari 10 mil per minggu.

Selain itu, pelari jarak jauh mengalami penurunan hampir 50% tekanan darah tinggi dan lebih dari 50% pengurangan penggunaan obat untuk menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol plasma.

2. Menurunkan Risiko Penyakit Jantung, Diabetes dan Kanker

Moms yang sering melakukan jalan cepat dan lari mungkin akan mendapatkan banyak manfaat untuk kesehatan lho. Beberapa penelitian menunjukan, jalan cepat dapat mengurangi risiko penyakit jantung, diabetes, dan beberapa jenis kanker, seperti kanker kandung kemih, payudara, dan usus besar.

Jurnal Public Health England menjelaskan jalan cepat dapat berdampak positif bagi kesehatan masyarakat dan merupakan gerakan yang mudah dilakukan untuk meningkatkan aktivitas sehari-hari.

Baca juga: 7 Manfaat Omega 3 untuk Kesehatan, Salah Satunya Meningkatkan Fungsi Otak!

3. Meningkatkan Kesehatan Otak

Jalan cepat dan lari juga memiliki manfaat untuk kesehatan otak lho Moms. Canadian Institutes of Health Research menjelaskan program jalan cepat selama 6 bulan di luar ruangan dua kali seminggu meningkatkan volume hipokampus pada wanita yang lebih tua yang cenderung memiliki gangguan kognitif ringan.

4. Baik untuk Kesehatan Mental

Latihan kardiovaskular seperti lari dan jalan cepat juga baik untuk kesehatan mental. Satu studi menemukan bahwa hanya 30 menit latihan intensitas sedang tiga kali seminggu mengurangi kecemasan dan depresi. Latihan ini juga dapat meningkatkan suasana hati ketika Moms sedang mengalami keterpurukan.

Baca juga: Mengenal Obat Antipsikotik untuk Atasi Masalah Kesehatan Mental

Oke Moms segini dulu artikel tentang perbedaan jalan cepat dan lari. Semoga bermanfaat ya dan jangan lupa dicoba.

  • https://www.medicalnewstoday.com/articles/brisk-walking#health-benefits
  • https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4508129/
  • https://assets.publishing.service.gov.uk/government/uploads/system/uploads/attachment_data/file/639030/Health_benefits_of_10_mins_brisk_walking_evidence_summary.pdf
  • https://www.healthline.com/health/walking-vs-running#benefits
  • https://www.medicinenet.com/running/article.htm#why_run
Produk Rekomendasi

TOOLS PARENTING

Komentar

Yuk, ngobrol dan sharing pendapat dengan moms lainnya.

member-image

Beri Komentar...

Artikel Terkait